
LAKUKAN.... bentak Nari"
Semua dibuat panik oleh Nari yang menantang Key untuk menusukkan pisau itu ke dadanya..
" Apa perlu aku membantumu untuk menancapkan nya??? Aku bilang LAKUKAN.. Ucap Nari"
" Nari cukup.. kamu hanya akan melukai dirimu sendiri..
" Kita lihat saja.. seberapa berani Dia akan melakukannya karena kau itu hanya seorang perempuan licik dengan mulut besar.. Ucap Nari"
" Diamlah.. atau...
" Atau apa?? Bukankah sudah aku katakan untuk melakukannya.. bunuh aku di depan mereka dan di depan kamera.. Ucap Nari"
" Kamera?? Maksudmu??? Kau merekamnya?? Tanya Key"
" Ahh ya aku lupa mengatakannya.. aku sudah memasang kamera di sisi ruangan ini dan aku tidak lupa merekamnya juga.. apa kau ingin melihatnya??? Tanya Nari"
" Kau mempermainkanku??? Kau.. Ucapnya"
" Benar sekali.. kau masih ingin melakukannya?? Lakukan.. tusuk aku sesuka hatimu.. apa kau ingin aku membantumu.. Ucap Nari"
Nari memegang tangan Key dan sedikit mendorong kan pisau itu kepada tubuh Nari..
" Nari aa, cukup.. lepaskan tangannya.. itu akan melukaimu.. Ucap Jungkook"
" Oppa, bukankah aku sudah bilang kepada Oppa untuk percaya dengan apa yang aku lakukan dan apa yang Nari katakan.. apa Oppa mengingatnya??? Ucap Nari"
" Iya tapi....
" Kau benar benar membuat ku marah.. Ucap Key"
" Syukurlah kalo aku bisa membuatmu marah.. kau ingin melakukannya sekarang?? lakukan.. Ucap Nari"
Nari mendorong tubuh Key sampai ke dinding di belakang Key dan menekan tangan Key untuk menancapkan pisau yang di pegang nya..
" ahh.. bukankah ini kurang dalam.. Ucap Nari saat pisau itu melukai tubuhnya dan membuat mengeluarkan sedikit darah"
Jungkook berlari ke arah Nari dan menarik tangan Nari untuk melepaskan tangannya dari Key..
Jungkook memisahkan Nari dari Key..
Walau ujung pisau sudah melukai tubuhnya..
Key berteriak ketakutan saat melihat darah yang ada di ujung pisau itu..
Key sebenarnya phobia dengan darah.. Dia akan ketakutan saat melihat darah apalagi saat Dia mengingat kejadian yang pernah terjadi kepadanya dan merasa terpojok seperti sekarang..
Itu makanya Nari memaksanya untuk menusuknya dan membuat luka di dadanya..
" Kau ingin lebih??? Tanya Nari sambil membalurkan tangannya yang penuh darah kepada Key"
Seketika Key melepaskan pisau yang di pengangnya dan berteriak ketakutan..
Selama ini Nari mencari informasi tentang Key di bantu oleh Yuta..
Key benar benar menutup rapat masalah pribadinya..
Dimana Key memiliki phobia dengan darah karena sikap penyiksaan yang Dia terima dari Ayahnya..
Key sering mendapat perlakuan tidak baik dari Ayahnya..
Ayahnya selalu menyiksanya saat Ayahnya mabuk..
Ibunya sendiri tidak mengharapkan kehadiran Key..
Dia meninggalkan Key bersama Ayahnya yang pemabuk..
Hidup Key memang berat.. itu yang membuatnya memiliki dendam dan membuatnya senang memiliki mainan baru.. Dia selalu melukai orang lain saat merasa tersaingi.. Dia melakukan ini tidak hanya sekali.. tapi beberapa kali dan itu sudah merugikan orang lain..
" Lihatlah dirimu sesungguhnya.. kau lebih menyedihkan dari pada diriku.. Ucap Nari"
Jungkook menarik lengan Nari dan mengajaknya untuk pergi dari Key.. Jungkook tidak ingin lagi melihat Nari yang akan melukai dirinya seperti itu.. Dia memilih mengajak Nari pergi dari tempat itu dan mengobati lukanya..
πΉ
Jungkook membawa Nari untuk mengobati lukanya itu.. setelah mengobati lukanya Jungkook membawa Nari ke kamar Hotelnya.. Jungkook tak lepas pandangannya dari Nari..
" Oppa, aku tidak akan lari.. jadi lepaskan tanganku.. Ucap Nari yang sejak tadi tangannya di genggaman oleh Jungkook"
Jungkook terus menatap Nari yang ada di depannya.. Dia terus menggenggam tangan Nari..
" Kamu merencanakan semua ini??? Tanya Jungkook"
" Maafkan aku.. awalnya aku benar benar termakan oleh ancaman Key tapi ini semua Nari rencanakan untuk membongkar kebusukan Key.. aku juga tidak ingin Oppa terluka karena ulahnya.. Ucap Nari"
" Selama ini kamu dimana?? Aku bahkan tidak menemukanmu di Osaka dan di manapun.. aku pikir kamu akan di Macau bersama Ibu kamu.. tapi kamu tidak ada.. Ucap Jungkook"
" Sebenarnya Nari ada di Macau saat Oppa menghubungi Ibu, Nari ada di samping Ibu.. Aku yang melarang Ibu untuk tidak menceritakan kalo aku sedang di Macau tapi aku di sana hanya sebentar dan setelahnya aku ikut Yuta bekerja ke luar negeri untuk salah satu proyeknya.. Ucapnya"
" Apa Yuta tau ini semua?? Dan bukannya kalian pacaran??? Tanya Jungkook"
" Sebenarnya aku dan Yuta tidak memiliki hubungan apapa.. Dia hanya sebatas teman untuk Nari.. Dia yang membantu Nari selama ini.. Dia juga yang membantu Nari untuk merencanakan hal ini.. Yuta ingin membantu Nari untuk membuktikan kalo Key bersalah.. Ucapnya"
" Bukankah Nari pernah bilang kepada Oppa untuk percaya kepada Nari.. Nari mengucapkannya sebelum Nari pergi.. apa Oppa melupakannya??? Tanya Nari"
" Tidak.. aku tidak melupakannya.. aku tidak pernah melupakan apa yang kamu katakan kepadaku.. semua janji kita.. aku tidak melupakannya.. Ucap Jungkook"
" Boleh Nari memeluk Oppa.. Nari sangat merindukan Oppa.. Tanya Nari"
Jungkook memeluk tubuh Nari.. Dia juga merindukan sosok yang membuat hati Jungkook hancur beberapa waktu ini.. separuh jiwa Jungkook hilang karena Nari yang meninggalkannya beberapa bulan ini..
" Maafkan Nari, Oppa.. Nari sudah membuat Oppa khawatir dan Nari membuat Oppa bersedih.. maafkan Nari Oppa... Ucap Nari"
" Jangan pernah pergi lagi.. aku mohon jangan pernah pergi lagi.. aku tidak bisa hidup tanpamu.. semua terasa berat saat aku tidak bersamamu.. Ucap Jungkook"
" Maafkan Nari..
ternyata semua ini rencana Nari untuk membuat Key jera dengan perbuatannya..
semoga Key menyadari kesalahannya dan Nari bisa meluruskan apa yang dilakukannya selama ini..
dan semoga tidak ada lagi masalah yang datang kepada hubungan mereka berdua..
dan hidup bahagia selamanya..
" aku mencintaimu.. Ucap Jungkook"
" Nari juga mencintaimu Oppa.. Ucapnya"
π
ending????
harus begini kah ending nya???
jangan lupa tinggalkan jejak ya di kolam komentar πβΊοΈπ
β₯οΈ
β₯οΈ
HAPPY READING YAAAA ππ
TETAP DITUNGGUKAN???
by: nyemoetdz π
17/01/2020