The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 25




Pesan:


" apa aku terlihat tampan dengan topi ini sayang.. JK"


Jungkook mengirimkan pesan untuk Nari saat baru sampai di Bandara.. Nari tersenyum melihat pesan dari Jungkook..


Pesan:


" topinya terlihat sangat bagus Oppa.. Nari"


" ohh bukan aku? Tapi topinya?


" iya.. Apa Oppa sudah sampai?


" siapa? JK"


" Oppa...


" iya sayang..


" Oppa....


" iya sayang..


" ya sudah Nari tidak akan membalasnya😒.. Nari"


" oke oke maafkan aku.. Iya aku baru sampai dan ini sedang di jalan..


" iya..


" nah, kenapa kamu yang marah.. Maafkan aku.. sayang kirimkan fotomu..


" tidak.. Nari"


" ayolah sayang.. JK"



" kenapa mukanya ditutupi begitu.. Kamu bahkan masih memakainya.. JK"


" apa Nari harus melepasnya?😒


" tidak.. Pakailah😘


Hari ini acara pernikahannya dimulai.. Nari bertugas melihat timnya yang sedang mengambil foto dan Yuta merekam acara pernikahan.. Banyak orang penting yang datang tidak hanya sahabat mempelai melainkan teman kalangan artis dan beberapa pejabat.. Nari juga turun tangan tangan untuk pengambilam foto mempelai..


" sepertinya pacar kamu tidak datang.. Ucap mempelai tak lain klien Nari"


" apa tuan mengundangnya??


" iya.. Tapi mereka tidak bisa datang hari ini..


" iya tuan..


Nari melanjutkan pekerjaanya.. Hari ini akan menjadi hari yang panjang untuk Nari.. Dia harus membantu timnya untuk mengambil foto..


" oke perut jangan sekarang.. Aku masih harus bekerja..


Perutnya kembali terasa sakit.. Dia sampai lupa untuk makan.. Dari tadi Nari hanya mengisi perutnya dengan air..


Dia langsung meminum obatnya dna melanjutkan pekerjaanya lagi..


" istirahatlah kalo lelah.. Yang lain bisa menggantikan mu.. Yuta"


" berapa banyak lagi tamu yang akan datang.. sepertinya tidak habis habis.. Nari"


" merekakan artis.. Jadi ya begitulah.. Apalagi dari kalangan orang kaya.. Untung kita membawa tim yang lebih banyak.. Kalo tidak bagaimana? Yuta"


" iya.. Lain kali harus di revisi lagi untuk mendapatkan pekerjaan seperti ini.. Bos benar mengerjaiku.. Awas saja Dia.. Nari"


" maaf Nona, ada yang mencari anda.. Ucap salah satu pelayan.."


" siapa? Nari"


" saya kurang tau.. Beliau berada bersama mempelai pria..


Nari berjalan dimana kliennya berada.. Dan terkejutnya Nari saat tau kalo itu Aeri..


" oh ini fotografernya.. Bagus juga hasilnya.. Aeri"


" ini Im Nari.. Dan Im Nari ini Aeri..


" maaf saya sudah mengenalnya..


" aku kira orang besar yang membuat hasil karya seperti ini.. Ternyata Dia..


" maaf.. Ada apa anda memanggil saya?.. Nari"


" Aeri ingin tau fotografer terkenal mana yang membuat tampilan pesata ini indah..


" oh begitu.. Nari"


" kalian bisa berbincang.. Aku akan menemui tamuku yang lain..


" tidak ada yang perlu bicarakan denganmu.. Jadi saya permisi.. Nari"


" ternyata gadis sepertimu memiliki high class.. Dan pintar juga.. Tapi tetap saja kau bukan siapa siapa.. Aeri"


" seekor itik buruk rupa bisa menjadi angsa yang anggun.. Jangan meremehkan seseorang saat kau sendiri lebih buruk dari orang yang kamu remehkan.. Nari"


Nari kemudian meninggalkan Aeri.. Menurutnya tidak ada yang harus di bicarakan dengan gadis sombong iku..


Setelah acara berakhir.. Nari diantar Yuta pulang.. Pikiran Nari saat ini hanya merebahkan tubuhnya dan tidur.. Karena badannya sangat sangat lelah..


" istirahatlah.. Ini hari yang melelahkan.. Yuta"


" terima kasih untuk tumpangannya.. Nari"


Keesokan harinya..


" bos, aku akan selesaikan pekerjaanku dan kembali ke Korea.. Dan aku ingin mengambil hari liburku selama beberapa waktu ini yang aku gunakan untuk bekerja.. Nari"


" baiklah.. Kau memamg profesional.. Tapi apa yakin kau ingin kembali ke sana.. Banyak yang membutuhkanmu disini.. Bos"


" terutama andakan bos? Nari"


" iya juga.. Tapi ini juga pilihanmu.. Jadi aku tidak akan memaksa.. Apa kau ada jadwal di sana? Bos"


" iya bos..


Setelah bertemu bos, Nari kemudian mulai mengerjakan pekerjaannya.. Di bantu oleh timnya..


" aku akan cek dulu.. Nanti kalian bisa mencetak sesuai keinginan klien.. Dan untuk video yang Yuta buat.. Gunakan lagu yang mereka mau.. Nari"


" iya.. Aku sudah siapkan.. Yuta..


Hari ini Nari berencana pergi ke Korea lebih cepat dari hari yang sebelumnya Dia jadwalkan.. Nari juga tidak memberitahu Jungkook kalo Dia berangkat ke Jepang..


Setelah menyelesaikan pekerjaannya Nari memang harusnya mengambil cuti tapi Dia merasa bosan sendiri di Jepang tidak melakukan apapa..


Pagi sekali Nari di antar Yuta pergi ke bandara..


" benar kamu akan meninggalkanku disini? Yuta"


" aku ada urusan disana.. Jadi aku harus kesana.. Maafkan aku.. Aku kembali merepotkanmu.. Tapi aku sudah siapkan semuanya.. Dan tinggal mengirimkannya kepada klien.. Kamu bisa cek ulang.. Nari"


" oke.. Aku akan mengurusnya.. Ingat kamu hutang mentrakrirku.. Yuta"


" iya..


Sebelumnya Nari sudah kontekan dengan Sejin untuk kejutannya hari ini.. Sejin bilang Jungkook banyak diam dan terus bermain ponselnya..


Member sedang berada di salah satu acara musik.. Dan sedang bersiap untuk tampil..


Nari sampai dilokasi.. Dia memakai hoodie yang diberikan oleh Jungkook dan menutup mukanya..


" Jungkook Oppa..


Seorang wanita datang dan memeluk Jungkook.. Dia bukan Nari.. Tidak tau siapa Dia?..


" kau disini..


" aku merindukanmu Kookie Oppaaa..


Saat akan baru membuka pintu dan masuk Nari di kejutkan pemandangan dimana Jungkook di peluk oleh seorang wanita.. Dan terlihat Jungkook tidak risih dengan itu..


Awalnya Nari yang memberikan kejutan malah Dia yang mendapat kejutan..


" oh Nari aa.. Jimin"


" hay Oppa.. Sepertinya aku menggangu kalian maafkan aku.. Nari"


Sontak Jungkook terkejut dengan datangnya Nari.. Apalagi Nari melihatnya memeluk gadis itu..


" kau mau kemana? Jimin"


" aku ingin pulang.. Maafkan aku Oppa..


" oh Nari.. Kapan kau datang? Oh kau menangis? Tae"


Tanpa menjawab Nari keluar dari ruang BTS.. Jungkook yang merasa bersalah berlari menghampiri Nari..


" tunggu.. JK"


" maaf Oppa.. Nari mau pulang.. Nari"


" kenapa kamu disini? JK"


" memangnya aku tidak boleh datang kesini? Ahh benar juga.. Harusnya aku tidak disini..


" bukan begitu maksudku.. JK"


" oh Nari kamu sudah datang.. Sejin"


" maaf sunbae.. Aku mau pulang.. Bisa sunbae berikan ini kepadanya.. Dan suru Dia tidak mengejarku.. Aku pulang.. Maafkan aku sunbae.. Nari"


" ada apa ini.. Nari... Tunggu.. Sejin"


" sayang tunggu..


Nari tidak mempedulikan panggilan Jungkook dan Sejin.. Yang Dia mau hanya segera keluar dari sana..


" aku harus mengejarnya hyung.. JK"


" kamu akan tampil sebentar lagi.. Dan tidak bisa Jungkook aa.. Sejin"


" ahhh.. JK"


Nari menaiki taksi menuju apartemennya.. Hatinya sakit.. Tapi siapa Dia?..


Jungkook sedang duduk di ruang BTS mencoba untuk memghubunginya.. Tapi Nari tidak menjawab telponnya..


" apa kau tidak jelaskan siapa perempuan tadi?.. Jimin"


" bagaimana aku jelaskan Dia tidak mendengarkanku sama sekali.. JK"


" apa itu..


Jungkook mengambil tas yang diberikan Nari untuknya.. Dan membuka isinya.. Ada beberapa makanan dan sebuah buku album foto.. Dia membukanya.. Sebuah album foto 3D yang Nari buat sendiri untuk Jungkook.. Terlihat dari lebar awal sebuah foto dengan tulisan tangan Nari.. Dia menceritakan awal bertemu dengan Jungkook sampai sekarang.. Nari menceritakan melalui tiap foto yang mereka ambil.. Dan Nari membuatnya album 3D..


Jungkook yang membacar dan melihat setiap detailnya merasa bersalah.. Dia belum menjelaskan siapa wanita yang memeluknya itu..


Dia Soora.. Dulu mereka sempat dekat.. Tapi Jungkook lebih memilih karirnya dulu daripada Soora.. Tapi semakin hari rasa itu hilang.. Kdan Jungkook menyadari kalo Soora adalah seorang adek untuknya.. Tingkahnya memang manja kepada Jungkook.. Masalahnya Jungkook belum pernah menceritakan Soora kepada Nari..


Setelah meyelesaikan penampilannya Jungkook segera menemui Nari.. Jungkook yakin Dia berada di Apartemennya..


Karena Jungkook tau pin pintu apaertemen Nari.. Dengan mudahnya Jungkook masuk kedalam apartemen Nari..


Tidak terlihat Nari didalam rumah.. Jungkook berjalan ke tempat tidur Nari.. Terlihat Nari yang sedang tidur dengan menyelimuti tubuhnya hingga menyisahkan sedikit kepalanya.. Sepertinya Nari sedang tidur..


" sayang..


Nari belum menjawab panggilan Jungkook..


" sayang bangunlah..


" hmmm..


" bangunlah.. Buka selimutnya.. JK"


" aku ingin tidur Oppa.. Tinggalkan aku..


" maafkan aku..


Nari tidak menjawabnya.. Dia tetap dengan posisinya.. Jungkook membuka selimut Nari dan melihatnya sedang menahan sakit.. Kenapa Jungkook bisa tidak tau itu..


" sayang apa terasa sakit? JK"


" ku tidak apapa.. Aku hanya ingin tidur.. Nari"


Keringan membasahi kening Nari.. Dia menekuk tubuhnya dan menekan perutnya yang sakit..


Jungkook mengambilkan obata untuk Nari dan menyuruhnya untuk minum..


Nari lebih memilih memejamkan matnya karena menahan sakit.. Dia tidak banyak bicara..


" ahh..


" kita kerumah sakit??.. JK"


Setelah beberapa saat Nari pun tertidur setelah meminum obat pereda rasa sakitnya.. Jungkook masih berada disampingnya menemani Nari.. Dia merasa sangat bersalah tentang apa yang tadi Nari lihat..


Skip..


" Oppa..


Nari terbangun dengan memanggil Jungkook.. Sontak Jungkook yang tidur di sampingnya bangun dan melihat Nari..


" ada apa? JK"


Tak menjawab Nari memeluk erat Jungkook.. Dan menangis..


" ada apa? Apa sakit?.. JK"


" katakan sesuatu.. Kamu membuatku takut..  JK"


Tak ada jawaban dari Nari.. Dia hanya menangis dalam pelukan Jungkook.. Dia takut sangat takut.. Dia bermimpi buruk.. Berharap mimpi itu tidak nyata..


" tenanglah.. Aku disini.. Tenanglah.. JK"


" maafkan aku.. Maafkan aku.. JK"


" aku bersalah kepadamu.. Maafkan aku.. JK"


" sudah jangan menangis.. Sakit rasanya melihatmu menangis seperti ini.. Maafkan aku.. JK"


🍁🍁🍁