The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 45



Nari sedang berada di kantor BigHit.. Dia datang bukan untuk bekerja.. Tapi Dia ingin menemui Bang PD untuk memberitahu mungkin Bosnya akan mengirimkan orang baru untuk bagiannya..


" oh Nari ssi.. Kau sudah kembali? Apa benar kau mengundurkan diri?.. Bang PD"


" apa bos sudah menghubungi anda? Maafkan saya.. Bukannya saya ingin melepas tanggung jawab ini.. Hanya saja saya tidak mau Bos mencampur adukkan urusan pribadi dengan pekerjaan.. Nari"


" jadi kau mundur dari kantor Bos mu? Bang PD"


" iya tuan.. Saya akan selesaikan pekerjaanku sebelumnya.. Mungkin Bos akan mengirimkan penggantiku.. Entahlah.. Jadi saya minta maaf.. Nari"


" tapi kamu bisa bekerja dengan kita tanpa nama Bos mu.. Kamu sudah berjanji itu.. Bang PD"


" iya tuan.. Tapi bukankah anda masih ada kontrak bersama Bos saya.. Mungkin Bos akan mencarikan pengganti saya disini.. Nari"


" tapi apa kau mau bekerja disini kalo aku sudah mengurusnya.. Tentang Bos kamu.. Bang PD"


" dengan senang hati saya akan membantu bekerja disini..


" kinerja kamu bagus.. Dan aku suka.. Jadi aku akan membereskan dulu.. Nanti kau bisa datang setelah semua beres.. Bang PD"


" baik tuan..


>>


>


Setelah dari ruang Bang PD, Nari bertemu dengan Jungkook yang akan melakukan acaranya di Lotte Dutty Free..


" kamu ingin ikut? Bukankah tidak ada pekerjaan untukmu.. JK"


" tapi..


" ikutlah kau bawa kameramu kan? Sejin"


" iya sunbae.. Tapi... Nari"


" sudah ayo..


Jungkook kemudian mengajak Nari untuk masuk kedalam mobil bersama dengan Sejin..


" kata Jungkook kau berhenti.. Apa benar? Sejin"


" iya sunbae.. Maafkan aku.. Nari"


" kenapa harus minta maaf.. Bukankah kamu punya alasan.. Sejin"


" iya sunbae.. Nari"


" aku senang kau bisa ikut.. Bukan sebagai staff tapi sebagai pacar dari Jungkook.. JK"


" tetap saja aku masuk menggunakan jaket staf.. Nari"


" benar juga.. Sejin"


>>


Setelah sampai di tempat acara Nari masuk bersama para staf dan masuk kedalam ruang member..


Dia sesekali membidikan kameranya ke para member..


" apa kau libur Nari aa? Tae"


" tidak.. Ini aku sedang bekerja.. Nari"


" iya juga.. Jungkook bilang kau sedang libur.. Tae"


" ya seperti itulah Oppa.. Nari"


" Nona Nari.. Panggil salah satu staf"


" ya..


" bisa saya minta bantuan Nona..


" maaf Nona Nari sedang tidak bekerja.. Ada apa? JK"


" tiba tiba salah satu kameramen kita tidak bisa datang dan saya tidak bisa mengurus semuanya.. Tuan Do sedang kembali ke Jepang hari ini untuk mengurus sesuatu..


" tapi Nari tidak bekerja hari ini.. Ucap JK"


" biar aku yang mengurusnya.. Kamera bagian mana yang perlu ku pegang.. Nari"


" Nari aa.. JK"


" tidak apapa Oppa.. Aku bisa melihat Oppa kan dari pada aku berdiam di belakang panggung.. Nari"


" ya sudah.. Aku bisa mengeceknya dulu.. Nari"


Nari kemudian mengikuti staf untuk mengambil gambar..


" mau kemana dia? Sejin"


" dia ingin membantu staff untuk mengambil gambar.. Karena sfaff lain tidak bisa datang.. JK"


" mereka merusak harinya saja.. JK"


Member bersiap untuk tampil.. Mereka kemudian naik panggung..


Nari sedang sibuk dengan kameranya..


Dia mengarahkannya ke arah panggung dimana para member sedang mulai pertunjukan mereka..


Terlihat Jungkook Cs yang sangat lelah.. Hingga terlihat jelas keringat yang membasahi tubuh mereka..


Dan Jungkook terlihat seperti mandi keringat.. Tapi tidak lepas dari pesona sexynya..


Sampai akhir lagu mereka menunjukan sesuatu yang bagus sampai akhir..


Nari yang memang sudah menyelesaikan tugasnya segera kebelakang..


" Oppa terlihat sangat keren tadi.. Army pasti bangga kepada kalian.. Ini minumlah.. Ucap Nari sambil menyerahkan air kepada Jungkook"


" terima kasih.. JK"


Nari sedang berdiri di depan Jungkook yang sedang duduk karena lelah.. Nari membantu mengeringkan keringatnya..


" Oppa, aku akan menyerahkan kamera ini kepada staf.. Ucap Nari"


" iya.. Setelah selesai kamu tunggulah dimobil.. Aku akan menunggu yang lain untuk keluar.. JK"


" baik Oppa.. Nari"


Nari mencari staf yang bertugas dan segera memberikan kameranya kepada mereka..


Saat berjalan menuju area parkir mobil..


Ada seorang wanita yang sedang menangis.. Di sana juga ada pria yang sedang memarahinya..


Wanita itu terduduk di tanah sambil memohon untuk dimaafkan.. Tapi sang pria malah menendangnya..


Sebenarnya memang bukan urusan Nari.. Tapi wanita itu mengalami kekerasan..


Nari mendekati mereka saat pria itu ingin memukulkan sesuatu yang dipegang kearah wanita itu..


" apa yang tuan lakukan.. Letakkan itu.. Ucap Nari"


" siapa kau.. Pergilah.. Ini bukan urusanmu.. Ini masalahku.. Jawab Pria itu"


" tapi tidak seharusnya tuan menendangnya seperti itu.. Dan kenapa anda memegang kayu itu.. Nari"


" aku bila pergilah.. Ini bukan urusanmu.. Ucap pria itu sambil mendorong Nari ke samping"


" Nona, pergilah.. Kau ingin mati di tangannya.. Ucap wanita itu"


" sebaiknya kau juga pergi Nona.. Nari"


Terjadi pertengkaran antara Nari dan pria itu..


Nari bilang, Dia sudah merekam apa yang sudah dilakukan pria itu..


Saat Nari ingin pergi.. Pria itu menghadangnya..


Dan pria itu ingin Nari menghapus rekaman itu..


Wanita itu kembali di dorong saat akan melindungi Nari..


Dan saat pria itu akan memukulkan wanitanya, Nari melindunginya dan membuat tubuhnya terkena pukulan itu..


Pria itu kemudian melepaskan tongkat kayu itu dan berlari meninggalkan Nari dan wanita itu..


Nari tergeletak tak sadarkan diri..


Wanita itu segera meminta bantuan kepada seseorang yang ada disana..


" tuan tolong.. Ada yang pingsan disana.. Tolong saya.. Ucap wanita itu kepada salah satu petugas keamanan"


Segera petugas keamanan melihat kondisinya..


Di mobil..


" kemana Nari hyung.. Tanya JK"


" bukankah tadi Dia bersamamu.. Jawab Sejin"


" iya.. Tapi aku menyuruhnya untuk ke mobil duluan.. JK"


Tiba tiba ada yang mengetuk kaca pintu mobil Jungkook..


" ada apa dengannya? Tanya Jungkook.. Terlihat Nari sedang di gendong oleh supirnya"


" maaf tuan.. Kepala Nona terluka.. Ucap supir itu sambil memasukkan tubuh Nari kedalam mobil"


" kita bawa ke rumah sakit sekarang.. Ucap JK"


.


.


Sesampainya di rumah sakit Nari segera mendapatkan penanganan dari pihak rumah sakit..


Jungkook yang sedang menunggu diluar sedang mendengar penjelasan seseorang yang di bilang saksi mata atau tepatnya wanita yang ditolong Nari tadi..


" kemana sekarang ponselnya.. Kau tidak menghapusnya kan? Tanya Sejin"


" tidak tuan.. Ini ponsel Nona itu.. Maafkan saya.. Kalo bukan karena menolongku.. Nona itu akan baik baik saja.. Maafkan saya.. Ucap wanita itu"


" begini saja.. Ikutlah bersamaku untuk membuat laporan kepihak polisi.. Kita jelaskan disana.. Sejin"


" tapi saya takut, pacar saya akan...


" sudah ikutlah.. Atau kamu mau aku menghajarnya.. Ucap JK"


" Jungkook aa.. Tenanglah.. Kau tunggulah disini aku akan segera kembali.. Biar bodyguard yang menjagamu.. Sejin"


" iya hyung.. JK"


.


.


..


Nari mendapatkan luka di keningnya.. Untung tidak terlalu dalam tapi tetap mendapat jahitan..


Jungkook sedang bersama Nari..


Dia tau Nari akan ketakutan saat membuka matanya..


Beberapa waktu lalu setelah membuka mata Nari sempat menangis..


Dan Jungkook berhasil menenangkannya..


Dan kesekian kali Dia terluka..


Jungkook merasa gagal menjaganya..


🍁🍁