
Min's corporation,18;38 KST
Hari sudah hampir menjelang malam,bahkan banyak kendaraan yang berlalu lalang dikarenakan jam waktu bekerja sudah habis.
Begitu pula dengan Min yoongi yang akan bersiap untuk pulang kerumahnya lebih awal dari jam biasanya.bahkan saat ia keluar dari ruangannya hingga memasuki lift pun ia masih sibuk memikirkan hal apa yang ingin ayahnya bicarakan apakah tentang perusahaan atau hal lainnya?itulah yang masih sedang ia pikirkan.
Ting!!
Pikiran yoongi langsung buyar ketika ia mendengar suara lift bertanda bahwa ia telah sampai di lobi dan langsung saja ia menuju mobilnya yang sudah terparkir didepan perusahaannya untuk langsung menuju pulang.
๐ฐ๐ฐ๐ฐ๐ฐ๐ฐ๐ฐ๐ฐ
TIN....TIN.....
Seorang pria berhodie hitam langsung saja menarik tangan gadis tersebut untuk terhindar dari mobil yang sedang melaju kencang kearahnya.
Srettt.......
Brukkk......
Akhhh......ย
"Apa kau baik-baik saja nona?" Ucap pria berhodie hitam itu yang sudah menyelamatkan gadis tersebut.
"Ahh,i......iya a.....aku tidak apa-apa"gadis itu begitu sangat syok atas kejadian yang menimpanya tadi jika saja ia tidak diselamatkan oleh pria berhodie itu entah apa yang akan terjadi padanya.
" Lain kali berhati-hati lah nona saat menyebrang jalan"
" I...iya terima kasih karena sudah menyelamatkan ku"
Lantas pria tersebut langsung saja membantu gadis itu berdiri,karena tadi ia sempat terjatuh karena tarikan pria itu secara tiba-tiba.sehingga membuat gadis itu terkejut dan tubuhnya tidak seimbang.
"Baiklah kalau begitu aku pergi dulu" ucap pria tersebut yang akan siap berbalik arah.
" Tu....tunggu dulu" gadis itu langsung saja berucap ketika pria tersebut ingin pergi.
" Nee," pria tersebut langsung berbalik setelah mendengar ucapan dari gadis tersebut.
" hmm....kalau boleh tau siapa nama anda tuan"
"Nama???" Ucap pria berhodie itu dengan menunjukkan kearah dirinya.
" Iya namamu?"
"Ahh, namaku Jungkook" ucap pria itu dengan tersenyum.
" Nee, sekali lagi terimakasih jungkook-ssi karena sudah menyelamatkan ku"
"Ya sama-sama kalau begitu aku pamit pergi dulu,dahhh" ucap pria tersebut dengan lambaian tangan nya.
Gadis itu pun langsung saja membalas lambaianย tanganya.jungkook nama yang bagus (batin gadis itu sambil tersenyum).
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
Kini dimansion keluarga min terlihat sepasang ayah dan anak yang sedang melakukan makan malam nya,suasana dimeja makan itu pun terasa hening sehingga salah satu diantara mereka mulai angkat bicara.
" Bagaimana perkembangan perusahaan Yoon,apa berjalan dengan baik?" Basa basi tuan min.
Min yoongi yang sedang fokus dengan makanannya pun langsung saja mendongakan kepalanya saat rungu nya mendengar ucapan sang ayah.
"Baguslah kalau begitu" ucap tuan min sedangkan yoongi hanya menganggukan kepalanya saja.
" Ah iya appa, kau bilang ada hal yang ingin kau bicarakan denganku"
"Nee, ada yang ingin appa tanyakan padamu" ucap tuan min dengan raut wajah yang serius.
" Apa itu sangat penting,sampe appa terlihat serius begitu"
"Iya,bahkan ini menyangkut hidup dan masa depan mu yoongi"
"Tapi sebelum itu appa ingin bertanya terlebih dulu padamu" lanjut tuan min
"Apa itu....? Yoongi begitu penasaran dengan apa yang ingin ayah tanyakan
" Apa kau sudah punya kekasih atau kau mulai mendekati seorang wanita" ucap tuan min dengan hati-hati.
" Mwo,kenapa appa menayakan soal itu? Aku tidak memiliki kekasih maupun mendekati seorang wanita." Ucap yoongi dengan penuh keyakinan
" Huftt..... baguslah kalau begitu"
" Memang nya ada apa kenapa appa tiba-tiba menayakan itu"yoongi begitu curiga dengan apa yang ingin ayahnya bahas.
" Jadi begini yoongi appa ingin menjodohkan kamu dengan anak dari sahabat appa"
Saat mendengar ucapan itu raut wajah yoongi langsung berubah menjadi datar,karena dia sangat benci dengan kata perjodohan.ohh ayolah kalian fikir ini namanya Siti Nurbaya apa yang masih dijodoh-jodohkan,batin yoongi.
" Appa,kau tau bukan bahwa aku sangat benci dengan kata itu" ucap yoongi dengan begitu dingin.
" Ya appa tau itu, tapi kau harus mengerti Yoon umurmu sudah pantas untuk waktunya menikah"
"Jika aku tidak mau bagaimana"
" Yoon apa kau ingin melihat eomma mu sedih diatas sana,jika kau tidak ingin menikah.asalkan kau tau saja nakย ia ingin sekali melihat kau menikah " lirih tuan min
Ya eomma nya yoongi sudah lama meninggal sejak yoongi berumur 13 tahun dikarenakan penyakit kanker nya lah yang sudah merenggut nyawa eomma yang paling ia sayangi dan ia hormati, dan mulai hari itu,detik itu, tahun itu juga ia langsung berubah menjadi seorang pria yang dingin dan cuek terhadap wanita.
Tapi percayalah dibalik sikap dinginnya itu terselip rasa sayang dan sikap hangatnya itu kepada orang-orang yang selalu ada untuknya seperti ayahnya dan juga para sahabat-sahabat nya.
" Huhh, baiklah aku akan terima dengan perjodohan ini tapi dengan satu syarat" ucap yoongi dingin.
" Katakanlah nak " ucap tuan min senang.
" Aku dan wanita itu akan menjalani masa pengenalan terlebih dulu,jika kami saling cocok maka aku akan menerimanya tetapi jika tidak maka jangan pernah appa menjodohkan aku lagi dengan wanita lainnya selain wanita pilihan ku" ucap tegas yoongi.
" Baiklah appa akan menerima syarat mu itu"
" Dan ya yoongi kau harus datang besok malam,karena kita akan bertemu dengan keluarga dari calon istrimu itu untuk membahas perjodohan ini"
" Hm, akan aku usahakan jika saja jadwalku tidak sibuk"
"Ya appa harap kau datang nak karena ini begitu sangat penting"
" Baiklah, aku sudah selesai kalau begitu aku akan kembali ke kamar ku" ujar yoongi sembari bangkit dari duduknya.
" Ya baiklah" ujar tuan min sembari melihat punggung anaknya yang sudah berjalan menaiki tangga itu menuju ke kamar nya.