The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 221



" apa ini karena Nari?? Tanya Jimin"


" Sudahlah Oppa, aku ingin pulang.. Ucapnya sambil berjalan meninggalkan Jimin"


Beberapa waktu lalu In Na tau kalo Nari adalah cinta pertama Jimin yang selalu Dia tunggu sampai sekarang..


Dia tetap tidak bisa berpindah hati walaupun Jimin dekat dengan wanita lain.. selalu saja di mata Jimin, Nari penting untuknya.. Jimin tau Jungkook suami Nari tapi rasa itu tidak bisa hilang atau lebih tepat nya belum bisa hilang..


" Ada apa Hyung?? Tanya Jungkook"


" Ah tidak ada apapa.. kalian mau kemana?? Tanya Jimin"


" Kita akan pulang.. ini juga sudah malam.. Ucap Jungkook"


" Apa Youra tidak jadi tidur bersama Diddi di sini??? Tanya Jimin"


" No.. Ucapnya, Jungkook menggendongnya"


" Kenapa??


" Yola, tidak mau tidul dengan Ayah Ayam.. Ucapnya"


" Ayah Ayam?? Diddi maksudnya???


" Ya, kaya Ayah, Diddi itu Ayah Ayam.. Yola tidak mau.. Ucapnya"


" Jungkook aa..


" Oh Hyung, sebaiknya kita pulang.. beri salam kepada Diddi.. Ucap Jungkook"


" Selamat malam Diddi.. see u... Ucapnya"


" Iya sayang, selamat malam.. Nari aa, kenapa melamun saja.. ada apa?? Tanya Jimin yang melihat Nari hanya diam saja di samping Jungkook"


" Ahh tidak ada apapa Oppa.. ya sudah kita pamit dulu.. Ucap Nari"


" Ahh iya, hati hati.. terimakasih ya.. Ucap Jimin"


" Bye bye Diddi.. Ucap Youra kemudian mencium pipi Jimin"


.


.


.


.


.


.


🐰


Apartemen..


Sesampainya apartemen Youra tertidur dan Jungkook membantu untuk membaringkannya di tempat tidur..


Setelah membersihkan tubuhnya, Nari duduk di meja rias sambil mengeringkan rambutnya..


" Oppa, ganti baju dulu baru tidur.. Ucapnya"


" Iya.. jawab Jungkook"


" Sayang.. Panggil Nari"


" Iya..


" aku merasa In Na Unnie menjaga jarak dengan ku.. Ucap Nari"


Jungkook yang awalnya sudah ingin tidur membuka matanya dan melihat Nari yang sedang mengeringkan rambutnya..


" Maksud kamu??


" Entahlah, mungkin Nari salah tapi tadi Dia seperti menghindari ku.. sudah beberapa waktu ini tapi Nari pikir mungkin suasana hatinya sedang buruk tapi tadi..... atau mungkin perasaan Nari saja.. Ucap Nari"


Nari menyelesaikan kegiatannya mengerikan rambut dan berjalan ke tempat tidur..


" apa Dia marah kepada Nari, Oppa??? Tanya Nari"


" Kenapa Dia marah kepadamu, apa yang kamu lakukan kepadanya.. tidak ada kan??? Ucap Jungkook"


" Entahlah Oppa.. Ucap Nari"


" Sudah tidak usah dipikirkan, mungkin suasana hatinya sedang tidak baik.. sebaiknya kita tidur.. kamu dari pagi sudah sibuk dan sekarang harus istirahat.. Ucap Jungkook"


Jungkook memeluk tubuh Nari dan mencium ujung kepalanya..


" Sayang bolehkah.....


" Tidak sayang, Youra sedang tidur di sini.. Ucap Nari, sebelum Jungkook melanjutkan perkataannya Nari sudah mengerti maksudnya"


.


.


.


.


.


.


.


.


Keesokan paginya..


" Selamat pagi.. Ucap Jungkook"


" Pagi sayang.. Ucap Nari"


" Sudah ya nak menyusunya, Ibu mau siapkan makan pagi untuk Ayah.. Ucap Nari, Youra sedang duduk di pangkuannya sambil menyusu"


" Youra aa, bukankah hari ini ada acara kesukaanmu?? Mau lihat bersama Ayah?? Tanya Jungkook, Dia merayunya agar Youra menyelesaikan menyusu kepada Nari"


Dia menggelengkan pelan kepalanya.. Youra sedang ingin minum ASI..


" Masa sudah besar masih saja minum ASI.. nanti kalo teman Youra tau bagaimana.. apa tidak malu.. Ucap Jungkook"


" Tidak, kenapa Ayah belisil sekali.. Ucapnya ketus tak lama Dia melanjutkan minum ASi nya"


" kamu seperti Ibumu.. Ucap Jungkook"


" memang Yola, anak Ibu..


" Bukan anak Ayah kalo begitu??? Tanya Jungkook"


" Anak Ayah juga.. Ucap sambil tersenyum"


Jungkook mengambil Youra dari pangkuan Nari..


" Apa Youra mau menemani Ayah berolahraga?? Tanya Jungkook"


" Ibu, Youra mau Ibu.. Ucapnya"


" Sayang dengarkan Ayah, Diddi Taehyung akan datang dari China nanti.. apa Youra ingin menjemput Diddi ke bandara??? Tanya Jungkook, Youra mulai mendengarkan apa yang dikatakan Jungkook"


" Diddi??? Apa Diddi pulang membawa beluang, Ayah??? Ucapnya"


" Beruang?? Ucap Jungkook"


" Itu yang walnanya hitam dan putih, yang suka tidul sepelti Diddi Suga.. Ucap Youra"


" Itu namanya Panda, sayang. bukan beruang.. memangnya Panda suka tidur?? Beruang yang suka tidur sayang.. Ucap Jungkook"


" Tapi meleka sama Ayah.. Beluang dan panda sama..


" Iya tapi mereka barbeda sayang, kalo Youra suka mana Beruang dengan Panda?? Tanya Jungkook"


" Yola suka kelinci sepelti Ayah.. Ayah itu Ayahnya kelinci.. Ucapnya sambil tersenyum"


" Kalo Ayah, Ayah kelinci jadi Youra anak kelinci kalo begitu?? Ucap Jungkook"


" Bukan, Yola anak Ibu. Yola ingin ke Ibu, Ayah.. Ucapnya lagi"


" Ya sudah Youra ke Ibu.. Ayah nanti akan menjemput Diddi tanpa mengajak Youra.. padahal Diddi bilang membelikan oleh oleh untuk Youra.. pilih mana?? Ucap Jungkook"


" Yolo mau Ibu, Ayah.. Ucapnya lagi"


" Jadi tidak mau oleh oleh dari Diddi?? Tanya Jungkook"


" Tidak, Yola mau Ibu.. Ucap Youra"


" Cium dulu.. Ucap Jungkook, Youra pun mencium pipi, kening dan bibir Jungkook"


" Sudah tulunkan Yola. Yola mau ke Ibu.. Ucapnya"


Jungkook menurunkannya dan Youra langsung berlari ke Nari yang sedang berada di dapur..


💜



by: nyemoetdz


15/06/2020