The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 185



Dengan perdebatan yang sangat alot akhirnya Nari di perbolehkan untuk mengambil pekerjaan itu tapi tetap Jungkook yang akan membantunya..


.


.


.


.


Sesampainya di studio, Nari di bantu Jungkook untuk mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan.. sebelumnya Nari sudah berbicara dengan kliennya tentang konsep yang akan di ambilnya..


Sebenarnya yang Nari tidak mempelajari saat kursus, tapi Nari mempelajarinya sendiri. Nari juga menyarankan pemotretan itu dilakukan di pagi hari. Sebelum difoto, bayi harus dijemur, dimandiin, terus disusuin sampai kenyang dulu.. kalau sudah segar, kenyang, bayi-bayi itu kalau difoto tidak akan rewel.


Nari sengaja menitikberatkan fokus fotonya pada ekspresi si bayi. Untuk ide pose dan aksesoris, biasanya Nari berkolaborasi dengan kesukaan kliennya. Misalnya, tentang hobi orang tua atau memori khusus yang berhubungan dengan pasangan tersebut..


Untuk bisa membuat beragam pose, Nari menyarankan agar bayi yang akan dipotret berusia 5 hingga 14 hari. Ia juga memastikan bahwa pose-pose yang ia berikan aman untuk bayi, sehingga ibu tak perlu khawatir..


Sebenarnya bisa di atas 14 hari. Tapi biasanya di atas usia 14 hari itu, perut-perutnya udah mulai buncit, jadi kalau mau dibuat pose macam-macam agak susah..


Nari dengan telaten mengarahkan bayi untuk berpose agar mendapatkan hasil foto yang bagus dan lucu.. bayi yang melakukan pengambilan fotonya berusia 10hari..



" biar aku yang ambil dari sisi atas.. kamu duduklah.. Ucap Jungkook.. Dia tidak ingin Nari menaiki kursi untuk mendapatkan hasil foto yang di inginkan nya dari atas sang bayi"


" Terimakasih sayang.. Ucapnya


Jungkook meneruskan pekerjaan Nari.. ini menjadi pembelajaran untuk Jungkook.. ilmu baru yang di dapat dari Nari..


Nari benar benar fotografer hebat.. Dia memang belajar hal ini sebelumnya dan ini juga bakat Nari..


Jadi saat Nari di larang untuk tidak bekerja Dia merasa jiwanya ada yang hilang..


Tapi kembali lagi, ini untuk kebaikan dirinya karena kalo sudah bekerja Nari akan lupa waktu dan itu tidak akan berdampak baik kepada dirinya..


" Dia sangat lucu sekali.. Dia juga pintar.. tidak rewel.. Ucap Nari.. Dia baru menyelesaikan pemotretannya"


" Iya.. terimakasih atas kerja kerasnya.. aku memang tidak salah memilih kalian.. kalian sangat kompeten dalam bidang ini dan Jungkook ssi, kamu itu benar benar multitalent.. kalian berdua memang sama hebatnya.. Ucap kliennya"


" Terimakasih tapi anda terlalu memuji kita.. Ucap Jungkook"


" Iya benar itu.. kepuasan klien yang nomor satu untuk kita.. Ucap Nari"


" Memangnya berapa bulan kehamilan kamu sekarang??? Tanyanya"


" Hampir 8 bulan.. Ucap Nari"


" Wah sebentar lagi ya.. semoga bayi dan Ibunya selalu sehat.. Ucapnya"


" Terimakasih..


Memang tidak begitu lama saat pengambilan fotonya..


dan Sang Min bertugas untuk mengeceknya..


" Ohh ya Nari aa.. apa kamu tidak ingin mengambil foto kamu dengan Jungkook di saat perut kamu besar seperti itu?? Tanya Sang Min"


" Ide bagus.. kau mau mengambil foto kita??? Tanya Nari"


" Akan sangat mahal kalo aku yang mengambil foto kalian.. Ucap Sang Min"


" Tenanglah.. aku akan bayar kamu mahal tapi kalo hasilnya tidak bagus aku akan menggantung mu.. Ucap Nari"


" Enak saja kau bilang.. Ucap Sang Min"


" Apa Oppa mau?? Tanya Nari"


" Apa kamu tidak lelah?? Ucap Jungkook"


" Tidak.. hanya beberapa foto saja.. Ucap Nari"


.


.


.


.


.


Tidak ada niatan untuk melakukan hal ini sebelum Sang Min bicara seperti itu


Jadi Nari ingin mencobanya, tidak ada salahnya untuk mencoba..



" apa harus pose seperti itu yang kalian lakukan??? Tanya Sang Min.. Dia dibuat iri dengan kemesraan mereka berdua"


" Memangnya kenapa?? Kita sah melakukan hal ini.. Ucap Nari"


" Benar juga.. bukankah sangat so sweet.. benarkan sayang??? Ucap Jungkook"


" Benar Oppa.. Ucap Nari"


" Ya.. so sweet untuk kalian, tidak untukku.. kalian membuat mataku terbakar melihatnya.. Ucap Sang Min"


" Ini lanjutkan sendiri pengambilan fotonya.. aku tidak mau meneruskannya.. kalian membuatku iri.. Ucap Sang Min"


" Tadi kau sendiri yang bilang untuk melakukannya sekarang kamu tidak mau melanjutkannya.. Ucap Nari"


" Sabar Hyung.. nanti akan ada yang membuatmu seperti itu.. Ucap Bam yang baru datang"


" Kau itu datang datang sudah membuat luka untukku.. kemana Kibum??? Ucap Sang Min"


" Dia sudah pulang setelah menyelesaikan pekerjaannya dan aku juga akan pulang..


" Jangan dulu.. kau bantu aku.. Ucap Sang Min"


" Tidak.. aku harus menemani istri ku.. Ucap Bam"


" Bukankah ada Yeri, kemana Dia?? Tanya Nari"


" Ahh ya, aku akan panggilkan.. Ucap Bam"


" Tapi aku mau kau yang membantumu.. Ucap Sang Min"


" Memangnya ada apa kalo Yeri yang membantumu?? Tanya Jungkook"


" Mereka kan sedang dekat.. mungkin Sang Min Hyung sedang malu bertemu dengannya.. benar tidak hyung??? Ucap Bam"


" Mulut mu itu benar benar minta di sobek.. siapa bilang aku dekat dengannya.. tidak.. Dia salah bicara.. Ucap Sang Min"


" Iya juga tidak masalah kan Nona??? Tanya Bam kepada Nari"


" Benar.. selamat ya Sang Min aa.. Ucap Nari menggoda Sang Min"


" Kau termakan oleh ucapannya.. itu tidak benar.. Ucap Sang Min"


" Benarkah?? Aku tanya kepadamu.. apa kamu menyukainya??? Tanya Jungkook"


" Ah ti tidak.. Ucap Sang Min"


" Dia menyukainya.. terlihat dari mata kamu.. Ucap Jungkook"


" Ti tidak.. kenapa kalian malah menggodaku.. sudahlah.. Ucap Sang Min"


Sang Min pergi karena merasa malu.. Dia memang dekat dengan Yeri akhir akhir ini tapi Dia masih bingung dengan perasaannya..


Entahlah..


💜


double up untuk weekend..


Happy Reading yaaa...


Have a good day😍😘



by: nyemoetd😘


17/04/2020