
Nari kembali ke Hotel dimana Jungkook menginap.
Setelah Jimin istirahat, Nari pamit ke Hotel untuk melihat kondisi Youra.
" Kemana Youra, Oppa?," Tanya Nari.
" Dia bersama Tae Hyung." Ucap Jungkook.
" Oppa..."
Nari duduk di sudut tempat tidurnya melepaskan jaket yang dikenakannya. pikiran terus mengingat apa yang dikatakan Jimin tadi.
Jungkook yang merasa di panggil duduk di samping Nari, Jungkook merasa ada yang tidak beres dengan Nari.
" Iya."
Nari memeluk tubuh Jungkook, Dia sandarkan kepalanya di bahu Jungkook dan menangis dalam pelukan Jungkook.
" Ada apa? Kenapa menangis?,"
Nari tetap menangis tanpa menjawab apa yang dikatakan oleh Jungkook.
" Sayang.."
" kenapa Nari selalu menjadi masalah untuk orang lain Oppa?," Ucapnya.
" Kenapa bicara seperti itu."
" Jimin Oppa seperti itu karena Nari, In Na menjauhi Jimin Oppa juga karena Nari." Ucapnya.
" Kenapa kamu bicara seperti itu. ini bukan salah kamu, dan kamu bukan masalah untuk orang lain." Ucap Jungkook.
" Tapi Oppa..."
" Jangan menyalakan diri sendiri, karena ini bukan salah kamu. hanya Dia tidak bisa memahami hati Jimin Hyung." Ucap Jungkook.
" Aku tidak mau kamu menyalahkan dirimu sendiri seperti ini, karena aku tau kamu tidak bersalah."
" Oppa.."
Nari memeluk tubuh Jungkook, hatinya sakit mengingat bagaimana In Na berbicara seperti itu kepada Jimin, kalo masalah datang darinya.
Nari menceritakan semua yang di katakan Jimin kepada Jungkook, semuanya.
Nari menyalahkan dirinya karena hal itu tapi kenapa juga In Na tidak mempercayai Jimin saat Jimin jelas jelas menyukainya.
Setelah menangis beberapa waktu, Nari sekarang terlelap dalam pelukan Jungkook.
Jungkook memposisikan kepala Nari pelan dan menyelimutinya kemudian mencium kening Nari.
Saat akan keluar ke kamar Taehyung untuk melihat Youra, ternyata Taehyung dan Youra sudah berada di depan pintu kamar hotel.
" Ayah, kenapa Ayah lama sekali." Ucap Youra.
" Maaf sayang. ayo kembali ke kamar Diddy lagi." Ucap Jungkook.
" Tidak mau. Yola mau menunggu Ibu di dalam saja." Ucap Youra.
" Apa Nari belum pulang?." Tanya Taehyung.
Bukan menjawab Jungkook mengajak Youra dan Taehyung kembali ke kamar Taehyung yang tak jauh dari kamarnya.
" Youra nonton acara tv dulu ya nak di sana. Ayah harus bicara dengan Diddy sebentar." Ucap Jungkook.
" Iya." Jawabnya.
Jujur saja hatinya juga sakit melihat Nari yang menangis sepeti itu.
Dia menyalakan dirinya sendiri karena In Na.
" Nari sedang tidur Hyung, dan baru tidur setelah menangis sejak pulang dari rumah sakit." Ucap Jungkook.
" Jimin Hyung, menceritakan semua tentang kejadian itu." Ucap Jungkook.
" Kenapa Nari menangis? Apa ini karena In Na yang tidak menyukai Nari?," Tanya Taehyung.
" Iya Hyung."
" Aku sudah ingatkan kepada Jimin tapi Dia tetap saja seperti itu. In Na tidak akan bertahan kalo Jimin sendiri seperti itu, tapi In Na sendiri tidak bisa melihat cinta Jimin. mereka itu sama keras kepalanya." Ucap Taehyung.
" Entahlah Hyung. Nari menyalahkan dirinya sendiri karena sudah membuat Jimin dan In Na salah paham seperti ini." Ucap Jungkook.
" Bagaimana kalo Jimin tau kalo Nari melakukan operasi ginjalnya. apa Dia tidak merasa bersalah?," Ucap Taehyung.
" Iya Hyung. jujur aku marah, tapi aku percaya kepada Nari dan aku tidak mau melukainya. kenapa Nari harus selalu di sangkut sangkutkan dengan hubungan mereka." Ucap Jungkook.
" Karena Jimin tidak mau harus memilih antara Nari dan In Na. di satu sisi Dia mencintai In Na, di sisi lain Nari penting untuknya. walau penting dalam hal lain, kau mengerti kan Jungkook aa." Ucap Taehyung.
" Iya Hyung.."
" Kalo aku di tanya harus memilih perempuan yang ku cinta atau penyelamat hidupku, pasti aku pasti akan bingung tapi entahlah.. kenapa In Na seperti itu. aku pikir Dia bisa berfikir dewasa tapi itu tidak terjadi dan Jimin juga tidak bisa tegas dengan cintanya. Dia tetap sama, pecundang dalam urusan cinta." Ucap Taehyung.
" Tapi apa benar In Na sudah menikah?," Ucap Jungkook.
" Tidak tau. Dia tidak ada kabarnya lagi setelah kecelakaan Jimin." Ucap Taehyung.
" aku berfikir In Na bisa menjadi istri Jimin Hyung, nyatanya seperti ini." Ucap Jungkook.
" Iya. aku sempat ingin menemui In Na untuk membicarakan hal ini tapi Jimin melarang nya tapi entahlah.. semoga Jimin lekas pulih dan melakukan aktivitas nya seperti biasa. sakit melihat kondisi Jimin seperti itu." Ucap Taehyung.
" Iya Hyung."
" Ah ya, Anak kamu tadi bilang mengantuk maka nya aku mengantarkannya kepada mu. kita malah asyik bicara di sini." Ucap Taehyung.
" Ya Tuhan iya."
Karena terlalu serius berbincang, Jungkook sampai membiarkan Youra yang sedang di dalam sendiri sambil menonton acara kartun kesukaannya.
Jungkook masuk dan melihat Youra yang sudah tertidur dengan tv yang masih menyala.
Jungkook menghampiri Youra dan mengangkat tubuhnya untuk di bawa ke kamarnya.
" Dia tidur?," Tanya Taehyung.
" Iya Hyung. ya sudah aku akan membawanya ke kamar. Hyung istirahatlah, selamat malam." Ucap Jungkook.
" Selamat malam.."
Jungkook kembali ke kamar hotelnya, membaringkan Youra di samping Ibunya tidur dan mencium kening Nari dan Youra.
" Ayah menyayangi kalian." Ucapnya.
💜
by: nyemoetdz
20/10/20