The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 37



Terlihat Soora sedang memarahi salah satu staf di tim Nari..


Dia bahkan memakinya di depan banyak orang..


" ada apa ini? Nari"


" ah apa ini leadermu?? Kau tau apa yang dia lakukannya kepadaku.. Dia menumpahkan kopinya ke sepatuku.. Soora"


" apa benar? Kau melakukan itu..


" saya tidak sengaja Nona.. Dan saya sudah meminta maaf kepadanya malah Dia memarah marahiku.. Padahal Nona ini yang menabrak saya..


" apa noda itu yang terkena di sepatumu? Nari"


Hanya ada noda kecil di sepatu Soora.. Bukan Soora kalo tidak melakukan kehebohan..


" bukankah dia sudah meminta maaf kepadamu.. Apalagi yang kamu inginkan? Nari"


" Dia harus mengganti rugi.. Dia merusak sepatuku.. Soora"


" noda itu bahkan tidak besar dari mulut kamu itu.. Kenapa Dia harus mengantinya.. Kau bisa mencucinya kan? Nari"


" ada apa ini.. Suga"


" Nona itu mencari gara gara.. Nona Nari sedang mengurusnya..Ucap salah satu staf..


" panggil Jungkook ke sini.. Suga"


Suga yang melihat Soora sedang memarahi Nari kemudian menyuruh asistenya untuk memanggil Jungkook..


" aku tidak mau tau kamu harus menganti sepatuku.. Soora"


" tapi..


" lepaskan sepatumu.. Aku akan mengantinya.. Bukankah itu kotor menurutmu.. Nari"


" lalu aku harus tidak menggunakan alas kaki disini?.. Soora"


" kau bisa memakai punyaku.. Bukankah ini dengan merk yang sama.. Lepaskan.. Nari"


Soora melepaskan sepatu yang di kenakan dan melemparkannya ke Nari..


" tidak usah kau memberiku sepatumu itu.. Cukup bersihkan itu aku akan menunggunya.. Soora"


" Nona..


Nari mengambil sepatu Soora dan berjalan mengambil tempat sampah kemudian kembali ke depan Soora..


" ada apa hyung? Jimin"


" lihatlah.. Soora memulai masalah lagi.. Kemana Jungkook.. Suga"


" apa yang kalian lakukan disini.. Apalagi sekarang Soora aa.. JK"


Jungkook yang baru datang langsung berjalan ke arah Nari dan Soora berada..


" Dia mengotori sepatuku Oppa.. Dan leadernya ini akan membersihakannya untukku.. Bukankah Dia leader yang baik untuk timnya.. Soora"


" Im Nari cukup.. JK"


" biarkan saja Oppa.. Ini kesalahannya.. Soora..


" kau diamlah.. JK"


" bukankah kamu ingin menyuruhku untuk membersihkan sepatumu.. Lihatlah.. Nari"


Nari membuang sepatu Soora di tempat sampah.. Dan menuangkan sisa kopi yang di bawahnya..


" apa kau gila.. Kenapa kau membuangnya.. Soora"


" bukankah kau ingin aku menggantinya.. Ini harga yang sepadan dari ganti rugi yang harus aku bayar bukan?.. Bukankah semua yang ada disini melihat dan mendengarkan apa yang kamu ucapkan.. Tenanglah aku akan bertanggung jawab mengganti sepatumu.. Bukankah kau tau namaku.. Cari aku kalo aku tidak bisa membayarnya.. Nari"


" hanya karena noda kecil kau memakinya didepan umum.. Lihatlah kualitas dirimu sebelum kau menilai orang lain.. Nari"


Nari pergi dengan perasaan kesalnya.. Dia bahkan tidak melihat Jungkook yang sudah didepannya..


" Nona..


" sudah tenanglah.. Biar aku yang mengurusnya.. Kembalilah bekerja.. Nari"


" maafkan saya Nona..


Nari membasuh mukanya dengan air dan menatap pantulan dirinya di kaca..


" oke Nari aa.. Kau bisa.. Kau kuat.. Ahh.. Nari"


Nari menekan perut sebelah kirinya yang terasa nyeri..


Nari berjalan keluar kamar mandi dan melakukan pekerjaannya lagi.. Tak menghiraukan rasa sakit diperutnya..


Selesai konser Nari sedang meeting dengan timnya.. Membahas hasil hari ini..


" kalian bekerja keras hari ini.. Setelah ini kembali ke hotel dan istirahat.. Kita akn kembali ke Korea lusa.. Nari"


" baik Nona..


Pukul 01.42 dini hari Nari masih berada d tempat konser.. Mengerjakan hasil pengambilan gambar tadi.. Dia tidak ingin ke Hotel.. Walaupun timnya merayu untuk segera istirahat tapi Nari tidak mau melakukannya.. Besok ada satu hari untuknya istirahat.. Malam ini Dia akan melanjutkan pekerjaannya sampai selesai..


Pukul 5.12 pagi Nari berjalan menuju kamar Hotelnya.. Saat yang lain masih terlelah Nari baru pulang dan menyelesaikan pekerjaannya..


Sesampainya dikamar Nari merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.. Memejamkan mata..


" Nona, masih istirahat.. Bisakah nanti setalah Nona bangun?


" aku membutuhkannya sekarang.. Sebentar saja.. Ada hal ingin aku bicarakan..


Teman sekamar Nari membangunkannya.. Awalnya Dia tidak tega untuk membangunkannya karena Dia tau kalo Nari baru tidur 2 jam yang lalu.. Tapi kalo tidak di bangunkan Nari juga akan marah.. Karena ini tentang pekerjaan..


" maaf Nona, saya membangunkanmu.. Menager Sejin mencari anda Ingin membicarakan tentang file yang anda kirimkan..


" ahh.. Memangnya ada apa? Nari"


" beliau bilang bos ingin anda merubah sedikit konsepnya.. Apa perlu saya bilang kalo anda akan menemuinya nanti..


" tidak.. Aku akan menemuinya sekarang.. Aku akan membersihkan diriku dulu..


Setelah selesai mandi, Nari berjalan ke ruang makan karena Sejin sedang menunggunya disana..


" maaf aku mengganggu tidurmu.. Sejin"


" tidak apapa sunbae.. Ada apa? Nari"


Mereka membahas konsep yang ingin mereka rubah sedikit karena Bang PD ingin melakukannya..


" apa kau tidak makan? Sejin"


" tidak sunbae.. Nari"


" oh ya Nari aa.. bisa kau bantu untuk mengambil gambar member.. Karena mereka akan ada ada kegiatan pukul 10.. Hanya beberapa jam saja.. Sejin"


" apa harus aku yang melakukannya sunbae? Nari"


" kau bisa menyuruh timmu kalo mau.. Sejin"


" oke.. Aku akan tanyakan kepada mereka dulu.. Nari"


Pukul 10 Nari dan member berangkat kesuatu tempat untuk mengambil beberapa foto.. Teman timnya sudah pergi untuk menikmati hari libur mereka.. Dan Nari tidak mau menggangunya.. Nari memilih untuk melakukanya sendiri.. Padahal Dia juga butu istirahat.. Dia ditemani q asistenya..


Di dalam mobil Nari banyak diam.. Dia lebih memilih duduk di depan samping supir dan mendengarkan musik melalui earphonenya..


Tidak ada yang memulai percakapan karena Nari juga sedikit memberi jarak pada member..


Sesampainya di Kawazu mereka segera bersiap dan mengambil spot foto.. Terlihat cantik karena banyak bunga di Kawazu..


" bisa kita mulai mengambil gambarnya..


Nari hanya di bantu 1 asistennya untuk pemgambilan gambar di Kawazu.. Walau tubuhnya merasa sangat lelah Nari tetap melakukan tugasnya.. Dia lebih bersemangat melakukan kerjanya saat seperti ini..


Tetap Nari banyak diam.. Walau sesekali member mengajaknya berbicara.. Nari memilih menjawab seperlunya..


" aku baik baik saja.. Nari"


" aku akan istirahat sebentar.. Setelah member bersiap bangunkan aku.. Nari"


Nari menempatkan kursinya di bawah pohon dan segera memejamkan matanya.. Kepalanya sudah merasa pening karena kurang tidur.. Belum lagi perutnya yang sakit..


" kau masih mendiaminya Jungkook aa? Tae"


" aku sedang tidak ingin membahasnya hyung.. Sejak kemarin kau membahas itu saja.. JK"


" jangan buat dirimu menyesal.. Kalo kamu tau cerita sesungguhnya.. Tae"


" Jungkook aa.. Jimin"


" hyung..


Belum sampai 1 jam Nari terbangun.. Dan melanjutkan pengambilan fotonya..


Memang tidak lama.. Setelah selesi mereka sedang menikmati makan siang mereka sebelum kembali ke Hotel..


" Nona tidak makan? Ucap teman timnya"


" tidak.. Nari"


" aku ambilkan susu pisang untuk Nona.. Minumlah..


" terima kasih.. Nari"


Nari melihat hasil foto yang diambilnya dan mendiskusikannya dengan Sejin..


" Oppa..


" kenapa kau disini.. Jimin"


" aku ingin menyusulmu.. Aeri"


" kau sendiri? Jimin"


" tidak.. Aku bersama Soora.. Aeri"


Terlihat Soora sudah bersama Jungkook d belakang Jimin..


" ahh perempuan itu selalu ada dimana mana ya.. Aeri"


" diam disini.. Jangan membuat ulah.. Jimin"


" apa Oppa tidak makan? Soora"


" pergilah aku tidak ingin melihatmu.. JK"


" memangnya kenapa? Apa karena perempuan itu.. Kenapa Dia selalu ada bersama kalian.. Soora"


Terlihat Nari yang masih membahas hasil foto dengan Sejin..


Soora berjalan menghampiri Nari..


" hay Sejin sunbae.. Soora"


" kau disini.. Dari tadi? Sejin"


" sunbae, aku permisi.. Hasilnya akan aku kirimkan kepadamu nanti setelah selesai.. Nari"


" oke.. Santai saja.. Sejin"


" kau mau kemana? Kenapa terburu buru? Soora"


" minggirlah aku tidak ada urusan denganmu.. Nari"


" benarkah? Tapi aku ada? Bukankah kau harus menganti kerugianmu.. Soora"


" iya.. Nanti aku akan kirimkan sepatu itu kepadamu.. Tenang saja.. Aku tidak akan lari.. Minggirlah.. Nari"


" Soora aa.. Jangan buat keributan disini.. Sejin"


" tidak kok.. Aku hanya ingin Dia membayar kerugianku.. Kemarikan kamera itu.. Soora"


Soora mengambil paksa kamera yang dipegang Nari..


" bukankah ini penting untukmu.. Soora"


" kembalikan itu.. Nari"


" Soora aa.. Sudahlah.. Kembalikan kameranya.. Sejin"


Mendengar keributan member yang awalnya berada di dalam ruangan keluar dan melihat sumber keributannya..


" kau ingin mengancamku lagi dengan kamera itu?? Nari"


" terakhir kali kau ingin membuang kamera itu kolam nyatanya kau mendorongku.. Nari"


" benar juga.. Kalo aku menjatuhkannya sekarang bagaimana.. Soora"


" aku bilang kembalikan kamera ku.. Nari"


Nari merebut kamera yang di pegang Soora.. Saat berhasil di ambil Soora mendorongnya membuat Nari terlempar jatuh dan membuat gelas yang berada di meja menjatuhinya..


" ahh.. Nari"


" Soora aa.. JK"


Jungkook datang dan menampar Soora.. Sontak membuat Soora terkejut dengan apa yang di lakukan Jungkook..


" Jungkook aa.. Sejin"


Saat Jimin ingin menolong Nari.. Aeri memeganginya.. Taehyung segera menghampiri Nari yang terjatuh..


" Nari aa.. Im Nari... Tae"


" hyung, sepertinya Nari pingsan.. Tae"


" bawa Dia kedalam.. Sejin"


Taehyung mengangkat tubuh Nari dan membaringkan di sofa panjang..


" Im Nari.. Nari aa.. Tae"


" apa Dia terluka.. Sejin"


" tidak hyung.. Mungkin Dia terkejut saja.. Tae"


" berikan minyak angin ini kepadanya.. Jin"


" aku akan mengambilkan minum untuknya.. Hoseok"


Beberapa saat Nari sadar dan merasa kepalanya yang sakit..


" ahh.. Nari"


" kamu sudah bangun.. Apa terasa sakit? Sejin"


" tidak sunbae.. Kameraku.. Nari"


" kau tetap mencari kameramu saat kamu seperti ini.. Ohh ayolah Nari.. Tae"


" maafkan aku Oppa..


Itu kamera yang diberikan Jungkook untuknya.. Dia tidak mau kalo kamera itu rusak karenanya..


Setelah menampar Soora Jungkook pergi entah kemana.. Dia meninggalkan Nari begitu saja..


" apa kita perlu ke rumah sakit? Suga"


" tidak Oppa.. Maaf aku merepotkan kalian.. Nari"


🍁🍁🍁