
Setelah kejadian di mana Jungkook terjatuh saat perform, tak membutuhkan waktu lama menjadi pembicaraan di kalangan fans.. ada yang mengkhawatirkan kondisi Jungkook, ada juga yang menyalahgunakan bagaimana pihak promotor mengurus perlengkapan untuk member tampil bahkan mereka juga menyalahkan BigHit tentang kejadian yang menimpa Jungkook karena mereka pikir tidak bisa menjaga artisnya..
Bang PD sendiri juga marah, kenapa bisa terjadi hal seperti itu, bukankah sebelumnya mereka melakukan latihan apa tidak ada yang mengeceknya lagi..
🌹
2 hari berlalu Jungkook sudah keluar dari rumah sakit dan kembali ke Hotel.. ada kemunduran jadwal tour selanjutnya karena kejadian ini dan mereka masih di Paris..
Hari ini Nari menemani Jungkook menuju kamar Hotelnya.. Nari membantu Jungkook yang menggunakan kursi roda dan Nari yang mendorong kursi roda Jungkook untuk masuk ke dalam kamarnya..
Sesampainya di kamar Nari membantu Jungkook untuk berbaring di tempat tidurnya..
" Oppa memerlukan sesuatu??? Tanya Nari"
" Tidak.. terima kasih ya sayang.. Ucap Jungkook"
" Iya sayang..
" Sayang, boleh aku bertanya?? Tanya Jungkook"
" Iya..
" Kamu tidak merasa ketakutan lagi saat melihat Key??? Tanya Jungkook"
" Aku bahkan tidak memikirkan hal itu saat melihat Oppa terjatuh waktu itu.. Ucap Nari"
" Maafkan aku.. harusnya aku mendengarkan mu.. Ucap Jungkook"
" Sudahlah Oppa tidak apapa.. bisa Oppa percaya denganku.. apapun yang akan terjadi cukup percayalah kepada Nari.. Tanya Nari"
" Memangnya ada apa??? Tanya Jungkook"
" Nari hanya minta Oppa percaya kepada Nari.. bisakah Oppa?? Tanya Nari"
" Iya tapi ada apa???
Suara bel pintu berbunyi membuat Nari meninggalkan Jungkook untuk membukanya..
Yang datang Taehyung dan J-Hope..
Jungkook belum mendapatkan jawaban dari Nari tapi mereka sudah datang untuk melihat kondisi Jungkook..
🌹
Korea
Hari ini Jungkook dan para member BTS sampai di Korea..
Jungkook mendapatkan libur untuk memulihkan kakinya yang cidera..
Sesampainya di apartemen Jungkook, Nari membantu Jungkook untuk berjalan ke dalam kamarnya.. ada Ayah dan Ibu Jungkook di apartemennya mereka ingin melihat kondisi Jungkook..
Saat kejadian itu orang tua Jungkook berniat melihat kondisi Jungkook di Paris tapi Jungkook melarangnya.. menurut Jungkook, Dia baik baik saja..
" Ibu, Jungkook baik baik saja.. sudah jangan menangis.. Ucap Jungkook"
" Kau itu tidak mendengarkan apa yang Nari minta.. makanya seperti ini.. Ucap Ibu Jungkook"
" Iya maafkan aku.. Ucapnya"
" Oppa, Nari akan ke studio sebentar tidak apapa kan???
" Istirahatlah dulu.. kamu pasti lelah.. Ucap Jungkook"
" Iya nak.. istirahatlah.. Ucap Ibu Jungkook"
" Hanya sebentar Bu, setelahnya Nari akan istirahat.. Ucap Nari"
" Ya sudah berhati hatilah..
Nari berjalan menuju ke sebuah tempatnya bertemu dengan seseorang, Dia tidak pergi ke studio tapi Dia janji bertemu dengan seseorang..
" Apa lama menunggu?? Tanya seseorang yang baru datang dan duduk di depan Nari"
" Kau sudah datang Key ssi.. Ucap Nari"
" Kau benar benar datang.. ternyata kau memiliki nyali juga.. Ucap Key"
" Tidak usah basa basi.. katakan apa yang ingin kau lakukan.. tidak perlu kau mengancam ku seperti sebelumnya.. Ucap Nari"
" Oke.. aku hanya ingin kau bilang kepada Jungkook kalo kamu tidak mencintainya dan tinggalkan Dia... ucap Key"
" Hanya itu?? Tanya Nari"
" Ya, hanya itu..
" Kalo aku tidak mau melakukanya bagaimana?? Tanya Nari"
" Aku sudah katakan kepadamu.. aku akan mencelakainya bahkan aku akan mencelakai keluarganya.. kamu mau aku melakukannya?? Seperti sebelumnya??? Tanya Key"
" Jangan pernah kau menyentuhnya.. aku akan turuti apa yang kamu mau jadi tepati janji mu untuk tidak menemuinya lagi dan pergi dari kehidupan Jungkook.. Ucap Nari"
" Oke aku akan lakukan.. aku tidak mendapatkannya, kau juga tidak.. Ucap Key"
" Terserah kau saja.. tapi ingat, suatu saat kau akan mendapatkan balasan dari apa yang kau lakukan ini dan kalo sampai kau masih mengganggunya aku yang akan membunuhmu.. Ucap Nari kemudian berdiri dan meninggalkan Key"
Beberapa hari kemudian..
Nari sudah bangun dan menyiapkan sarapan untuk Jungkook dan orang tuanya..
" Wahh ada acara apa?? Kenapa masak banyak sekali sayang?? Kamu menyiapkan semuanya sendiri?? Tanya Ibu Jungkook"
" Selamat pagi Ibu.. iya Nari menyiapkannya sendiri.. apa Ayah sudah bangun??? Ucapnya"
" Selamat pagi nak.. Sapa Ayah Jungkook"
" Pagi yah.. ini kopi kesukaan Ayah.. Ucap Nari"
" Sepertinya anak Ayah sedang bersemangat hari ini.. ada apa nak?? Tanya Ayah"
" Tidak ada apapa.. hanya mood Nari sedang bagus dan ingin memasak untuk kalian.. oh ya Nari akan bangunkan Oppa.. Ucap Nari"
Nari berjalan ke kamar Jungkook dan melihat Jungkook yang masih bergulat dengan selimutnya..
Nari duduk di samping Jungkook dan mencoba membangunkannya..
" Sayang bangunlah.. Ucap Nari sambil mengguncangkan tubuh Jungkook pelan"
" Sayang.. panggilnya lagi"
Jungkook membuka sedikit matanya dan melihat Nari..
" Bangunlah..
" 5 menit lagi sayang.. Ucap Jungkook"
" Tidak.. Oppa harus bangun sekarang.. Ayah dan Ibu sudah menunggu Oppa untuk sarapan.. Ucap Nari"
" Sebentar..
" Ayolah sayang.. Ucap Nari sambil mencium pipi Jungkook"
" Kamu merayuku???
" Tidak.. Ucap Nari kemudian mencium kening Jungkook"
" Sayang.. panggil Jungkook"
" Iya.. Ucap Nari sambil mencium bibir Jungkook pelan"
" Aku tidak ingin bangun kalo seperti ini.. kamu merayuku di pagi hari.. Ucap Jungkook"
" Benarkah??? Ucap Nari kembali mencium bibir Jungkook"
Nari memejamkan matanya sambil mencium bibir Jungkook..
Tak terasa air mata mengalir dari sudut matanya.. merasakan kehangatan bibir Jungkook..
entah perasaannya sangat sakit saat mencium bibir Jungkook.. Dia ingat apa yang Key katakan..
haruskan semua Nari lepaskan begitu saja.. cinta Nari kepada Jungkook..
Semua terasa sangat berat untuk Nari, tapi Nari tidak bisa menceritakan semua hal yang dirasakan kepada Jungkook..
apa yang harus Nari lakukan?? bertahan atau menyerah???
💜
by: nyemoetdz 😘
13/01/2020