The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 53



Beruntung Nari dapat tertolong.. Walaupun kehilangan banyak darah tapi Nari bisa tertolong.. Tuhan masih ingin Dia bertahan..


Nari sudah di pindahkan keruang rawatnya.. Chun Hei melarang Jungkook dan yang lain melihat Nari.. Dia tidak mau Nari merasa bersedih lagi karena adanya mereka sekarang..


Jungkook sedang menikmati minuman beralkoholnya.. Pikirannya kacau.. Setelah melampiasakan emosinya, Dia sekarang mabuk.. Para member sudah melarangnya.. Tapi Jungkook tetap meminumnya..


Telepon:


" Ibu,maafkan aku.. Maafkan aku tidak bisa menjaganya dengan baik.. Aku membuatnya susah bu.. Aku melukai hatinya.. Aku menuduhnya.. Aku menghancurkan hatinya bu.. Apa yang harus aku lakukan bu.. Aku bersalah kepadanya.. Ucap Jungkook yang sedang menghubungi Ibunya dengan kondisi mabuk"


" aku melukainya bu.. Aku...


" nak, ada apa? Kenapa kau seperti ini.. Ada apa? Apa terjadi sesuatu dengan Nari?? Apa yang kamu lakukan? Apa maksud kamu.. Ibu tidak mengerti.. Ucap Ibu"


" aku melukainya bu.. Aku tidak bisa menjaganya.. Aku menghancurkan hatinya.. Aku.. Aku bu.. Tolong aku bu.. Aku harus bagaimana.. Aku tidak bisa hidup tanpa Nari.. Nari segalanya untukku.. Tapi aku menghancurkannya.. Menghancurkan semuanya.. Semuanya bu.. Ibu tau aku hanya takut kehilangannya bu.. Dia Nariku.. Aku membuatnya hancur bu.. Ucap JK"


Jungkook mengakhiri panggilannya dan melemparkan ponselnya..


Dia merasa bersalah..


.


.


..


Dirumah sakit..


" bagaimana kondisinya dok.. Kenapa Dia belum membuka matanya.. Ucap Chun Hei"


" maafkan saya.. Tapi pasien mengalami hilang kesadaran..


" apa maksud Dokter.. Cek lagi.. Temanku pasti baik baik saja.. Ucap Chun Hei"


" ini karena tekanan darahnya sempat menurun dan membuat darah yang mengalir ke jantung tidak mengalir dengan lancar..


" tidak mungkin.. Ucap Chun Hei"


" berapa lama Nari akan seperti ini?? Tanya Chun Hei"


" saya belum bisa prediksi.. Kita lihat perkembangan pasien saja..


Nari di nyatakan koma hingga batas waktu yang tidak bisa di prediksi..


Bukan sakit yang membuat Nari seperti ini.. Itu karena mentalnya yang menurun..


Dia terus menyalahkn dirinya karena masalah itu..


Menyalahkan dirinya sendiri bagaimana Jungkook mengatakan semua hal seperti itu kepadanya..


Dia menyalahkan dirinya untuk semua masalah yang datang kepadanya..


Semua terasa berat untuknya..


.


.


..


" koma? Apa aku tidak salah dengar? Bagaimana bisa koma? Ucap Jimin"


" entahlah.. Semalam aku melihat kondisi Nari dan temannya bilang kalo Dia belum sadar.. Ucap Sejin"


" apa yang hyung bicarakan? Siapa yang belum sadar.. Tanya Jungkook yang tiba tiba mendengar pembicaraan Jimin dan Sejin"


" Jungkook aa..


" aku sedang bertanya hyung.. Ucap Jungkook"


" sudah masuk dan istirahatlah.. Ucap Jimin"


Tak ada yang menjawab pertanyaan Jungkook.. Tapi Dia tau siapa yang mereka bicarakan.. Jungkook kemudian berjalan meninggalkan mereka berdua..


Dia ingin bertemu dengan Nari.. Jungkook tidak mengiyakan panggilan mereka dan pergi menuju rumah sakit..


Sesampainya di rumah sakit Jungkook masuk ke dalam ruang rawat Nari.. Tidak ada Chun Hei.. Mungkin Dia sedang mengajar sekarang..


Jungkook berjalan dan duduk di samping tempat tidur Nari.. Terlihat tubuh lemah Nari terbaring di sana.. Dengan masker oksigen yang menutupi sebagian wajahnya.. Tangan kiri yang terbungkus perban dan tangan kanan yang menancap jarum infus di sana..


Tubuhnya terlihat pucat pasih..


Jungkook menatap lekat wajah pucat Nari.. Tak terasa air mengalir dari sudut matanya..


" sayang.. Bangunlah.. Kamu boleh marah kepadaku bahkan membenciku.. Tapi buka mata kamu.. Sangat sangat sakit melihatmu seperti ini.. Ucap Jungkook"


" maafkan aku.. Maafkan aku.. Maafkan aku.. Ucap Jungkook"


.


.


..


Sudah 10 hari Nari masih menutup matanya.. Dokter bilang kondisinya baik.. Tapi entah kenapa Nari belum juga membuka matanya..


Orang tua Jungkook juga datang untuk melihat kondisi Nari..


Ibu Jungkook sempat marah kepada anaknya bagaimana Jungkook memperlakukan Nari seperti itu..


Chun Hei sendiri setiap hari menjaga Nari.. Dia akan menemani Nari setelah pulang mengajar..


Jungkook sendiri akhir akhir ini lebih banyak diam dan sesekali Dia akan minum sampai mabuk dan kemudian tertidur.. Dia menyalahkan dirinya untuk ini.. Walau member sudah bilang kalo Nari pasti sadar dan memaafkannya tapi Jungkook tidak yakin karena kesalahan besar yang telah Jungkook lakukan kepada Nari..


.


.


..


Hari ini Nari di temani oleh Ibunya.. Adiknya saja tidak tau kalo Nari sedang koma..


Ibunya membersihkan tubuh Nari.. Rasanya sangat sakit melihat anaknya terbaring lemah tak berdaya di tempat tidurnya..


Anak yang selalu dibuatnya menderita.. Dia selalu menyesali apa yang pernah diperbuat kepada Nari..


Dia membersihkan tubuh Nari mengunakan handuk kecil dan air hangat.. Tubuhnya terlihat sedikit kurus dari sebelumnya..


Setelah membersihkan tubuh Nari dan merapikan tempat tidurnya..


Ibu Nari duduk di samping Nari..


Hari ini Dia akan menemaninya..


.


.


..


" Jungkook aa.. Makanlah.. Setelahnya kita berangkat.. Ucap Jin"


" aku tidak lapar hyung.. Aku akan berangkat duluan.. Aku akan menunggu kalian di tempat latihan.. Ucap Jungkook sambil keluar dari Dorm"


" Jungkook aa.. Panggil JHope"


" sudah biarkan saja Dia.. Kita bawakan sarapan untuknya.. Ucap Suga"


" iya aku akan menyiapkannya dulu.. Ucap Jin"


Setibanya Jungkook di tempat latihan Dia segera melakukan pemanansan.. Dia berlatih sendiri di sana.. Dengan gerakan yang Dia bisa.. Dia mengerakan tubuhnya..


Sejak terakhir kali Jungkook kerumah sakit.. Dia belum melihat Nari lagi setelah 10 haripun Jungkook belum melihatnya lagi..


Dia bahkan tidak menanyakan kondisi Nari kepada siapapun.. Jungkook hanya diam.. Melakukan hal yang membuatnya sibuk.. Tapi Dia lebih banyak mengisi waktunya dengan tidur saat sedang tidak ada jadwal..


Member sudah membujuk Jungkook untuk mengajaknya datang kerumah sakit.. Dan melihat kondisi Nari tapi Dia tidak mau.. Jungkook berfikir Nari sedang di Jepang.. Tapi saat member menginggatkan tentang kondisinya Dia berfikir kalo memang ini pantas untuknya setelah apa yang dilakukan kepada Nari..


>>


Dia merebahkan tubuhnya saat merasaa lelah.. Nafas memburu dengan keringat yang membasahi tubuhnya.. Kepalanya terasa berat sekarang..


" Jungkook ssi.. Panggil seseorang yang penting dalam hidup Jungkook"


" Im Nari..


" apa terasa berat? Apa aku menyusahkanmu lagi??.. Maafkan aku.. Mungkin benar kita tidak sejalan.. Tapi kamu harus tau.. Im Nari sangat mencintaimu.. Aku merindukanmu.. Maafkan aku.. Ucap Nari"


" apa kamu tidak merindukanku? Apa kamu masih marah kepadaku? Maafkan aku.. Ucap Nari"


" Jungkook ssi.. Aku harap kamu bahagia.. Jangan pernah menyerah dengan hidupmu.. Kamu penting untukku.. Kamu segalanya untukku.. Saat orang menolakku.. Kamu yang selalu mengenggam tanganku.. Maafkan aku.. Maafkan aku.. Ucap Nari"


" dan lagi jangan pernah mabuk lagi.. Aku sangat tidak menyukainya.. Ucapnya"


>>


Jungkook terbangun dengan nafas yang tersengal sengal..


Dia bangun dari pingsannya..


Tadi saat akan latihan member menemukan Jungkook yang sedang berbaring di lantai.. Mereka kira Dia lelah dan saat Taehyung mencoba membangunkanya tapi Jungkook tidak bangun, Dia terkulai lemas tak sadarkan diri..


Karena panik mereka membawa Jungkook ke rumah sakit..


" Jungkook aa.. Kau sudah bangun.. Tanya Taehyung"


" aku dimana?


" kamu di rumah sakit.. Kau pingsan.. Apa terasa sakit? Tanya Taehyung"


" Nari.. Ahh bagaimana Nari hyung.. Apa Dia baik baik saja?.. Ucap Jungkook"


" maafkan aku.. Nari...


" Nari kenapa hyung.. Nari kenapa? Ucap Jungkook"


🍁🍁🍁