The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 118



" sayang, kamu sudah datang.. Ucap Nari saat melihat Yuta berjalan ke arahnya"


" Ohh Jungkook.. apa kabar??? Sapa Yuta"


" Oh kalian saling mengenal??? Tanya Nari"


Nari memang melakukan operasi perdarahan otak beberapa waktu lalu, dan beberapa hari setelah operasi Nari mengalami koma..


dan hanya Yuta yang berada di sampingnya.. itupun permintaan Nari.. Nari tidak ingin siapapun tau tentang sakitnya.. dan keberadaannya di Jepang..


" Ya, mereka kan BTS.. siapa yang tidak mengenalnya.. Ucap Yuta"


" Oh begitu.. ya sudah aku akan bereskan kamera ku.. setelahnya kita pulang.. aku sangat lapar.. Ucap Nari"


" Iya aku akan menunggumu disini.. Ucap Yuta"


.


.


.


.


.


.


Yuta sedang bersama Jungkook.. Yuta menceritakan semua apa yang Dia tau tentang Nari selama ini.. bagaimana Dia melakukan operasi itu dan sampai Dia melupakan semua orang di sekitarnya.. yang Nari tau hanya Yuta yang ada untuknya, dan Yuta adalah kekasih Nari..


" Jungkook maafkan aku .. bukan aku ingin merebutnya tapi dokter melarang Nari untuk mendapatkan tekanan.. sebagian ingatannya hilang.. kata dokter hal ini bisa kembali lagi seperti semula tapi bisa atau tidaknya, tinggal bagaimana Nari menerimanya.. baru beberapa hari ini Dia melakukan kegiatannya seperti biasa setelah sadar dari komanya.. Ucap Yuta"


" Apa Dia sekarang baik baik saja?? Tanya Jungkook"


" kondisinya akan baik baik saja kalo Nari tidak mendapatkan tekanan.. Ucap Yuta"


" Jadi Dia melupakanku??? Tanya Jungkook'


" Maafkan aku Jungkook.. Ucap Yuta"


🌹


" Sayang, bisa kita pulang sekarang??? Tanya Nari kepada Yuta"


" Ah iya, kita pulang.. maafkan aku Jungkook.. Ucap Yuta"


Jungkook menatap Nari.. Nari tersenyum saat berbicara dengan Yuta.. Dia bahkan tidak melihat Jungkook yang ada di depannya.. Dia malah asyik mengobrol dengan Yuta..


Tanpa tau Jungkook yang melihatnya merasa sangat sakit..


.


.


.


.


.


Hampir 2 bulan tidak bertemu dengan Nari dan saat Jungkook bertemu Nari, Dia malah melupakannya..


Bagai dunianya runtuh, Jungkook melampiaskan kemarahannya dengan memukul kaca kamar mandi Hotelnya dan membuat tangannya terluka karena pecahan kaca itu..


Dia marah, berteriak dan menangis.. menyalahkan dirinya.. kenapa Dia melakukan ini kepada Nari, Jungkook merasa semua ini kesalahannya.. karenanya, Nari kehilangan ingatan dan melupakan Jungkook..


" Jungkook aa, buka pintunya.. apa kau baik baik saja??? Tanya Jimin sambil mengetuk pintu kamar mandi Jungkook"


" Apa Dia belum membukanya??? Tanya Sejin"


" Belum hyung.. bisa minta pihak Hotel untuk membuka pintu ini.. aku yakin Dia sedang tidak baik baik saja.. Ucap Jimin"


" Iya, sebentar aku akan meminta bantuan kepada pihak Hotel.. Ucap Sejin"


Jungkook menenggelamkan tubuhnya kedalam bathtub berisi air penuh..


Dis menutup matanya saat tubuhnya perlahan tenggelam dalam air..


Di dalam pikirannya, semua ini kesalahan Jungkook.. semua berawal dari Jungkook dan sangat menyakitkan saat Dia melihat Nari melupakannya..


Banyak kenangan yang mereka lakukan bersama.. walau selalu saja masalah datang kepadanya tapi mereka memiliki cara untuk tetap bersama..


Tapi kali ini Nari melupakannya.. semua yang mereka lakukan bersama..


Janji yang mereka buat, Nari juga mengingkarinya..


walau selama beberapa bulan tidak ada kabar.. Jungkook masih menunggunya.. walau sekarang Nari tidak mengingatnya lagi..


Seorang yang sangat Jungkook cintai melupakannya..


Untuk apa Jungkook terus hidup seperti ini kalo Nari saja lupa dengannya..


Jungkook membiarkan tubuhnya tenggelam dalam bathtub berisi air yang masih menyala, Dia ingin mengakhiri hidupnya itu yang dipikirkan Jungkook saat ini.. hatinya hancur mendengar kenyataan ini..


" Apa kau gila.. Ucap Jimin yang baru masuk dan melihat Jungkook yang sudah menenggelamkan tubuhnya ke dalam bathtub"


" Biarkan saja hyung.. biarkan aku melakukannya.. ini berat untukku hyung.. Dia melupakanku.. Dia tidak mengingatku.. ini semua salahku.. biarkan aku mengakhiri hidupku hyung.. Ucap Jungkook"


Jimin menariknya keluar dari dalam bathtub.. Dia memeluk tubuh Jungkook..


Bagaimana Jungkook bisa melakukannya.. Dia ingin mengakhiri hidupnya..


Jimin tau ini berat untuknya tapi Nari tidak melakukannya dengan sengaja..


Nari kehilangan ingatannya karena operasi yang dilakukannya dan ini bukan kesalahan Nari juga ataupun Jungkook..


" Apa yang kau lakukan.. ini bukan Jungkook yang ku kenal.. harusnya kau berjuang untuk Nari agar mengingatmu.. Dia melupakanmu tidak dengan sengaja.. buat Dia mengingatmu lagi.. bukan malah melakukan hal seperti ini.. kau hanya akan menyesali perbuatan mu jika kau melakukan hal seperti ini.. Ucap Jimin"


" Sungguh menyakitkan saat melihatnya tersenyum kepada orang lain.. Dia bahkan tidak memanggil namaku apalagi memandangku, hyung.. Dia benar benar melupakan ku.. aku tidak penting lagi untuknya.. Ucap Jungkook"


" Sadarlah.. lakukan hal yang benar.. bukan hal seperti ini.. buat Nari mengingatmu lagi.. bukan seperti ini.. Ucap Jimin"


" Hyung😭.....


Jungkook melampiaskan rasa sakit hatinya dengan menangis.. Jungkook hancur karena Nari hilang ingat karena kecerobohan Jungkook bahkan Nari melupakannya dan benar benar meninggalkannya..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Pemotretan hari kedua..


" Apa tangan anda baik baik saja?? Apa yang terjadi?? Tanya Nari kepada Jungkook yang sedang bersiap"


" Ah ini.. tidak apapa.. hanya terjadi kecelakaan sedikit.. Ucapnya"


" Harusnya anda lebih berhati hati.. jangan melukai tubuh anda.. Ucap Nari"


" Iya..


" Oh ya apa Nona Key itu pacar anda?? Tanya Nari"


" bukan..


" Dia bilang, Dia pacar anda.. anda terlihat serasi dengannya.. Ucap Nari"


" Selamat pagi.. Sapa Key yang baru datang dan langsung bergabung dengan Jungkook dan Nari"


" Pagi Nona.. apa hari ini siap untuk pengambilan fotonya??? Oh ya kata tuan Jungkook, anda bukan pacarnya.. apa benar?? Tanya Nari"


" Oh itu...


" Siapa yang mau menjalani hubungan dengan wanita sebusuk Dia.. Ucap Jungkook sambil berjalan meninggalkan Key dan Nari"


💜


HAPPY READING 😘😘


by: nyemoetdz 😘


16/01/2020