The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 279



" Ayah, ini bulung." Ucapnya.



" Benarkah? Bukankah ini bebek." Ucap Jungkook.


" Bukan. ini bulung." Ucapnya.


Ada perdebatan kecil antara Ayah dan anak saat mereka sedang menghabiskan waktu dengan menggambar. Youra menunjukkan gambar yang dibuatnya kepada Jungkook. Youra bilang itu gambar burung tapi gambarnya mirip seperti bebek tapi Youra bilang itu burung.


" Oke Ayah akan gambarkan burung untuk Youra ya." Ucap Jungkook.


" No.. Yola pandai menggambal, Ayah." Ucapnya.


" Menggambar sayang.. R.. R.." Ucap Jungkook.


" L Ayah.. L.. R.."


Jungkook harus mulai membiasakan Youra untuk mengucapkan kata R karena Youra masih belum bisa bilang R.


" Itu Youra bisa." Ucap Jungkook.


" Iya Ayah. Yola bisa." Ucapnya antusias"


" L.. L.. L.. ahhhh... Yola tidak bisa." Ucapnya sebal sendiri.


Jungkook tersenyum melihat tingkah Youra, Dia gemas sekali melihatnya kesal karena belum lancar menyebutkan huruf R.


" Oke oke.. nanti Youra akan bisa. sekarang Ayah akan gambarkan burung untuk Youra." Ucap Jungkook.


" No.. Yola mau Ayah mengambal Puppies." Ucapnya.


Jungkook kemudian menggambarkan puppies untuk Youra. hari ini Nari sedang menemani EunHye pergi ke rumah sakit untuk mengecek kondisi kehamilannya. Jin sedang ada syuting di luar kota jadi Nari yang menemani EunHye untuk memeriksakan kehamilannya.


" Ayah, apa Ibu lama?," Tanyanya.


" Apa Ibu melihat adik bayi? apa adik bayi Diddy Jin pelempuan? apa Unnie tidak ikut Ibu, Ayah?,"


" Kenapa banyak sekali yang Youra tanyakan. mana yang Ayah harus jawab." Ucap Jungkook.


" Semua." Ucapnya.


" Oke baiklah. Sebentar lagi Ibu akan pulang. Aiko Unnie tidak ikut karena harus sekolah dan nanti Youra bisa tanyakan Ibu jenis kelamin adik bayinya." Ucap Jungkook.


" Ayah, apa Ayah akan sedih kalo Yola meminta adik bayi?," Tanyanya. membuat Jungkook terdiam sejenak. pertanyaan itu lagi pikir Jungkook.


" Maafkan Ayah, nak. Ayah tidak bisa memberikan adik bayi untuk Youra." Ucap Jungkook.


" Youra masih mau sayang Ibu kan? Youra sedih tidak kalo Ibu kesakitan?," Tanya Jungkook.


" Hmmm.. apa adik bayi akan menyakiti Ibu, Ayah?," Tanyanya.


" iya. Youra tidak mau Ibu kesakitan kan?," Ucap Jungkook, Youra mengangguk.


" Maafkan Ayah ya nak." Ucap Jungkook.


" Ayah tidak boleh belsedih. Yola janji tidak akan meminta adik bayi lagi, kan nanti ada adik bayinya Diddy." Ucapnya, Youra memeluk Jungkook dan mencium pipi Jungkook.


" Ayah tidak boleh menangis. Yola sayang kepada Ayah. I Love you Ayah." Ucapnya.


" I Love you too sayang." Ucap Jungkook.


itu selalu menjadi pembahasan yang membuat Jungkook dan Nari tertegun saat Youra menanyakan hal itu. membuat rasa bersalah itu datang. Jungkook berharap keputusan yang diambilnya semoga baik untuk keluarga kecilnya.


" Ibu pelnah bilang, kalo Yola halus menjaga Ayah, tidak boleh membuat Ayah belsedih. Yola beljanji itu." Ucap Youra.


" Terimakasih sayang."



.......


.......


.......


" Ibu pulang." Ucap Nari, saat masuk kedalam apartemennya.


" Ibu..."


Youra berlari ke arah Nari, Jungkook tertegun di tempat. bagaimana Youra bisa mengingat janji seperti itu dengan Ibunya. Dia mengerti harus melakukan apa walau Youra juga tidak tau maksud apa yang dikatakan Nari kepadanya.


" Sedang apa nak?," Tanya Nari.


" Sedang menggambal dengan Ayah dan Yola tadi bisa bilang R, Ibu." Ucapnya.


" Ahh Yola bisa lagi.. bilang L.. L.. R.. L.. ahhh susah sekali." Ucapnya.


" Ahh bagus.. Youra sudah bisa bilang R." Ucap Nari.


" Iya. bial nanti tidak di ejek lagi kalena tidak bisa bilang L.. ohh L.. Ahhhh Ibu..  Yola tadi bisa." Ucap Youra.


" Tidak apapa nak. nanti Youra bisa." Ucap Nari.


" Hay sayang." Sapa Jungkook, Dia berjalan menghampiri Nari dan mencium keningnya.


" Hay sayang. maaf lama, tadi dokter Yoona ada pasien yang tiba tiba harus segera ditangani." Ucap Nari.


" Tidak apapa sayang. bagaimana kondisi bayinya? Apa Dia sehat?," Tanya Jungkook.


" Iya, Dia sehat. Unnie juga sehat." Ucap Nari.


" Apa adik bayinya pelempuan Ibu?," Tanya Youra.


" Apa ya? rahasia." Ucap Nari menggoda Youra.


" Ahh Ibu, apa adik bayinya? apa pelempuan?," Ucapnya.


" Bukan sayang. Dia boy." Ucap Nari.


" Benarkah? Wahh pasti akan setampan Jin Hyung." Ucap Jungkook.


" Kenapa boy. No, girl. Yola tidak mau." Ucapnya.


" Kenapa bicara seperti itu sayang?," Tanya Nari.


" Tidak bisa belmain, tidak suka." Ucapnya.


" Tidak boleh seperti itu ya nak. boy or girl sama saja. bukankah yang penting adik bayinya sehat." Ucap Jungkook.


" Tapi Ayah."


" Benar kata Ayah. tidak boleh seperti itu ya sayang. Youra harus tetap sayang kepada adik bayi walau baby boy." Ucap Nari.


" Iya Ibu, tapi Yola mau baby girl. bagaimana kalo adik bayinya di tukarkan dengan adik bayi Hoonie Oppa." Ucapnya.


" Mana bisa seperti itu sayang. tidak bisa. nanti Diddi dan Mimi akan sedih kalo adik bayinya di tukar." Ucap Nari.


" Ya sudah, Yola tidak mau Diddy dan Mimi belsedih. ada Aiko Unnie yang bisa mengajak Yola main, benalkan Ibu." Ucapnya.


" Iya nak. ingat, baby girl or baby boy sama saja ya nak?," Ucap Jungkook.


" Iya Ayah."


" Gadis Ayah ini memang pintar. Ayah menyayangimu nak." Ucap Jungkook sambil mencium Youra.


...TBC...


...💜...



...By: nyemoetdz...


...24/04/2021...


...😊...