The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 1



Penuh dengan rasa kesepian,


Taman ini memekar penuh dengan duri,


Aku menggantung diriku sendiri di istana pasir ini.


Dan aku tahu, semua kehangatan yang kau berikan itu memang benar.


ingin sekali ku genggam tanganmu,


Yang sedang memetik bunga biru itu.


Itulah takdirku? jangan tertawakan aku,


Terangilah aku dengan cahayamu.


Karena aku tidak bisa datang kepadamu,


Tak ada nama lain yang bisa ku panggil


Selain namamu...


Dan kau tau kalau aku tidak bisa,


Menunjukkan kelemahan ku di depanmu.


Itu sebabnya aku pergi menemuimu masih dengan topeng ini,


Tapi aku masih menginginkanmu.


Bunga yang bermekaran ditaman,


Yang penuh dengan rasa kesepian ini


Bahkan bunga ini sangat menyerupai mu .


Ingin sekali kuberikan padamu,


Setelah melepas topeng bodoh ini


Tapi aku tahu


Jika aku takkan pernah bisa melakukannya.


Karena aku harus sembunyi?aku begitu buruk


Aku takut.......


Aku sangat takut,


Jika kamu akan pergi meninggalkanku di akhir nanti.


Dengan adanya topeng ini,aku bisa pergi menemuimu.


Dan itulah alasanku kembali,


Karena aku masih menginginkanmu.....


🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Happy reading.......


Kicaun burung Pipit telah terdengar,hembusan angin pagi yang menyentuh permukaan kulit yang begitu menusuk.


Secara perlahan, seorang gadis yang sedari tadi meringkuk membuka matanya perlahan dan menatap langit-langit kamarnya.


Gadis tersebut kemudian menatap ruangan kamarnya itu yang terlihat gelap.


Setelah selesai dengan kegiatan mandi dan memakai pakaiannya.gadis itu mulai melangkah keluar dari kamarnya menuju meja makan yang sudah terlihat orang tuanya serta kakak laki-laki nya yang sedang sarapan pagi.


Lantas gadis tersebut langsung saja duduk di kursi yang berada di sebelah kakak laki-laki nya dan berhadapan dengan sang eomma.


" Selamat pagi appa, eomma,oppa" ucap gadis itu dengan tersenyum


" Selamat pagi juga buat Putri appa yang cantik" balas Kim hanbin yang merupakan appa dari gadis itu.


" Wahh.... Coba lihat,tumben sekali adik kecil oppa ini bangun pagi.biasanya juga tidak" ucap kakak laki-laki nya itu dengan tampang terkejut.


"Aish.. appa coba lihat,oppa terus saja menyebutku adik kecil. Padahal kan aku sudah besar" aduan gadis tersebut dengan mempoutkan bibir mungilnya itu.


" Haha bukankah memang benar apa yang dikatakan oppamu itu"


ucap sang appa sambil terkekeh geli saat mendengar aduan manja dari anak bungsunya itu.


" Kalian berdua sama saja" ucap gadis itu dengan wajah merengut kesal.


" Sudahlah namjoon, berhenti untuk terus menggoda adikmu ini"


ucap Bae Suzy yang merupakan eomma dari kedua anaknya beserta istri dari Kim hanbin.


" Hehe,aku hanya bercanda eomma.mianhe Yuna" ucap Namjoon dengan masih sedikit terkekeh.


" Nee, Kali ini akan aku maafkan oppa"


" Kau memang benar-benar adik oppa yang baik" ucap Namjoon seraya mengelus puncuk kepala adiknya itu.


" Tentu saja, aku kan anak yang cantik dan baik hati" ucap gadis itu dengan tampang sombongnya.


Dengan begitu tentu saja membuat orang tua mereka tersenyum geli saat mendengar ucapan sombongnya itu dari putri kecilnya.


" Ck....kalau begitu aku tarik kembali ucapan ku tadi" ucap Namjoon kesal setelah mendengar ucapan sombong dari adik perempuan nya itu.


" Mana bisa begitu, oppa kan sudah mengatakannya tadi"


" Kalau aku tidak mau bagaimana"


" Pokoknya harus mau" kekeh gadis itu.


" Tidak mau,wleee" ucap Namjoon seraya menjulurkan lidahnya.


" Appa..... eomma......lihat oppa" adu gadis tersebut kepada orangtuanya.


" Jooni, berhentilah mengganggu adikmu itu" ucap sang appa.


" Mianhae appa" ucap Namjoon seraya menundukkan kepalanya.


" Nee, Dan buat kamu Yuna ada yang ingin appa bicarakan kepadamu" ucap Kim hanbin seraya menatap putrinya.


" Apa itu appa" ucap Yuna penasaran.


Kim hanbin langsung saja menatap Bae Suzy yang merupakan istrinya itu untuk meminta izin, Suzy pun yang tau akan tatapan dari suaminya itu hanya menganggukan kepalanya sebagai tanda "iya"


"Sebenarnya....


Sampe sini dulu ya aku tau cerita ini pendek atau gaje


Kalian bisa kok hujat saya😭😭


Buat chapter ini jangan lupa di voment ya😊🤗


See you the next chapter guyss👋🤗