The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 30



Hari ini Nari memilih tidur di kantor.. Karena Dia tau Jungkook pasti akan mencarinya.. Dia sedang tidak ingin melihat Jungkook sekarang.. Ada rasa kecewa kepada Jungkook tapi ini juga bukan salah Jungkook..


Nari memutar musik melalui laptopnya sambil mengerjakan sesuatu di laptopnya.. Nari mematikan ponselnya..


Kantor menyiapkan tempat tidur untuk karyawan..


Keesokan paginya..


Setelah membersihkan diri.. Nari pulang untuk mengambil barangnya dan langsung pergi ke bandara..


Staf dan artisnya memang tidak mendapatkan bangku yang sama walaupun satu pesawat.. Kali ini Nari satu pesawar dengan Jungkook.. Tapi mereka tak saling bertemu.. Nari juga tak membalas pesan ataupun mengangkat telpon Jungkook..


Mungkin awalnya Nari ingin menjailinya tapi karena kesibukannya.. Tidak sempat memainkan ponselnya..


Karena tour kali ini di adakan di Osaka.. Nari bisa pulang kerumahnya.. Dia tidak menginap di Hotel..


" ahh lelah sekali.. Memang rumah sendiri terasa lebih nyaman.. Nari"


Tak lama terdengar suara bel pintu rumah Nari.. Tidak biasanya ada tamu.. Nari segera bangun dan berjalan ke arah pintu.. Melihat siapa yang datang..


" Oppa.. Kenapa bisa disini.. Nari"


" aku ingin bicara denganmu.. JK"


Ya itu Jungkook.. Dia ada di depan Nari.. Dia datang bersama Taehyung..


" Nari akan buatkan minum.. Nari"


" tidak perlu.. Kalian bicaralah.. Waktu kita tidak banyak.. Dia memaksaku untuk menemaninya.. Kalo Sejin hyung tau Dia akan marah.. Tae"


" Oppa kesini tanpa ijin sunbae? Ada apa? Nari"


" aku hampir gila memikirkannya.. Kenapa kamu mendiamiku.. Maafkan aku.. JK"


" ohh tentang itu?.. Ku tidak apapa Oppa.. Nari"


" kalo kamu tidak apapa kenapa kamu mendiamiku.. Maafkan aku.. JK"


" sudahlah Oppa.. Aku tidak ingin membahasnya.. Nari"


" ya sudahlah.. Ayo hyung kita kembali ke Hotel.. JK"


" apa sudah selesai? Tae"


Jungkook langsung keluar dari rumah Nari dengan perasaan marahnya.. Nari bahkan tidak mendengarkan penjelasannya.. Jungkook menyempatkan waktunya yang padat untuk bertemu dengan Nari.. Mala Jungkook mendapat jawaban yang seperti itu dari Nari..


" ada apa denganku.. Kenapa aku mala membuatnya marah.. Im Nari..... Bodohnya.. Nari"


Setelah beristirahat di rumah.. Sorenya Nari mengecek timnya yang di tempat konser.. Persiapan untuk besok di lakukan.. Ada member BTS yang sedang melakukan gladi bersih di panggung..


Nari yang sibuk dengan kameranya mengarahkan kepada member yang sedang melakukan latihan..


Saat sedang fokus dengan member ada seekora anak kucing yang berjalan di depan panggung..


" kenapa kau bisa disini.. Hay kucing kecil.. Nari"


Nari mengambilnya dan memainkannya..


" apa kamu mencari Ibumu?


" kau sejak dulu suka kucing ya.. Jimin"


" oh Oppa.. Kau mengejutkanku.. Nari"


" bagaimana Oppa tau aku sejak dulu menyukai kucing? Nari"


" ahh memang aku bilang seperti itu? Tidak.. Kucing siapa itu.. Jimin"


" tidak tau.. Dia sudah disini sejak tadi.. Nari"


" apa kau sedang marah dengan Jungkook? Apa masalah di ruang latihan kemarin? Jimin"


" ahh itu.. Nari"


" Soora itu memang seperti itu.. Seperti Aeri.. Soora tidak tau kalo kamu pacar Jungkook.. Sekarang Jungkook menghindarinya.. Tapi tetap saja Soora seperti itu.. Jimin"


" aku tau Oppa.. Sudahlah Oppa, aku tidak ingin membahasnya.. Oke kucing kita keluar dari sini.. Bisa bantu aku untuk membawanya keluar Oppa.. Nari"


" ya aku akan membawanya..


Keesokan harinya member sedang bersiap untuk melakukan penampilannya.. Konser akan diadakan sekitar pukul 3 sore..


" oh kau disini Nona Nari.. Aeri"


Aeri menghampiri Nari yang sedang berjalan dengan staf lain..


" iya..


" kenapa kau selalu ada dimana.. Kau membuatku merasa tidak nyaman kalo melihatmu.. Kau merusak pemndanganku.. Aeri"


" bukankah kau yang menyapaku dulu.. Kalo kamu merasa seperti itu.. Itu masalahmu.. Nari"


" apa kau sudah kenal Soora.. Cewek Jungkook.. Aeri"


" aku sedang sibuk.. Aku harus pergi.. Nari"


" lihatlah.. Mereka sedang berada di ruangan BTS.. Aeri"


Nari tidak ingin mendengarkan omong kosong dari Aeri lebih baik Dia pergi.. Dan melanjutkan pekerjaannya..


" Nona bisa bantu kita di ruangan member.. Kamera disana sedang mendapat kendala.. Mereka ingin melakukan foto sebelum tampil.. Ucap salah satu staf"


" oke aku akan kesana.. Nari"


D ruang member..


" apa masih tidak bisa? Nari"


" iya Nona.. Sepertinya baterainya low.. Aku akan mengantinya sebentar.. Maaf merepotkan anda..


" tidak apapa.. Biar aku mengambil gambar mereka dengan kameraku.. Nari"


Terlihat memang ada Soora di sana.. Dan ada Aeri yang sedang berbincang dengan Soora..


" ahh Nari aa kau disini.. Aeri"


" siapa Unnie? Soora"


" ini Im Nari PD disini.. Benar begitu Nari aa.. Aeri"


" maaf aku sedang sibuk..


" sombong sekali Dia.. Soora"


Nari berjalan dimana member berada.. Sedang melakukan makeup.. Dan Nari mulai merekam mereka..


Jungkook hanya diam saat tau Nari disana.. Dia masih kesal denganya.. Dia sedang tidak ingin bicara dengan Nari.. Apalagi disini juga ada Soora dan Aeri..


" bisa kita foto sebelumnya? Nari"


" ahh iya.. Aku akan ajak yang lain.. RM"


Ada apa dengannya.. Sangat suka sekali mengerjaiku.. Ohh Nari kau berada di ladang ranjau sekang.. Batin Nari"


" bisa kau mengambil foto kita.. Bukankah kau fotografer handal.. Jadi hasilnya akan bagus.. Aeri"


" maaf aku tidak bisa.. Kamera ini tidak untuk mengambil gambar sembarangan.. Dan apa kalian pikir aku disini orang yang tidak ada kerjaan.. Minta bantuanlah kepada orang lain.. Nari"


" gunakan kameraku saja.. Ini.. Soora"


" ayolah Nari aa.. Hanya beberapa foto saja.. Kau itu fotografer handal kan.. Aeri"


Jungkook yang memang mendengar Aeri dsn Soora mengerjai Nari, berdiri dan berjalan ke arah mereka.. Dan menarik Nari pergi dari mereka..


" jangan pedulikan mereka.. JK"


" Oppa kenapa kau membawanya pergi.. Soora"


" kenapa kau diam saja saat mereka mengerjaimu.. JK"


" dan kau.. Apa kalian tidak ada kerjaan lain.. Selain mengganggunya.. Pergilah.. JK"


" kenapa Oppa semarah itu? Bukankah sudah tugas Dia seperti itu.. Jadi biarkan Diam mengambil foto kita.. Soora"


" kau bicara lagi aku sobek mulut kamu itu.. JK"


Jungkook membawa pergi Naei dari 2 setan betina itu..


" hyung, bisa kau usir mereka.. Mereka membuat moodku buruk saja.. JK"


" siapa? Sejin"


" Aeri dan Soora.. Dan tolong jangan pernah memperbolehkannya masuk ke ruangan kita.. Aku sangat tidak suka.. JK"


" iya aku akn bicara dengan mereka.. Sejin"


" terima kasih hyung.. JK"


" Nari, kita siap.. Ayo ambil foto kita.. RM"


" ahh iya Oppa.. Nari"


" kenapa mukamu ditekuk seperti itu Jungkook aa.. Hoseok"


" moodku buruk hyung.. Rasanya aku ingin menelan manusia sekarang.. JK"


" wahhh JK.. Apa kau benar benar manusia? Hoseok"


" bisa kita mulai? Nari"


Ingin sekali rasanya mengatakan siapa Nari sebenarnya.. Tapi Jungkook tidak bisa melakukan itu sembarang apalagi di depan umum..


Dan lagi Dia melukai perasaan Nari.. Nari fokus dengan pengambilan foto yang di ambilnya..


" sayang.. JK"


" ya..


" apa kamu masih marah kepadaku? JK"


" tidak.. Nari"


" maafkan aku.. JK"


" setelah konser bisa Oppa iku denganku??


" iya aku mau..


" Oppa tidak bertanya ingin kemana?


" tidak.. Aku mempercayaimu.. Maafkan aku.. JK"


" iya.. Ya sudah konsen dengan penampilan Oppa hari ini.. Nari tidak ingin Oppa tidak fokus dengan penampilan Oppa hari ini.. Aku akan kembali ke bawah panggung.. Mereka membutuhkanku.. Semangat.. Nari"


" I Love you..


" Love you to.. Nari"


Konser kemudian dimulai.. Terdengar sorak dari para Army.. Stadium bersinar dari bomb lamp para Army.. Mereka seperti lautan cahaya..


Setelah acara member segera kembali ke Hotel.. Dan Nari masih menyelesaikan pekerjaannya.. Sekitar pukul 11 malam Nari menyelesaikan pekerjaannya..


" halo sayang, apa kamu sudah pulang?? JK"


" aku masih di jalan.. Bisa Oppa menungguku di rooftop Hotel.. 5 menit lagi aku sampai.. Nari"


" oke aku akan menunggumu disana.. JK"


Nari meletakkan ponselnya kedalam saku jaketnya.. Sebelum ke Hotel, Nari membelikan sesuatu untuk Jungkook..


Sesampainya di Hotel Nari segera menaiki lift menuju ke lantai atas.. Saat di lantai 3 ada seseorang yang masuk dan itu Soora..


" kau disini.. Kebetulan sekali kamu disini.. Aku ingin bicara denganmu.. Soora"


" aku sedang tidak ada waktu untuk bicara denganmu.. Maaf.. Nari"


Soora menarik lengan Nari begitu saja.. Membawanya ke dalam tangga darurat yang tak jauh dari lift.. Dan mendorong Nari hingga terjatuh..


" kau siapa berani merebut Jungkook dariku.. Perempuan miskin sepertimu tak pantas bersanding dengannya.. Kau yang membuat Jungkookku berpaling.. Dia itu sayang kepadaku dan kau datang merusak semuanya.. Soora"


Soora menarik tangan Nari hingga Dia berdiri.. Dan menampar pipi kanan Nari keras.. Mendorongnya ke tembok..


" jauhi Jungkook.. Dia milikku.. Soora"


" kalo aku tidak mau kau mau apa? Kau ingin membunuhku? Silakan.. Nari"


" kau melawanku.. Ahh ya apa kau memiliki luka di sini..


Soora menekan perut Nari yang baru operasi.. Sontak membuat Nari kesakitan.. Soora bahkan memukul Nari dengan tasnya..


" hanya itu yang kamu bisa lakukan ke aku.. Sekeras apa kamu melukaiku.. Jungkook tidak akan pernah melihatmu.. Karena sikap kamu.. Nari"


" tutup mulutmu itu..


Nari menangikis tangan Soora saat tanganya ingin menamparnya lagi..


" sampai kapanpun Jungkook tidak akan menatapmu karena sikap kamu seperti ini.. Dan ingat.. Aku tidak membalas perlakuanmu ini bukan karena aku takut.. Tapi tidak ingin mengotori tanganku dengan hal sebodoh ini.. Nari"


" lepaskan tanganku.. Akan aku pastikan kamu menyesal dengan apa yang kamu katakan.. Soora"


Soora kemudian berjalan meninggalkan Nari begitu saja.. Nari yang memang merasa perutnya sakit terduduk dan memeganginya.. Ada luka di sudut bibir Nari..


" Oppa bisa kita membatalkan janji kita.. Aku merasa tidak enak badan.. Maafkan aku..


" apa kamu baik baik saja? Kamu dimana? Aku akan kesana.. JK"


" aku baik baik saja.. Aku hanya lelah.. Maafkan aku Oppa..


🍁🍁🍁