
Seoul..
" Maaf Nona, harusnya aku tidak merepotkan mu.. Ucap Seol"
Nari sedang membantu Seol untuk menyiapkan beberapa kebutuhan pernikahannya.. Fitting gaun pengantinnya.. Nari saja sudah melakukannya jauh sebelum acara.. Seol sendiri yang akan melakukan pernikahannya beberapa hari lagi baru akan fitting baju untuk pernikahannya..
" Tidak apapa.. karenaku, kamu sibuk dan harus melewatkan fitting gaun pengantin kamu.. Ucap Nari"
" Maafkan aku, Nona..
Bukan karena apa Nari mau membantu Seol.. mereka memang sudah lama berteman dan Seol sendiri tidak memiliki orang tua jadi Nari yang membantunya untuk menyiapkan kebutuhan pernikahannya dari menemui wedding organizer, sewa gedung sampai catering Nari yang menemani Seol bukan Bam tidak mau membantu Seol hanya mereka membagi tugas..
Nari sendiri memang berniat membantu Seol.. padahal Dia sendiri juga harus memikirkan acara pernikahannya..
" Bukankah sebelumnya kamu sudah ke sini dengan Bam??? Tanya Nari"
" Iya Nona, ahh bagaimana ini.. kenapa gaun pengantinnya tidak muat.. secepat itukah aku gemuk,Nona.... Ucap Seol yang merasa kesal karena gaun yang akan di gunakan nya kekecilan.. padahal sebulan kemarin Dia sudah memesannya dan mencobanya"
" Bukankah desainernya sudah bilang akan memperbaikinya sedikit.. hanya sedikit sempit.. tidak apapa masih ada waktu untuk kamu berdiet.. Ucap Nari"
" Benar juga tapi ini kurang 1 minggu lagi Nona.. tapi tidak apapa.. aku harus berdiet sedikit saja.. ya benar aku harus berdiet.. Ucapnya"
" Iya.. tapi ingat jangan terlalu memaksakan tubuhmu itu tidak bagus.. Ucap Nari"
" Iya Nona..
.
.
.
.
.
.
.
Jungkook sedang berada di studio Nari.. sedang menunggu Nari yang keluar bersama Seol..
Dia di temani Sang Min dan Bam disana..
" Apa kamu tidak merasa takut?? Tanya Jungkook"
" Tidak..
" Tapi jawaban tidak mu menandakan iya.. Ucap Sang Min"
" Nanti hyung akan merasakan saat akan menikah.. bagaimana rasanya.. makanya lekas menikahlah.. Nona Nari saja sudah akan menyusul kita.. hyung kapan??? Ucap Bam"
" Kenapa mulutmu itu terkesan meledekku.. Ucap Sang Min"
" Bukankah ada benarnya dengan apa yang dikatakan.. apa kekasihmu kemarin tidak mau menikah dengan mu??? Ucap Jungkook"
" Bukan begitu.. aku saja baru mengenalnya dan bagaimana aku bisa langsung menikahinya.. aku harus lihat dulu sifat Dia sebenarnya.. Ucap Sang Min"
" Apa yang harus dilihat.. kalo cinta langsung saja nikahi.. Ucap Jungkook"
" Kamu saja baru akan menikah setelah bertahun-tahun pacaran.. Ucap Sang Min"
" Kita kan terhalang oleh karir tapi sekarang aku tidak begitu memikirkannya.. biarkan takdir yang menentukan karirku setelah menikah.. Ucap Jungkook"
" Benar hyung.. tapi walau hyung tidak menjadi seorang Idol.. hyung memiliki usaha.. hyung juga memiliki bakat.. tinggal menikmati hasilnya saja.. berbeda dengan kita.. Ucap Bam"
" Sama saja.. kita juga sama sama memulainya dari nol.. kalian bisa menjadi fotografer hebat juga dari tidak bisa.. dan sekarang bisa dikenal orang.. Ucap Jungkook"
" Apalagi dari dulu Nari itu pekerja keras dan keras kepala saat berurusan dengan pekerjaan.. Ucap Sang Min"
" Awalnya kita tidak dekat.. hanya sering meledek satu sama lain.. apalagi dengan Chun Hei.. kalo Nari itu anaknya pendiam.. beda dengan Chun Hei tapi semakin kita sering bertemu dan meledak kita jadi dekat.. Nari kecil dulu selalu menutupi rasa sakitnya dengan tersenyum.. awalnya aku tidak percaya kalo Ibunya berlaku seperti itu tapi saat aku melihatnya sendiri.. dari sana aku tidak pernah lagi mengejeknya.. Ucap Sang Min"
" Menurut ku Nari sosok yang kuat sejak dulu.. Ucap Sang Min lagi"
" Sampai sekarang pun Dia sering menutupi rasa sakitnya.. terkadang aku merasa sangat jahat kepadanya.. Ucap Jungkook"
" Ya begitulah Nari.. Dia tidak mau orang lain memandang kasihan kepadanya yang Nari mau orang lain memandangnya dengan prestasinya.. walau aku jarang bertemu dengan Nari setelah akselerasinya tapi aku dan Chun Hei akan sesekali menanyakan kabarnya.. walau aku jarang bertemu dengannya karena Dia studi di Jepang dan sekarang bertemu lagi dengan hobi yang sama.. Ucap Sang Min"
" aku suka dari Nona itu saat Dia bisa membedakan mana pekerjaan dan mana masalah pribadi.. Nona tidak pernah mengeluhkan kondisinya.. walau Nona merasa sangat sakit atau bersedih.. tanggung jawabnya kepada pekerjaan nomor 1.. Ucap Bam"
" Makanya aku beruntung bertemu dengannya dan aku bangga kepadanya.. Dia itu perempuan kuat.. aku bersyukur Nari mendapatkan teman teman sebaik kalian.. Ucap Jungkook"
" itu karena kebaikan Nari juga.. Oh ya kata Nari, Yuta akan membantumu untuk foto prewedding kalian.. apa benar??? Tanya Sang Min"
" Iya..
.
.
.
.
.
.
🌹
" Apa yang kalian bicarakan.. sepertinya seru sekali.. Ucap Nari yang baru datang dan bergabung dengan yang lain.. mereka sedang bersantai"
" Ah tidak ada.. ini urusan para pria.. Ucap Sang Min"
" Kamu sudah datang sayang.. bagaimana apa sudah selesai??? Tanya Jungkook"
" Sudah.. Ucap Nari"
" sayang, apa aku terlihat gemuk sekarang??? Tanya Seol kepada Bam"
" ahh tidak.. kau terlihat sexy.. Ucap Bam"
" Kenapa?? Apa gaun pengantin mu tidak muat??? Dan bagaimana kau bisa bilang Dia sexy.. kau berbohong kepadanya Bam aa.. Ucap Sang Min"
" Oppa.. panggil Seol sambil melirik ke arah Sang Min.. pandangan membunuh"
" Bukankah benar.. tidak boleh berbohong.. benarkan Nari??? Tanya Sang Min kepada Nari.. Nari hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya"
" Nona saja tidak setuju.. Oppa saja yang mengatai ku gemuk.. awas saja nanti kalo Oppa menikahi wanita gemuk.. aku akan tertawa kencang.. Ucap Seol"
" Benar itu sayang.. Ucap Bam"
Jungkook dan Nari hanya melihat obrolan mereka dengan tersenyum..
Nari beruntung mendapatkan teman sebaik mereka..
Nari juga menganggap mereka keluarga Nari sendiri..
karena mereka selalu ada untuk Nari, di kala susah atau senang mereka selalu ada untuknya..
💜
nb: kurang greget ya.. maafkan aku😢