The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 172



Hari ini Jungkook ada kegiatan pengambilan gambar bersama klien di J'N Studio.. Nari juga ikut bersamanya tapi Nari hanya menemani Jungkook saja..


Jungkook melarangnya untuk melakukan pekerjaannya..


" Bagaimana menemani suami bekerja Nari aa?? Tanya Sang Min"


" Sangat membosankan.. aku ingin sekali menyentuh kamera itu dan memainkannya.. Ucap Nari"


" Boleh.. ini lakukan tapi lakukan disini.. Ucap Jungkook"


" Terus objek apa yang akan aku ambil kalo dari sini Oppa.. Ucap Nari"


" Aku.. aku bisa jadi sebagai objek mu.. Ucap Sang Min"


" Ya, nanti aku akan mengambil foto mu kemudian aku akan buatkan banner besar yang di tulis.. di cari seorang anak yang sudah lama meninggalkan orang tuanya.. apa begitu?? Tanya Nari"


" Sekalian saja kau tulis.. seorang pria malang yang mencari cintanya.. Ucap Sang Min"


" Ah benar juga itu.. sini aku akan mengambil fotomu.. Ucap Nari"


" Daripada aku mendengarkan fantasi mu.. sebaiknya aku bekerja.. ayo Jungkook aa.. Ucap Sang Min"


Jungkook memulai pengambilan gambarnya dan di bantu oleh Sang Min..


Hari ini memang jadwalnya kosong.. jadi Jungkook melakukan tawaran Sang Min untuk pengambilan foto hari ini..


J'N Studio di percaya untuk membuat katalog untuk majalah busana untuk musim ini dan sebenarnya Nari yang mendapatkan tawaran itu..


Awalnya klien tidak mau karena bukan Nari yang melakukannya tapi setelah kemarin melihat hasil jepretan Jungkook, mereka jadi menginginkan Jungkook lagi yang mengambil fotonya..



Jungkook mengarah kameranya pada objek di depannya dengan fokus kepada apa yang di lihatnya melalui kameranya..


Jungkook memang suka sekali dunia fotografi sama dengan Nari..


Apalagi sekarang Dia di percaya untuk mengambil beberapa gambar untuk sebuah majalah busana..


Jungkook yang awalnya hanya ingin membantu Nari.. sekarang Dia sendiri yang menjadi fotografer nya karena Dia tidak ingin Nari bekerja di masa kehamilannya..


Jungkook terus mengarahkan kameranya kepada objek yang ada di depannya..


Nari sedang berada di samping Jungkook sambil melihat hasil kegiatan Jungkook dari dekat..


Akan ada 2x pengambilan foto untuk ini.. sekarang mereka akan melakukannya di indoor dan besok mereka akan melakukannya di outdoor..


" Nona Nari bisa membantuku?? Tanya Yeri"


" Ah ya ada apa Yeri aa?? Tanya Nari"


" Aku sedang mengedit beberapa foto tapi aku masih merasa kurang pas.. bisa Nona mengeceknya.. Tanya Yeri"


" Ohh iya.. bawa itu ke kantorku.. Ucap Nari sambil berjalan kedalam kantornya"


.


.


.


.


.


.


.


Nari sedang mengecek hasil yang di review nya bersama Yeri..


Seol sendiri sudah mengambil cuti untuk kehamilannya sejak kemarin karena dengan perutnya yang semakin besar Seol lebih mudah lelah..


" Oh ya Nona, aku menemukan sebuah surat untuk Nona.. tidak ada alamat pengirimannya dan itu sudah lama.. aku lupa untuk menyampaikannya.. maafkan aku Nona.. ini suratnya..


" Memangnya dari siapa???


" Tidak tau.. itu ada di bawah pintu saat aku membersihkannya waktu itu tapi sepertinya itu sudah lama dan seseorang sengaja menaruhnya di sana.. maafkan aku Nona.. Ucap Yeri"


" Tidak apapa.. terimakasih ya Yeri aa..


.


.


.


Surat:


*apa kabar nak??


Ini Ayah..


Maafkan Ayah.. kamu pasti terkejut dengan datangnya Ayah.. maafkan Ayah..


Aku malu menyebut diriku Ayahmu tapi kenyataannya memang akulah Ayah kamu..


Aku Ayah yang selalu membuat mu terluka, Ayah yang jahat kepadamu, bahkan aku tidak pantas di sebut Ayah karena kelakuan burukku..


Tapi Ayah merindukanmu nak..


Maafkan Ayah kemarin membuatmu terkejut.. maafkan Ayah nak..


Nak, Ayah sangat menyesal benar benar menyesal..


Ayah ingin bertemu denganmu..


Ayah mohon ijinkan Ayah untuk meminta maaf kepadamu..


Ayah sudah mendapatkan semua balasannya..


Ayah menyesalinya.. maafkan Ayah..


Dari


Yong Sook*


Nari menangis membaca surat itu.. itu surat dari Ayahnya..


" Nona baik baik saja?? Tanya Yeri"


" Ahh.. Ucap Nari.. Dia merasakan perutnya yang tiba tiba terasa sakit"


" Nona...


" Bisa kamu panggil kan suamiku.. Ucapnya"


" Ahh..


Yeri keluar ruangan Nari dan berlari ke tempat dimana Jungkook berada..


" Tuan, Nona Nari sedang kesakitan.. Ucap Yeri yang panik"


" Apa?? Ucap Jungkook kemudian berlari ke tempat Nari"


.


.


.


.


.


.


.


" Sayang..


" Ahh.. Oppa sakit sekali.. Ucap Nari sambil memegangi perutnya"


" Sang Min aa, aku akan membawanya ke rumah sakit.. lanjutkan pemotretannya.. Ucap Jungkook sambil membawa Nari dalam gendongannya"


" Ahh ya..


Jungkook langsung membawa Nari ke rumah sakit..


Nari terus merasa kesakitan diperutnya..


perutnya tiba tiba merasa kran..


.


.


.


.


.


.


.


.


Di rumah sakit..


" Dia baik baik saja Jungkook aa.. hanya merasa kram saja.. apa yang terjadi sampai Dia seperti ini??? Ucap dokter Choi"


" Tidak tau Hyung.. tadi yang aku tau Dia baik baik saja dan tak lama Dia kesakitan seperti ini.. Ucap Jungkook"


" Sepertinya ada yang Dia pikirkan.. jangan buat istrimu memikirkan hal yang berat.. walau kehamilannya sudah masuk di trimester kedua tapi tetap harus di kontrol kondisinya.. Ucap Dokter Choi"


" Iya Hyung..


Setelah menemui dokter Choi, Jungkook berjalan ke IGD untuk melihat kondisi Nari.. Nari sudah tenang.. perutnya sudah tidak begitu sakit karena dokter Choi sudah menanganinya..


" Apa yang terjadi.. kenapa bisa seperti ini??? Tanya Jungkook"


" Maafkan Nari Oppa.. maafkan Nari.. Ucapnya"


" Tidak apapa.. sebaiknya kamu istirahat.. apa masih terasa sakit.. Ucap Jungkook"


" Tidak..


Jungkook belum tau mengenai surat yang di baca Nari dari Ayahnya..


💜



by: nyemoetdz😘


25/03/2020