The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 50



Hampir 1 minggu Jungkook mendiami Nari.. Nari sudah menjelaskan kenapa Dia tidak memberinya kabar tapi tetap Jungkook diam kepadanya..


Seolah menghindar dari Nari.. Jungkook memilih pergi saat Nari mendekat atau berada di sekitarnya..


" apa Jungkook masih mendiamimu? Tanya Jimin"


" iya Oppa..


" aku akan bicara dengannya nanti.. Ucap Jimin"


" biarkan saja Oppa.. Memang Nari yang salah.. Maafkan aku.. Ohh ya Oppa, apa kamu alumni Lila Art High School?? Tanya Nari"


" ahh iya.. Memangnya kenapa? Ucap Jimin"


" ahh tidak apapa.. Apa Oppa mengenal Hyera saudara Namjoon Oppa..


" ahh iya..


" kenapa aku tidak pernah bertemu denganmu... Ucap Nari"


" ahh itu karena aku sering sakit jadi aku jarang masuk sekolah.. Memangnya ada apa? Ucap Jimin"


" ahh tidak apa.. Apa Oppa anak itu, anak yang mau memberikanku payung itu? Ucap Nari"


" bagaimana kamu tau? Ucap Jimin terkejut kenapa Nari tau"


" aku tau Oppa akan memberiku payung tapi aku mala berlari berteduh.. Ucap Nari"


" kenapa kamu lari.. Kau bahkan tidak melihatku setelahnya.. Ucap Jimin"


" ahh maafkan aku.. Aku hanya tidak ingin teman teman mengerjaiku saat tau Oppa baik kepadaku.. Ucap Nari"


" iya juga.. Mereka sering menjahilimu dulu.. Ucap Jimin"


" iya.. Oppa tau tentangku tapi aku tidak pernah tau tentang Oppa.. Maafkan aku.. bukankah aku terlihat jahat.. Ucap Nari"


" ahh tidak.. Kenapa kamu berfikir seperti itu.. Aku saja yang terlalu takut mengenalmu.. Ucap Jimin"


Nari dan Jimin terus menceritakan masalalu mereka..


Tanpa sadar Jungkook mendengar pembicaraan mereka.. Memang Jungkook sedang tertidur tak jauh dari Jimin dan Nari..


Tapi Dia tidak sepenuhnya tidur.. Dia mendengarkan semuan yang mereka ceritakan..


Jimin dan Nari sendiri tidak tau kalo Jungkook tidak sepenuhnya tertidur..


" bukankah mengasyikkan jika kalian saling mengenal sejak dulu.. Ucap Jungkook yang tiba tiba bangun dan duduk di samping mereka"


" maksud Oppa apa?


" ahh ternyata kalian memang di takdirkan bersama.. Bahkan kamu tidak memberitahuku tentang ginjal yang kamu donorkan untuk Jimin hyung.. Apa kalian ingin bermain di belakangku? Ucap JK"


" apa maksudmu bermain dibelakangmu? Kau pikir aku mempermainkanmu? Tanya Jimin"


" ahh ayolah hyung kau bahkan mengenalnya sebelum aku mengenalnya.. Kau memiliki perasaan untuk Nari sejak dulu.. Dan Nari tau tentang itu.. Aku merasa aku tidak tau tentang dirimu.. Semua tentangmu aku tidak tau.. Atau kamu memang menutupinya dariku.. Ucap JK"


" bukan begitu Oppa.. Aku.....


" aku apa? Aku bahkan selalu terbuka untukmu.. tidak ada rahasia apapun yang aku simpan darimu.. Tapi lihatlah kamu seperti ini kepadaku.. Apa seperti ini perlakukanmu kepadaku Nari aa? Ucap JK"


" tapi aku bisa jelaskan.....


" apa yang akan kau jelaskan.. Kau selalu menyembunyikan semua hal dariku.. Masalah ginjal itu juga.. Ah ayolah Nari aa.. Kau ingin bermain denganku.. Ucap JK"


" Jungkook aa.. dengarkan penjelasannya.. Ucap Jimin"


" ada apa ini? Ucap Jin yang baru datang dengan para member"


" tanyakan saja kepada mereka berdua? Tanyakan apa yang mereka lakukan.. Ucap JK"


" maksud kamu apa? Ada apa Jimin aa?.. Tae"


" ahh lupakan hal itu.. Oh ya Nari aa apa yang kau lakukan beberapa hari di Jepang sampai tak mengabariku? Tanya JK"


" aku sudah jelaskan kalo ponselku rusak.. Aku juga mengirimi email untuk Oppa tapi Oppa tidak membalasnya?.. Ucap Nari"


" benarkah? Apa kau disana berkencan dengan teman kamu itu? Ucap JK"


" apa maksud Oppa?


Sontak membuat Nari terkejut.. Terlihat di foto itu Yuta menciumnya..


" Sebenarnya bukan seperti itu.. Ucap Nari"


" apalagi sekarang.. Kau sudah menutupi semua hal dariku dan sekarang kau ingin memberiku alasan apalagi.. Apa kau ingin mengoda semua member BTS.. Apa begitu sikapmu sebenarnya? Ucap JK"


" Jungkook aa jaga bicaramu.. Ucap Jimin"


" kamu harus mendengarkan dulu alasan Nari, kau tidak bisa menuduhnya seperti itu.. Dan dari mana kamu dapat foto itu.. Ucap Namjoon"


" benar Jungkook aa.. Kau tidak boleh bicara seperti itu.. Apa kau sudah mengeceknya?.. Ucap Jin"


" sudahlah.. Mungkin memang kita tidak sejalan.. Lebih baik kita akhiri ini.. Dan kau bisa merayu semua pria yang kamu mau.. Ucap JK"


Nari berdiri tepat di hadapan Jungkook.. Dia menangis.. Bagiamna Jungkook tega bicara seperti itu kepadanya.. Tanpa mendengarkan penjelasannya..


" aku tau Oppa marah kepadaku.. Aku terima itu.. Hidupku tidak seberuntung Oppa.. Semua menyalahkanku.. Semua menuduhku.. Semua menyudutkanku.. Seperti semua kesalahan di dunia ini aku yang membuatnya.. Tapi bagaimana Oppa bisa menuduhku seperti itu.. Merayu para pria?? Aku bahkan menjual tubuhku untuk para pria.. Karena aku hanya perempuan murahan.. Yang suka menggoda para pria.. Ucap Nari sambil menangis di depan Jungkook"


" Nari aa.. Ucap Taehyung"


" maaf Oppa.. aku sadar dengan posisiku.. Aku selalu merepotkanmu.. Kenapa kau tidak membiarkanku mati waktu itu.. Apa karena untuk mendengar kata katamu ini? Dari awal aku sudah bilang tidak ada hal baik dalam diriku.. Kalo aku benar ingin merayu Jimin Oppa, aku sudah melakukannya sejak awal.. Dia kaya.. Dia terpandang.. Dia tampan.. Apalagi yang harus di cari darinya untuk perempuan miskin sepertiku.. Mendapatkanya sudah cukup.. Tapi aku memilihmu karena aku yakin aku bahagia denganmu.. Kau sosok yang selalu mengerti aku.. Aku memang salah karena tidak pernah terbuka kepadamu.. Aku hanya tidak ingin kamu salah paham tentang itu.. Aku tidak ingin kau merasa sedih karena masalahku.. Aku hanya memberimu masalah.. Tapi lihatlah kau bahkan bicara seperti itu kepadaku.. Ya, aku akan merayu semua pria yang aku kenal.. Bahkan aku akan menjual tubuhku untuk mereka.. Apa kau PUAS?? Ucap Nari"


Nari kemudian pergi dari ruangn itu.. Hatinya hancur.. Kenapa Jungkook seperti itu kepadanya.. Itu tidak benar.. Foto itu tidak benar.. Nari tidak pernah melakukan hal itu..


Jungkook yang menurutnya selalu membuatnya tenang tapi Dia bicara seperti itu..


Hatinya sakit.. Hancur.. Pria yang di cintainya tidak mempercayainya lagi..


Jimin memukul Jungkook hingga tersungkur..


Bagaimana Jungkook tega mengatakan hal seperti itu kepada Nari..


.


.


.


.


" apa kau gila.. Aku ingin sekali menyobek mulutmu itu.. Lepaskan aku.. Ucap Jimin.. tubuhnya sedang di pegangi Taehyung karena Jimin ingin menghajar Jungkook"


" kau bahkan tidak mendengarkan penjelasannya.. Kau menuduhnya seperti itu.. Memang benar ginjal Nari ada padaku.. Tapi kau tidak pantas berbicara seperti itu kepadanya.. Lepaskan aku Tae.. Aku ingin menghajarnya.. Lepaskan aku.. Apa para hyung mu mengajarkan hal seperti itu.. Kau itu kenapa? Lepaskan aku..


" sudahlah tenangkan dirimu.. Ini tidak benar.. Ucap Taehyung"


Jungkook hanya diam mendengar amarah Jimin kepadanya..


Kenapa Dia menyesal dengan apa yang dikatakan kepada Nari..


Sebenarnya Dia tidak perlu mengatakan hal itu kepada Nari..


" ahhhhh... Jungkook berteriak.. Dia menangis"


.


.


.


.


.


Nari kembali ke apartemennya.. Dia mengunci pintu kamarnya.. Dan menangis didalam kamar..


Hatinya benar benar sakit.. Apa semua orang membecinya.. Apa semua yang dilakukannya kesalahan untuk orang lain..


Kenapa takdir membuatnya seperti ini.. semua orang yang di anggapnya penting untuk hidupnya perlahan pergi meninggalkannya..


Semua membuat hatinya sakit.. Hidupnya hancur tanpa tau kesalahan apa sebenarnya yang Dia lakukan di masalalu.. Semua terasa berat sekarang.. Jungkook, pria yang mencintainya sekarang membencinya..


Nari menangis di dalam kamarnya melampiaskan amarahnya seorang diri di dalam kamar.. Dia tidak ingin bertemu orang lain sekarang.. Dia ingin sendiri.. Dengan kesepian yang menemaninya..


🍁🍁🍁