The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 274



Jungkook segera pulang setelah Nari bilang ada yang menunggunya. dia bernama Mia, entah siapa Mia karena Jungkook tidak mengenalinya.


Dalam gendongan, Jungkook membawa Youra ke dalam video J'N Studio karena Nari sedang di sana.


Saat baru masuk, Jungkook melihat Nari sedang berbincang dengan seseorang di sana, terlihat sangat serius sekali. terlihat Nari juga menangis.


" Ada apa ini?," Tanya Jungkook, Saat menghampiri Nari.


" Oppa sudah datang, apa Youra tidur?," Ucap Nari.


" Iya, ada apa sayang? Kenapa kamu menangis?," Tanya Jungkook.


" Dan kata kamu, ada yang menungguku. siapa?," Tanya Jungkook.


" Ahh ya ini Mia, Dia yang menunggu Oppa." Ucap Nari.


" seperti nya saya tidak mengenal anda, sebenernya siapa anda? kenapa anda menunggu saya?," Tanya Jungkook, Dia masih bingung.


" Apa kabar Jungkook ssi, maaf aku mengganggu anda.." Ucap Mia.


" Sebentar. sebenarnya ada apa ini dan kenapa kamu menangis sayang." Ucap Jungkook.


" Ahh itu, adik Mia fans Oppa dan ini jurnal hariannya. Dia menulis apa saja tentang Oppa, Dia benar fans berat Oppa." Ucap Nari.


" Tapi kenapa kamu menangis dan bagaimana kamu tau kalo aku di sini?," Ucap Jungkook.


" Siapa yang tidak tau J'N studio milik siapa tapi aku kesini hanya sebagai perantara adikku yang sudah meninggal, dan ini untukmu." Ucap Mia.


Jungkook masih bingung dengan apa yang terjadi. pikirannya sudah yang tidak bisa fokus saat melihat Nari menangis tapi ternyata Jungkook salah menilai keadaan.


Jadi ceritanya Mia adalah seorang kakak yang ingin memberikan suatu amanah yang harus diberikannya kepada Jungkook karena adiknya fans berat Jungkook.


Adik Mia meminta Mia untuk memberikan kado untuk Jungkook karena Dia sendiri tidak bisa memberikannya.


Dia terlalu malu untuk bertemu dengan Jungkook karena kondisinya yang tidak baik menurut adik Mia.


Adik Mia seorang gadis yang menderita penyakit langkah dan membuatnya tidak bisa seperti orang pada umumnya.


Dia selalu dipandang remeh oleh orang lain, semua karena penyakitnya.


Dari layar tv dan ponselnya Dia melihat Jungkook, Jungkook juga yang membuatnya semangat untuk hidup. sejak Jungkook belum menikah Dia sudah mengidolakan Jungkook tapi Dia tidak memiliki keberanian untuk menemui Jungkook.



" Kenapa baru sekarang kamu memberikan ini kepadaku? maafkan aku." Ucap Jungkook.


" Awalnya aku tidak tau, setelah beberapa bulan meninggal saat aku membersihkan tempat tidurnya aku menemukan ini dan aku membacanya."


" beberapa waktu ini aku mencari keberadaan anda. sangat sulit untuk tau keberadaan seorang idola seperti anda dan kebetulan ada seorang teman yang tau kalo ini studio istri anda jadi saya datang kesini untuk memberikan ini kepada anda." Ucap Mia.


" Terimakasih sebelumnya, dan maafkan aku..." ucap Jungkook terpotong.


" Tidak apapa. saya yang harusnya minta maaf sudah membuat anda terkejut dan terimakasih sudah meluangkan waktunya untukku, terimakasih." Ucapnya.


" Tidak apapa. boleh aku membukanya?," Tanya Jungkook.


Jungkook membuka sebuah jurnal milik adik Mia, di sana ada beberapa foto Jungkook dari awal debut hingga koleksi terkahir yang dia kumpulkan sebelum meninggal.


Jungkook membaca setiap lembar jurnal itu. memang tidak begitu tebal hanya tulisannya indah.


Ada beberapa puisi juga di sana, adik Mia juga yang menulisnya.


.......


.......


.......


...🌻🌻...


" Sudah berapa lama Dia meninggal?," Tanya Jungkook.


" Sudah 3 tahun yang lalu." Ucap Mia.


" Dan ini baru bisa aku berikan kepada anda hari ini. saya merasa bersalah tentang hal ini." Ucapnya.


" Ya Tuhan.."


" Dia tidak pernah mengeluhkan rasa sakitnya. menurutnya seseorang harus terus berjuang dan Dia bisa berjuang karena anda." Ucap Mia.


Ada rasa bersalah dalam diri Jungkook, karena tidak bisa bertemu dengan fans nya itu tapi mau bagaimana lagi, semoga Dia bisa tenang sekarang karena keinginannya sudah terkabul. pesan terakhirnya sudah di berikan kepada Jungkook dan Jungkook membacanya langsung. walau membutuhkan waktu yang lama untuk memberikannya kepada Jungkook.


" Sekali lagi terimakasih dan maaf sudah mengganggu waktu anda. Dia pasti akan tenang sekarang karena aku sudah memberikan keinginannya yang terakhir. terimakasih. saya permisi." Ucap Mia.


" Ah iya, maafkan aku sebelumya. terimakasih." Ucap Jungkook.


Setelah Mia pergi, Jungkook kembali melihat barang barang yang adik Mia kumpulkan beberapa waktu lalu yang kebanyakan hal tentang Jungkook, dari miniatur sampai poster berada di satu kotak itu, semua isi nya tentang Jungkook.


" Bukankah Dia benar benar fans sejati Oppa?," Ucap Nari.


Nari duduk di samping Jungkook yang sedang melihat isi kotak itu.


" Ada rasa bersalah saat aku mendengarkan ceritanya, kenapa aku tidak tau fans ku melakukan seperti ini. mereka membuat diriku semangat hidup mereka saat aku sendiri tidak pernah menjadi Idol yang baik untuk mereka." Ucap Jungkook.


" Tidak, Oppa itu Idol baik. buktinya Dia selalu mendukung Oppa bagaimana kondisinya. buat hal ini menjadi pembelajaran kita Oppa. masih banyak orang lain yang tidak seberuntung kita. Nari saja sering mengeluh karena kondisi Nari tapi lihatlah semangatnya untuk hidup tinggi walau akhir nya dia kalah dengan rasa sakit nya." Ucap Nari.


" Iya sayang. aku bersyukur bisa mengenalmu dan selalu bersama orang tersayang ku. fans ku selalu mendukung bagaimana kondisi ku." Ucap Jungkook.


Tidak semua orang akan bersikap buruk kepada kita. hanya orang iri yang akan bersikap buruk saat melihat kesuksesan orang lain, karena mereka juha belum tentu lebih baik dari kita. semua itu butuh proses, kesuksesan akan datang secara bertahap.


kalopun kesuksesan datang dengan cara instan, akan instan juga saat kesuksesan itu lepas.


...TBC...


...💜...



...By: nyemoetdz...


...18/01/2021...


...😘...