
Nari melakukan bedrest total setelah kejadian itu.. Nari benar tidak boleh melakukan apapun..
Walau sangat membosankan tapi Nari tetap harus melakukannya..
Dan Jungkook mau Nari menurut untuk satu hal ini.. ini untuk kebaikannya dan bayinya..
Ibu JK membantu menjaga Nari di rumah sakit.. Jungkook kemarin pergi ke Jepang untuk melakukan kegiatannya di sana..
Meninggalkan Nari dengan kondisi yang sedang tidak bisa di bilang baik, membuat Jungkook terus memikirkan Nari..
Walau Jungkook tau Ibunya ada untuk menemaninya.. Jungkook tetap mengkhawatiran kondisi Nari..
Telepon:
" Kamu bisa kirimkan ke email ku.. aku akan mengeceknya.. maaf aku tidak bisa datang.. Ucap Nari kepada Sang Min melalui sambungan telepon"
" iya.. aku akan mengurusnya.. ah ya, klien yang kemarin menanyakan bisakah Jungkook mengambil foto di sesi bulan depan.. Dia suka dengan hasilnya.. Ucap Sang Min"
" Ah ya, aku akan tanyakan kepadanya nanti.. bisa aku tau jadwal pemotretannya.. biar Oppa mengatur jadwalnya.. Ucap Nari"
" Aku akan kirimkan semuanya.. kamu tinggal cek.. maaf aku mengganggu istirahatmu.. Ucap Sang Min"
" Yang harusnya minta maaf itu aku.. karena aku yang selalu membuat repot kalian.. Ucap Nari"
" Tidak juga.. kau ini bos.. dan aku sebagai pekerja mu jadi itu wajar.. Ucap Sang Min"
" Aku tidak menganggap kalian seperti itu.. kalian teman dan keluarga untukku.. maafkan aku.. Ucapnya"
" Sudah, aku tidak ingin menangis sekarang.. aku akan ada kegiatan hari ini.. Ucap Sang Min"
" Kau menangis Sang Min aa???
" Enak saja.. tidak.. Ucap Sang Min"
Setelah mematikan sambungan teleponnya Nari segera mengecek hasil foto yang dikirimkan Sang Min.. walau tidak bisa bekerja di studio tapi Dia masih bisa bekerja sambil beristirahat di apartemennya..
Sudah 2 hari ini Nari di perbolehkan pulang setelah 5 hari di rumah sakit..
Tapi Nari tetap harus mengecek kondisinya..
Belum lagi cuci darah yang dilakukannya.. Dia masih harus melakukan cuci darah di kondisinya yang sedang menurun.
Itulah kenapa Jungkook tidak tega meninggalkannya pergi jauh..
Kemarin saja Nari menangis saat Jungkook akan berangkat ke Jepang.. tapi mau bagaimana lagi ini sudah tanggungjawabnya..
Dan Jungkook juga tidak mau mengecewakan para fans walau istri yang di korbankan.. tapi Nari mengerti hal itu..
" Sayang, kamu butuh sesuatu??? Tanya Ibu JK"
" Tidak Bu..
" Istirahatlah.. kalo Jungkook tau kamu bekerja Dia pasti akan marah.. Ucap Ibu JK"
" Hanya mengecek saja Bu.. Ucap Nari"
Nari bekerja di atas tempat tidurnya.. benar benar tidak melakukan apapa.. jujur saja hal yang sangat tidak disukai oleh Nari hanya berdiam diri..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jepang..
Jungkook baru menyelesaikan kegiatannya hari ini dan segera kembali ke Hotel untuk istirahat..
Saat akan masuk lift menuju kamarnya Jungkook bertemu dengan seseorang yang tak asing dengannya..
" Jungkook ssi.. Sapanya"
" Kenapa kau disini.. Soora ssi.. Ucap Jungkook"
" Ah aku baru menemui seseorang di sini.. bagaimana kabar Nari.. Ucapnya"
" Baik.. ah ya, sebaiknya aku masuk.. liftnya sudah terbuka.. Ucap Jungkook sambil berjalan meninggalkan Soora"
Hal yang tidak ingin Jungkook lakukan.. adalah berbicara lebih banyak dengan Soora..
Walau kata Nari, Soora sudah tidak seperti dulu tapi Jungkook tetap menjaga jarak dengannya..
" Kamu sedang apa sayang.. Tanya Jungkook"
" Sedang berbaring.. Oppa, Nari merindukan Oppa.. Ucap Nari"
" Maaf ya sayang.. aku harus meninggalkanmu di rumah sendiri. Maafkan aku.. aku juga merindukanmu.. Ucap Jungkook"
" Ayah sehat sehat di sana ya.. Ucap Nari"
" Iya sayang..
" Kenapa tidak istirahat sayang.. apa hari ini Baby Jeon tidak rewel??? Tanya Jungkook"
" Tidak sayang.. hanya mual saja tapi Nari baik baik saja.. Ucapnya"
" Aku masih 2 hari di sini.. baik baik di sana ya sayang dan Baby Jeon tidak boleh menyusahkan Ibu.. Ayah menyayangi kalian.. I Love you sayang.. Ucap Jungkook"
" I Love you to sayang..
.
.
.
.
.
.
.
.
Pagi berikutnya, Nari sedang berjalan bersama Ibu JK.. hanya jalan jalan di sekitar apartemen Jungkook..
" Im Nari...
tiba tiba seseorang memanggil Nari, dan membuatnya menoleh melihat seorang yang memanggilnya..
Senyum Nari luntur begitu tau siapa yang memanggilnya..
Seseorang yang sudah meninggalkannya sejak dulu.. Sekarang datang dan berada di hadapannya..
Walau sudah sangat lama tapi wajahnya tidak asing.. Nari mengenal siapa Dia..
Nari tidak menyangka, Dia mencari Nari dan untuk apa?? Sekian lama Dia pergi dan sekarang Dia berada di hadapan Nari..
" Ibu, bisa kita pulang.. Ucap Nari kepada Ibu JK"
" Ada apa nak?? Apa terasa sakit.. Tanya Ibu JK"
" Nari sedikit merasa pusing.. bisakah kita pulang Bu.. Ucap Nari"
" Ah iya nak.. tapi siapa Dia.. Dia memanggil namamu.. apa kamu mengenalnya.. Ucap Ibu JK"
" Nari tidak mengenalnya Bu.. ayo Bu kita pulang.. Ucap Nari"
" Ah iya nak..
Nari pergi begitu saja.. tanpa menghiraukan panggilan seseorang yang tak jauh darinya.. yang masih menatap Nari.. terlihat matanya yang sudah berkaca kaca melihat Nari tapi Nari tidak peduli hal itu.. Nari tetap berjalan meninggalkannya..
Perasaan itu datang lagi.. bayangan masalalu itu datang lagi.. kenapa Dia harus bertemu dengannya sekarang..
Dan dari mana Dia tau kalo Nari di sini..
Semua pertanyaan itu yang terus datang di pikiran Nari..
apa yang akan dilakukan Dia sekarang..
ada perasaan takut saat Nari bertemu dengannya..
semoga Dia tidak merencanakan sesuatu lagi kepada Nari..
💜
hay hay hay...
apa kabar???
pasti baik kan..
HAPPY READING YAAAA.....
HAVE A GOOD DAY 💜😘
by: nyemoetdz 😘
12/03/202/