The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 135



Rumah Sakit Seoul..


Meskipun acara pernikahan Nari semakin dekat tapi Nari tetap melakukan cuci darah..


Prosedur Cuci Darah


Langkah pertama yang dilakukan dokter untuk memulai prosedur cuci darah adalah memeriksa kondisi kesehatan tubuh pasien. Dokter dan perawat akan melakukan pemeriksaan fisik pasien seperti tekanan darah, suhu tubuh, dan berat badan. Setelah itu, akses cuci darah yang sudah dibuat sebelumnya dibersihkan untuk pemasangan jarum. Dua buah jarum yang terhubung dengan selang cuci darah kemudian dipasang di titik akses yang sebelumnya sudah dibuat di tahap persiapan. Satu buah jarum akan mengalirkan darah ke mesin cuci darah, sedangkan satu jarum lagi akan mengalirkan darah dari mesin cuci darah ke dalam tubuh.


Darah akan mengalir melalui selang steril tersebut menuju alat cuci darah. Kelebihan cairan tubuh beserta zat-zat sisa metabolisme akan dibuang setelah melewati membran khusus. Darah yang sudah mengalami proses cuci darah kemudian dikembalikan ke tubuh menggunakan pompa khusus. Selama prosedur cuci darah dilaksanakan, pasien diperbolehkan untuk melakukan kegiatan santai, seperti menonton televisi, membaca, atau tidur, namun harus tetap berada di tempat tidur. Pasien dapat memberitahukan kepada dokter atau perawat terkait ketidaknyamanan yang dirasakan selama prosedur cuci darah. Selama cuci darah, dokter dan perawat akan memantau kondisi pasien secara berkala.


Prosedur cuci darah biasanya berlangsung sekitar 2,5 sampai 4,5 jam, dan dilakukan 2-3 kali seminggu. Setelah cuci darah selesai, jarum akan dicabut dari lokasi akses cuci darah, dan bekas tusukan jarum ditutup rapat serta diikat kencang agar pasien tidak mengalami perdarahan. Untuk memastikan berapa banyak cairan yang dibuang, dokter dan perawat akan menimbang kembali berat badan pasien.


dokter akan memantau kondisi pasien sebelum, selama, dan sesudah cuci darah. Selama sebulan sekali, dokter akan melakukan beberapa tes untuk memantau kondisi pasien, yaitu:



Tes rasio reduksi urea (URR) dan total bersihan urea melalui pemeriksaan darah. Kedua tes ini dapat memantau proses cuci darah yang dijalani, apakah sudah efektif dan mencapai target atau belum.


Mengukur aliran darah dari akses.


Tes hitung sel darah dan kimia dalam darah.



Akut atau kronisnya gagal ginjal akan menentukan berapa lama seseorang harus menjalani cuci darah.


Cuci darah merupakan salah satu dari 3 terapi pengganti ginjal, selain continuous ambulatory peritoneal dialysis (CAPD) atau cuci darah lewat perut, dan transplantasi ginjal. Pada orang yang sudah mengalami kerusakan ginjal yang tidak dapat diperbaiki kembali (gagal ginjal kronis), diberikan pilihan 3 terapi pengganti ginjal tersebut. Beberapa orang yang masih memenuhi syarat untuk transplantasi ginjal, dapat menjalani prosedur cuci darah sebagai pengobatan sementara hingga mendapatkan donor ginjal. Setelah mendapatkan donor ginjal, pasien tersebut akan menjalani operasi transplantasi atau cangkok ginjal agar tidak perlu untuk menjalani prosedur cuci darah kembali.


Prosedur ini juga menimbulkan risiko bagi pasien yang menjalaninya, seperti:



Tekanan darah turun, terutama pada pasien yang menjalani cuci darah terkait diabetes.


Kram otot.


Gangguan tidur.


Depresi, terutama akibat perubahan emosi pada pasien yang menderita gagal ginjal.


Mual dan kram perut.


.


.


.


.


.


.


.



Nari sendiri sebelumnya sudah hidup dengan satu ginjal.. itu yang memperburuk kondisinya.. hanya satu ginjal yang bekerja untuk menyaring racun dalam tubuh Nari.. Dan itu tidak maksimal apalagi dengan Nari yang tidak begitu menghiraukan kesehatannya..


Saat rasa sakit hilang dalam dirinya, datang rasa sakit lain dan itu benar terjadi..


Tidak ada yang tidak mungkin untuk Tuhan..


Sekeras apa manusia berusaha tetap Tuhan yang menentukan semuanya..


Sesakit apa manusia merasakan sakit saat Tuhan mengijinkannya untuk terus hidup.. manusia itu akan terus hidup..


Dan sesehat apa kondisi manusia itu.. kalo Tuhan mengijinkan hidupnya berakhir.. maka berakhirlah..


Kembali lagi pada manusia yang berencana tetap Tuhan yang menentukan..


Seperti itu Nari.. saat rasa sakit satu hilang datang rasa sakit lagi..


Tapi Nari tetap tidak ingin mengeluh dengan kondisinya.. Dia menerima semuanya.. terkadang memang Nari berfikir Tuhan terlalu tega kepadanya tapi kalo dipikir lagi.. Tuhan terlalu baik kepadanya karena sudah mengijinkannya hidup sampai sekarang dan menikmati kebahagiaan bersama Jungkook dan orang orang terdekatnya walau kenyataan tidak sejalan dengan harapan tapi tetap manusia harus menjalani hidupnya dengan suka dan duka nya..


.


.


.


.


.


.


.


🌹


" Apa pusing?? Tanya Jungkook yang sejak tadi menemani Nari.. meskipun memerlukan waktu yang lama Jungkook tetap menemani Nari"


" Sedikit.. hanya sedikit.. Ucapnya lirih.. walau begitu Dia masih tersenyum kepada Jungkook"


" Ya sudah istirahatlah dulu jangan di paksakan untuk pulang.. Ucap Jungkook sambil mengelus rambut Nari"


Nari memejamkan matanya.. kepalanya terasa pusing kerena tekanan darah Nari yang turun..


Nari harus memulihkan tubuhnya sebelum kembali beristirahat di rumah..


dengan Jungkook yang selalu bersamanya..


semangatnya saat ini adalah Jungkook, Dia melakukan pengobatannya bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi juga untuk Jungkook dan orang orang yang menyayangi Nari..


walau menjalani hal seperti ini sangat berat untuk Nari tapi Dia harus tetap bersemangat untuk melakukannya..


karena hidup harus terus berjalan, meskipun rasanya sangat sakit tapi tetap harus di jalani..


💜


nb: kurang greget ya.. maaf😅



by: nyemoetdz 😘


01/02/2020