The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 183



Hari ini Jungkook pergi ke Jepang.. sebelum pergi Dia sudah mengingatkan banyak hal kepada Nari.. Dia bahkan mengulangi perkataannya sejak semalam..


" Apa tidak kau ajak saja Nari??? Tanya J-hope"


" Tidak Hyung.. Dia tidak boleh kelelahan.. Dia harus banyak istirahat.. Ucap Jungkook"


Jungkook terus berada di samping Nari sambil menggenggam tangan Nari.. Nari ikut mengantar Jungkook ke bandara.. awalnya Jungkook tidak memperbolehkannya tapi Nari memaksa karena Nari tau Jungkook sedang khawatir kepadanya..


" Ingat sayang..


" Oppa.. sejak tadi Oppa sudah mengatakannya.. aku akan baik baik saja Oppa.. Ibu akan menemaniku di apartemen.. Ucap Nari memotong perkataan Jungkook.. karena Nari tau apa yang akan Jungkook katakan kepadanya"


" Tapi tetap saja... Ingat apa yang aku katakan.. Ucap Jungkook"


" Iya sayang.. Ucap Nari.. J-Hope yang memang satu mobil dengan mereka tersenyum mendengar Jungkook yang sedang khawatir kepada Nari"


Sesampainya di bandara Jungkook dan para member keluar dari mobil yang membawa mereka..


Jungkook mengandeng tangan Nari dan berjalan masuk kedalam bandara..


Para wartawan mengambil foto mereka saat berjalan masuk kedalam bandara..


Dengan Jungkook yang terus menggandeng Nari..


.


.


.


.


.


Ruang tunggu..


" Dengarkan aku..


" Oppa...


" Ah kenapa denganku.. oke.. kamu akan baik baik saja.. sayang, jaga Ibu untuk Ayah ya nak.. jangan buat Ibu sakit.. Ucap Jungkook"


" Dan kamu, segera ke dokter saat merasa sakit.. Jae Ha Hyung akan membantumu jadi hubungi Dia saat perlu sesuatu.. aku sudah bilang kepadanya.. Ucap Jungkook"


" Iya sayang.. Ucap Nari"


Jungkook memeluk Nari mencium kening Nari dan kembali memeluknya..


Setelahnya Dia harus benar-benar berangkat..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Apartemen..


" Ibu, Nari ingin pergi ke apartemen Nari.. bisa Ibu menemani Nari??? Tanya Nari"


" Ah iya nak.. Ibu akan menemanimu.. memangnya ada apa nak???


" Nari hanya ingin membersihkannya.. lama Nari tidak melakukan nya.. Ucap Nari"


" Biar Ibu yang membersihkan.. kamu istirahat di rumah saja.. Ucap Ibu Jungkook"


" Tidak Bu, biar Nari saja..


" Biarkan Nari membantu Ibu..


" Tidak nak..


.


.


.


.


.


.


Ibu Nari berada di apartemen Nari untuk membersihkannya.. Nari di tinggal sendiri di apartemennya.. Ibu Nari memilih untuk membersihkannya sendiri daripada membuat Nari kekalahan..


" Kau.. Ucap Ibu Nari saat berjalan untuk membuang sampah"


" Apa kabar.. itu benar kau.. aku sudah mengikuti mu sejak tadi dan aku yakin itu kau.. dan ternyata benar.. Ucap Ayah Nari"


" Apa yang kau lakukan disini.. kau ingin menganggu Nari??? Jangan harap....


" Kenapa kau berfikir hal seperti itu.. apa aku yang paling buruk disini??? Tanya Ayah Nari"


" Sudahlah.. aku tidak ada waktu untuk meladeni mu.. Ucap Ibu Nari"


" apa Dia baik baik saja??? Tanya Ayah Nari"


" Ya, Dia baik baik saja dan jangan mengganggunya lagi kau hanya membuat luka baru di hatinya.. Ucap Ibu Nari"


" Bagaimana dengan mu?? Kau selalu menyalahkan orang lain saat dirimu sendiri melakukan kesalahan.. bukankah kau mendonorkan ginjal Nari untuk kesenanganmu sendiri.. aku memang bukan Ayah yang baik untuk Nari tapi aku tidak tega untuk menjual organ tubuh anakku sendiri untuk kesenangan diriku.. Ucap Ayah Nari"


" Ya, memang aku Ibu yang buruk untuknya tapi aku tidak pernah meninggalkannya.. kau tau sekeras apa aku melalui semua ini.. kau bahkan pergi dengan meninggalkan hutang yang begitu banyak.. kau bilang aku menikmati kesenangan dalam hidupku?? Hidupku susah itu karena mu.. aku bisa kejam kepada Nari juga karena mu.. dulu aku berfikir aku membencinya karena Dia selalu mengingatkan ku dengan perlakuan mu kepadaku.. aku membencinya, dan itu karena mu tapi aku sekarang merasa sangat menyesal.. kenapa Nari memiliki Ayah seperti.. ya benar, ini semua salah ku.. karena aku memilih mu menjadi suamiku.. aku Ibu yang kejam untuknya.. Ucap Ibu Nari"


Ibu Nari berjalan meninggalkan Ayah Nari.. Dia tidak bisa berbicara lebih banyak lagi.. hatinya sakit saat mengingat masa-masa itu..


Memang semua yang dilakukannya karena Ayah Nari tapi Ibu Nari tetaplah salah telah memperlakukan Nari dengan sangat kejam..


Kebaikan Nari sekarang kepada Ibunya.. tidak akan menghapus rasa bersalahnya.. apalagi Nari yang sekarang menderita karenanya.. kalo saja Dia tidak mengambil ginjal itu dan menjaga Nari lebih baik lagi, Nari tidak akan seperti ini.. semua yang di alami Nari semua salahnya..


Ibu Nari berjalan masuk ke apartemen Jungkook.. sebelumnya Dia harus menenangkan hatinya.. Dia tidak ingin Nari tau kalo Dia sudah bertemu dengan Ayahnya..


" Ibu sudah pulang.. pasti Ibu lelah.. Nari sudah siapkan makan malam untuk Ibu.. Ucap Nari yang berjalan ke arah dapur"


" Nari aa... panggil Ibu Nari"


" Iya..


" Maafkan Ibu, nak.. Ibu, Ibu yang jahat untuk mu.. maafkan Ibu.. Ucap Ibu Nari kemudian memeluk tubuh Nari.. Dia tidak bisa menahan dirinya saat melihat Nari"


" Ada apa Bu.. kenapa Ibu menangis.. memangnya apa yang Ibu lakukan.. kenapa Ibu meminta maaf... Tanya Nari"


" Maafkan Ibu, nak.. maafkan Ibu.. Ucapnya"


💜


bagaimana sikap orang tua kita, mereka tetap lah orang tua kita..


dan kita tidak bisa memilih akan seperti apa orang tua kita kelak..


jadi mau seburuk apa mereka tetap lah orang tua kita..


.


.


.


Happy Reading😊


Have a good day😘



by: nyemoetdz😘


11/04/2020