The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 206



Youra yang baru terbangun duduk sambil memegangi pacifier miliknya, Dia tidak menangis. Youra hanya diam, di sampingnya ada Jungkook yang masih tidur. Nari sudah bangun dan sedang di dapur sekarang. mereka memasang pelindung ranjang di tempat tidur Jungkook dan Nari agar Youra tidak jatuh karena ranjang mereka di atas berbeda dengan milik Youra..


Youra meletakan kepalanya di perut sang Ayah, memeluk boneka kelinci kesayangannya.. Dia tetap tidak menangis..


Dia mungkin mengerti kalo Ibunya sedang mengurus rumah kalo pagi seperti ini..


Merasa bosan Dia menarik selimut sang Ayah dan menaiki tubuh Jungkook dan membaringkan tubuhnya di tubuh Ayahnya.. Youra menyadarkan kepalanya di dada sang Ayah mulutnya masih sibuk dengan menghisap pacifier nya..


" Hmmm.. ada apa nak? Ucap Jungkook dengan mata yang sedikit membuka dan melihat Youra berada di atasnya"


Jungkook memeluk tubuh kecil Youra dan kembali memejamkan matanya karena Jungkook berfikir Youra tenang disana dan kembali tertidur, padahal Youra hanya diam sambil menghisap pacifier nya..


.


.


.


.


.


🐰


Nari sedang menyiapkan makan pagi dan perlengkapan Jungkook untuk pagi ini.. Dia akan ada jadwal hari ini, rencananya Jungkook akan mengajak Nari dan Youra..


Setelah selesai di dapur, Nari berniat membangunkan Jungkook..


" Oh, kenapa Youra di sana?? Ucap Nari.. Dia melihat Youra yang sedang berbaring di dada Ayahnya"


" Ibu kira tidur nak..


" Da.. da.. daa... Ocehnya"


Nari mengangkat tubuh Youra dari tubuh Jungkook dan menciumi pipi Youra, karena merasa gemas melihat Youra yang tidur di dada Jungkook..


Dia tenang tidur seperti itu, Ayahnya sendiri masih tidur..


" Kita bangunkan Ayah ya?? Ucap Nari"


Tangan kecilnya memukul tubuh Jungkook pelan, Dia ingin membangunkan sang Ayah.. pukulan pertama Jungkook masih tetap memejamkan matanya, Youra mencium bibir Ayahnya dan membuat Jungkook membuka matanya perlahan..


" Bangun Ayah..


" Hmmmm.. iya nak.. Ucap Jungkook"


" Da... Da... Da... Ocehnya"


" Kemari dulu Ayah ingin memeluk Youra.. Ucap Jungkook"


" Ayo bangun sayang, kamu akan telat nanti. jangan kembali tidur.. Youra, gigit Ayah kalo Ayah kembali tidur.. Ucap Nari"


Jungkook membawa Youra dalam pelukannya.. Youra mencoba lepas dari pelukan Jungkook dan memukul lengan Jungkook agar Ayahnya tidak tidur lagi..


" Oke oke.. Ayah bangun.. Ucap Jungkook"


Jungkook berjalan ke kamar mandi dengan Youra di gendongannya.. setelah membersihkan wajahnya, Jungkook keluar dari kamar..


" Anak pintar, terima kasih sudah membangunkan Ayah, sayang.. Ucap Nari"


" Biar aku yang memandikannya.. Ucap Nari"


" Aku ingin olahraga sebentar.. Ucap Jungkook"


" Iya.. aku dan Youra akan mandi setelahnya akan makan bersama Ayah.. Ucap Nari"


.


.


.


.


.


.


Sebelum memulai kegiatannya, Jungkook dan Nari sedang menunggu kliennya di sebuah cafe dekat lokasi..


Setelah memesan minum mereka duduk sambil menunggu klien..


Akan ada pemotretan yang Jungkook ambil dengan salah satu brand dan Nari membantu sedikit tentang konsepnya..



Nari mengambil foto mereka dengan kamera yang di bawanya.. terlihat gigi depan bagian bawah Youra terlihatt sangat manis..


" Lihatlah sayang.. Ucap Nari sambil menunjukkan hasil fotonya"


" Lucu sekali, anak Ayah ini.. Ucapnya sambil menggelitiki perut Youra"


" Ah ya Oppa, aku mendapatkan email dari Yuta.. ada pekerjaan di sana.. bolehkah? Tanya Nari"


" Bisa, aku saja yang melakukannya.. Ucap Jungkook"


" Oppa..


" Aku akan membantumu, tidak ada penawaran lagi sayang jadi terima saja tawaran itu.. aku akan atur jadwal ku.. Ucap Jungkook"


Jujur saja Nari kesal mendengar jawaban Jungkook tapi apa yang bisa Nari katakan.. Nari hanya menurut apa yang dikatakan Jungkook..


Dan tak lama klien mereka datang, mereka kemudian membahas konsep yang akan di ambil untuk pemotretan minggu depan..


Dengan konsep yang Nari buat, klien menyetujuinya..


.


.


.


.


.


Di tempat acara..


Youra sedang bersama Jungkook dan Nari sedang duduk di samping Jimin..


" Ada apa.. kenapa kamu melamun??? Tanya Jimin"


" Ahh tidak apapa Oppa..


" Apa kamu sakit?? Tanya Jimin"


" Tidak.. Ucapnya"


" Apa kalian bertengkar??? Tanya Jimin"


" Tidak juga..


" Nari aa.. Panggil Jimin, Dia tau Nari sedang tidak baik baik saja"


" Oke.. Nari sedang kesal, terkadang aku berfikir apa yang dilakukan Jungkook Oppa keterlaluan tapi kadang aku berfikir ini juga untuk kebaikan Nari juga.. entahlah Nari hanya bingung..


" Apa karena kau ingin bekerja? Ucap Jimin"


" Hmm..


" Dengarkan saja apa yang Dia mau.. ini juga untuk kebaikan mu.. Ucap Jimin"


" Hmm..


" Bisa kita tidak membahasnya Oppa.. Ucap Nari"


" Roll Cake buatan kamu kemarin Mama menyukainya.. Mama bilang terimakasih ya.. ajak Youra ke rumah.. Mama ingin bertemu dengannya.. Ucap Jimin"


" Ah iya sama sama.. aku akan buatkan lagi nanti.. iya nanti aku akan membawa Youra ke sana.. terkahir kali aku ke sana beberapa minggu lalu.. apa Mama sudah lebih baik Oppa?? Tanya Nari"


" Ya, hanya butuh istirahat saja.. Ucapnya"


Dulu memang Mama Jimin tidak menyukai Nari tapi setelah tau kebenarannya, Mama Jimin berubah sikap kepada Nari.. Dia tidak lagi sombong atau kasar kepada Nari.. walau sifatnya masih tapi Mama Jimin juga baik kepadanya sekarang apalagi kepada Youra..


bukankah manusia bisa berubah saat mereka ingin merubah sifat mereka kepada orang lain kapan saja dia mau berubah.


💜



by: nyemoetdz


09/06/2020