The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 44



Jungkook sampai di Jepang dengan penyamarannya..


Setelah mendengar dari Jimin dan Sejin, Dia berangkat untuk menemui Nari..


Kenapa Nari tidak menceritakan hal ini kepadanya..


Dia selalu memberikan masalah untuk Nari..


*Nari POV*


Pukul 10 malam Nari sampai di rumahnya..


Andai ada Jungkook sekarang hatinya akan sedikit lebih baik..


Nari bahkan tidak menjawab telpon dari Jungkook..


Dia hanya tidak ingin berbohong kepadanya..


Dan tidak ingin membuatnya khawatir..


Dia berjalan menuju rumahnya.. Dengan kepala yang ditutupi hoodienya Nari sesekali menyeka air mata yang mengalir..


Hatinya kacau hari ini..


Dia memilih untuk mengundurkan diri dari Bosnya..


Biarkan orang berfikir Nari tidak tau terima kasih karena Dia pergi dari perusahaan Bos yang membuatnya sukses sampai seperti ini..


Tapi ini sudah pilihan Nari..


Dia tidak ingin terus membuat masalah baru dengan Naoki..


Karena Bosnya adalah paman Naoki..


Keputusan yang berat untuknya.. Karena dia harus merelakan pekerjaan dan hobinya..


Dia terus berjalan sampai di depan pintu rumahnya di terduduk tepat di depan pintu..


Dia menangis.. Dia butu Jungkook sekarang.. Untuk menguatkannya..


" ahh 😭😭..


" apa kamu akan terus menangis di sana??.. JK"


Nari menoleh dan melihat Jungkook sedang berdiri di belakangnya..


" Oppa.. Kenapa?..


" apa harimu berat? JK"


" hmmm.. (sambil mengangguk)


" apa mereka melukai hatimu?.. JK"


" hmmm.. Nari"


" apa kamu tidak merindukanku? JK"


Nari bangun dan memeluk Jungkook.. Orang yang Dia butuhkan sekarang ada di depannya..


Nari memeluk tubuh Jungkook..


Jungkook membalas pelukanya sesekali mencium kening Nari..


Hati Jungkook terasa sangat sakit..


Ini semua karenanya..


Karenanya, Nari menangis..


" maafkan aku.. Maafkan aku.. JK"


" Oppaaa... Aku.. Aku takut.. Nari"


" maafkan aku.. Nari"


Jungkook masih memeluk Nari.. Dia juga menangis.. Ini sakit untuknya..


Perempuan yang dicintainya tersakiti karenanya..


" bagaimana Oppa disini.. Sejak kapan Oppa disini.. Dan.. Nari"


" aku sudah di sini sejak tadi.. Bahkan setelah kau menemui Soora.. Aku tau.. Maafkan aku.. JK"


" Oppa.. Bagaimana Oppa tau??.. Nari"


" itu tidak penting.. Kamu mengundurkan diri dari pekerjaanmu karena aku?? JK"


" tidak.. Aku hanya ingin istirahat saja.. Nari"


" pembohong.. JK"


" aku sedang tidak ingin membahasnya Oppa.. Maafkan aku.. Nari"


" oke.. Apa kita akan seperti ini sampai pagi? JK"


" hmmmm aku ingin seperti ini terus.. Nari"


Nari mempererat pelukanya.. Jungkook memegang pipi Nari dan mencium bibirnya..


" I Love You.. JK"


" I Love You more.. Nari"


Bagaimana kerasnya hubungan Nari dan Jungkook.. Tapi Nari tidak ingin menyerah.. Karena Jungkook penting dalam hidupnya.. Begitu juga Jungkook..


Nari sedang duduk dan Jungkook sedang berbaring dengan kepalanya di pangkuan Nari..


" Oppa..


" hmmm.. Jawab Jungkook Masih dengan mata tertutup"


" kenapa Oppa harus menggoda Army dengan membuka baju Oppa seperti itu?.. Nari"


" maksdumu saat dance lagu Fake Love.. JK"


" hmmm.. Haruskah Oppa melakukan itu??.. Nari"


" apa kau menyukainya? JK"


" ohh sangat.. Sangat menyukainya.. Sampai aku ingin menutup mataku karena menyukainya.. Nari"


" aku tidak suka.. Kalo Oppa membuka perut ABS Oppa itu.. Nari"


" tapi ini hanya pekerjaan sayang.. Bukankah Jeon Jungkook milikmu? Seutuhnya milikmu.. Tapi kalo di panggung Jungkook jadi milik Army.. Tidak apapa kan?.. JK"


" hmmmm.. Jawab Nari"


" kenapa? Apa kau marah?.. JK"


" tidak.. Aku tidak marah.. Oh ya Oppa.. Memangnya besok Oppa tidak ada jadwal??.. Dan kenapa bisa Oppa disini.. Apa Oppa kabur?.. Nari"


" hmmm aku kabur karena ingin bertemu denganmu.. Besok pagi aku akan kembali ke korea.. Apa kamu ikut kembali ke korea? JK"


" iya.. Nari harus mencari apartemen baru untuk Nari tinggal.. Itu fasilitas kantor jadi Nari tidak bisa menggunakannya.. Nari"


" sayang sekali.. Ada banyak cerita di apartemen itu.. Kamu akan pindah kemana? JK"


" belum tau.. Aku juga jadi pengangguran sekarang.. Bagaimana Oppa? Apa sebaiknya aku tidak kembali ke Korea? Nari"


" apa kau yakin dengan itu.. Bagaimana denganku? Kau tidak ingin dekat denganku? Kau bisa tinggal dirumah Busan kalo kamu mau biar aku yang mengantarkanmu besok.. JK"


" ahh tidak Oppa.. Sebaiknya aku disini dulu.. Nari"


" benar kamu ingin disini? JK"


" bagaimana ya... Kalo kita jauh apa Oppa akan mencari kekasih lagi?.. Nari"


" tidak akan.. Hanya kamu kekasihku.. Tidak yang lain.. Pulanglah besok bersamaku.. Kita pikirkan setelah sampai di Seoul.. Oke.. JK"


" oke.. Lihatlah sini Oppa.. Nari"


Nari mengarahkan ponselnya ke arah Jungkook dan mengambil fotonya..


" ohh lucu sekali.. Lihatlah.. Apa aku boleh mengirimkan ini ke grup chat member?.. Nari"


" jangan.. Kamu akan membuatku ditertawakan oleh yang lain.. Jangan.. JK"


" aku kirim sekarang.. Nari"


Nari menggoda Jungkook akan mengirimkan foto lucunya ke grup chatting member..


Dia benar terlihat lucu dengan expresinya seperti itu..


.


.


..


Paginya mereka menuju bandara.. Sejin sudah mengatur kepulangan mereka.. Agar Jungkook tetap aman..


Agar tidak ada yang curiga.. Mereka tidak satu bangku di pesawat..


Penerbangan dari Osaka ke Korea tidak sampai 2 jam..


Di bandara Jungkook sudah di jemput oleh Sejin.. Awalnya Jungkook mau Nari pulang bersamanya tapi Nari tidak mau karena alasan keamanan Jungkook..


Sesampainya di apartemen, Nari mulai membereskan barangnya.. Hari ini mungkin Dia akan pergi kerumah Chun Hei.. Sebenarnya tidak ada yang mengusirnya dari apartemen itu hanya saja Dia tidak mau menikmati fasilitas yang seharusnya bukan haknya..


Nari juga sudah bilang ke Jungkook kalo akan ke rumah Chun Hei..


Sebenarnya Nari sendiri sayang untuk pindah dari apartemennya.. Tapi ini yang harus dilakukan..


" benar aku boleh menginap disini?.. Nari"


" kau itu bicara apa? Ya tentu saja boleh.. Chun Hei"


" aku hanya akan beberapa hari disini.. Setelah menemukan tempat tinggal aku akan segera pindah.. Nari"


" sudah tinggallah bersamaku.. Aku juga sendiri disini.. Orang tuaku pulang ke desa.. Jadi kau bisa menemaniku disini.. Bagaimana?.. Chun Hei"


" ahh tidak.. Aku akan disini sampai aku menanyakan apartemenku sebelumnya bisa aku sewa sendiri atau tidak.. Nari"


" ya sudah terserah kamu saja.. Tapi aku senang kau bisa bermalam dirumahku.. Kau sangat sibuk sampai tidak mendatangiku.. Chun Hei"


" maafkan aku.. Nari"


" sudahlah.. Apa rencanamu selanjutnya? Chun Hei"


" aku akan ke kantor BigHit besok pagi.. Sekarang aku ingin menikmati liburku bersama sahabatku ini.. Apa kau tidak ingin membuatkan makanann untukku? Aku ini tamu disini.. Nari"


" oke oke.. Aku akan buatkan makanan kesukaanmu.. Tapi apa tidak papa aku memasakanmu itu?..Chun Hei"


" memang apa? Nari"


" ramen??


" wahh ide bagus.. buatkan aku itu.. Tapi jangan cerita k Jungkook kalo aku memakannya.. Dia bisa marah.. Nari"


" oke baiklah.. Sekali ini saja tidak apapa kan? Chun Hei"


🍁🍁🍁