The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 152



" maafkan aku.. aku tidak bisa mengerti dirimu.. maafkan aku.. Ucap Jungkook, Dia memeluk tubuh Nari yang ada di pangkuannya"


" aku hanya takut sesuatu yang buruk menimpamu.. maafkan aku.. Ucapnya lagi"


Nari sudah menangis dalam pangkuan Jungkook.. Dia memeluk Jungkook dan menangis di lekuk leher Jungkook.. dia menahan semuanya beberapa hari ini.. Nari bukan tipe orang yang akan mengungkapkan perasaannya kepada semua orang.. Dia hanya akan diam dan menahannya sendiri..


Bisa di bilang Nari tertutup dengan perasaannya..


" Kita akan menjaganya.. kita akan pertahankan janin ini tapi dengan syarat.. kamu harus lebih menjaganya.. lakukan apa yang dokter katakan kepadamu.. jangan menutupi apapun dariku.. aku ingin menjadi suami siaga untukmu.. Ucap Jungkook"


" Maafkan Nari, Oppa.. Nari, begitukah egois.. maafkan Nari.. Ucapnya"


" Sudah tidak apapa.. kita akan melakukanya bersama.. Ucap Jungkook"


" Dan untuk anak Ayah ini.. yang kuat ya nak di dalam sana jangan membuat Ibu susah.. jangan menyakiti Ibu juga.. kita akan menunggu dan menjagamu jadi kamu juga harus berusaha untuk kuat di sana dan tumbuh dengan sehat.. Ucap Jungkook sambil mengusap perut Nari"


Kehamilan Nari masih rentan karena masih di trimester pertama dan baru memasuki minggu k 5 jadi Dia harus banyak istirahat.. harus lebih menjaganya agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan..


Jungkook memeluk tubuh Nari di tempat tidur mereka..


" Oppa..


" Iya sayang.. Ucap Jungkook"


" Terimakasih..


" Untuk apa??? Jawab Jungkook"


" Sudah menjadi suami yang selalu mengerti Nari.. terimakasih.. Ucapnya"


" Sama sama sayang.. Ucap Jungkook"


" Sayang..


" Hmmm.. I Love you.. Ucap Nari"


" I Love you more.. Ucap Jungkook"


🌹


Jungkook mulai bersikap protektif kepada Nari.. banyak yang Dia katakan.. tidak boleh melakukan ini dan itu.. harus mengurangi pekerjaannya di studio.. harus banyak istirahat dan banyak lagi yang Jungkook katakan kepada Nari..


Nari hanya mengiyakan apa yang dikatakan suaminya itu.. saat Nari sakit saja Jungkook selalu cerewet kepadanya tapi Nari tetap keras kepala.. untuk kali ini Nari tidak boleh keras kepala.. karena hal yang dikatakan Jungkook itu untuk kebaikan Nari juga..


" Sayang, kamu sudah katakan hal itu beberapa kali dan Nari mengerti.. Ucap Nari"


" Ya, aku tidak akan bosan mengingatkanmu.. Ucap Jungkook"


" Iya, Nari mengerti.. sebaiknya Ayah berangkat bekerja.. semangat ya Ayah.. Ucap Nari kemudian mencium pipi Jungkook"


Jungkook tersenyum dan mencium bibir Nari kemudian memeluknya..


BigHit entertaiment..


Jungkook sedang melakukan meeting dengan para member untuk membahas jadwal mereka.. akan ada Muster BTS dan akan dilakukan di beberapa kota seperti Seoul, Jepang dll..


Dengan kondisi Nari yang sedang hamil muda, Jungkook tidak akan tega meninggalkannya begitu lama.. Dia akan sangat sibuk melakukan latihan dan sebagainya.. apalagi tidak ada yang menjaga Nari..


" Ada apa?? Kenapa kau terlihat tidak senang.. Ucap Sejin"


" Bukan begitu Hyung, hanya saja aku tidak bisa meninggalkan Nari sendiri saat aku sedang sibuk.. Ucapnya"


" Apa Dia sedang sakit??? Tanya Sejin"


" Tidak.. Dia baik baik saja.. hanya saja Dia sedang hamil.. Ucap Jungkook"


" Oh benarkah?? Selamat ya.. sudah berapa bulan??? Ucap Sejin"


" Masih 7 Minggu hyung... Dan kandungan Nari sangat rentan.. Ucap Jungkook"


" Siapa yang hamil??? Tanya Taehyung yang duduk di samping Jungkook"


" Nari.. Dia sedang hamil.. Ucap Sejin"


" Benarkah.. wahh cepat sekali kau membuatnya Jungkook aa tapi selamat ya.. ahh aku akan menjadi paman.. Ucap Taehyung"


" Hyung, kemarilah.. dan Jimin aa.. kemarilah.. Ucap Taehyung"


" Ada apa Taehyung aa?? Kau itu berisik sekali.. Ucap Suga"


" Nari sedang hamil.. Jungkook sudah akan menjadi Ayah.. Ucapnya"


" Benarkah?? Wahh selamat ya Jungkook aa.. Ucap Jin yang mendengarnya"


" Terimakasih.. doakan Nari.. agar Dia kuat untuk kehamilannya.. Ucap Jungkook"


" Memangnya ada apa??? Apa ini karena sakitnya?? Tanya Jimin"


" Iya hyung.. kita memilih resiko itu, walau harapan itu hanya 1%.. doakan Nari untuk bisa melalui semua ini dan untuk bayi kita, agar Dia bisa sehat begitu juga Nari.. Ucap Jungkook"


" Tapi apa itu baik untuknya?? Tanya Jin"


" Sebenarnya tidak tapi Nari tetap akan mempertahankannya.. bagaimanapun caranya.. aku hanya bisa menjaganya untuk sekarang tapi kalo seperti ini bagaimana aku menjaganya.. Ucap Jungkook"


" Apa Dia tetap melakukan pekerjaannya?? Tanya Jimin"


" ya, Dia masih melakukannya.. tapi aku menyuruhnya untuk mengurangi kegiatannya sekarang.. Ucapnya"


" Semoga tidak akan terjadi apapa dan Nari baik baik saja.. Ucap J-Hope"


" Ya kamu harus menjadi suami siaga sekarang.. Ucap Namjoon"


" Iya hyung..


" Aku tidak sabar akan melihat Jungkook junior dan Dia memanggilku Ayah.. Ucap Taehyung"


" Kenapa Dia harus memanggilmu Ayah.. Jungkook, Ayahnya.. Ucap J-Hope"


" Benar itu.. Dia akan memanggil kita Samchon.. aku iri kepadamu Jungkook aa.. Ucap Namjoon"


" Ya lekas nikahi Chun Hei kalo begitu Hyung.. Ucap Jungkook"


" Bagaimana Dia akan menikahinya kalau mereka berdua sudah putus.. Ucap Suga"


" Putus?? Benarkah Hyung?? Tanya Jungkook.. semua juga terkejut dengan kabar Namjoon putus dengan Chun Hei"


Jungkook dan Nari tidak tau kabar itu.. bagaimana Namjoon bisa putus dengan Chun Hei.. apa Namjoon tidak yakin dan tidak percaya dengan Chun Hei..


Jungkook harus bertanya kepada Namjoon nanti..


💜



by: nyemoetdz 😘


28/02/2020