The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 266



Hari ini Youra dan Jungkook berjalan jalan bertiga bersama Ayah tiri Nari, Nari sendiri sedang menemani Ibunya di rumah untuk menjaga kedainya.


mereka berjalan jalan ke pusat perbelanjaan di kota Macau, Youra ingin bermain katanya padahal kemarin Youra sudah pergi bersama Ayah tiri Nari untuk bermain.


" Dia tertidur nak." Ucap Ayah tiri Nari, saat melihat Youra tertidur di gendongan Jungkook.



Jungkook mengendong Youra, sepertinya Dia lelah setelah bermain.


Menjaga seorang anak kecil itu memang melelahkan, tapi Nari tidak pernah mengeluhkan karena itu belum lagi mengurus pekerjaan rumahnya yang tidak pernah habis.


Dengan tingkah Youra yang sangat aktif tapi Dia akan mengerti saat orang tuanya menyuruh untuk menurut, walau begitu namanya juga anak kecil pasti akan cepat bosan dengan apa yang di lakukan.


" Katanya masih ingin main. ya sudah kita pulang saja kalo begitu Yah." Ucap Jungkook.



Di Rumah..


Dengan memegang mainan di tangannya, Youra terlelap. Jungkook membaringkan tubuh Youra dan menyelimutinya.


" Sayang." Panggil Nari kepada Jungkook pelan.


" Hmm...,"


" Nari mendapat kabar dari EunHye Unnie, Dia hamil 3 bulan." Ucap Nari.


" Wah benarkah? Syukurlah kalo begitu. Jin Hyung belum bercerita kepadaku." Ucap Jungkook.


" Unnie baru mengetahui tadi dan Jin Oppa belum tau kabar ini. Jin Oppa sedang ada jadwal sejak kemarin." Ucap Nari.


" Jin Hyung akan sangat senang sekali."


" Tapi ada berita yang tidak baik juga." Ucap Nari.


" Jimin Oppa, sekarang berada di rumah sakit. Dia jatuh pingsan di kamar dan kondisinya menurun." Ucap Nari.


" Apa Mama yang memberitahumu?," Tanya Jungkook yang terkejut mendengar berita tentang Jimin.


" Iya Oppa."


" Aku akan menghubungi Tae Hyung sebentar." Ucapnya.


" sebenarnya member berencana untuk melihat kondisi Jimin Hyung setelah jadwal kosong Tae Hyun, tapi aku akan mencoba menghubungi nya dulu." Ucap Jungkook.


Member memang berencana untuk menjenguk Jimin yang sedang di Swiss, Mama Jimin ingin memulihkan kondisinya di sana tapi malah kondisi Jimin semakin menurun.


" Tidak apapa Oppa ke sana bersama member, biar Nari di sini bersama Youra." Ucap Nari.


Jungkook berencana lusa akan melihat kondisi Jimin bersama member tapi Dia tidak mau meninggalkan Nari dan Youra di Macau.


" Kita akan ke sana bertiga tidak apapa kan?," Ucap Jungkook.


" Lusa kita akan berangkat, sepulang dari Swiss kita kesini lagi. kondisi Jimin Hyung sedang tidak baik. kesehatannya menurun. Dia berada di ruang ICU pagi ini." Ucap Jungkook.


" Ya Tuhan.." Ucap Nari.


" Tenanglah, Jimin Hyung pasti baik baik saja." Ucap Jungkook, Dia memeluk tubuh Nari.



Rencana Jungkook memang ingin menghabiskan liburan nya di Macau tapi karena kabar dari Jimin mereka berubah rencana.


Ibu Nari juga sudah sehat, jadi Nari bisa meninggalkannya.


4 malam di Macau dan sekarang mereka berangkat dari Macau ke Swiss.


Perjalanan yang lumayan panjang tapi syukurlah Youra tidak rewel.


Sesampainya di Swiss, mereka langsung pergi ke rumah sakit untuk melihat kondisi Jimin. para member sudah berada di Swiss sejak semalam.


" Bagaimana kondisinya Ma?," Tanya Nari.


" Beberapa hari sebelum pingsan Dia tidak ingin makan sama sekali. Jimin banyak diam. Mama membawanya kesini untuk membuatnya sembuh. malah kondisi Jimin menurun." Ucap Mama Jimin.


" Tapi syukurlah, tadi dokter memindahkannya ke ruang rawatnya." lanjut nya.


" Apa yang lain di dalam Ma?," Tanya Jungkook.


" Iya, mereka ada di dalam. Aeri juga ada di dalam." Ucap Mama Jimin.


Jungkook dan Nari masuk ke dalam ruang rawat, dengan Youra yang di gendong oleh Jungkook, Dia tidak tidur hanya Youra diam saja mungkin Dia lelah.


" Dia baru saja tertidur." Ucap J-Hope.


" Apa yang sebenarnya terjadi? apa Jimin Hyung tidak menceritakannya kepada kalian?," Tanya Jungkook.


Sejak kecelakaan itu, Jimin memang belum menceritakan apa yang terjadi sebelum kecelakaan itu.


" Apa Dia tidur Oppa? Tidurkan Youra di sini." Ucap Aeri.


" Tidak, Dia tidak tidur." Ucap Jungkook.


.


.


.


.


.


.


💜


" Apa Diddy sakit Ayah?,"


" Iya nak, Diddy sedang sakit." Ucapnya.


" Hmmm.. kenapa Diddy tidak bangun Ayah?," Tanyanya.


" Boleh Yola mencium Diddy, Ayah? " Tanyanya.


" Iya sayang.."


Jungkook mendekatkan Youra kepada Jimin, dan Youra mencium pipi Jimin yang terlelap dalam tidurnya.


" Lekas sembuh Diddy." Ucapnya lirih.


" Sudah?,"


" Mau ikut bersama Diddy?," Ucap Taehyung.


Youra menggeleng pelan, Dia tidak ingin pergi dari Jungkook.


Nari sedari tadi hanya diam dan memandang wajah pucat Jimin yang terlihat sangat lemah.


Sebenarnya apa yang dipikirkan oleh Jimin sampai Dia seperti ini, dia memendam semua nya sendiri.


" Sayang, kamu tidak apapa?," Tanya Jungkook.


" Ah iya, Nari tidak apapa. Youra mau bersama Ibu? Ayah lelah nak." Ucap Nari.


" Biarkan saja, kamu yang lelah." Ucap Jungkook.


" Maaf Nari ssi, apa Jimin Oppa menceritakan sesuatu kepadamu tentang In Na?," Tanya Aeri.


" In Na? Tidak. memangnya ada apa?," Ucap Nari.


" In Na bahkan tidak terlihat setelah waktu itu. aku kira Jimin Oppa menceritakan tentang In Na kepadamu." Ucap Aeri.


" Tidak."


" Apa kamu sudah pernah menghubungi In Na?," Tanya Jungkook.


" Aku menghubunginya beberapa waktu lalu, dan bukan In Na yang menjawabnya tapi seorang pria." Ucap Aeri.


" Pria? Apa Ayahnya?," Ucap Jungkook.


" Sepertinya bukan. suaranya lebih muda tapi entahlah. dan aku dengar Dia sedang dekat dengan pria lain." Ucap Aeri.


" Benarkah? Apa karena itu Jimin Oppa seperti ini?," Tanya Nari.


" Aku juga tidak tau." Ucap Aeri


💜



by: nyemoetdz


20/10/20