
Nari sedang duduk sambil melihat Youra yang sedang bermain seorang diri..
Jungkook sedang ada kegiatan hari ini, Nari baru menyelesaikan pesanan Cake nya dan Dia sedang duduk santai tak jauh dari Youra yang sedang bermain..
Dia cukup tenang saat bermain sendiri, terlihat Youra yang sedang duduk di bangku kesayangan nya, sesekali Dia akan memainkan mainannya..
Kalo Youra sudah mengeluarkan mainannya Dia akan seperti penjual mainan, ada banyak jenis mainan yang Dia punya..
Dari jauh Nari mengambil foto dari ponselnya dan mengirimkannya kepada Jungkook..
Pesan:
" Dia sangat sibuk Oppa.. lihatlah.. Ucap Nari, Dia kirimkan foto Youra kepada Jungkook"
" apa putriku sedang berjualan mainan?? Kenapa semuanya di keluarkan?? Tanya Jungkook"
" Entahlah, tapi Dia tenang bermain sendiri seperti itu.. Ucap Nari"
Walau sesibuk apa, Jungkook masih menyempatkan waktu untuk menanyakan Youra dan apa yang sedang dilakukannya..
Pagi tadi sudah ada adegan menangis, saat Jungkook akan berangkat bekerja. Youra ingin ikut Jungkook, sebelumnya Nari sudah bilang untuk tidak membangunkannya tapi saat Jungkook baru selesai mandi Youra sudah bangun dan terus menempel kepada Ayahnya..
saat Jungkook akan berangkat, Youra malah menangis, membuat Nari harus merayu Youra agar berhenti menangis..
🌻🌻
Akhir akhir ini selalu ada adegan menangis dari Youra saat Ayahnya akan berangkat bekerja dan membuat Nari harus merayu dan menenangkan Youra..
Nari sendiri memang tidak pernah jauh dari Youra.. sesibuk apa Nari tetap Youra prioritas utamanya, Dia tidak pernah menitipkan Youra kepada siapapun.. Jungkook dan Nari benar benar bekerja sama dalam mengurus Youra..
Youra sendiri bukan tipe anak yang mudah luluh saat orang lain mengajaknya..
Dia akan menangis saat bertemu dengan orang baru dikenalnya..
Dia tak bisa jauh dari Ayah dan Ibunya..
Kadang kepada Taehyung saja Dia tidak mau tapi kalo sudah terbiasa Dia akan tenang dan mau di ajaknya..
" Youra aa, mau menelpon kakak Aiko tidak?? Tanya Nari"
" Ko..koko.. Ocehnya"
" Iya sini.. Ucap Nari"
Youra merangkak ke arah Nari yang tak jauh dari tempatnya bermain..
Teman Nari di Jepang sedang bertemu dengan Aiko, Dia bilang sedang menjenguk Aiko.. Nari sedang berkirim pesan dengan temanya itu..
Video call:
" Ibu... Sapa Aiko"
" Hai sayang, sedang apa?? Tanya Nari"
" Aiko sedang bermain, paman memberikan Aiko ice cream enak.. benarkan paman??? Tanyanya kepada teman Nari yang sedang duduk di sampingnya"
" Apa Aiko sudah bilang terima kasih kepada paman?? Tanya Nari"
" Sudah.. Ibu.. Ibu.. disini banyak sekali teman.. Aiko juga tidak nakal disini.. Aiko menurut..
" Iya nak.. Aiko memang anak pintar.. Ucap Nari"
" Ayah sedang bekerja sayang, ini Youra sedang bersama Ibu. katakan hai kepada kak Aiko, sayang.. Ucap Nari, Youra menatap layar ponsel Nari sambil melambaikan tangannya"
" Kokoo.. Ocehnya"
" Hai Youra.. apa Youra merindukan Aiko??? Aiko merindukan kalian.. Ucapnya"
" Jangan bersedih nak. ingat janji Aiko, tidak boleh menangis ya sayang.. nanti kalo ada waktu Ayah dan Ibu akan datang ke Osaka.. Ucap Nari"
" Ibu berjanji???
" Iya nak..
" iya Aiko akan menunggu Ibu dan Ayah. Ibu.. ibu.. Apa Ibu EunHye ada?? Tanyanya"
" Tidak ada sayang, kenapa? Apa Aiko merindukan Ibu EunHye.. Tanya Nari"
" Hmmm.. rindu, Ayah Jin juga rindu, rindu semua.. Ucapnya"
" Sabar ya nak.. Ibu yakin Aiko anak yang kuat, tidak boleh menangis ya sayang.. tidak boleh nakal.. Ucap Nari"
" Iya Ibu, Aiko akan menurut.. Ibu, Ibu.. teman Aiko memanggil.. nanti sambung lagi ya.. Ucapnya"
" Iya sayang.. hati hati ya..
" Aishiteru Ibu..
" Aishiteru sayang..
Setelah berbicara sebentar dengan teman Nari.. Dia memutuskan sambungan Video call nya..
Jujur hatinya merasa bersalah saat meninggalkan Aiko di sana tapi setidaknya Dia akan lebih baik sekarang.. Dia juga tidak tinggal bersama Ibunya lagi..
Ibunya sedang mempertanggung jawabkan perbuatannya.. polisi menjeratnya dengan kasus penganiyaan kepada anaknya sendiri dan Aiko menjadi tanggung jawab negara untuk saat ini..
Teman Nari sungguh membantu tanpa pamrih.. Dia memang niat membantu Aiko menyelesaikan kasus Aiko..
Kasus Aiko sempat menjadi topik hangat di Jepang, bagaimana seorang Ibu tega menelantarkan anaknya..
Teman Nari yang mengurusnya semua..
Dan saat tadi melihat senyum Aiko membuat Nari sedikit lega karena tangis Aiko selama ini sudah terbayarkan..
Walau masih ada trauma dalam diri Aiko tapi berjalannya waktu Dia akan melupakannya, apalagi Aiko berada di tempat yang benar dan di sana Aiko akan menghilangkan traumanya.. Dia juga akan dapat pendidikan yang tepat untuknya..
Nari yakin Aiko akan tetap kuat dengan sifatnya seperti itu..
Dia gadis yang mudah mengerti saat orang lain berbicara dengan tulus kepadanya..
Sangat rugi saat orang tuanya menyia-nyiakan Aiko seperti itu..
Nari sendiri jadi ingat bagaimana orang tuanya berlaku kasar kepadanya, nasib mereka hampir sama..
Harapan Nari, Aiko bisa menjadi wanita yang kuat kelak..
💜
by: nyemoetdz
11/06/2020