The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 83



Nari berjalan keluar dari kantornya menuju ruang latihan member BTS.. saat akan masuk ke gedung ruang latihan Nari dikejutkan seseorang yang mendorongnya dari arah belakang..


Nari tersungkur kedepan.. dan saat akan berbalik dan bangun.. orang itu memukul kepalanya.. dan mengenai kening sebelah kirinya..


Walau pukulannya tidak begitu keras tapi membuat kening Nari berdarah..


Beberapa kali orang itu memukul Nari..


" Ahh.. siapa kau.. tolong.. Ucap Nari"


Tak lama.. ada petugas keamanan yang datang dan saat akan menangkapnya orang itu berlari..


Salah satu petugas keamanan mengejarnya.. dan salah satunya membantu Nari..


" Nona kening anda terluka.. Ucap petugas keamanan"


" Ahh iya aku tidak apapa.. Ucap Nari"


" Ada apa ini.. Ucap Salah satu staf"


" Ya Tuhan Nari ssi.. kenapa denganmu?? Ucapnya lagi"


" Bisa minta tolong panggilkan Oppa kesini.. ahh.. Ucap Nari sambil menahan rasa sakit di kepala dan tangan yang terkena pukulan itu"


.


.


.


.


.


.


.


๐ŸŒน


Jungkook datang dan melihat kondisi Nari.. Dia duduk bersandar dengan mata terpejam..


" Sayang.. kenapa bisa seperti ini??? Tanya Jungkook yang melihat beberapa luka di wajah Nari.. luka keningnya bahkan masih mengeluarkan darah"


" Ya Tuhan Nari aa.. Ucap member yang melihat kondisi Nari"


" Siapa yang melakukan ini.. Tanya Jungkook"


" Nari tidak tau.. Oppa, kepala Nari sakit sekali.. bisa kita pulang.. Ucapnya"


" Bawa ke rumah sakit.. biar aku yang urus ini.. Ucap Sejin"


Jungkook mengangkat tubuh Nari, di bantu oleh Taehyung dan Jimin.. member lain mengikuti dari belakang..


.


.


.


.


.


.


๐ŸŒน


Di rumah sakit..


Nari sedang terbaring di tempat tidur UGD.. dokter sudah memeriksanya dan untungnya tidak ada luka serius yang Nari alami.. hanya luka luar saja.. walau begitu Nari harus beristirahat dulu karena kepalanya terasa sangat sakit..


" Sudah temani Nari.. biar aku yang melihat siapa pelakunya.. Ucap Jimin"


" tapi hyung..


" Nari akan mencari mu nanti.. biar Jimin dan aku yang mengurusnya.. Ucap Jin kepada Jungkook"


" Tae, temani Jungkook.. Ucap Jin"


.


.


.


.


.


Sejin baru memberitahu kalo pelakunya sudah tertangkap.. Suga, Jhope dan RM sedang bersama Sejin..


Tidak akan baik baik saja kalo Jungkook yang ikut melihat pelakunya..


Jin menyuruh Jungkook untuk tetap di rumah sakit menjaga Nari..


.


.


.


.


.


.


.


๐ŸŒน


Kantor polisi..


" Bagaimana hyung?? Tanya Jin"


" Pelakunya tidak mengatakan apapun.. polisi susah untuk mengambil keterangan darinya.. Ucap Sejin"


" Bisa aku bertemu dengannya?? Tanya Jimin"


.


.


.


Jimin mencoba menemui pelakunya seorang diri..


" Kenapa kau menyerangnya?? Siapa yang menyuruhmu?? Tanya Jimin tapi pelaku itu tetap tidak menjawab"


" kau ingin bermain denganku?? Oke.. Ucap Jimin"


Telpon:


" Bisa kamu cari informasi tentang orang ini.. aku ingin cepat.. aku tunggu sekarang.. Ucap Jimin"


Tak menunggu lama Jimin mendapatkan sebuah pesan data riwayat pelaku..


Ternyata Dia pernah masuk penjara sebelumya dengan tuduhan penganiayaan kepada kekasihnya.. Dia juga pernah menjadi pengintai.. dan beberapa kekerasan yang di akibatkan pengaruh minuman keras..


" Kau ingin aku membuatmu membuka mulutmu dengan cara yang tidak baik?? Tanya Jimin"


" Aku bisa membuatmu membusuk disini kalo memang kau mau.. Ucap Jimin lagi"


" Aku hanya ingin melakukan tugasku.. aku akan di bayar kalo aku melukainya.. Ucap pelakunya"


" Siapa yang menyuruhmu???


" Tanyakan saja kepada wanita itu.. Dia tau siapa yang ingin membunuhnya.. Ucap pelaku itu"


" Jangan berbelit-belit kepadaku.. cepat katakan.. Ucap Jimin"


.


.


.


.


.


๐ŸŒน


Jimin keluar dari kantor polisi dan segera menuju apartemen Jungkook..


Karena Jungkook membawa Nari pulang ke apartemennya..


" Bagaimana kondisinya?? Tanya Jimin"


" Dia baru tertidur.. untung saja lukanya tidak terlalu parah.. hanya memar dan luka di keningnya saja.. Jungkook sendiri sedang mandi.. bagaimana hasilnya.. Ucap Taehyung"


" Sepertinya Nari tau siapa pelakunya.. Ucap Jimin"


" Apa Soora??? Tanya Taehyung"


" Aku juga tidak tau.. pelakunya tidak memberitahu siapa dalang semua ini.. Dia bilang Dia hanya disuruh seseorang untuk melakukan semua ini kepada Nari.. dan tentang teror pagi tadi Dia juga pelakunya.. Ucap Jimin"


" Selalu aku yang membuatnya terluka hyung.. Ucap Jungkook yang berjalan menghampiri Jimin dan Taehyung yang sedang duduk di dapur"


" Jungkook aa..


" Apa ini perbuatan Soora?? Atau Key??? Ucap Jungkook"


" Kita tanyakan nanti kepada Nari.. Dia tau siapa pelakunya.. Ucap Jimin"


" Semua ini salahku hyung..


" Jangan berpikir seperti itu.. bagaimana kalo Nari mendengarkan mu berbicara seperti itu.. tenanglah.. Ucap Taehyung"


" Tetap saja hyung.. Ucap Jungkook"


.


.


.


.


Jungkook duduk di samping Nari tidur.. menatap wajah Nari.. kening sebelah kirinya yang terluka tertutup oleh kassa.. menatap Nari dengan wajah pucat dan mata yang terpejam..


Kesekian kalinya Nari terluka karena Jungkook..


Jungkook meneteskan air mata saat melihat Nari.. rasa bersalah terus terngiang dalam benak Jungkook..


" Apa Oppa menangis?? Tanya Nari masih menutup matanya"


" Kamu sudah bangun, tidurlah.. masih terlalu malam.. Ucap Jungkook"


" Apa Oppa merasa bersalah lagi tentang ini??? Ucap Nari yang sudah membuka matanya.. dan menatap Jungkook"


" Maafkan aku.. Ucap Jungkook"


" Boleh aku memeluk Oppa?? Tanya Nari"


" Hmmm.. Ucap Jungkook sambil mengangguk"


.


.


.


Nari bangun dari posisi tidurnya dan duduk kemudian memeluk tubuh Jungkook.. Nari tau Jungkook akan menyalahkan dirinya sendiri karena Nari terluka seperti ini..


Nari memeluk Jungkook erat.. rasa bersalah membuat Jungkook bersedih, Nari terluka lagi karenanya..


" Kenapa Oppa menangis.. Oppa membuat Nari menangis juga.. bagaimana Nari bisa kuat kalo Oppa seperti ini.. bukankah kita sudah berjanji untuk melaluinya bersama.. jangan menangis karena Nari Oppa.. kuatlah untuk Nari.. agar Nari juga bisa kuat saat melihat Oppa.. kalo seperti ini rasanya sakit sekali.. tenanglah Oppa.. Ucap Nari sambil memeluk Jungkook.. menenangkannya"


" Maafkan aku..


" Iya..


" Maafkan aku.. Ucap Jungkook lagi"


" Iya sayang.. Ucap Nari"


Walau sebenarnya terasa sakit tapi Nari tidak mau Jungkook bertambah sakit melihatnya..


Nari harus kuat untuk hubungannya dan Jungkook..


Karena mempertahankan hubungan tidak semudah mengucapkannya..


Setidaknya kuat untuk orang yang di cintai walau terasa sangat sakit tapi itulah pengorbanannya..


๐Ÿ’œ


up.. up.. up..


๐Ÿ˜…


sebenarnya lagi sedih๐Ÿ˜ข


tapi ingin melanjutkan cerita ini..


menghilangkan rasa sedih dengan menghalu๐Ÿ˜‚


jadi maafken kalo tidak bagus ๐Ÿ˜ข


HAPPY READING ๐Ÿ˜˜