
Nari membangunkan Jungkook untuk makan malam, sebelum makan bersama Jungkook membersihkan tubuhnya agar lebih segar.
Dari siang datang sampai sekarang pukul 7 malam, Jungkook baru terbangun karena merasa lelah.
" Sedang apa sayang?." Ucap Jungkook kepada Nari.
" Ahh ini membuatkan Ibu untuk bubur. aku sudah siapkan susu untuk Oppa di meja makan." Ucap Nari.
" Terimakasih sayang." Ucap Jungkook.
" Kemana Youra?," Tanya Jungkook.
" Dia menemani Ayah berjualan di bawah, Dia cerewet sekali sejak tadi." Ucap Nari.
" bahkan Dia bilang kepalanya sakit?," Ucap Jungkook.
" Ayah.. Ayah.. kenapa Ayah balu bangun." Ucapnya sambil berlari ke arah Jungkook.
" Maaf nak, Ayah lelah sekali. apa itu yang kamu bawa?," Tanya Jungkook.
" Ahh ya ini untuk Ayah. apa namanya ya?," Ucapnya sambil berfikir, mengingat nama kue yang dibawanya.
" Egg tart." Ucap Nari.
" Iya tall." Ucapnya.
" Egg tart sayang." Ucap Jungkook.
" Itu pokok nya, ini untuk Ayah." Ucap Youra.
" Kata Halabeoji ini susu." Ucapnya.
" Youra mau makan ini?," Tanya Jungkook.
" Hmmm.. apa boleh? Kan ini punya Ayah." Ucapnya.
" Boleh.."
Jungkook membuka kan bungkusnya dan memberikan satu egg tart kepada Youra.
" Ayah dulu yang makan, kenapa ini hitam hitam. apa ini coklat?," Ucapnya.
" Bukan, ini manis. cobalah." Ucap Jungkook.
Youra menggelengkan kepalanya, merasa aneh saat melihatnya.
" Tidak mau, Ayah dulu." Ucapnya.
Jungkook menggigit Egg Tart nya dan menyodorkan kepada Youra, terlihat muka Youra yang penasaran dengan rasanya. Dia menatap wajah Ayahnya, melihat expresi apa yang akan Jungkook buat dari satu gigitan Egg Tart nya.
" Enak?," Tanyanya.
" Ini manis sayang. kenapa expresi kamu seperti itu, lucu sekali." Ucap Jungkook.
" Apa tidak pahit? Itu kan terbakar ayah." Ucapnya, mungkin maksud nya gosong.
" Tidak nak, ini manis." Ucap Jungkook.
Youra kemudian mencobanya satu gigitan dan tidak mau lagi. katanya tidak mau ada hitam hitam nya, tidak sama seperti gambarnya.
Ada saja yang dikatakan.
" Ibu, Yola mau minum." Ucapnya.
" Tempat minum Yola kemana?," Tanya Nari.
" Tidak tau."
" Coba Youra minta tolong Ayah untuk mencarikannya." Ucap Nari.
" Apa Dia sudah tidak menyusu Asi kamu lagi nak?," Tanya Ibu Nari.
" Tidak Bu. sejak operasi ginjal itu, Dia tidak minum Asi Nari lagi." Ucap Nari.
" Dia memang pintar. oh ya, bagaimana kabar Ayah mu?," Tanya Ibu Nari.
" Terakhir aku bertemu dengannya beberapa hari yang lalu." Ucap Nari.
" Apa kamu tau tentang Dia mendonorkan ginjalmu nak?," Tanya Ibu Nari.
" Maafkan Ibu. harusnya Ibu tidak melakukan hal seperti itu dan membuatmu susah." Ucapnya.
" Sudahlah Bu. Nari tidak ingin membahas hal itu." Ucap Nari"
" Iya nak."
" Sayang, di mana kamu meletakkan botol minum Youra?," Tanya Jungkook.
" Ahh Ayah dan anak sama saja." Ucap Nari, Dia berjalan ke kamar dan mengambil botol minum milik Youra.
" Telimakasih Ibu. Ibu telbaik. iya kan Ayah." Ucapnya, setelah mendapatkan botol minumnya.
Botol minum berbentuk kelinci yang sekarang menjadi botol minum favoritnya itu harus selalu di bawa dan tidak boleh ketinggalan. Dia juga suka sekali dengan banana milk, dulu saat masih bayi, Youra tidak suka dengan susu formula tapi setelah tidak minum ASI, Youra suka dengan susu. apalagi dengan rasa stroberi dan pisang kesukaannya.
.
.
.
.
💜
Setelah makan malam mereka sedang di kamar bertiga dengan Youra yang berada di tengah-tengah Nari dan Jungkook.
Youra masih bercanda dengan Nari, Jungkook sedang mengecek pesan dari Sejin.
" Ayah jangan belmain ponsel telus." Ucapnya.
" Iya, Ayah hampir selesai. Ayah sedang membalas pesan Diddy Sejin." Ucap Jungkook.
" Ayah."
" Oke oke sudah." Ucap Jungkook.
" Bagus." Ucapnya.
" Ibu, kata Ibu teman Yola. kalo sering belmain ponsel matanya bisa hitam, bisa sakit." Ucapnya.
" Apa benal ibu?," Tanya Youra.
" hitam? Ah iya, kan Ibu guru bilang tidak boleh sering main ponsel. Youra tidak mau kan mata nya hitam." Ucap Nari.
" Tidak, kan Yola tidak main ponsel tapi Ayah, nanti mata Ayah akan hitam." Ucapnya sambil menunjuk ke Jungkook.
Jungkook yang masih fokus dengan ponselnya kemudian menatap Youra dan meletakkan ponselnya, Nari tersenyum melihatnya karena Youra menyindir Jungkook yang terus fokus dengan ponselnya.
" Nanti Ayah akan menjadi gosh, seperti ini." Ucapnya.
" Kalo hantu nya seperti Youra, Ayah tidak akan takut.. Ayah akan gelitiki seperti ini." Ucap Jungkook, Dia menggelitiki perut Youra dan membuatnya tertawa.
" Sudah Ayah.. geli.. geli.." Ucapnya.
" Siapa suruh mengejek Ayah seperti hantu." Ucap Jungkook.
" Ampun Ayah.. ampun.." Ucapnya.
" Sudahlah sayang. Dia tidak akan tidur kalo Oppa menggodanya saja." Ucap Nari.
" Ayah, besok Yola ingin jalan jalan dengan Halabeoji jadi Yola akan tidur. jangan ganggu Yola." Ucapnya sambil memunggungi Jungkook dan menghadap Nari.
" Ayah, jangan belmain ponsel lagi." Ucapnya sambil memeluk tubuh Nari.
Nari tersenyum mendengarnya, Jungkook masih akan mengambil ponsel yang di letak kan nya tapi Youra tau kalo Jungkook akan mengambil ponselnya.
Jungkook menghela nafas pelan, kemudian meletakan ponselnya lagi dan memeluk tubuh Youra.
💜
by: nyemoetdz
20/10/2020