
" In Na, tetap saja dingin kepada Nari. maafkan aku.." Ucap Jimin.
" Iya, seharusnya Dia tidak bersikap seperti itu kepada Nari.." Ucap Jin.
" Aku harus bagaimana Hyung.." Tanya Jimin.
Nari dan Youra sedang berada di tempat duduk penonton untuk melihat Jungkook yang sedang melakukan latihan bersama para member..
Nari juga mengambil foto Jungkook dari sana..
Youra juga membantunya untuk mengambil foto sang Ayah..
" Ayah.. Ayah.." panggilnya saat Jungkook baru menyelesaikan latihannya.
Jungkook melambaikan tangan kepada mereka dari atas panggung.. Youra tersenyum ke arah sang Ayah..
" Bagaimana penampilan Ayah, apa bagus?" Tanya Jungkook saat mereka sudah di dalam ruangan BTS.
" Hmmm.. Ayah Yola kelen.." Ucapnya.
" Terimakasih sayang.." Ucap Jungkook sambil mencium pipi Youra.
" Tapi Yola tidak suka, keringat Ayah menempel ke pipi Yola.." Ucapnya.
" Maafkan Ayah.. ah, ya Soobin Samchon memberikan ini untuk Youra.." Ucap Jungkook, Dia memberikan sebungkus permen jelly kepada Youra.
" Ibu, Yola boleh memakannya?" Tanya Youra.
" Boleh sayang.." Ucap Nari.
Nari banyak Diam.. Dia hanya melihat interaksi antara Youra dengan Ayahnya.. Di ruangan juga ada In Na, Dia terus bersama Jimin sejak tadi dan tidak ada perbincangan antar Nari dan In Na..
" Sayang.." Panggil Jungkook.
" Iya sayang..
" Apa kamu ingin pulang?" Tanya Jungkook.
" Tidak Oppa..
" Ayah.. Ayah.. Boleh Yola ke Soobin Samchon.." Ucapnya.
" Boleh, tapi hati hati ya. apa Youra tau tempat Soobin Samchon?" Tanya Jungkook.
" Tau.. Yola tau.." Ucapnya.
" Biar Ibu yang mengantarkan mu.. Ayo.." Ucap Nari.
Nari keluar ruangan BTS, dan mengikuti Youra yang sedang berjalan di depannya..
" Oppa, tidak bilang Dia disini.." Ucap In Na.
" Memangnya kenapa kalo Dia disini, suaminya disini dan aku sedang tidak ingin berdebat tentang hal itu.." Ucap Jimin.
" Oppa masih....
" In Na, cukup.. aku sudah jelaskan kepada mu sebelumnya, aku tidak ingin membahasnya.." Ucap Jimin, memotong ucapan In Na.
" Kau masih mencintainya Oppa.." Ucap In Na, Dia kemudian berdiri dan meninggalkan Jimin.
Itu benar, tapi cinta yang berbeda.. In Na tidak mengerti hal itu.. Dia terlalu cemburu melihat Nari.. padahal Nari sendiri tidak melakukan apapa kepada Jimin..
" Samchon.. Samchon.." Ucapnya berlari ke Soobin yang baru turun dari panggung.
" Sayang, Samchon masih lelah, nanti saja.." Ucap Nari.
" Tidak apapa Noona.. apa Ayah sudah memberikan Youra permennya?" Tanya Soobin
" Sama sama sayang..
" Bisa kita bicara.." Ucap In Na yang tiba tiba menghampiri Nari.
" Ah iya Unnie ada apa?" Tanya Nari.
" Aku perlu bicara denganmu berdua.." Ucapnya.
" Soobin aa, apa kamu masih sibuk setelah ini?" Tanya Nari.
" Tidak Noona..
" Bisa jaga Youra sebentar saja, kalo kamu tidak sibuk bisa antarkan Youra kepada Ayahnya.." Ucap Nari.
" Biar Dia bersamaku Noona, aku tidak sibuk." Ucap Soobin.
Nari berjalan mengikuti In Na yang mengajaknya untuk bicara berdua..
" maafkan aku, tidak bisakah kamu menjauh dari Jimin Oppa.." Ucapnya.
" Menjauh? Memangnya ada apa?" Tanya Nari.
" Sampai kapanpun Dia akan mencintaimu dan kalo kamu terus dekat dengannya bagaimana Dia bisa melupakanmu.." Ucap In Na.
" Jadi karena ini kamu mendiamiku.." Ucap Nari.
" Maafkan aku sebelumnya.. aku tidak bisa menjauh dari Jimin Oppa dan aku tidak memiliki hubungan apapun dengannya.. Dia kakak untukku, bukan perasaan yang lebih..
" Tapi Dia masih mencintaimu. kamu juga sudah memiliki Jungkook, kenapa kamu terus bersama Jimin.." Tanya In Na.
" maafkan aku In Na ssi.. aku hanya ingin kamu tau satu hal, hubungan ku dengan Jimin Oppa lebih erat.. Dia memiliki sebagian tubuhku di dalam dirinya.. kalo kamu menyuruhku untuk jauh darinya itu tidak akan terjadi, karena Dia kakak ku.. tidak ada perasaan yang sama dengan perasaanku kepada suamiku.. kalo kamu mencintainya harusnya kamu percaya dengannya.." Ucap Nari.
" Beri Dia waktu, aku tau Dia mencintaimu juga tapi kamu terlalu larut dengan kekecewaan kamu kepadanya.. kita semua memiliki masalalu tapi walau Dia seperti itu, lihatlah Jimin Oppa masih yakin kepadamu.. aku tidak tau hubungan seperti apa yang kalian jalin tapi aku yakin kalian pasangan yang serasi.." Ucap Nari.
" Maafkan aku, karena aku tidak bisa menurutimu untuk menjauh dari Jimin Oppa. aku memiliki alasan yang tidak harus aku jelaskan kepadamu tapi aku tidak seperti apa yang kamu pikirkan.."Ucapnya.
" Terserah kamu akan bilang aku egois tapi biarkan Jimin Oppa yang menjelaskan.. maafkan aku, aku harus pergi, Anakku menungguku.." Ucap Nari.
In Na masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan Nari.. Dia tidak mau menjauhi Jimin karena satu alasan..
Alasan apa? Kenapa Nari sampai tidak mau menjauhi Jimin, Dia berfikir apa Nari mencintai Jimin tapi Nari bahagia bersama Jungkook..
" Kamu tidak apapa sayang?" Tanya Jungkook.
Jungkook mendengarkan apa yang dikatakan Nari kepada In Na, Dia tidak sengaja mendengarkannya saat Youra ingin menemui Ibunya
" Tidak sayang.. hal biasa saat pria yang di cintainya dekat dengan perempuan lain dan terlihat lebih akrab.. apalagi dengan orang yang pernah dicintainya tapi kamu percaya kepadaku kan sayang?" Tanya Nari.
" Aku percaya kepadamu. kita hidup bersama tidak dengan hitungan bulan tapi tahun dan aku sangat yakin dengan hatimu.. ini hanya kesalahpahaman, dan aku mau kamu tidak memikirkan hal ini terlalu lama.. biarkan waktu yang menjawab semuanya.." Ucap Jungkook.
" Terimakasih sayang..
" Ayah Ibu.. kenapa lama sekali, ayo.." Ucap Youra yang sedang menunggu mereka.
" Ah iya nak.. maafkan Ibu..
Setidaknya Jungkook mengerti masalahnya dan Dia percaya dengan Nari.. walo Dia juga tau Jimin masih mencintai Nari tapi Jimin tau batasannya karena Nari menganggapnya sebagai kakak laki-laki Nari..
💜
by: nyemoetdz
27/06/2020