
Nari, EunHye dan Jin sedang bertemu dengan teman Nari, Dia seorang pengacara.. Dia akan membantu Nari untuk mengurus masalah Aiko..
" aku takutnya orang tua anak ini melaporkan ku atas dasar penculikan.. aku ingin kamu segera mengurusnya.. aku minta tolong kepadamu.. Ucap Nari"
" Iya aku akan membantu mengurus masalah ini, kalo kamu mau aku juga bisa membantu memviralkan masalah ini.. Ucapnya"
" Tidak, kasihan Dia sudah mendapatkan perlakuan seperti ini dari orang tuanya.. aku tidak mau hal itu menjadi tekanan untuknya.. Ucap Nari"
" Siapa Dia sampai kau mau membantunya?? Tanyanya"
" Aku bukan siapa siapa gadis kecil itu, aku bertemu dengannya beberapa tahun lalu saat Dia di tinggalkan Ibunya di Mall. dari awal aku sudah curiga tapi polisi berjanji untuk memberi ku kabar kalo terjadi apapa dan sebelum aku bertemu dengannya aku tidak mendapatkan kabar apapun mengenai Dia.. aku pikir Dia baik baik saja tapi saat aku melihatnya kemarin aku berfikir harus membantunya.. Ucap Nari"
" Aku akan berusaha membantunya dan bagaimana Dia akan tinggal, aku akan mengurusnya juga.. Ucapnya"
" Bolehkan Dia diam bersama kami dulu untuk sekarang, setidaknya sampai anda membuat laporan itu dan membuat Ibunya bertanggung jawab atas kesalahannya.. Ucap Jin"
" Boleh, tapi sebelumnya aku akan mengajaknya untuk membuat laporan ke kantor polisi.. bisa aku mengajaknya.. Ucapnya"
Nari menghampiri Aiko yang sedang bersama EunHye, mereka tak jauh dari tempat Nari berbincang dengan temanya..
" Youra, no.. letakkan itu.. Ibu akan memarahi mu nanti.. Ucap Aiko saat bermain dengan Youra"
" Aiko..
" Ibu, lihatlah Youra.. aku sudah bilang jangan tapi Youra masih memainkan makanannya.. Ucap Aiko"
" Biar bibi yang membantu membersihkannya ya.. Ucap EunHye"
" Sayang sini, Ibu mau bicara.. Ucap Nari sambil duduk di samping Aiko"
" Aiko dengarkan Ibu, Aiko sudah janji kepada Ayah Jungkook kalo Aiko menurut kan, jadi sekarang Aiko harus ikut bersama paman itu, hanya sebentar.. apa Aiko mau?? Tanya Nari"
" Apa Aiko nakal Ibu?
" Tidak sayang, hanya sebentar saja.. paman Jin akan menemanimu.. Ucap Nari"
" Ibu?
" Bagaimana kalo bibi ikut, bibi akan menemani Aiko. biarkan Ibu bersama Youra. lihatlah Youra lelah dan mengantuk, apa Aiko tidak kasihan dengan Adik Youra? Tanya EunHye"
" Ibu akan segera menemui mu setelah Ayah Jungkook pulang, bagaimana? Nanti Ayah akan berikan boneka yang sama seperti punya adik Youra, apa Aiko mau??? Tanya Nari"
Aiko diam, Dia takut tapi Dia juga ingin boneka seperti milik Youra. sambil menunduk Aiko menjawab pelan..
" Iya Ibu, Aiko mau.. Ucapnya"
" Oke, Aiko akan pergi bersama paman Jin dan Bibi EunHye, setelahnya akan kesini lagi.. Ibu akan menjemput Ayah Jungkook untuk memberikan hadiah Aiko.. oke? Ucap Nari"
" Oke.. Jawabnya ragu ragu"
" Dan ingat, anak baik tidak boleh berbohong jadi saat paman bertanya, Aiko harus menjawabnya dengan jujur, mengerti??? Tanya Nari"
" Iya..
Jin dan EunHye mengantarkan Aiko membuat laporan ke kantor polisi, Nari segera pulang dan menunggu hasilnya di rumah.
.
.
.
.
.
.
🐰
Setelah dari kantor polisi Aiko tertidur dan Jin membaringkannya di kamar mereka..
Nari sendiri sedang berbincang dengan temanya di ruang tamu, mendengarkan apa yang dilakukannya tadi di kantor polisi.. temannya bilang mereka tinggal menunggu laporannya di tangani oleh pihak polisi.
" Terimakasih kamu sudah membantuku, terimakasih.. Ucap Nari"
" Tidak apapa, aku juga ingin membantunya. biarkan Dia disini sampai polisi mendapatkan informasi tentang orang tua Aiko, aku akan membicarakan dengan pihak perlindungan anak untuk masalah ini.. Ucapnya"
" Iya, aku benar benar merepotkan mu maafkan aku. harusnya ini tanggung jawabku tapi aku malah membuatmu repot.. Ucap Nari"
" Ah tidak juga. ya sudah, aku akan memberimu kabarnya nanti.. aku pamit pulang dulu.. Ucapnya"
" Iya terima kasih.. hati hati di jalan..
.
.
.
.
.
🌹
Keesokan harinya..
Jungkook hari ini ada pemotretan sampai siang saja, jadi Dia bisa sedikit bersantai karena hanya akan pengambilan beberapa shot lagi dan setelahnya selesai..
" Bagaimana kemarin? Maaf, harusnya aku pulang cepat.. Tanya Jungkook"
" Jin Oppa yang mengurusnya kemarin.. Ucap Nari"
" Ibu.. Ibu.. Panggil Aiko yang baru bangun tidur"
" Iya sayang, Ibu bilang Ayah akan memberiku boneka, mana? Tanyanya"
" Ahh ya, Ayah lupa. bagaimana? Tanya Jungkook"
" Ibu bilang anak baik tidak boleh berbohong, Aiko sudah menurut.. Ucapnya sedih"
" Tapi Ayah lupa, bagaimana?? Tanya Jungkook lagi, Nari hanya tersenyum melihat Aiko yang merasa sedih"
" kemarilah Ibu akan beritahu mu. Ucap Nari sambil memanggil Aiko untuk berjalan kepadanya"
" Lihatlah di ruang tv, di sana Ayah meletakkan nya. Ucap Nari sambil berbisik kepada Aiko, dan membuatnya tersenyum mendengarnya"
Aiko berlari ke ruang tv dan melihat 2 boneka kelinci berukuran berbeda. 1 kecil dan 1 besar.. Aiko yang senang melihatnya segera memeluk bonekanya dan berlari lagi ke dapur dimana Nari dan Jungkook berada sambil membawa bonekanya..
" terima kasih, Aiko suka.. Ucapnya"
" Sama sama sayang.. Ucap Jungkook"
" Ayah, boleh yang kecil untuk Youra? Tanyanya"
" Kan Youra sudah punya, ini untuk Aiko saja.. Ucap Jungkook"
" Tapi ini kecil dan ini besar, yang kecil untuk Youra saja. yang besar untuk Aiko tapi Youra sudah punya.. tapi Aiko akan meminjamkannya untuk Youra.. Ucapnya.. Nari dan Jungkook tersenyum mendengarnya.. anak sepolos dan selucu Aiko di sia siakan oleh orang tuanya"
💜
by: nyemoetdz
10/06/2020