The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 65



Nari sedang berada di apartemen Jungkook.. Sedang menemaninya.. Ibu Jungkook sudah pulang kemarin malam..


" Oppa ingin makan apa? Ucap Nari yang sedang menata belanjaannya di lemari pendingin"


" apa saja.. Oh ya sayang.. Apa sebaiknya kita menikah? Ucap Jungkook"


" me.. menikah?? Ucap Nari sedikit terbata karena terjut dengan apa yang dikatakan Jungkook"


" iya.. Maukah kamu menikah denganku? Ucap Jungkook"


" Oppa..


" kenapa? Apa kamu tidak mau.. Ucap Jungkook"


" bukan begitu.. Tapi....


" sayang, kenapa kamu tegang seperti itu.. Santailah.. Aku tidak akan memaksamu..


walau aku ingin sekali menikah denganmu secepatnya.. Hanya kamu yang bisa mengertiku.. Dan aku tidak bisa jauh darimu.. Ucap Jungkook"


" ahh iya.. Ucap Nari"


Bukannya Nari tidak mau.. Hanya saja penyakitnya sekarang seperti bom waktu yang sedang bersarang di kepalanya..


Nari hanya berfikir, bisakan Nari bertahan sampai akhir? Entahlah..


Saat ini Dia hanya tidak ingin Jungkook bersedih karenanya..


🌹


Setelah membuat makan malam Nari pamit untuk pulang.. Awalnya Jungkook memaksa untuk mengantarkannya tapi Nari tidak mau..


.


.


.


.


🌹


Sesampainya di apartemen, Nari duduk di lantai dan bersandar pada tempat tidurnya.. memejamkan mata, memikirkan apa yang dikatakan Jungkook..


Menikah? Siapa yang tidak senang saat kekasihnya mengajak menikah.. Apalagi hubungan mereka tidak sebentar.. mereka berdua menjalin hubungan yang lama..


Tapi Nari merasa tidak bisa melakukan hal itu.. Terdengar jahat tapi nyatanya Nari takut akan merepotkan Jungkook dan keluarganya karena sakit yang diderita..


Nari memejamkan mata dan menangis, melampiaskan rasa sedihnya seorang diri..


Dia bingung harus seperti apa mengatakan kebenaran kepada Jungkook.. Dia juga tidak ingin menutupi masalahnya kepada Jungkook..


.


.


.


.


.


.


.


.


🌹


Karena kondisi kaki Jungkook sudah berangsur membaik.. Jungkook sudah mulai melakukan kegiatannya lagi.. Dia sudah tidak begitu peduli dengan komenan negatif untuknya..


Dia lebih fokus dengan kesehatannya dan menata karirnya kembali..


Para member terus mendukungnya..


Jungkook sendiri sudah memulai latihannya hari ini.. Tapi dokter bilang untuk tidak memaksakan saat kakinya terasa sakit karena tidak akan baik untuknya..


.


.


.


.


.


🌹


Nari sedang berkutat dengan lensa kameranya.. Sesekali Dia mengedipkan matanya karena mata Nari yang seperti kabur..


" Nona tidak apapa? Tanya Seol"


" ahh tidak.. Bisakah kamu mengecek hasil foto ini.. Aku ingin keluar sebentar.. Ucap Nari"


" oh iya Nona..


Sebenarnya Nari sedang ada janji dengan dokternya hari ini.. Dia harus segera menemuinya karena beberapa jam lagi akan ada meeting untuk membahas konsep MV dengan member BTS..


dan sesampainya di rumah sakit Nari segera menemui dokternya.. Dan setelah di periksa.. Nari sedang mendengarkan dokter yang sedang menjelaskan hasil kesehatannya kali ini..


" apa penglihatan kamu kabur beberapa hari ini? Tanya dokter"


" harusnya kamu menajalin operasi.. Tapi kamu tetap tidak mau.. Jelas jelas dari hasil sebelumnya ada peningkatan volume perdarahan yang ada di otak kamu.. Ucap dokter"


" tidak dok.. Sama saja aku menyerah kalo aku ingin melakukan operasi.. Terkahir kali aku melakukan operasi dan berakhir aku koma beberapa waktu.. Dan tidak untuk sekarang.. Kalopun Tuhan ingin aku meninggal biarkan saja.. Aku sudah terlalu banyak membuat orang lain susah.. Ucap Nari"


" tapi...


" aku mohon dok.. bukankah pasti ada resiko untuk melakukan operasi itu.. Kalo tidak mati, aku akan hilang ingatan.. Dan aku tidak ingin melupakan seseorang yang menurut ku penting dalam hidupku.. Lebih baik aku mati daripada hidup tanpa mengingatkannya.. Maafkan aku dok.. Ucap Nari"


" ya.. Aku mengerti.. Tapi itu akan menyembuhkanmu.. Kamu tidak perlu terus mengkonsumsi obat selama sisa hidupmu.. Ucap Dokter"


" aku sudah menderita karena gagal ginjal yang aku alami.. Biarkan Tuhan membuatku susah seperti ini.. Aku akan menikmatinya selagi aku bisa.. Asal aku tidak melupakan orang yang aku sayangi.. Ucap Nari"


.


.


.


.


.


🌹


Setelah dari rumah sakit, Nari berjalan masuk kedalam kantornya.. Beberapa menit lagi Dia akan meeting dengan para member dan staf untuk menbicarakan tentang MV BTS..


Jungkook sudah bisa ikut dalam syuting kali ini..


" selamat sore.. Ucap Nari saat masuk kedalam ruangan yang sudah ada para member"


" ohh sayang kamu sudah datang? Aku mencarimu.. Kamu dari mana? Tanya Jungkook"


" aku dari menemui klien Oppa.. Bisa kita mulai meeting hari ini? Ucap Nari"


.


.


.


Setelah meeting, Nari masih duduk di ruang meeting.. Hanya diam sambil menatap kosong kedepan.. Dia memikirkan apa yang dikatakan dokternya tadi tentang penyakitnya..


Nari berfikir setelah album BTS keluar kali ini.. Dia akan mencoba membicarakan masalah ini kepada Jungkook..


" kenapa masih disini.. Ucap Jungkook yang melihat Nari sedang melamun di dalam ruang meeting"


" ahh Oppa.. Aku kira Oppa langsung pulang.. Ucapnya"


" kenapa melamun? Apa terasa sakit? Tanya Jungkook"


" ahh tidak.. Sudah pulang dan istirahatlah.. Besok kita akan memulai aktivitas kita pagi.. Jadi sekarang pulanglah.. Aku masih harus mengecek sesuatu.. setelahnya aku akan menemui Oppa.. Tidak apapa kan? Tanya Nari"


" iya sayang.. Jangan pulang terlalu malam.. Ucap JK"


" iya.. Hanya sebentar sayang.. Pulanglah.. Ucapnya"


.


.


Nari melanjutkan pekerjaannya.. walau sejujurnya, Dia hanya ingin sendiri sekarang.. fokusnya terpecah karena kunjungannya ke dokter tadi..


Selesai meneruskan meeting dengan stafnya, Nari duduk di ruangannya, Dia terdiam sambil memikirkan apa yang akan dikatakannya kepada Jungkook..


Sampai tak terasa air matanya mengalir dari sudut matanya..


Kenapa Tuhan selalu memberikan masalah untuknya..


Nari juga ingin menikmati hidupnya dengan tenang..


🌹


Ponsel Nari berbunyi.. itu dari Jungkook.. Nari berusaha menenangkan dirinya agar tidak terdengar sedang menangis saat menjawab dari telpon Jungkook..


Telpon:


" iya Oppa.. Ucap Nari"


" apa masih lama? Aku sedang menunggumu di ruang latihan.. Ucapnya"


" aku kan sudah menyuruh Oppa untuk istirahat.. kenapa menungguku? Tanya Nari"


" ingin saja.. ayo kita pulang.. aku akan menunggumu di lobi ya.. Ucap JK"


" iya sayang..


.


.


.


.


Bagaimana pun Nari hanya ingin bahagia disisa umurnya..


Biarkan waktu yang akan menjawabnya..


💜