The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 70



Soora menarik lengan Nari ke arah tebing.. semua yang disana melihatnya takut dan khawatir melihat apa yang dilakukan Soora kepada Nari..


Walau Jungkook sudah lebih dekat dengan mereka berdua tapi Jungkook tidak bisa lebih dekat lagi..


" Oppa tidak boleh bersamanya.. tidak.. Ucap Soora"


" Iya tapi jangan seperti ini.. kalian bisa celaka kalo seperti ini.. Ucap Jungkook yang mencoba membujuk Soora"


" Soora aa.. tidakkah kamu penasaran kenapa aku tidak mau melepaskan Jungkook kepadamu??? Tanya Nari"


" Diamlah.. atau aku akan mendorongmu.. Ucap Soora"


" Bukankah kau bilang aku perempuan penyakitan.. kenapa kamu repot repot mengotori tanganmu.. untuk membunuhku.. bukankah pada akhirnya akan tetap sama.. aku akan mati.. Ucap Nari"


โ€kenapa kamu cerewet sekali.. diamlah.. Ucap Soora"


" Kau tau, kepalaku terasa sangat sakit sekarang.. bisakah kita sudahi saja hal ini.. Ucap Nari"


" Soora aa.. sudah ya.. kemarilah.. kita bisa bicarakan ini.. Ucap Jungkook"


" Dia bahkan menerima lamaran Oppa didepan mataku.. kenapa Oppa mau dengannya.. Dia hanya perempuan penyakitan.. Ucap Soora"


" Soora, andai kau bisa bersikap baik.. aku pasti akan rela melepaskan Jungkook Oppa kepadamu.. tapi lihatlah dirimu.. ini yang membuatku takut untuk melepaskannya kepadamu.. awalnya aku berharap setelah lama tidak bertemu denganmu.. kau bersikap baik tapi nyatanya kau tetaplah Soora seperti dulu.. Ucap Nari"


" Apa urusanmu tentangku.. diamlah.. Ucap Soora"


" Soora aa.. berhenti bersikap seperti anak anak.. Ucap Jimin"


" Oppa tau kan bagaimana rasanya di campakkan?? Bukankah Oppa mencintainya.. harusnya Oppa merebutnya dari Jungkook Oppa.. biar Dia pergi dari Jungkook Oppa.. Ucap Soora"


" Jimin Oppa itu beda denganmu.. Dia bersikap lebih dewasa.. Ucap Nari menjawab apa yang dikatakannya kepada Jimin"


" Iya aku tau.. tapi jangan seperti ini.. sudah ya.. lepaskan Nari.. kita bisa bicarakan ini.. Ucap Jimin"


" Nari ssi, apa kamu mau mati bersamaku??? Tanya Soora tiba tiba kepada Nari"


" Soora aa....


.


.


.


Semua teriak saat Soora menarik lengan Nari.. menariknya lagi ke ujung tebing..


" Lakukan.. lebih cepat lebih baik.. Ucap Nari"


" Im Nari.. Ucap Jungkook"


" Aku bilang lakukan.. aku sudah muak dengan sandiwara mu ini.. ayo kita lakukan bersama.. bukankah kamu ingin kita mati bersama.. nantinya Jungkook Oppa tidak akan bingung tentang kita berdua.. aku tidak bisa bersamanya dan kau tidak bersamanya.. adilkan?? Ucap Nari yang sekarang berganti menarik lengan Soora"


" Kau lihat ujung tebing ini hampir tidak terlihat.. bukankah kalo kita masuk ke sana akan susah untuk menemukan mayat kita.. ayo kita lakukan.. Ucap Nari"


" Kau itu memang gadis gila.. Ucap Soora"


" Benar.. aku memang gila.. aku bisa gila lebih darimu.. apalagi kalo berurusan dengan Jungkook Oppa.. aku akan menjadi sangat gila.. Ucap Nari"


" Im Nari apa yang akan kamu lakukan?? Diam disana.. Ucap Jungkook"


" Aku bilang LAKUKAN.. Ucap Nari"


" Kau mau cara lain.. ayo aku tunjukkan.. Ucap Nari sambil menarik tangan Soora berjalan kedalam mobil Soora.. mendorong Soora untuk duduk di bangku penumpang di samping kemudi"


" Sayang apa yang akan kamu lakukan.. turunlah.. Ucap Jungkook yang berada di luar mobil berusaha menghentikan Nari"


.


.


.


Nari menyalahkan mobil Soora.. menginjak gas dengan kencang..


" Aku tanya lagi.. apa kau masih ingin mati bersamaku?? Tanya Nari"


" Cukup.. cukup.. Ucap Soora"


" Kenapa?? Bukankah kalo dengan seperti ini kita akan cepat mati tanpa merasakan sakit.. kalo kita menjatuhkan diri seperti itu akan terasa sangat sakit.. Setidaknya kalo kita jatuh menggunakan mobil ini kita tidak bisa merasakan sakit begitu lama karena mobil ini akan meledak.. Ucap Nari"


.


.


.


.


" Aku mohon hentikan semua ini.. kenapa kamu terus melakukan hal bodoh seperti ini.. masih banyak laki laki lain, selain Jungkook Oppa.. kau tidak bisa memaksakannya.. Dia juga memiliki hak untuk hidupnya.. kau hanya akan menyakitinya kalo seperti ini.. Ucap Nari"


" Saat kau tertekan, hal seperti ini yang kau lakukan.. Soora aa.. lihatlah dirimu.. kau itu bisa mencari pria lebih baik dari Jungkook Oppa.. aku tau kau kecewa dengan ku.. kau merasa marah melihatku bersamanya.. tapi Jungkook menggangapmu sebagai sahabatnya.. tidak ada namanya mantan sahabat.. dan aku tidak menyalahkanmu tentang ini.. hanya saja aku berfikir kadang kamu keterlaluan.. Ucap Nari"


" Tapi Jungkook penting untukku.. Ucap Soora"


" Aku tau.. tapi kalo kamu seperti ini terus kamu benar benar kehilangan Jungkook Oppa.. bukankah kalian bersahabat.. kenapa kau merusak persahabatan kalian dengan hal seperti ini.. maafkan aku sudah merebutnya darimu.. kalo aku mati nanti setidaknya kamu bisa bersamanya.. tapi aku minta tolong untuk berubahlah.. bukankah Jungkook Oppa penting untukmu.. Dia juga penting untukku.. jadi tolonglah jaga Dia.. jangan buat Jungkook bersedih.. buat dirimu penting untuknya juga.. setidaknya sadarlah.. Ucap Nari"


.


.


Beberapa tahun ini Soora memang mengalami depresi berat karena Jungkook mencampakannya..


Nari tau hal itu dari Ayah tirinya.. kalo Soora dirawat di sebuah rumah sakit jiwa beberapa waktu lalu.. dan baru beberapa bulan kemarin Soora bisa melakukan aktivitasnya seperti biasa..


.


.


.


Nari menghentikan mobilnya di depan rumah Soora..


Nari sengaja mengantarkan Soora untuk pulang..


Tidak ada niatan untuk melakukan hal bodoh atau mencelakai Soora..


Karena Nari yakin apa yang dilakukan Soora tadi hanya ancaman semata..


.


.


.


" Masuklah.. aku harap kamu bisa berfikir dan menenangkan pikiran kamu.. kau hanya merugikan diri kamu saat melakukan hal seperti tadi.. Ucap Nari"


" Kenapa kau baik kepadaku saat aku jahat kepadamu.. Ucap Soora"


" Setidaknya merubah seseorang menjadi baik tidak dengan membalas dengan keburukan juga.. Ucap Nari"


" Maafkan aku.. pikiranku akan seperti itu saat memikirkan tentang Jungkook Oppa.. maafkan aku.. Ucap Soora"


" Sudahlah.. aku mengerti.. Ucap Nari"


.


.


.


.


Nari berjalan keluar dari mobil Soora.. dan melihat Jungkook yang berlari ke arahnya..


Saat sudah didepan Jungkook, tubuh Nari melemas dan pingsan tepat didepan Jungkook..


Sontak Jungkook memegangi tubuh Nari dan membawanya dalam pelukannya..


" Im Nari.. sayang bangunlah.. Ucap Jungkook kepada Nari"


Jungkook membawa Nari masuk kedalam mobil dan membawanya pulang..


๐Ÿ’œ


bagaimana??? suka tidak dengan ceritanya????


wajib komen ya๐Ÿ˜˜