The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 82



" kau ingin bermain denganku??? Oke lakukan apa yang ingin kau lakukan.. kita lihat siapa yang akan kalah nanti.. Ucap Nari"


" boleh juga.. apa Jungkook Oppa tau kau dekat dengan orang ini?? Tanya Key sambil menunjukkan foto Jung Soo kepada Nari"


" Memangnya kenapa dengannya.. kau ingin membuat Jungkook Oppa marah dengan foto itu.. lakukan.. Ucap Nari"


.


.


.


.


.


🌹


Setelah acara Jungkook segera menghampiri Nari yang masih dengan Key di belakang panggung..


Key tetap ingin menunggu Jungkook..


" Kenapa Dia masih disini.. Tanya Jungkook"


" Aku kan sudah bilang kepada Oppa untuk menunggumu.. aku ingin bicara dengan Oppa... Ucap Key"


" Tapi aku tidak..


" Bukankah kamu ingin menunjukkan sesuatu kepadanya.. lakukan.. apa perlu aku pergi dari sini agar kamu lebih leluasa untuk bicara dengannya?? Tanya Nari"


" Memangnya ada apa??? Tanya Jungkook"


" Tidak ada.. aku tidak mengerti apa yang kamu maksudkan.. Ucap Key"


" Ohh kamu mulai berakting sekarang?? Oke.. Oppa apa acaranya selesai.. bisa kita pulang?? Ucap Nari"


" Kenapa kamu tidak pulang sendiri saja.. Ucap Key sambil menggandeng tangan Jungkook tapi Jungkook langsung melepaskannya"


" Kau ingin kita mengusir mu dengan tidak baik baik.. kau sudah membuat kericuhan di panggung, tidak di sini.. Ucap Jimin"


" Oke oke aku akan pergi.. dan ingat berhati-hatilah.. Ucap Key kepada Nari kemudian pergi meninggalkan ruangan"


" Kamu tidak apapa?? Tanya Jungkook"


" Tidak.. bisa kita pulang Oppa?? Ucap Nari"


.


.


.


.


.


.


.


🌹


Seoul..


Pagi ini setelah turun dari bus, Nari berjalan menuju kantornya.. hari ini Dia menggunakan bus untuk berangkat ketempat kerjanya..


Jungkook sendiri sedang sibuk dengan promo albumnya..


Nari berjalan sambil mendengarkan lagu yang Jungkook kirimkan pagi ini.. Jungkook meng-cover lagu Breathless milik Shayne Ward.. dan Dia mengirimkannya kepada Nari..


Sambil mendengarkan Nari tersenyum mendengar lirik yang dilantunkan Jungkook dengan suara merdunya, Jungkook menyanyikannya..


🎼🎡🎢


***You must have been sent from heaven to earth to change me


You're like an angel


The thing that I feel is stronger than love believe me


You're something special


I only hope that I'll one day deserve what you've given me


But all I can do is try every day of my life


You leave me breathless


You're everything good in my life


You leave me breathless


I still can't believe that you're mine


You just walked out of one of my dreams


So beautiful, you're leaving me breathless


You leave me breathless


You're everything good in my life


You leave me breathless


I still can't believe that you're mine


You just walked out of one of my dreams


So beautiful, you're leaving me breathless, Breathless***


.


.


.


🌹


" Oh Tuhan, kamu mengejutkan ku.. selamat pagi.. Ucap Nari"


" Siapa suruh Nona tidak mendengarkan panggil ku.. Nona malah tersenyum sendiri sambil berjalan.. memangnya ada apa Nona?? Ucap Seol"


" ahh tidak ada.. aku hanya sedang mendengarkan lagu.. Ucap Nari"


" Apa dari Jungkook ssi???


" Iya.. Dia sangat pintar membuat orang tersenyum.. Ucap Nari"


.


.


.


Nari masuk kedalam ruangannya.. dan saat akan duduk Nari melihat sebuah kotak di mejanya..


" Milik siapa ini??? Ucapnya"


" Wahh pasti dari Jungkook, Nona.. masih pagi sudah membuat orang iri.. Dia benar romantis.. Ucap Seol"


.


.


Tidak ada nama atau pesan di kotak itu.. Nari membukanya..


" Ya Tuhan.. Ucap Nari saat tau isi dalam kotak itu.. bukan terkejut senang tapi Dia terkejut melihat isi dalam kotak itu"


" Ada apa Nona.. ya Tuhan.. Ucap Seol.. saat melihat apa yang ada di dalam kotak itu"


Ada beberapa foto yang sobek sobek dengan boneka yang berlumuran darah.. dan foto yang di dalam kotak itu adalah foto Nari..


" Siapa yang mengirimkan ini Nona.. apa tidak ada nama pengirimnya.. Ucap Seol"


" Tidak ada..


" Nona baik baik saja kan?? Tanya Seol"


" Ahh iya.. sebentar aku akan menanyakan kepada petugas keamanan siapa yang letakan ini di sini.. Ucap Nari"


.


.


.


Setelah bertanya kepada petugas keamanan, Nari kembali ke kantornya dan Seol sudah membuang kotak itu..


Pagi sekali ada yang menyuruh salah satu petugas kebersihan untuk meletakan kotak itu di meja Nari.. tapi petugas kebersihan itu sendiri tidak tau nama yang memberikan kotak itu..


Dia hanya bilang dari Jungkook..


Tapi Nari yakin ini bukan dari Jungkook.. kenapa Jungkook memberikan hal seperti itu kepada Nari..


Jujur saja ada rasa takut tapi Nari tidak bisa terus memikirkan hal itu.. Dia harus fokus dengan pekerjaannya.. karena hari ini akan ada meeting mengenai MV yang akan dilakukan TXT..


Nari memilih untuk fokus dan tidak memperdulikan ancaman itu..


.


.


.


.


.


.


🌹


Di ruang latihan..


Setelah acara Jungkook dan member sedang berada di ruang latihan.. ada jadwal VLive yang harus mereka lakukan malam ini..


" apa kamu dengar.. pagi ini Nari mendapatkan teror dari seseorang.. Ucap Sejin kepada Jungkook yang sedang melakukan pemanasan"


" Teror?? Tidak hyung.. Nari tidak cerita apapa.. memangnya hyung tau dari siapa?? dan memangnya teror apa?? Tanyanya"


" aku mendengarkan dari asisten TXT.. aku tidak tau.. tapi coba nanti tanyakan kepadanya.. Ucap Sejin"


" Iya hyung..


.


.


.


.


.


Jungkook menghentikan kegiatannya dan mencoba menghubungi Nari..


Tidak ada jawaban dari Nari.. seharusnya Nari juga sudah pulang.. tapi Nari tidak menjawab telpon Jungkook.. Jungkook terus mencoba menghubungi Nari tapi tetap Dia tidak menjawabnya..


Pesan juga Jungkook kirimkan untuk Nari..


" Jungkook ssi, lihatlah Nari sedang diluar.. sepertinya Dia terluka.. Ucap salah satu staf yang baru masuk dengan suara yang sedikit keras.. membuat yang ada di ruang latihan melihatnya"


πŸ’œ