The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 223



Tadi pagi sekali Jungkook menemukan Nari yang sedang kesakitan di dalam toilet, saat akan membantunya untuk berbaring Nari pingsan dan untung Jungkook memegangi tubuhnya Nari agar tidak sampai terjatuh, Jungkook langsung membawanya ke rumah sakit..


Jungkook meminta tolong EunHye untuk menjaga Youra yang masih tidur di kamarnya karena harus mengantarkan Nari ke rumah sakit di temani Jin..


.


.


.


.


.


.


.


Rumah sakit..


" Jungkook aa, sebaiknya kamu segera membuat keputusan untuk Transplantasi ginjal itu, memang seharusnya donor ginjal itu dilakukan beberapa tahun lalu.. kalo dibiarkan saja tidak akan baik untuk Nari.. Ucap dokter Choi"


" Tapi Hyung, Hyung tau jelas kondisi Nari dan Nari selalu takutkan Dia akan berakhir koma dan....


" Aku mengerti, tapi ini juga untuk kebaikan Nari.. belum lagi penyakit pankreatitis akut yang di deritanya, kamu harus membujuknya untuk mau melakukan Transplantasi ginjal itu.. aku sudah pernah bertemu Ayah Nari sebelumnya dan Beliau bilang akan melakukan Transplantasi ginjal kapanpun Nari ingin melakukannya.. Ucap dokter Choi"


" Ayah? Ayah mendatangimu Hyung? Kenapa Hyung tidak bilang kepadaku.. Tanya Jungkook"


" Dia tidak mau kalo Nari tau ginjal itu milik Ayahnya karena Nari menolak tawaran Ayahnya.. tolong bujuk Dia untuk melakukan Transplantasi ginjal itu.. bukankah Dia ingin melihat Youra tumbuh dewasa dan menjadi gadis cantik sepertinya?? Pikirkan Jungkook aa, Ini untuk kebaikan istrimu.. Ucap dokter Choi"


" Tapi apa ginjal Ayah cocok Hyung? Tanya Jungkook"


" ginjalnya cocok dan beliau mulai menjaga kondisi ginjalnya agar tetap sehat dan itu untuk Nari, Dia tidak ingin Nari tau semua ini.. Ucap Dokter Choi"


" Bicarakan hal ini dengan istri kamu dengan baik.. aku akan pastikan Dia akan baik baik saja setelah operasi itu, aku akan berusaha.. Ucap dokter Choi meyakinkan Jungkook"


Jungkook keluar dari ruang dokter Choi dan berjalan ke ruang UGD, karena Nari masih di sana..


Kondisinya sudah lebih baik dari sebelumnya..


Jungkook masih memikirkan bagaimana harus menjelaskan hal ini kepada Nari.. Dia pasti akan menolaknya..


Dia sudah pernah bilang kepada Jungkook kalo Dia takut untuk melakukannya..


Jungkook duduk di bangku depan ruang UGD..


Memikirkan apa yang sudah dokter Choi katakan kepadanya..


Tapi masih saja ada rasa takut yang Jungkook rasakan..


Dia takut Nari akan kembali koma dan Nari tidak mau itu..


Tapi Dia juga harus meyakinkan Nari untuk melakukan Transplantasi ginjal itu karena ini untuk kebaikan Nari juga..


.


.


.


.


.


.


.


Setelah dirasa baik baik saja,


Tak lama mereka segera pulang..


Dan sesampainya di apartemen Nari mendengar suara Youra yang sedang menangis..


EunHye memberikan Youra dan Nari menggendongnya..


" Maafkan aku, Dia terus menangis sejak tadi. mencari kalian.. maafkan aku.. Ucap EunHye"


" Tidak apapa Unnie.. terimakasih sebelumnya sudah menjaga Youra.. Ucap Nari"


" Tenang nak, maafkan Ibu.. Ucap Nari"


" Istirahatlah, biarkan Youra bersamaku.. Ucap Jungkook"


" Lebih baik kamu dan Youra istirahat, masuklah kamar.. Ucap Jin"


" Iya Oppa terimakasih.. Ucapnya"


.


.


.


.


.


Malamnya, mau tidak mau Jungkook membicarakan hal yang di sampaikan oleh dokter Choi kepadanya tentang Transplantasi ginjal itu..


Dan lagi Nari menolaknya, Dia tidak mau kalo harus jauh dengan Youra..


" Sayang, apa kamu tidak ingin melihat Youra tumbuh besar dan menjadi gadis cantik sepertimu..


" Jujur aku takut tapi aku ingin kamu sehat dan aku yakin kamu akan baik baik saja.. tolong lakukanlah, aku mohon.. Ucap Jungkook"


" Lebih baik koma dan akan bangun walau harus menunggu beberapa waktu.. daripada aku harus kehilangan dirimu, tolong sayang.. tolong lakukan Transplantasi ginjal itu. aku mohon.. Ucap Jungkook, Dia menyakinkan Nari untuk mau melakukannya dan menatap matanya.. agar Nari melihat ketulusan Jungkook walau terlihat ada ketakutan di matanya"


" Oppa...


" Aku mungkin suami yang buruk untuk mu, aku juga tidak bisa menjagamu dengan benar, selalu melarangmu ini dan itu. ini pilihan berat untukku tapi aku ingin kamu melakukannya, maafkan aku.. aku seperti memintamu untuk mati kalo seperti ini tapi aku yakin kamu akan baik baik saja.. Ucap Jungkook"


" Lihatlah anak kita, bukankah kamu mau melihatnya sampai Dia tumbuh besar.. Dia bahkan terus menangis mencari mu.. aku mohon, aku mohon.. Ucap Jungkook"


" Oppa.. Ucap Nari kemudian memeluk tubuh Jungkook"


" Maafkan aku.. maafkan aku.. aku bukan suami yang baik.. maafkan aku.. Ucap Jungkook"


Ini pilihan berat untuk Jungkook.. hal yang di takutkan, hal yang selalu terjadi saat Nari terbaring di rumah sakit..


Tapi Jungkook harus memilih nya karena ini untuk kebaikan Nari..


Hati Nari terasa sakit melihat Jungkook seperti ini, ada rasa bersalah dalam diri Nari.. Dia bersikap egois kepada dirinya sendiri untuk tidak melakukan Transplantasi ginjal itu, ada benarnya apa yang dikatakan Jungkook, Nari harus yakin dengan apa yang dikatakan Jungkook..


Ini mengingatkan Nari saat Nari hamil, dengan resiko besar seperti itu Nari tetap melakukannya dan membuat Jungkook menangis karena merasa bersalah.. hal itu terjadi lagi sekarang.. Jungkook harus memilih 2 hal yang sulit untuknya..


Akankah Nari terus bersikap keras kepala dan membuat Jungkook merasa bersalah?? Entahlah.. pilihan apa yang Nari pilih??..


💜



by: nyemoetdz


29/06/2020