The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 138



Sampai pagi pun gadis kecil itu belum ada yang menjemputnya, pihak polisi juga belum memberikan kabar kepada Nari..


Pagi ini rumah Nari sudah ramai dengan ocehan gadis kecil yang menghampirinya kemarin..


Dia menceritakan ini dan itu dengan bahasa yang sedikit tidak di mengerti tapi Dia terlihat menggemaskan..


Nari mendudukkan tubuh kecilnya di depan ruang TV saat Nari baru membuatkan susu untuknya..


" Diam disini ya sayang.. minum susunya sambil menonton acara kartunnya.. kakak akan membuatkan sarapan untukmu dan kak Jungkook.. tidak apapa kan?? Tanya Nari"


" Hmmm.. Aiko menurut.. Jawabnya"


" Pintar.. Ucap Nari sambil membelai rambutnya"


Nari segera pergi ke dapur untuk membuat sarapan..


Jungkook masih tidur.. memang hari ini tidak ada jadwal untuknya jadi Nari tidak akan mengganggu istirahatnya..


Sebelumnya Nari sudah membuatkan susu dan roti selai untuk Aiko, yakni nama gadis kecil itu.. agar Dia tidak merasa kelaparan saat Nari sedang memasak..


Semalaman Nari dan Jungkook menunggu kabar dari orang yang akan datang mencari Aiko tapi tidak ada yang memberikan kabar sama sekalk.. di kantor polisi juga tidak ada yang mencari gadis kecil ini..


Apakah orang tuanya tega membuang Aiko.. entahlah..


Rencananya nanti setelah Jungkook bangun dari tidurnya.. Nari dan Jungkook akan datang ke kantor polisi untuk menanyakan tentang orang tua Aiko..


" Kakak, apa Aiko nakal?? Kenapa Mama meninggalkan Aiko?? Tanyanya saat Jungkook yang baru tidur bergabung dengan Aiko yang sedang menonton acara TV"


" Kenapa bicara seperti itu.. memangnya Aiko nakal??? Tanya Jungkook"


" Tidak.. Aiko menurut.. kata Mama, Mama benci anak nakal jadi tinggal Aiko tapi Aiko tidak nakal.. Aiko hanya ingin makan ice cream saja tapi Mama tinggal Aiko.. Ucapnya sambil menangis"


" Aiko tidak nakal.. jadi sudah ya jangan menangis.. nanti kakak akan membelikan mu ice cream.. apa Aiko mau?? Tanya Jungkook"


" Hmmmm.. Aiko mau.. Ucapnya"


" kakak..


" Iya sayang..


" Boleh Aiko panggil kakak, Ayah??


" Hmm?? Jawab Jungkook sedikit tidak mengerti dengan yang dikatakan"


" Boleh.. apa Aiko ingin memanggil kakak Jungkook dengan sebutan Ayah??? Tanya Nari yang tiba tiba datang bergabung.. niatnya ingin membangunkan Jungkook tapi Dia sudah bersama Aiko"


" Benarkah boleh??? Tanyanya lagi"


" Boleh sayang.. iya kan Ayah Jungkook?? Tanya Nari sambil tersenyum kepada Jungkook"


" Ah iya iya boleh.. Ayah.. Aiko boleh memanggilku Ayah.. Ucapnya"


" Kalo begitu kakak ini Ibu??? Tanya Jungkook"


" Iya Ibu dan Ayah.. Ucap Aiko sambil tersenyum malu"


Gadis lucu itu membuat pagi mereka berwarna.. ocehannya membuat Jungkook dan Nari tertawa dengan kata kata yang tidak begitu jelas tapi itu yang membuat Aiko tambah mengemaskan..


"Sebelum ke kantor polisi kita ke Hotel sebentar untuk menemui para member ya sayang.. Tanya Jungkook"


" Ayah, mau kemana?? Aiko tidak mau pulang.. Aiko mau bersama kalian.. Ucapnya, Dia takut kalo Jungkook dan Nari meninggalkannya"


" Kita akan pergi ke tempat teman Ayah.. bukankah Aiko mau makan ice cream nanti Ayah akan membelikannya.. benarkan Ayah?? Tanya Nari kepada Jungkook"


" Iya.. Ayah akan membelikan Aiko ice cream tapi janji Aiko harus menurut.. Ucap Jungkook"


" siap Ayah.. Ucapnya sambil tersenyum.. Dia duduk di pangkuan Nari"


Jungkook memasuki Hotel dengan Aiko yang ada di gendongannya dan tangan satunya menggandeng Nari masuk.. mereka terlihat seperti keluarga kecil yang bahagia..


Di gendongan Jungkook, Aiko banyak bicara.. Dia tidak henti hentinya menceritakan akan memakan ice cream kesukaannya..


Nari tersenyum melihatnya yang antusias menceritakan tentang ice cream yang Jungkook janjikan..


" Ibu akan suka rasa stroberi.. benarkan Ayah??? Tanyanya"


" Iya..


" Rumahnya besal.. apa ini rumah teman Ayah??? Tanya Aiko"


" Ini Hotel sayang dan teman Ayah sedang bermalam disini.. Ucap Jungkook"


" Hotel itu apa Ibu?? Tanyanya"


" Tempat tinggal sementara sayang.. Jawab Nari"


" Apa Aiko juga akan tinggal disini untuk menunggu Mama??? Tanyanya"


" Tidak sayang..


" Wahhh.. Aiko mau menekan tombolnya.. Aiko mau.. Ucapnya saat mereka sudah masuk kedalam lift"


Jungkook membantu untuknya menekan tombol lift dan tak lama mereka sampai di lantai dimana mereka akan bertemu dengan para member..


" Wahh gadis kecil ini lagi.. apa kalian tidak membiarkannya pulang?? Tanya Taehyung yang akan masuk ke kamar Jimin"


" Hay manis.. siapa nama kamu?? Tanya Taehyung kepada Aiko yang berbeda di gendongan Jungkook.. karena merasa takut Aiko menyembunyikan wajahnya ke lekuk leher Jungkook"


" Aiko, beri salam kepada paman, sayang.. Ucap Nari membujuk Aiko agar tidak malu kepada Taehyung"


" Kalian sudah cocok.. terlihat keluarga bahagia.. Ucap Taehyung"


" Baguslah kalo cocok.. Oppa juga harus segera mencari pasangan agar bisa seperti kita.. Ucap Nari"


" Kau seperti itu lagi kepadaku.. Ucap Taehyung"


🌹


Di kamar Jimin sudah ada beberapa member yang akan membahas kegiatan selanjutnya.. mereka di Jepang sudah 4 hari dan akan di Jepang beberapa hari lagi untuk Fansign, jadwal kegiatan besok mereka harus ke Tokyo..


" Jungkook aa, apa kamu tidak melaporkan ke kantor polisi agar mereka mencarikan orang tuanya.. Ucap Sejin"


" Sudah hyung, dan mungkin hari ini aku dan Nari akan melihat kabar dari pihak polisi akan bagaimana nantinya.. Ucap Jungkook"


" Iya.. jangan sampai ini menjadi masalah untukmu.. karena ini bukan tanggung jawab mu.. Ucap Sejin"


" Apa paman suka ice cream?? Ayah akan membelikan ku ice cream.. benarkan Ayah?? Ucap Aiko saat Taehyung dan Jimin sedang mengajarkannya bercanda.. Dia tidak malu lagi.. walau masih dalam pangkuan Nari"


" Dia memanggilmu Ayah, Jungkook aa?? Tanya Taehyung"


Jungkook hanya tersenyum menjawab pertanyaan Taehyung..


entah kenapa Dia senang mendengar Aiko memanggilnya Ayah..


bagaimana nasib gadis kecil itu, apakah Dia akan bersama Jungkook dan Nari??


💜



by: nyemoetdz 😘


02/02/2020