The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 60



Mobil berhenti terguling dan diam di posisi terbalik terseret beberapa meter dari jalurnya..


Nari dan Jungkook mendapatkan beberapa luka..


Apalagi Jungkook, sepertinya Dia mengalami luka berat di kakinya.. Dia bahkan tidak sadarkan diri..


Karena Nari masih dalam kondisi setengah sadar.. Dia mencoba untuk membuka safetybell milikinya dengan susah payah, kemudian Dia mencoba membantu Jungkook..


Tapi Jungkook tetap tidak sadarkan diri..


Tangan Nari terasa sakit untuk di gerakkan.. Tapi Nari tetep ingin membatu Jungkook.. Di kepala Nari juga ada luka, bahkan darah mengalir dari kepalanya.. tapi Nari tidak memperdulikan itu.. Dia tetap ingin membantu Jungkook..


Memang kecelakaan yang hebat karena Jungkook mengendarainya dengan kecepatan tinggi walau tidak ada korban lain.. Mereka mengalami kecelakaan tunggal.. di perparah dengan kondisi jalanan yang licin..


Beberapa orang berusaha membantu Jungkook dan Nari..


Nari di bantu untuk keluar dari dalam mobil.. karena takut mobil yang tiba tiba terbakar dan di bawa menjauh dari mobil itu..


Setelah Jungkook berhasil keluar.. Nari menghampirinya untuk melihat kondisinya..


Nari memanggil nama Jungkook tapi tetap tidak ada respon dari Jungkook..


" bisa kalian memanggil ambulans? Tanya Nari"


" ambulan sudah dalam perjalanan Nona.. Bagian mana yang terasa sakit Nona? Tanya seseorang kepada Nari"


" aku baik baik saja.. Ucap Nari"


Tak berapa lama ambulan datang dan segera membawa Jungkook dan Nari ke rumah sakit..


Jungkook mendapat perawatan intensif karena kondisinya yang tidak sadarkan diri..


Dengan beberapa luka di tubuhnya..


Patah tulang kaki kiri dan dan beberapa luka di wajah dan tangannya..


" bagaimana bisa terjadi seperti ini? Tanya Sejin kepada Nari"


Nari sedang berada di depan ruang ICU.. Dia tidak mau di rawat, Dia mengkhawatirkan Jungkook yang belum sadarkan diri di ruang ICU..


Setelah perawat mengobati lukanya, Nari memilih menemani Jungkook yang sedang melakukan Operasi kaki kirinya.. dokter langsung memberikan penanganan kepada Jungkook..


" Oppa membanting stirnya saat melihat ada seseorang yang akan menyabrang tiba tiba.. Dan saat itu kecepatannya tinggi.. Aku sudah katakan kepadanya untuk tidak membawa mobil karena Dia sedang mabuk.. Tapi Dia tetap mengemudikannya.. Maafkan aku sunbae.. Ucap Nari"


" jalanan licin jadi mobilnya terpental saat menghindari orang itu dan membuat mobilnya terbalik.. Ucap Nari"


" kamu harus mendapatkan perawatan Nari aa.. Lihatlah lukamu.. Sebaiknya kamu istirahat.. Ucap Jimin"


" tidak Oppa.. Aku baik baik saja.. Aku ingin melihat Jungkook Oppa.. Ucap Nari"


" aku akan urus kejadian ini.. Kamu temani Nari.. Ucap Sejin"


" iya hyung.. Ucap Jimin"


.


.


.


.


🌹


Setelah beberapa jam di ruang operasi, Jungkook kemudian di pindahkan ke ruang rawatnya..


Kata dokter tidak ada luka lain selain patah pada kakinya.. Selebihnya Jungkook baik baik saja..


😭


Nari sedang duduk di samping tempat tidur Jungkook..


Ibu dan Ayah Jungkook juga ada di sana.. Mereka menyuruh Nari untuk istirahat tapi Nari tetap ingin berada di samping Jungkook..


Dengan tangan yang terbalut perban dan kening yang mendapatkan beberapa jahitan karena luka yang di dapatnya, Nari masing menemani Jungkook..


Memang luka Nari tidak begitu parah kelihatannya.. Tapi Dia mengalami luka dalam di kepalanya..


Dokter bilang hasilnya akan keluar besok.. Dokter juga menyuruh Nari untuk dirawat tapi Nari tidak mau..


Walau kepalanya terasa sangat pusing tapi Nari tetap menahannya..


.


.


.


.


.


.


Pukul 7 pagi..


" nak, istirahatlah.. Ucap Ibu Jungkook"


" iya Bu.. Nanti setelah Oppa bangun.. Ucap Nari"


" ahh.. Terdengar suara dari Jungkook"


" Oppa.. Ibu, Oppa sudah bangun.. Ucap Nari"


" Ibu..


" iya nak..


.


.


.


🌹


Setelah beberapa saat sadar Jungkook masih diam kepada Nari.. Tidak tau kenapa Dia mendiami Nari..


Jungkook bahkan sempat marah saat mengetahui kakinya patah..


Tapi Ibu sudah jelaskan kalo kakinya akan pulih dan kembali seperti semula..


" Oppa.. Panggil Nari"


" kenapa kamu tidak pulang.. Pulang dan istirahatlah.. Ucap Jungkook tanpa melihat muka Nari"


" apa Oppa merasa tidak nyaman aku berada disini? Ucap Nari"


" iya.. Ucapnya"


" nak.. Kenapa kamu bicara seperti itu.. Nari sejak semalam menemanimu dan belum istirahat.. Kenapa kamu bicara seperti itu.. Ucap Ibu JK"


" sudah tidak apapa Bu.. Sebaiknya Nari pulang.. Oppa istirahatlah.. Maafkan Nari.. Ucap Nari"


" tapi nak.. Ucap Ibu JK"


" tidak apapa Bu.. Oke.. Aku pulang Oppa.. Ucap Nari sambil beranjak dari tempat duduknya"


.


.


.


.


.


Sebelum pulang Nari menemui dokter yang mengurusnya kemarin.. Dan membacakan hasil CT Scan nya..


" bagaiamana dok? Ucap Nari"


" terjadi perdarahan dalam otak anda.. Atau bisa di sebut Aneurisma.. Aneurisma otak terjadi saat dinding pembuluh darah melemah atau menipis. Darah yang dibutuhkan otak disalurkan melalui empat pembuluh darah yang melalui leher hingga mencapai otak. Aneurisma sering kali terjadi pada percabangan pembuluh darah yang lemah.. ( kurang lebih seperti itu.. maafken kalo salah.. menghalu nya terlalu tinggi.. maafken😅)


" terjadi benturan saat kecelakaan anda kemarin dan menyebabkan perdarahan otak.. Ucap Dokter"


" saya belum mengerti maksud dokter.. Ucap Nari yang masih bingung dengan apa yang di dengar"


" begini.. Anda harus melakukan beberapa tes untuk mengetahui hasil lebih lanjutnya.. Seperti Pemindaian.. Metode yang dipakai meliputi CT scan yang dikombinasikan dengan angiografi (disingkat menjadi CTA) dan MRI yang dikombinasikan dengan angiografi (disingkat menjadi MRA). CTA dilakukan dokter guna memastikan dugaan bahwa telah terjadi kerobekan pembuluh darah dan perdarahan pada otak. Sedangkan pemeriksaan dengan MRA adalah untuk melihat pembuluh darah lainnya yang masih utuh..


" dari sana anda bisa tau hasilnya dan tindakan apa yang harus kita lakukan untuk mencegahnya.. Ucap Dokter"


" tapi apa efeknya kalo saya tidak melakukannya.. Ucap Nari"


" Penanganan aneurisma otak bertujuan untuk mencegah pecahnya aneurisma, memperbaiki kondisi penderita, serta mencegah terjadinya komplikasi..


" tapi apa saya harus menjalani operasi untuk ini? Ucap Nari"


" iya.. Tapi sebelumnya anda harus melakukan tes lebih lanjut.. Agar kita bisa mendiagnosa dan memberikan tindakan lanjutan untuk anda.. Ucap Dokter"


" apa tidak bisa di obati dengan cara lain saja.. Ucap Nari"


.


.


.


.


.


🌹


Nari keluar dari ruang dokter dengan perasaan hancur.. Satu lagi masalah datang kepadanya.. Perdarahan otak.. Bukankah rasanya seperti bom waktu.. Penyakitnya saja belum sepenuhnya sembuh.. Sekarang Dia mendapatkan penyakit lain..


Apalagi dengan sikap Jungkook seperti itu kepadanya.. Membuat beban masalahnya bertambah berat.. Saat Nari membutuhkannya tapi Jungkook malah marah kepadanya..


" Im Nari.. Ucap seseorang yang sejak tadi sudah mengikutinya"


Nari menoleh dan terlihat Jimin ada di sana.. Jimin mengetahui semuannya.. Apa yang dokter katakan kepada Nari, Jimin tau semuanya..


Nari terdiam sambil menatap Jimin dengan menangis..


Dia bingung harus seperti apa.. Hatinya sedang tidak baik setelah mendengarkan apa yang dikatakan dokter tadi..


Jimin berjalan menghampiri Nari.. Dan saat akan mengajak Nari duduk, tubuh Nari melemas dan hampir jatuh kalo saja Jimin tidak memeganginya..


" Im Nari.. Ucap Jimin yang mencoba membangunkan Nari yang pingsan"


Jimin kemudian membawa Nari ke UGD untuk mendapatkan perawatan..


double Chapter😅


💜