
Member sedang berada di ruangan BTS ada Aeri dan juga Nari yang baru sadar dari pingsannya..
" katakan apa yang kamu lakukan kepada Nari.. Jimin"
" tidak ada?.. Aeri"
" jawab atau aku akan telepon ayah ibumu untuk membawa kau pulang.. Jimin"
" ohh ayolah Oppa.. Kenapa kau selalu memperpanjang masalah.. Apalagi kalo menyangkut dia.. Aeri"
" kau tahu perbuatanmu itu keterlaluan Aeri aa.. Jin"
" biarkan saja.. Biar Dia tidak genit kepada kalian.. Biar Dia tahu diri.. Aeri"
" jaga bicaramu.. Jimin"
" kau tahu siapa Aeri?? Jin"
" Dia?? Yang aku tahu Dia ingin menggoda Jimin Oppa dan Jungkook Oppa.. Aeri"
" Dia pacar Jungkook, Aeri.. RM"
" kenapa Dia harus menggoda Jimin kalo Dia memiliki hubungan dengan Jungkook.. Kau hanya salah paham.. RM"
" tidak.. Aku melihatnya d rooftop bersama Jimin Oppa.. Kenapa kalo kamu bersama Jungkook Oppa kenapa kau menggoda Jimin Oppa.. Aeri"
" aku tidak menggodanya.. Dan aku tidak memiliki perasaan apapa kepada Jimin Oppa.. Nari"
" kau dengarkan.. Kau hanya memperkeruh masalah saja.. Suga"
" tapi kenapa Jimin Oppa....
" Aeri cukup.. Kau disini yang salah.. Kenapa kau melakukan hal seperti itu.. Dan bukan Nari yang suka denganku.. Tapi aku yang diam diam menyukainya.. Apa kau puas?.. Jimin"
Sontak semua yang ada disana terkejut dengan pernyataan Jimin..
" maksud hyung??.. JK"
" aku menyukai Nari.. Jimin"
" kau bahkan menciumnya Oppa.. Aeri"
Nari tidak bisa menahannya lagi.. Dia menghampiri Aeri dan menamparnya..
" kau.. Aeri"
" apa mulut mu itu gunanya hanya untuk menghancurkan persahabatan mereka.. Aku diam karena aku tahu kalo kamu mengenal mereka lebih lama.. Aku tidak takut denganmu.. Aku hanya ingin diam.. Tidak ingin merusak persahabatan mereka.. Tapi kau terus saja mengucapkan hal yang tidak masuk akal.. Apa aku terlihat menggoda Jimin Oppa seperti yang kau katakan.. Nari"
" tapi benarkan kalo Jimin Oppa menyukaimu.. Aeri"
" Dia berhak menyukai siapa saja.. Tapi yang harus kamu tahu.. Aku tidak pernah memiliki rasa ataupun menggodanya.. Kau pikir aku wanita murahan yang suka menggoda para lelaki?.. Kau begitu mnyedihkan.. Saat Jimin Oppa tidak melihatmu.. Jangan lampiaskan kekecewaanmu kepada orang lain.. Saat kelakuanmu sendiri yang membuat orang lain tidak suka kepadamu.. Nari"
Setelah bicara Nari kemudian pergi keluar ruang BTS.. Dia duduk di tangga darurat dan menangis.. Kenapa harus seperti ini.. Jungkook pasti kecewa dengannya..
" maafkan aku.. Maafkan aku.. Nari"
Nari menangis.. Melampiaskan rasa sakit di hatinya..
" maafkan aku..
" kamu disini.. JK"
" Oppa..
Jungkook duduk di samping Nari..
" maafkan aku.. Harusnya aku cerita kepadamu lebih awal.. Aku hanya tidak ingin kalian bertengkar karenaku.. Dan aku takut kalo Oppa akan meninggalkanku.. Maafkan aku Oppa.. Nari"
" mulut ini memang pandai sekali bicara ya..
Jungkook mencubit pelan bibir Nari..
" benar aku kaget dan kecewa kepadamu.. Tapi aku percaya apa yang kamu katakan.. Jadi jangan menangis lagi.. JK"
" maafkan aku Oppa..
" sudahlah.. Kau membuatku terlihat menyedihkan.. Saat mendengar pacarnya di sukai hyungnya sendiri.. sudah ya..
" Oppa..
Jungkook memeluk Nari.. Jujur Dia marah dan kecewa kepada Nari.. Tapi Jungkook tau kalo Nari tidak seperti itu.. Dan Jungkook mempercayainya..
Dan akhirnya Jungkook tahu kenapa Nari belakangan ini menghindari Jimin.. Jungkook memang tidak tahu yang dilakukan Jimin kepada Nari.. Hanya saja Jungkook tidak ingin Nari bersedih karenanya..
" aku akn menggunakan kamera baru milik kantor untuk merekamnya.. Apa kalian membawanya.. Nari"
" iya Nona.. Apa tangan anda tidak sakit?..
" ah tidak.. Nari"
" harusnya Nona melaporkannya kepolisi.. Kenapa dia bisa berani merusak kamera Nona..
" tidak.. Biarkan saja.. Semoga kameranya bisa di perbaiki.. Sudahlah ayo kerja.. Nari"
Dari New Jersey BTS akan ke Sao Paulo, Brasil.. Tapi kali ini Nari tidak bisa ikut karena harus kembali ke Jepang.. Bos menyuruhnya kembali karena akan ada pemotretan model Jepang..
JEPANG..
" kau harusnya istirahat dulu baru kekantor.. Perjalanan kamu panjang kan?.. Bos"
" tidak apapa Bos.. Aku akan cek dulu sketsa untuk pengambilan fotonya.. Nari"
" apa benar kamera kamu rusak? Bagaimana bisa?.. Bos"
" jatuh..
" bukankah itu hasil pertamamu.. Bos"
" ya begitulah.. Mungkin memang perlu d istirahatkan.. Oh ya bos tentang kontrak kerjasam dengan BigHit apa benar kita masuk dalam tim staff mereka?.. Nari"
" iya benar.. Dan kamu sebagai leadernya.. Kau cukup mengecek pekerjaan tim kamu saja.. Tapi saat pengambilan foto untuk sampul atau sejenisnya kamu yang bertanggung jawab.. Mereka senang dengan hasil kerja kamu.. Bos"
" syukurlah kalo mereka suka.. Tapi bukankah perusahaan kita bekerja perorangan.. Kenapa kita bergabung dengan mereka.. Nari"
" kalo Bos mereka bukan rekanku.. Ku tidak mau melakukannya.. Dia minta tolong kepadaku untuk membantunya.. Memangnya kamu tidak mau melakukannya?.. Bos"
" bukan begitu.. Tanpa bekerja sama dengan mereka.. Bossl sudah tekenal di Jepang dan Korea.. Nari"
" bukankah sesam teman harus menolong?.. Ohh ya Nari aa.. Aku mau kamu menghindari masalah dengan member.. Bos"
" maksud Bos??.. Nari"
" aku dengar kau memukul pacar dari salah satu member.. Apa benar?.. Bos"
" Dia yang memulainya.. Bos tahu kan kalo aku tidak akan memukul orang kalo tidak ada masalah awalnya.. Nari"
" yang ku tahu.. BTS bisa seperti sekarang karena usaha mereka bukan karena bantuan orang lain.. Sudahlah Bos, aku hanya ingin bekerja sekarang.. Boleh aku melihat filenya.. Nari"
Mungkin yang di maksud orang tua Jimin.. Banyak yang bilang kalo BTS bisa terkenal karena pengaruh dari orang tua Jimin yang super kaya.. Tapi kenyataannya member melakukan semua itu dengan kerja keras mereka bukan karena nama orangtua Jimin..
Ponsel Nari bergetar.. Ada pesan masuk..
" apa sudah sampai?.. JK"
" sudah.. Dan ini aku sedang di kantor.. Oppa sedang apa?.. Nari"
" aku sedang merindukanmu.. JK"
" Nari juga merindukan Oppa..
" istirahatlah.. Bukankah di sana sudah malam.. Jangan lupa makan dan hati hati.. JK"
" iya sayang.. Kamu juga ya.. Nari"
" I Love You.. JK"
" I Love you to.. Nari"
Keesokan harinya.. Nari sudah di sibukan dengan kamera dan model yang sedang berpose sebagai objeknya..
Pemotretan berjalan sampai jam makan siang..
" kita istirahat dulu.. Nari"
" Nona, ada yang mencari anda.. Ucap salah satu staff.."
" saya kurang tahu.. Tapi Dia seorang ibu ibu.. Dan sepertinya Dia sebangsa dengan anda..
" ohh iya aku akan kesana..
Nari berjalan ke ruang yang sengaja untuk tamu yang datang.. Dan melihat 2 orang yang sedang duduk di sana..
" apa yang bisa saya bantu.. Nari"
" kamu Im Nari?
" ya saya Im Nari.. Ada perlu apa anda datang kesini?.. Nari"
Dia Ibu Jimin.. Kenapa Dia mencari Nari..
" aku akan langsung pada intinya.. Apa kamu bekerja bersama Jimin?..
" tidak.. Saya bekerja dengan perusahan BigHit.. Memangnya ada apa?
" aku mau kau tidak mengganggu anakku.. Apalagi menggodanya..
" maaf???
" kita sudah tidak ada urusan lagi sejak kau memberikan ginjalmu untuk anakku.. Aku juga sudah memberikan uang yang cukup untuk Ibumu.. Jadi tolong jangan mengganggu lagi.. Jangan kamu rayu anakku dan meminta uang kepadanya.. Ibumu saja tega melakukan hal itu demi uang.. Pasti kamu juga bisa seperti itu.. Jadi tolong jauhi Dia kalo kamu ingin hidup tenang..
" maaf sebelumnya.. Darimana anda tahu saya di sini?.. Nari"
" itu mudah untukku.. Mencarimu.. "
" saya luruskan disini.. Awalnya saya tidak tahu ginjal yang saya donorkan ini diberikan kepada siapa.. Tapi setelah anda menjelaskan saya tahu kalo ginjalku ada pada anak anda.. Dan tentang apa yang anda katakan saya tidak melakukan hal itu.. Saya hanya bekerja tanpa ada niatan untuk negatif kepada anak anda.. Dan lagi.. Bukankah anak anda tidak tahu kalo ginjal itu milik saya?.. Jadi saya mohon untuk tidak mengatakan apapa.. Saya akan menutup mulut saya rapat.. Tapi maaf, saya tidak sama dengan Ibu saya.. Dan saya tidak merayu anak anda.. Kurasa sudah cukup untuk saya menjelaskannya.. Dan satu lagi.. Jangan menemui saya lagi seperti ini.. Karena saya menganggap kalo saya tidak pernah mengenal anda.. Apalagi berurusan dengan anda.. Tidak perlu mengancam.. Saya sudah mengerti apa yang harus saya lakukan.. Saya permisi.. Nari"
Nari kemudian pergi meninggalkan Ibu Jimin dan asistennya..
Bagaimana bisa Dia di tuduh seburuk itu oleh Ibu Jimin.. Nari bahkan tidak ada niatan untuk dekat dengan Jimin.. Tapi nyatanya Jimin yang mencarinya dan mengutarakan perasaannya..
Nari masuk kamar mandi dan menutup rapat pintunya.. Dia sedih.. Dia menangis.. Bagaimana tidak.. Dia menahan semuanya tapi dengan mudahnya Ibu Jimin bicara seperti itu kepadanya.. Kalo Dia memang seorang Ibu harusnya Dia mengerti bagaimana perasaan seorang anak yang dikorbankan untuk anak orang lain yang belum dikenalnya..
" ahh😭😭
Ponselnya bergetar.. Terlihat Jungkook menghubunginya melalui Video call.. Nari tidak bisa mengangkatnya.. Dia tidak mau Jungkook khawatir kepadanya.. Karena masih ada beberapa hari untuk Jungkook bisa kembali ke Korea..
Jungkook berjanji akan menjemputnya saat Dia akan pulang ke Korea..
Beberapa kali panggilan Jungkook tidak di angkatnya..
Karena tak mau Jungkook malah kepikira, Nari mencoba menenangkan hatinya dan menormalkan suaranya..
" iya sayang.. Nari"
" kenapa VC ku tidak kamu angkat.. JK"
" banyak yang lain di sini.. Maafkan aku..
" kenapa dengan suara kamu.. Apa kamu habis menangis? JK"
" ti tidak..
" aku akn VC kamu.. Angkat..
Perasaan Jungkook benar.. Nari sedang bersedih.. Terlihat mata sembap Nari..
" ada apa? Kenapa kamu menangis?? JK"
" maafkan aku Oppa.. Maafkan aku..
" jadi ini makanya kamu tidak menjawab VC ku..
" maafkan aku..
" ada apa? JK"
" perutku terasa sakit lagi.. Aku tidaj tahan dengan sakitnya.. Jadi aku menangis.. Sakit sekali Oppa.. Nari"
Nari tidak mau menceritakan apa yang terjadi..
" apa sudah minum obat.. Sebaiknya kamu pulang dan istirahat.. JK"
" tidak bisa sayang.. Aku masih ada kerjaan.. Dan ini tidak bisa di undur..
" tapi sayang.. JK"
" aku sudah meminum obatnya.. Mungkin setelah ini akan bilang sakitnya.. Nari"
" Im Nari...
" Oppa percaya Nari kan? Nari baik baik saja sayang.. Ya sudah nanti aku hubungi lagi.. Jaga diri.. Dan hati hati.. I miss you..
" sayang..
Nari menutup sambungan VC nya.. Dia tidak mau Jungkook lebih khawatir kepadanya..
🍁🍁🍁