The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 21



Paginya sebelum berangkat ke Tokyo.. Nari menikmati sarapannya.. Walau hanya menikmati 1 buah pisang dan segelas susu itu sudah membuatnya kenyang..


Sejak seharian kemarin Jungkook tidak memberiku kabar.. Sebenarnya ada apa dengannya..


" kita akan melakukan pengambilan foto di Tokyo.. Jadi bersiaplah untuk berangkat.. Nari"


Mereka berpindah tempat lagi.. Mereka akan ke Tokyo.. Menggunakan studio disana.. Bos juga sedang ada di Tokyo..


Membutuhkan waktu 1 jam 35 menit..


Diperjalanan Nari lebih fokus dengan hasil foto dikameranya.. Kamera yang di berikan Jungkook untuknya..


" aku mengirimkan sebuah video ke ponselmu.. Lihatlah.. Yuta"


" video apa?


Nari segera melihat ponselnya dan membuka pesan video dari Yuta.. Terlihat video dirinya yang sedang bekerja hingga sibuk dengan kameranya.. Dan ada subuah lagu di video itu.. Terlihat sangat bagus.. Yuta memang jagonya dalam hal seperti ini..


* maafkan aku.. Mungkin aku sudah merasakan saat ini.. Aku merasakan kalo aku menyukaimu.. Maafkan aku...*


Di ujung video Yuta menuliskan itu untuk Nari.. Sontak Nari menoleh ke arah Yuta..


" maafkan aku.. Yuta"


" apa maksudnya ini.. Bukankah aku sudah bilang untuk tidak membahas hal ini.. Walaupun kita berteman lagi.. Aku tidak akan bisa sedekat dulu.. Maafkan aku.. Nari"


Nari kembali memasukkan ponselnya ke dalam sakunya.. Dan kembali fokus pada kameranya.. Walaupun nyatanya Dia memikirkan apa yang Yuta lakukan.. Bagaimana bisa Dia seperti itu kepada Nari..


Sesampainya di Tokyo Nari dan tim menyiapkan pengambilan foto di studio.. Dia banyak diam ke Yuta.. Lebih tepatnya menghidari kontak mata dengan Yuta..


Hanya akan ada beberapa foto.. Saat menunggu keluarga mempelai datang Nari menyempatkan istirahat.. Perutnya kembali berulah.. Terasa sensasi nyeri dan panas dibagian perut.. Setelah meminum obat Nari mencoba untuk tidur..


Karena terlelap tidur Nari tidak mendengar ponselnya bergetar di meja sampingnya tidur..


" ya halo..


" ini siapa? JK


Yuta yang melihat ponsel Nari ada panggilan masuk segera mengangkatnya..


" memangnya ini siapa? Yuta"


" aku ingin bicara dengan Nari.. Bukankah ini ponsel Nari.. Kenapa anda yang mengangkatnya.. JK"


" aku Yuta.. Dan Nari sedang istirahat.. Apa ada yang bisa saya bantu? Yuta"


" tidak perlu..


Jungkook mematikan sambungan teleponya..


" siapa dia berani menjawab telepon orang lain.. Tidak bisanya Dia tidur.. Dia bahkan bilang sedang d studio.. JK"


" ada apa? Tae"


" ahhh bisa gila aku.. Siapa Dia? JK"


" kau kenapa?? Tae"


Nari bangun saat salah satu staff membangukannya.. Karena mereka akan melakukan pemotretan lagi..


Setelah membersihkan mukanya Nari bersiap untuk memulai kegiatannya..


" kau ingin kembali ke Osaka? Ini sudah malam Nari.. Bos"


" aku akan menyelesaikannya di kantor Osaka.. Hanya butuh waktu 3 hari kan bos.. Aku akan segera kesini lagi.. Irit biaya Hotel kalo aku pulang.. Ada yang perlu aku selesaikan disana.. Oke.. Nari"


" kau itu adada saja.. Ya sudah berhati hatilah.. Bos"


" apa kamu pulang bersama Yuta?.. Bos"


" tidak.. Jangan bilang kepadanya kalo aku pulang.. Nari"


Pukul 8 malam Nari sampai di statiun Tokyo.. memerlukan waktu 3 jam 1 menit untuk sampai di Osaka.. Dan kira kira Nari akan sampai pukul 11..


Di dalam kereta Nari melihat lihat ponselnya tapi tetap tidak ada pesan ataupun telepon dari Jungkook.. Pesannya juga tidak Jungkook balas..


Nari melihat media sosial milik Bangtan.. Dan terlihat RM yang baru memposting sesuatu.. Sepertinya mereka baru menyelesaikan penampilan mereka..


" mungkin Dia benar sibuk.. Nari"


Nari membuka grup chat dengan member BTS.. Jungkook yang memasukkan nomor Nari ke grup itu..


Pesan grup:


" sepertinya kalian sudah menyelesaikan penampilan kalian.. Apa berjalan lancar? Nari"


" berkat doamu.. Semua berjalan lancar.. RM"


" syukurlah.. Nari"


" hay Nari aa.. Apa kau sibuk sekali sampai tak membalas pesan Jungkook.. Tae"


" pesanku saja tidak Dia balas.. Bagaimana aku membalas pesannya.. Nari"


" bukankah tadi Dia menelponmu.. Tapi yang menjawabnya seorang cowok.. Siapa itu? Hoseok"


" tidak ada.. Kapan? Nari"


" Jungkook aa.. Kenapa kau tidak muncul.. Tae"


" sebentar Oppa.. Memangnya siapa yang menjawab telponnya.. Nari"


" tidak tau.. Yang pasti Jungkook sekarang sedang marah.. Tae"


" apa Jungkook Oppa ada? Nari"


" tidak tau kemana Dia.. Sepertinya Dia sedang minum dengan yang lain.. Hoseok"


" minum?? Nari"


" hmmm.. Hoseok"


Nari langsung mencoba menghubungi Jungkook tapi tidak dijawab olehnya.. beberapa kali Nari mencoba tetap Jungkook tidak menjawabnya..


Dan benar ada panggilan masuk beberapa detik.. Tapi Nari tidak merasa mengangkatnya.. Dan mereka bilang laki laku.. Siapa?


" oh Tuhan.. Tae Oppa..


Nari mencoba menghubungi Taehyung..


" ya Nari aa.. Tae"


" apa Oppa bersamanya?..


" siapa? JK?? Tae"


" iya.. Aku menghubunginya tidak bisa.. Nari"


" coba kau hubungi Jin hyung atau Suga hyung.. Dia bersama mereka.. Tae"


" ohhh iya Oppa terima kasih.. Nari"


Tanpa banyak berfikir Nari mencoba menghubungi Jin tapi ponselnya mati.. Nari langsung mencoba menghubungi Suga..


" Dia sedang di toliet bersama Jimin.. Ada apa? Suga"


" aku ingin bicara dengannya? Nari"


" sepertinya tidak bisa.. Dia sedang mabuk sekali.. Apa kalian bertengkar?.. Suga"


" tidak..


" ohh Jimin aa kemana Jungkook.. Suga"


" mengantarkannya kemobil.. Jimin"


Terdengar suara Jimin di sana..


" Nari menanyakannya.. Suga"


" apa itu Nari? Halo Nari aa.. Apa kamu mencari Jungkook?


" iya Oppa.. Apa Dia baik baik saja?? Nari"


" Dia mabuk berat.. Apa kalian bertengkar? Jimin"


" tidak Oppa.. Apa tidak bisa Nari bicara dengannya?


" kita akan pulang sesampainya di Dorm aku telpon lagi.. Jimin"


" ahh ya Oppa.. Aku juga sedang di jalan.. Nanti Oppa kabari.. Nari"


Sesampainya di rumah Nari masih belum mendapatkan kabar dari mereka..


Nari yang memang khawatir terus menunggu kabar dari mereka..


Pukul 12.20 malam Nari masih tetap menunggu tapi tetap tidak ada kabar dari mereka..


Dengan pikiran yang masih pada Jungkoo, Nari juga mengecek kerjaannya..


Sekalut apa kerjaan tetap kerjaan menurut Nari.. Setidaknya Jungkook bersama mereka dan menjaganya..


Nari terus mengirimi Jungkook pesan..


Pukul 6 pagi ponsel Nari berdering.. Nari sendiri baru tidur 2 jam yang lalu..


" halo Oppa.. Nari"


" kenapa kamu mengirimiku pesan begitu banyak.. JK"


" Oppa bahkan tidak membalas pesanku..


Telponnya diputus sepihak oleh Jungkook.. Tapi tak lama Jungkook panggilan video masuk..


" kamu menangis? JK"


" kenapa Oppa jahat sekali kepada ku.. Maafkan aku.. Awalnya aku tidak tau siapa yang menjawab telpon Oppa.. Aku begitu lelah dan perutku kambuh jadi aku tertidur.. Aku benar tidak melakukan apapun.. Kenapa Oppa tidak menjawab pesanku?.. Apa lagi telpon dariku.. Maafkan aku.. Dia bukan siapa siapa.. Dia hanya tim kerja aku.. Nari berani bersumpah.. Nari"


" memangnya siapa Dia berani menjawab telpon diponselmu.. Aku tidak suka orang seperti itu.. Siapa kemarin namanya Yuta atau siapa.. JK"


" Yuta.. Maafkan aku Oppa.. Maafkan aku..


Nari seketika berhenti saat merasa kepalanya berdenyut.. Dia memejamkan matanya sambil memegangi dengan satu tangannya..


" ada apa? kamu tidak apapa? Sudah berhenti menangis.. JK"


" Oppa sebentar..


Nari meletakkan ponselnya dimeja dan entak kemana Nari pergi..


Tak lama suara gelas jatuh.. Sontak Jungkook yang mendengarkannya panik..


" sayang.. Nari aa.. Im Nari.. JK"


Nari tetap belum menjawabnya.. Walaupun Jungkook terus memanggilnya..


" Im Nari... JK"


" maaf Oppa.. Aku akan hubungi Oppa lagi nanti.. Nari"


" ada apa? Hidung kamu berdarah..


" kepala Nari sakit sekali.. Nari akan hubungi Oppa lagi nanti.. Nari"


Nari memutuskan sambungan teleponnya.. Jungkook yang khawatir mencoba menghubunginya.. Tapi tidak ada jawaban dari Nari..


Nari meminum obatnya dan membasuh mukanya dengan air.. Membersihkan darah di hidungnya..


" oh Tuhan.. Bagaimana ini hyung.. JK"


" ada apa? Kau pagi pagi sudah berisik.. Jin"


" aku menyesal mengerjainya.. Saat aku menghubunginya melalui video.. Hidungnya berdarah.. Dia pasti tidak baik baik saja hyung.. JK"


" aku sudah bilang.. Tapi kamu tetap saja mau mengerjainya.. Kau tau sendiri tubuh Dia itu lemah.. Jin"


" ahhh.. Dia hidup sendiri disana.. Ahhh... JK"


" coba hubungi lagi.. Jin"


Beberapa menit kemudian.. Nari menghubungi Jungkook dan langsung di jawab olehnya..


" bagaimana? Masih sakit? Sudah meminum obatmu? Apa tidak bisa minta tolong untuk menyantarkanmu ke rumah sakit? JK"


" Oppa Nari hanya kelelahan.. Nari baik baik saja.. Nari juga sudah meminum obat.. Jadi Oppa tidak perlu khawatir..


" kamu bilang tidak usah khawatir saat kondisi kamu seperti ini? Im Nari... JK"


" Oppa dengarkan aku.. Aku hanya ingin minta maaf kepada Oppa.. Tentang yang semalam.. Maafkan aku.. Nari"


" yang harusnya minta maaf itu aku.. Aku yang mengerjaimu.. Seharusnya aku tidak seperti itu.. Aku terlalu kesal dengan mu.. Jadi maafkan aku? JK"


" maksud Oppa mengerjai? Nari"


" semalam aku tidak mabuk.. Aku ada di Dorm dengan yang lain.. Aku juga tau kalo kamu sedang telpon Tae hyung.. Ataupun Suga hyung.. JK"


" jadi kalian mengerjaiku? Nari"


" iya maafkan aku.. JK"


" ya Tuhan.. Aku tidak bisa tidur karena Oppa tidak menjawab telponku.. Dan Nari baru tidur 2 jam saat Oppa menelpon tadi.. Semalam Nari dari Tokyo ke Osaka.. Setelah kerja di studio Tokyo.. Nari pulang sendiri ke Osaka dan baru sampai rumah pukul 11.30 malam.. Dan menunggu Oppa yang tidak menghubungiku sampai pagi.. Dan sekarang Oppa bilang mengerjaiku? Oppa jahat sekali.. 😭😭 Nari"


" maafkan aku sayang.. Maafkan aku.. Aku yang salah.. Maafkan aku.. JK"


" ya ini salah Oppa.. Oppa jahat kepadaku.. Aku akan laporkan perlakuan Oppa kepada Ibu.. Oppa jahat sekali.. Nari"


" sayang jangan.. Kalo Ibu tau, aku pasti habis di tangan Ibu.. Jangan ya.. JK"


" tidak mau tau.. Aku mau menelpon Ibu.. Oppa jangan menelpon Nari.. Bye.. Nari"


Nari kemudian menutup sambungan teleponnya.. Nari tidak bersungguh sungguh ingin menghubungi Ibu Jungkook.. Hanya ingin mengodanya saja..


🍁🍁🍁