The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 79



Setelah beberapa saat sadar dari pingsannya, Nari sudah menatap layar laptopnya.. melanjutkan tugas yang ditinggalkannya..


" Semalaman kamu tertidur sejak pingsan dan sekarang kamu mulai bekerja lagi.. kamu selalu memaksakan tubuhmu.. aku menyesal membawakan laptop mu kesini.. Ucap Chun Hei yang sedang menemani Nari di kamar rawatnya.. Jungkook sendiri sedang tidur di sofa"


" Bisa kamu kecilkan suaramu.. kalo Jungkook Oppa bangun dan tau kalo aku seperti ini bisa marah.. hanya sebentar saja.. setelah ini akan ada yang mengambil filenya.. jadi tenanglah.. Ucap Nari"


" Biarkan saja Jungkook dengar.. biar Dia memarahi mu.. Ucap Chun Hei"


" Chun Hei aa....


" Kalo aku kemarin tidak datang apa yang terjadi.. kamu membuatku khawatir.. awas kamu mengulangi hal itu lagi.. setidaknya hubungi seseorang saat kamu merasa sakit.. Ucap Chun Hei"


" Bagaimana kamu bisa masuk apartemen.. apa kamu membobol pintunya??? Ucap Nari sambil tersenyum tapi tetap sambil menatap layar laptopnya"


" Ya, aku membobolnya.. aku di depan apartemen mu sangat lama dan tidak ada jawaban darimu.. aku pikir terjadi sesuatu kepadamu.. dan benar saja kamu pingsan di lantai seperti itu.. Namjoon Oppa yang mencoba bertanya kepada Jungkook pin pintu apartemen mu.. kamu bahkan membuat konsentrasi Jungkook buyar karena kondisimu.. Ucap Chun Hei"


" Nari aa, kamu itu jangan terus memaksakan tubuhmu untuk bekerja.. aku tau kamu itu sangat suka bekerja tapi kondisi kamu itu sedang tidak baik baik saja.. Ucap Chun Hei"


" Aku tau.. tapi aku tidak bisa harus berdiam diri.. Ucapnya"


" Aku sayang kepadamu.. kamu sahabat dan keluarga untukku, dari masih kita kecil aku sudah mengenalmu.. jadi jaga tubuhmu.. melihat mu seperti ini rasanya sangat sakit.. jadi tolonglah untuk berbaik hati dengan tubuhmu.. jangan kamu memaksakannya.. Ucap Chun Hei dengan mata yang sudah berkaca kaca menatap Nari"


" Iya iya.. maafkan aku.. apa kamu mau menangis?? Awas saja kalo kamu menangis.. Ucap Nari"


" Kamu itu benar benar.. kalo saja kamu tidak sakit, aku sudah memukul kepala kamu itu.. Ucap Chun Hei"


" tapi kamu tidak akan melakukannya, karena kamu sayang kepada sahabat mu ini.. Sudahlah, aku akan selesaikan ini dan istirahat.. hanya sebentar.. sebelum Oppa bangun.. oke.. Ucap Nari"


" Im Nari......


🌹


Setelah diperbolehkan pulang, Nari sedang berbaring di kamar Apartemennya.. Jungkook sedang menyiapkan makan untuk Nari..


" Bangunlah dan makan buburnya.. Ucap Jungkook"


" Iya Oppa.. terimakasih Oppa... Ucap Nari sambil mencoba duduk"


" Apa kamu mau beristirahat di rumah Ibu??? Aku tidak mau kamu sendiri di apartemen mu.. Ucap Jungkook"


" Tidak.. aku baik baik saja.. jauh lebih baik baik saja.. Ucap Nari"


" Kamu bilang seperti ini baik baik saja??? Sayang, dengarkan aku.. kamu harus melakukannya.....


" Oppa.. bisa Oppa tidak membahasnya??? Tanya Nari"


" Aku tetap akan mencoba terus untuk meluluhkan keras kepala kamu itu.. biarpun kamu akan marah kepadaku.. ini juga untuk kebaikan kamu sayang.. tolonglah.. Ucap Jungkook"


" Iya..


" Sayang.. panggil Jungkook"


" Oppa, pilihannya hanya 2.. aku hilang ingatan atau aku meninggal.. dan aku tidak ingin keduanya.. setidaknya aku masih ingin hidup walau harus mengkonsumsi obat-obatan itu.. jadi tolonglah, untuk sekarang aku tidak ingin melakukannya.. maafkan aku.. aku janji akan lebih menjaganya.. Ucap Nari"


" Sayang.....


" Sayang, apa kamu mau aku menyuapi mu??? Tanya Nari kepada Jungkook sambil tersenyum"


Jungkook tetap tidak akan menyerah dengan membujuk Nari.. Jungkook tau yang ditakutkan Nari yakni pergi meninggalkan Jungkook atau melupakan ingatannya tentang Jungkook, dan Nari tidak ingin itu terjadi..


🌹


Beberapa hari kemudian..


Nari sudah melakukan kegiatannya seperti biasa..


Hari ini Dia sedang berada di studio fotonya untuk bertemu dengan klien..


Beberapa kontrak pekerjaan didapatkannya akhir akhir ini dan itu membuat Nari sedikit sibuk..


Dia harus membagi waktunya dengan pekerjaannya di BigHit, karena Nari tidak bisa meninggalkan pekerjaannya begitu saja..


Nari sedang mendengarkan konsep yang klien inginkan..


Dia sedang bekerja sama dengan salah satu brand untuk pengambilan foto Katalog Fashion untuk musim ini..


Nari selalu teliti dengan pekerjaannya jadi Dia harus mendengarkan keinginan kliennya terlebih dahulu sebelum Nari menunjukkan idenya kepada klien..


" saya akan pelajari konsep yang anda inginkan.. Ucap Nari"


" Konsep anda juga bagus.. kita bisa memakainya.. Ucapnya"


" Ohh baiklah.. tapi saya pelajari dulu materi dari anda.. besok kita bisa bicarakan jadwal pemotretannya.. Ucap Nari"


" Iya Nona..


Setelahnya Nari mengecek materi yang di inginkan kliennya dan konsep seperti apa yang mereka buat.. Dia menunjukkan kepada tim nya..


Nari bekerja dengan timnya.. walau tidak banyak orang yang bekerja dengannya tapi Nari memiliki tim kerja yang solid..


Tim Nari juga tidak sebentar dalam bidang ini.. mereka memang sudah menggeluti dunia fotografi sejak lama.. dan mereka memang teman teman Nari sendiri..



" ini konsepnya.. kalian pelajari.. mereka setuju untuk melakukannya.. Ucap Nari kepada ke 3 temannya.. Bam, Sang Min dan salah satunya Seol"


Mereka memang hanya berempat.. tapi mereka menyelesaikan pekerjaan mereka dengan bagus dan cepat..


" Ohh baik Nona.. kapan kita memulai pengambilan fotonya??? Tanya Seol"


" Beberapa hari lagi.. Ucap Nari"


" Ya sudah aku akan siapkan perlengkapan nya.. Ucap salah satu teman Nari yakni Bam"


" Oke.. aku mengandalkan kalian.. Ucap Nari"


" Siap bos.. Ucap mereka bersamaan"


" Ya sudah pelajari materinya.. aku akan menemani klien lain di luar.. Ucap Nari"


" Apa kamu mau aku menemanimu Nari aa?? Tanya Sang Min"


" Boleh.. ayooo.. dan ingat kalian berdua fokus dengan materi ini.. setelahnya kalian boleh berkencan.. Ucap Nari menggoda Seol"


" Nona... Ucap Seol terlihat malu.. Seol memang dekat dengan Bam.. karena Bam juga teman tim Seol dulu"


" Kalian membuat kita iri saja.. Ucap Sang Min"


" maksud hyung yang iri bukan Nona Nari.. melainkan hyung sendiri.. cepat carilah pasangan hyung.. apalagi yang hyung tunggu.. Ucap Bam"


" kenapa jadi kamu mengejekku.. Ucap Sang Min"


" ingat apa yang aku katakan kepada kalian.. hubungan dan pekerjaan jangan di campur adukkan.. Ucap Nari"


" ya, sudah aku tinggal dulu.. nanti aku akan terlambat kalo masih disini.. ayo kita berangkat.. Ucap Nari"


" Dengarkan itu.. iya ayo.. Ucap Sang Min masih saja menggoda Seol dan Bam"


💜