
Jungkook berjalan sambil sedikit berlari di lorong rumah sakit.. Dia ingin menemui Nari..
Dia berharap tidak terjadi apapa kepada Nari..
Sampai di sebuah ruang Jungkook membuka perlahan pintu itu..
Saat beberapa langkah terdengar suara seseorang menangis..
Jungkook terus berjalan masuk kedalam ruangan itu.. Banyak orang disana yang sedang menatap seseorang yang berada di tempat tidur itu..
Jungkook terus berjalan ke arah ranjang Nari.. Dan melihat Nari yang sedang tebaring dengan selimut menutupi sebagian wajahnya.. Alat ditubuhnya pun sudah perawat lepas.. Infus dan masker oksigennya pun sudah tidak terpasang di tubuhnya..
" ada apa dengannya.. Kenapa kalian menangisinya.. Ucap Jungkook"
Tidak ada yang menjawabnya.. Mereka hanya diam dan menangis
" kenapa dengannya dok.. Kenapa kalian melepas alat alat itu.. Bukankah itu membantunya untuk bertahan hidup.. Ucap JK"
" sayang.. Bangunlah.. Kamu bilang merindukanku.. Aku sudah disini.. Bangunlah..
" Im Nari ini tidak lucu.. Benar benar tidak lucu.. Kamu bilang kamu mencintaiku.. Kau merindukanku.. Jadi bangunlah.. Aku disini.. Jangan membuatku marah.. Bangunlah.. Ucap Jungkook"
" kau boleh marah kepadaku.. Kau boleh mendiamiku.. Tapi jangan seperti ini.. Bangunlah.. Aku mohon bangunlah..
Jungkook menguncang tubuh Nari.. Tubuh yang sudah tidak bernyawa itu.. Jungkook terus memanggil namanya.. Dia menangis di samping tubuh Nari.. Dokter menutup sepenuhnya tubuh Nari dengan selimut..
Jungkook tidak percaya dengan ini.. Jungkook berfikir Nari sedang bercanda kepadanya.. Dia tidak benar benar meninggalkannya.. Tidak.. Semua ini tidak benar..
" tidak.. Kenapa kalian menutupi tubuhnya.. Jangan.. Kenapa dengan kalian.. Dia akan bangun setelah ini.. Dia akan bangun.. Aku yakin Nariku tidak akan meninggalkanku seperti ini.. Pasang lagi alat itu pada tubuhnya..
" sayang.. Bangunlah.. Aku mohon.. Ini tidak benar.. Ini tidak benar.. Bangunlah.. Kenapa kalian diam saja.. Pasang lagi oksigennya.. APA KALIAN TULI... Ucap Jungkook kepada perawat dan dokter yang ada di sana"
" Im Nari.. Bangunlah.. Bangun.. Ucap JK"
Jungkook menangis.. Dia berteriak.. Nari tidak bisa meninggalkannya seperti ini..
Dia memeluk tubuh Nari.. Menyesali apa yang dilakukannya kepada Nari..
Semua terasa sangat cepat.. Nari bahkan belum memaafknnya..
Jungkook terus menangis dan memanggil Nari..
.
.
..
...
.
..
.
.
Jungkook terbangun dari tidurnya.. Dia menangis dan memanggil nama Nari..
Setelah sepenuhnya sadar Jungkook mencabut jarum infus yang berada di tangannya..
Dia berlari ke ruangan dimana Nari sedang di rawat..
Di membuka pintu kamar Nari.. Ada Chun Hei disana..
" apa yang kau lakukakan disini.. Ucap Chun Hei saat melihat Jungkook berjalan ke ruangan Nari"
" bagaimana kondisinya.. Ucapnya"
" keluarlah.. Kenapa kau disini.. Aku sudah bilang jangan menemuinya lagi.. Keluarlah.. Ucap Chun Hei"
" jawab aku bagaimana kondisinya.. Dia baik baik sajakan? Ucap Jungkook"
" bukan urusanmu.. Pergilah.. Bukankah kau sedang sakit.. Rawat dirimu dan pergilah.. Ucap Chun Hei"
" JAWAB AKU.. BAGAIMANA KONDISINYA.. Ucap Jungkook dengan suara tingginya"
" ada apa denganmu.. Kenapa kau disini.. Ucap Jimin yang memang sedang mencari Jungkook karena Dia tidak ada di ruang rawatnya"
" hyung, tanyakan kepadanya.. Bagaimana kondisi Nari.. Dia baik baik sajakan.. Ucap Jungkook"
" sudahlah.. Ayo kita kembalu kekamarmu.. Lihatlah tanganmu berdarah.. Ucap Jimin"
" tidak..
Jungkook berjalan dan duduk di samping Nari.. Chun Hei sudah mengusirnya tapi Jungkook tetap ingin berada di dekat Nari..
" sayang bangunlah.. Kamu bilang merindukanku.. Bangunlah.. Kamu tidak akan meninggalkanku kan.. Aku memang salah kepadamu.. Tapi bangunlah.. Kamu boleh mendiamiku.. Bahkan membenciku.. Tapi jangan tinggalkan aku.. Ucap JK"
" kau bicara apa? Apa kau berharap Dia meninggal.. Pergilah.. Ucap Chun Hei"
" Chun Hei aa.. Tolong ijinkan Jungkook tetap disini.. Ucap Jimin"
" tapi..
Jimin membawa Chun Hei keluar dari ruang rawat Nari.. Membiarkan Jungkook berdua dengannya..
>
>>
*Flashback..
Jungkook terbangun dengan nafas tersengal sengalnya.. Dia langsung menanyakan kondisi Nari kepada Taehyung yang sedang menjaganya di sana..
" bagaimana kondisinya hyung.. Apa Nari baik baik saja..
" jawab hyung..
Jungkook mencoba bangun dan mencabut jarum infus yang menancap di tanganya..
" Jungkook aa.. Kau masih sangat lemah..
" bukankah ini rumah sakit yang sama hyung.. Aku ingin menemui Nari.. Aku ingin bertemu dengannya..
" tapi kondisimu sendiri sedang tidak baik.. Istirahatlah..
" tidak hyung..
Saat beberapa langkah tubuh Jungkook kembali terjatuh dan pingsan sebelum keluar dari ruang rawatnya..
Taehyung yang dibelakangnya kemudian menangkap tubuh Jungkook..
Agar tidak sampai terjatuh ke lantai..
Jungkook kembali pingsan.. Tubuhnya memang belum begitu pulih tapi Dia sudah memaksakannya..
Taehyung membantu mengangkatnya dan memanggilkan dokter untuk Jungkook..
Jungkook kembali mendapat perawatan..
Flashback off*..
>
>>
Sejak mimpinya itu.. Jungkook selalu berada di samping Nari.. Walau Chun Hei selalu melarangnya tapi Dia tetap berada di samping Nari..
Ini sudah hampir 2 minggu Nari terlelap dalam tidur panjangnya..
Dan tidak ada tanda tanda untuk bangun dari tidurnya..
" sayang.. Apa kamu tidak lelah tidur lama seperti ini.. Aku merindukanmu.. Kamu tau beberapa hari ini jadwalku sangat padat.. Tapi aku mau menyempatkan waktuku datang dan menemanimu.. Maafkan aku.. Bangunlah.. Ucap JK"
Jungkook sedang memainkan jari manis Nari.. Lenganya masih terbalut perban.. Walau lukanya sudah hampir sembuh.. Tapi perawat menutupi lukanya dengan kasa..
Saat Jungkook meletakkan tangan Nari di tangannya.. Jungkook merasakan jari Nari bergerak..
Jungkook yang tau segera memandang wajah Nari.. Melihat apa Dia membuka matanya..
Tapi tidak.. Dia tidak membuka matanya.. Orang yang sedang koma memang bisa mengerakan tubuhnya walau hanya sedikit..
Mereka juga bisa mendengarkan saat seseorang berbicara di sampingnya..
.
.
..
Keesokan harinya..
Jungkook sedang melakukan jadwalnya hari ini..
Sebelum memulai jadwalnya.. Jungkook melihat kondisi Nari dan setelahnya Dia memulai aktivitasnya..
Walau memiliki masalah tapi Jungkook dituntut untuk bisa bekerja profesional..
Dia tetap terlihat seperti orang yang tidak memiliki masalah.. Dia tertawa dan bercandaa bersama member saat di atas panggung.. Tapi beda saat Dia berada di belakang panggung.. Dia banyak diam..
Di rumah sakit..
Ibu Nari baru selesai mengurus Nari.. Membersihkan tubuh Nari dan sekarang sedang berada di samping Nari.. Beberapa hari ini Nari memang mengalami peningkatan.. Dokter bilang Nari akan segera sadar karena tubuhnya yang sudah mengalami pergerakan..
Saat akan meninggalkan Nari dan kembali ke rumah sakit Kanker dimana putranya dirawat Ibu Nari dikejutkan dengan mata Nari yang akan membuka.. Dia mengerakan matanya.. Saar Ibunya mencium keningnya..
" sayang..
🍁🍁🍁