
Nari merasa perutnya sakit karena kram..
Nari tidak tenang dalam tidurnya..
Sesekali Nari memegangi perutnya.. merasakan perutnya yang sakit..
Jungkook sedang tidur di sampingnya.. Nari tidak tega membangunkannya.. setelah dari studio tadi Jungkook harus kembali untuk melakukan latihannya..
Jam menunjukkan pukul 2 pagi dan perut Nari masih terasa sakit..
Sudah 1 jam Dia merasakan sakitnya tapi Nari tetap tidak mau membangunkan Jungkook..
Karena rasanya sangat sakit mau tidak mau Nari mencoba membangunkan Jungkook..
" Sayang.. panggil Nari lirih sambil menahan rasa sakitnya"
" Oppa.. Panggil Nari dengan mengguncang tubuh Jungkook pelan"
" Oppa...
Jungkook membuka matanya perlahan.. merasakan Nari membangunkan nya..
" Sayang 5 menit lagi.. Ucap Jungkook yang kembali memejamkan matanya"
" Op paa... Ahh... Ucap Nari"
Mendengarkan rintihan Nari membuatnya Jungkook membuka matanya dan melihat kondisi Nari..
" Ada apa??? Ada apa sayang..
" Oppa perut Nari sakit.. sepertinya kram.. sakit sekali.. Ucap Nari"
" Ah ya.. kita ke rumah sakit.. Ucap Jungkook yang panik melihat kondisi Nari"
Setelah membantu mengenakan Hoodie kepada Nari.. Jungkook mengangkat tubuh Nari dan membawanya ke rumah sakit..
" Oppa, sakit sekali.. Ucap Nari"
" Iya sabar ya.. kita akan sampai sebentar lagi.. Ucap Jungkook"
Sebelumnya Jungkook menghubungi dokter pribadinya.. di pagi buta saat orang lain masih terlelap Jungkook membangunkan Dokter Choi.. dan Dokter Choi menyuruh Jungkook langsung pergi ke rumah sakit..
.
.
.
.
.
.
.
Di rumah sakit..
Dokter Choi segera memeriksa kondisi Nari.. dan setelah mendapatkan penanganan Nari bisa beristirahat..
Jungkook sedang mendengarkan penjelasan dari dokter Choi..
" Maafkan aku Hyung.. aku menganggu tidurmu.. Ucap Jungkook"
" Tidak apapa.. istrimu terkena Infeksi saluran kencing ini efek dari ginjalnya.. Ucapnya.. dokter Choi adalah seniornya dulu saat sekolah tingkat atas dan kebetulan Dia yang mengurus tentang kehamilan Nari"
" Bagaimana dengan kondisinya dan bagaimana dengan janinnya??? Tanya Jungkook"
" Semua baik baik saja.. aku sudah katakan kepadamu untuk lebih menjaganya.. jangan bolehkah Dia melakukan pekerjaan berat.. dengan kondisi morning sick nya yang begitu parah itu tidak baik untuknya.. untung istri dan anakmu kuat.. kalo tidak akan seperti apa?? Kau harus lebih menjaganya Jungkook aa.. Ucap dokter Choi"
" Maafkan aku.. aku akan lebih menjaganya.. Ucapnya"
" Kehamilan istri kamu ini berbahaya untuk tubuhnya dan janinnya.. kamu tidak lupa dengan hal itu kan?? Tanya dokter Choi"
" Iya Hyung..
" Biarkan Dia istirahat disini dulu.. pulanglah setelah cairan infusnya habis.. ingat Jungkook aa.. kamu harus menjaganya.. ini pilihan yang sulit untuk kalian.. jadi lebih berhati-hati.. Ucap dokter Choi"
.
.
.
.
.
.
Nari terbaring lemah dengan selang oksigen yang berada di hidungnya dan jarum infus yang menancap di punggung tangannya..
Walau tidak ada yang serius Nari di haruskan beristirahat..
Dia di pindahkan ke ruang rawatnya..
" Oppa.. panggil Nari"
" Iya sayang.. apa terasa sakit?? Tanya Jungkook.. Nari menjawabnya dengan menggelengkan kepalanya"
" Tidurlah di samping Nari.. Ucapnya"
" Sudah kamu tidurlah.. aku akan tetap disini.. Ucap Jungkook"
" Oppa...
Jungkook kemudian menuruti kemauan Nari untuk tidur di sampingnya..
Jungkook memposisikan tubuhnya dan Nari menempatkan kepalanya di bahu Jungkook..
Jungkook memeluk tubuh Nari..
" Maafkan aku.. Ucap Nari"
" Tidurlah.. ini masih terlalu pagi.. Ucap Jungkook.. Dia tidak ingin membahasnya sekarang.. yang penting Nari baik baik saja sekarang"
" Nari mencintaimu Oppa.. Ucap Nari"
" Aku juga mencintaimu sayang.. Ucapnya"
Jungkook memejamkan matanya walau Dia sedang tidak ingin tidur.. Pikirannya sedang tidak baik baik saja.. Dokter Choi mengingatkannya tentang resiko yang akan Nari terima dari masa kehamilannya ini..
Tapi Jungkook tetap tidak bisa menunjukkan kalo Dia sedang tidak baik baik saja kepada Nari..
.
.
.
.
.
.
.
.
Sepulang dari rumah sakit Nari di bantu Jungkook untuk berbaring di tempat tidurnya..
" Sayang, apa sebaiknya kamu tinggal di Busan bersama Ibu??? Tanya Jungkook"
" Tidak Oppa.. Nari tidak mau merepotkan mereka.. aku ingin mengurusnya bersama Oppa.. Ucap Nari"
" Tapi aku akan ada konser Muster lusa dan aku tidak bisa meninggalkanmu seperti ini.. Ucapnya"
" Nari bisa ikut bersama Oppa kalo begitu.. Ucap Nari"
" Tapi akan sangat melelahkan sayang.. ucap Jungkook"
" Tapi Nari tidak ingin merepotkan mereka Oppa.. maafkan Nari.. Ucapnya"
" Ya sudah tidak apapa.. kita lakukan bersama.. ya, kita bisa melakukannya bersama.. Ucap Jungkook"
" Maaf Nari selalu menyusahkan Oppa.. maafkan Nari.. Ucapnya"
" Tidak.. kamu tidak boleh bicara seperti itu.. kamu adalah istriku dan itu tugasku untuk menjagamu dan anak kita ini.. jangan pernah lagi bicara seperti itu... Hmmmm?? Ucap Jungkook"
" Iya Oppa.. Ucap Nari"
Jungkook mencium kening Nari..
Dia sudah berjanji untuk menjaga Nari dan calon bayinya..
Jungkook tidak mau menyerah karena hal ini.. Dia harus tetap kuat untuk istri dan calon anaknya..
Jungkook yakin Tuhan akan selalu menjaga Nari dan keluarga kecilnya..
seberat apa yang akan di hadapi, Jungkook tetap akan menggenggam tangan Nari, selamanya akan seperti itu..
💜
by: nyemoetdz 😘
03/03/2020