
Youra sedang melihat lihat album foto lama yang sengaja Nari keluarkan dari tempat penyimpanannya karena harus membersihkan isi lemari.
Disana ada banyak foto Jungkook dan Nari, ada juga foto bayi Youra.
" Ibu, apa ini foto bayi Yola?," Ucapnya.
" Bukan itu foto bayi Ayah, Kata Halmeoni kalian mirip sekali waktu bayi." Ucap Nari.
" Benalkah?,"
" Iya nak."
" Foto bayi Ibu mana?," Tanyanya.
" Ibu tidak menyimpannya, foto bayi Ibu hilang.."
" Begitukah? Tapi kata Ayah mata Yola seperti Ibu." Ucapnya.
" Iya sayang.."
" Tapi sepelti nya ini Yola, Ibu." Ucapnya sambil menunjukkan salah satu fotonya.
" Itu Ayah sayang." Ucap Nari.
" tidak, ini Yola." Ucapnya.
" Ya sudah iya."
Nari mengiyakan perkataan Youra, Dia masih harus membersihkan apartemennya kalo Youra menangis tidak akan bagus cerita nya.
Jungkook juga sedang ada kegiatan di J'N Studio.
.
.
.
.
.
.
.
💜
Setelah selesai bersih bersih, EunHye dan Aiko datang ke apartemen. EunHye ingin meminta tolong Nari untuk mengajarinya membuat Cake, EunHye ingin membuat Tart untuk Jin yang akan berulang tahun dan ingin membuatkan Cake buatan sendiri.
" Unnie, ini Nemo dan ini Nemi. Diddy Hobie yang membelikannya, Unnie boleh meminjamnya.." Ucapnya.
" apa boleh Unnie bawa pulang?," Tanya Aiko.
" No, just play here." Ucapnya.
" Baiklah.."
" Oh ya Ayah Jin akan ulang tahun, apa Youra tidak ingin memberikannya kado?," Tanya Aiko.
" Utah?? Wahh Yola halus meminta kado kepada Diddy," Ucapnya.
" Tidak begitu, kita yang harus memberi Ayah Jin kado. bukan Youra yang mendapatkan kadonya.." Ucap Aiko.
" Telus kita kasih apa Unnie? Ah kasih Cake Ibu saja." Ucapnya.
" Kan Mimi sudah buat Cake Untuk Ayah Jin." Ucap Aiko.
" Apa Youra punya uang untuk membeli kado? Unnie punya sedikit tapi tidak akan cukup. apa Youra punya uang?," Tanya Aiko.
" Uang? Sebental.." Ucapnya.
Youra berlari kedalam kamarnya dan mengambil beberapa uang yang di simpannya di laci meja belajar, kemudian kembali ke Aiko yang sedang di ruang tv.
" Ini.."
" Ini uang mainan, tidak bisa di buat beli kado." Ucap Aiko.
" Tapi ini juga uang Unnie." Ucapnya.
" Tapi tidak bisa, uang nya harus uang sungguhan." Ucap Aiko.
" Apa Youra punya celengan?," Tanya Aiko.
" Celengan? Hmmm punya, celengan kelinci dan ****.." Ucap Youra.
" Apa ada isinya?,"
" Ada, setiap hari Youra membelikan makan biar cepat besal." Ucap Youra.
" Kalo begitu celengan Youra di pecahkan saja untuk menambah uang Aiko, bagaimana?," Ucap Aiko.
" Tidak mau.." Ucap Youra.
" Ya sudah kalo tidak mau." Ucap Aiko.
" Ahh begini saja." Ucap Youra, Dia berbisik ke telinga Aiko.
Setelah pembahasan tentang kado untuk Jin selesai, mereka melanjutkan kegiatan bermain mereka.
Sorenya..
Jungkook yang baru pulang bekerja langsung membersihkan tubuhnya, saat baru selesai mandi Youra masuk ke kamar Jungkook dan menghampiri Jungkook yang sedang mengeringkan rambut.
" Ayah." Panggilnya.
" Iya sayang." Ucap Jungkook.
" Yola ingin membelikan kado untuk Diddy Jin, tapi Yola tidak mau pecah celengan kelinci dan **** Yola tapi Yola hanya punya uang ini." Ucapnya.
" Youra dapat uang dari mana sayang?,"
" Ini uang Aiko Unnie, kita mau membelikan kado untuk Diddy tapi uangnya tidak cukup, bagaimana Ayah?," Tanya Youra.
" Memangnya Youra dan Aiko Unnie ingin memberikan kado apa kepada Diddy?," Ucap Jungkook.
" Tidak tau, Unnie tidak bilang mau beli apa. Yola lupa bertanya." Ucapnya.
" Pikirkan dulu Yola mau memberikan kado apa kepada Diddy?," Ucap Jungkook.
" Bagaimana kalo baby Kitty, Ayah?,"
" Tidak sayang."
" Tultle??,"
" Tidak juga."
" Ah itu, Yola melihat ada kaktus yang ada matanya. bisa kita membelinya Ayah?,"
" Kaktus ada matanya? Dimana ada nak?," Tanya Jungkook"
" Ada Ayah, kemarin teman Yola membawanya saat mengumpulkan tugas," Ucapnya.
" Tidak ada sayang, tidak ada kaktus yang seperti itu." Ucap Jungkook.
" Ada Ayah."
" Kenapa di sini, Ibu menunggumu untuk memandikan mu dan apa yang kalian bicarakan?," Ucap Nari.
" Hustt.. jangan bilang Ibu, Ayah." Ucapnya sambil berbisik kepada Jungkook.
" Oke.."
" Tidak ada, Yola sangat melindukan Ayah. banyak banyak." Ucapnya, sambil memeluk Jungkook.
" Oke, tapi Youra harus mandi dulu. ayo." Ucap Nari.
" Tapi Yola mau mandi sama Ayah." Ucapnya.
" Ya sudah. sayang, tidak apapa kan Oppa memandikan nya?," Tanya Nari.
" Tidak apapa. ayo, kita mandi." Ucap Jungkook.
Di dalam kamar mandi, Youra masih membicarakan tentang kaktus bermata yang di maksudkannya.
Mungkin maksudnya, kaktus yang di hias dengan mata mainan. Jungkook berfikir seperti itu, Jungkook hanya tertawa dengan maksud Youra bilang Kaktus bermata.
Mana ada kaktus bermata yang ada kaktus berduri.
" Oke siap. nanti Ayah akan belikan kado kaktus bermata untuk Diddy Jin, satu untuk Youra dan satu untuk Aiko Unnie. bagaimana?,"
" Iya Ayah. telimakasih Ayah. Yola sayang Ayah." Ucapnya sambil mencium pipi Jungkook.
" Sama sama sayang. uang Unnie kembalikan ya besok, Biar Ayah yang membelinya." Ucap Jungkook.
" Iya, tapi itu bukan kado dali Ayah kan? Kan Ayah yang beli?," Tanyanya.
" Bukan, tapi jangan bilang siapa siapa. bilang saja Youra yang membelinya, oke?," Tanya Jungkook.
" Oke Ayah.."
💜
by: nyemoetdz
20/10/2020