
Menangis dan menangis, Youra senang sekali menangis, atau mungkin memang hobinya.. entahlah..
Sekarang Youra sedang menangis karena Ayahnya tidak mengangkat telponnya, Nari sudah bilang kalo Ayahnya masih sibuk tapi Dia tetap ingin menelpon Ayahnya..
" Ibu, Youra ingin menelpon Ayah.." Ucapnya.
" Tunggu Ayah yang menelpon Youra aa, Ayah sedang bekerja.." Ucap Nari.
" Sebaiknya temani Bao di kandangnya.. Dia pasti sedang lapar.." Ucap Nari lagi.
" Tidak.. Tidak.. Yola ingin Ayah.."
🌹
Jungkook baru selesai dengan kegiatannya dan kembali ke Hotel bersama para member, Dia ingat dengan ponselnya sejak tadi Dia tidak melihat ponselnya..
Video call:
" Youra aa.." Sapa Jungkook.
" Kenapa menangis, kenapa Youra suka sekali menangis. ada apa nak?" Tanya Jungkook.
" Ibu tidak sayang Yola. Yola tidak boleh telpon Ayah.." Ucapnya.
" Kan Ayah sedang bekerja sayang.. dimana Ibu?" Tanya Jungkook.
" Ada sedang membuat Cake.. Ayah kenapa tidak pulang.." Ucapnya.
" Pekerjaan Ayah belum selesai sayang dan kenapa Youra terus menangis.. Youra itu mirip Ibu, suka sekali menangis.." Ucap Jungkook.
" Yola memang anak Ibu.." Ucapnya.
" Yola ingin Ayah pulang, Ayah halus pulang.." Ucapnya.
" Ah ya bagaimana anak anjing Diddy, apa Youra merawatnya dengan baik?" Tanya Jungkook, Dia mengalihkan pembicaraan.
" Bao?? Dia menurut dengan Yola.." Ucapnya.
" Siapa namanya?"
" namanya Bao.. Ayah, biarkan Bao tinggal di rumah ya. bilang Diddy untuk tidak mengambilnya.." Ucapnya.
" Kalo Diddy tidak membolehkannya bagaimana??" Tanya Jungkook.
" Belarti Diddy tidak sayang kepada Yola.." Ucapnya.
" Atau Ayah belikan Yola, Kitty saja.. Yola ingin Kitty.. Hoonie Oppa mau membeli Puppy tapi Yola ingin Kitty.." Ucapnya.
" Kalo Youra mau Kitty, tidak jadi jalan jalan ke Universal Studios kalo begitu.." Ucap Jungkook.
" Ke Unisal studio? Yola mau Ayah.. Yola mau ke Unisal studio.."
" Iya tapi harus menurut, kalo tidak menurut tidak jadi.." Ucap Jungkook.
" Ya, Yola akan menulut Ayah.." Ucapnya.
" Kalo berbohong hidung Youra akan panjang.. janji?"
" Yola beljanji.. yaksok.." Ucapnya.
" Sayang, bagaimana konsernya.." Ucap Nari, yang duduk di samping Youra.
" Berjalan baik sayang, kamu sedang apa?" Tanya Jungkook, belum Nari menjawab, Youra sudah merengek.
" Ibu, kembalikan ponsel Yola. Yola belum selesai bicara dengan Ayah.." Ucapnya.
" Oke oke.. berhati hatilah dan jaga kesehatan di sana.. bicaralah dengan anakmu ini Dia kan menangis lagi nanti.." Ucap Nari.
" Seperti kamu, yang suka sekali menangis.." Ucap Jungkook.
" Ibu sini ponselnya.." Ucap Youra.
" Oke oke..
Youra kemudian berbicara dengan Jungkook..
.
.
.
.
.
.
.
.
Beberapa hari kemudian..
Youra dan Nari sedang menjemput Jungkook di bandara.. Dia pulang dari USA hari ini, mereka menunggu di ruang tunggu bandara dengan Youra yang sedang bermain dengan bonekanya..
" Ayah lama sekali Ibu.." Ucapnya.
" Sebentar lagi sayang.." Ucap Nari.
Pesawat yang ditumpangi Jungkook terkendala cuaca buruk, jadi ada keterlambatan landing, sudah hampir 2 jam Nari dan Youra masih menunggu Jungkook di ruang kedatangan..
Nari sampai mencari informasi ke pihak bandara dan mereka mengatakan terjadi cuaca buruk di penerbangan yang di tumpangi Jungkook..
Sudah pukul 10 malam, Nari masih menunggu kedatangan Jungkook.. ada perasaan gelisah dalam diri Nari.. Dia juga tidak bisa mengubungi Jungkook karena cuaca buruk, Nari.berharap semoga tidak terjadi apapa..
Youra sendiri sudah tertidur di bangku dengan jaket Nari yang menyelimuti tubuh kecilnya..
Sesekali Nari melihat jam di tangannya dan terasa waktu berjalan lambat.. jam terus berputar dan Jungkook belum juga datang..
.
.
.
.
.
.
.
💗
Jungkook..
Jungkook khawatir karena Nari dan Youra sedang menunggunya, karena cuaca buruk pesawat terlambat untuk landing, apalagi Dia tidak bisa menghubungi Nari saat di pesawat..
Hampir 3 jam lebih pesawat gagal landing untuk menghindari cuaca buruk..
Dan saat landing di bandara Incheon Korea, Jungkook segera menghubungi Nari yang memang masih menunggunya di terminal kedatangan, ini sudah terlalu malam, Nari dan Youra masih menunggu Jungkook..
Jungkook berjalan ke terminal kedatangan, menemui Nari yang sedang menunggunya.. ada perasaan lega dan senang saat sebelumnya merasakan ketegangan karena cuaca buruk..
Jungkook melihat Nari yang sedang menunggu sambil sesekali menatap layar ponselnya..
" Sayang.." Ucap Jungkook.
Nari langsung memeluk Jungkook, Dia sudah menunggu Jungkook dengan takut dan khawatir, tidak biasanya ini terjadi dan Nari harap ini tidak akan terjadi lagi..
" Oppa baik baik saja?" Tanya Nari.
" Hmmm aku baik baik saja, kenapa tidak menunggu di rumah.." Ucap Jungkook.
Jungkook mencium kening Nari, Dia tau kalo Nari sedang khawatir kepadanya.. terlihat dari wajah pucat Nari, apalagi tangan Nari yang dingin..
Jungkook melihat Youra yang tertidur di sofa ruang tunggu kemudian mengangkat tubuh Youra dan menggendongnya..
Jungkook mencium pipi Youra yang masih terlelap..
Dia bahkan tidak membuka matanya saat Jungkook mengangkatnya..
" Kemana member lain? Syukurlah kalian tidak apapa, Nari sangat takut Oppa.." Ucap Nari.
" Mereka masih di belakang, aku segera turun tadi karena aku tau kamu pasti khawatir.. lihatlah tangan kamu dingin seperti ini.." Ucap Jungkook.
" Maaf sudah membuat mu menunggu nak.." Ucap Jungkook kepada Youra.
Jungkook memeluk tubuh Nari dan Youra, benar benar penerbangan yang sangat menegangkan untuk Jungkook..
Dan Dia bersyukur semua baik baik saja..
💜
by: nyemoetdz
13/07/2020