The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 55



Nari membuka perlahan matanya.. Menetralkan pandangannya.. Dia mendengar seseorang memanggil namanya.. Nari masih mengumpulkan kesadarannya..


" sayang.. Im Nari.. Panggilanya"


" ahhh.. Ibu.. Ucapnya lirih tapi masih terdengar"


" iya sayang.. Ini Ibu.. Ucapnya"


" Op pa.. Jungkook Oppa.. Ucap Nari"


" Jungkook sedang ada jadwal hari ini sayang.. Tadi Dia kesini..


" Op pa.. Nari ingin Op paa... Ucapnya lirih"


" Ibu akan panggilkan dokter..


Nari menangis.. Tubuhnya masih terasa sangat lemas.. Dia menangis menanyakan Jungkook.. Saat kesadarannya sudah mulai terkumpul Nari tambah menangis..


" pergilah.. Aku ingin Oppa.. Aku ingin Jungkook Oppa..


" nak.. Ini Ibu.. Tenanglah..


" tidak.. Ibu pasti memaksaku untuk mendonorkan organ tubuh lagi.. Pergilah.. Ucap Nari"


Saat bangun trauma yang dialaminya menghantuinya lagi.. Dia takut Ibunya akan menyuruhnya untuk mendonorkan organnya lagi..


" tidak pergilah.... Pergi... Teriak Nari"


" Dia sudah sadar.. Tapi ada apa dengannya.. Kenapa Dia menangis.. Tanya Chun Hei"


" Nari aa.. Ada apa? Ini aku Chun Hei.. Lihat aku.. Ucap Chun Hei berjalan ke arah Nari dan memeluknya"


" Chun Hei aa.. Aku ingin Jungkook Oppa.. Aku ingin Jungkook Oppa.. Dan suruh Dia pergi dari sini..


" sebaiknya kamu istirahat.. Aku akan menemanimu disini.. Hmmm? Ucap Chun Hei"


" tidak.. Aku ingin bertemu Jungkook Oppa.. Biarkan aku bertemu dengannya.. Aku mohon.. Ucap Nari yang mencoba melepas infus di tanganya"


" iya iya aku akan menyuruhnya datang tapi jangan kamu cabut infus ini.. Ucap Chun Hei"


Setelah dokter memberikan obat penenang untuk Nari.. Dia kembali terlelap..


Ibu Nari sudah menangis.. Nari begitu takut dengannya.. Dia membuat luka hati anaknya kembali lagi.. Ibu Nari membuatnya trauma dengan kejadian itu.. Dia merasa sangat bersalah..


" tenanglah bi.. Dia akan tenang setelahnya.. Dokter bilang Nari mengalami syok pasca tidur panjangnya.. Bibi tenanglah.. Ucap Chun Hei"


" iya nak.. Aku Ibu yang jahat.. Maafkan aku.. Ucap Ibu Nari"


" aku akan menghubungi Jungkook untuk datang jadi bibi tenanglah.. Dia akan tenang kalo bersama Jungkook.. Ucap Chun Hei"


Malamnya setelah acara Jungkook pergi ke rumah sakit.. Dia mendapat kabar dari Chun Hei kalo Nari sudah sadar.. Dan Dia mencarinya..


Setelah acara Jungkook langsung menemui Nari.. Dia melihat Nari yang sedang terbaring disana.. Dia menangis setelah bangun dari tidurnya.. Nari bahkan tidak menjawab saat Chun Hei bertanya kepadanya.. Dia hanya menangis dalam diam..


" sayang.. Panggil Jungkook"


Sontak Nari bangun dan memeluk tubuh Jungkook erat..


" Oppa.. Oppa..


" tenanglah.. Aku disini.. Tenanglah.. Ucap JK"


" kenapa Oppa meninggalkanku.. Dia akan memaksaku lagi.. Bawah aku pulang Oppa.. Nari ingin pulang.. Ucap Nari sambil menangis"


" tidak ada yang akan memaksamu.. Aku disini tenanglah.. Ucap JK"


" tenanglah aku akan menemanimu.. Tenanglah.. Ucap JK"


Jungkook bersyukur Nari sudah sadar dan sekarang Nari juga sudah tenang.. Walaupun Nari masih menggengam tangan Jungkook, Dia masih merasa takut.. Dia tidak melepaskan genggamnya.. tapi Jungkook merasa lega.. Narinya sudah sadar..


" maafkan aku.. Ucap Jungkook.. Dia menatap wajah Nari"


Dia meminta maaf dan mencium kening Nari..


Ada perasaan lega dalam diri Jungkook.. Tapi Jungkook juga takut.. Akan luka Nari yang dibuatnya..


.


.


..


Keesokan paginya..


Jungkook tertidur disamping Nari sambil memeluknya..


Saat Nari terbangun Dia melihat Jungkook di sampingnya..


Nari tertidur dalam pelukannya.. Dia menatap wajah Jungkook yang masih memejamkan matanya..


Dia teringat akan luka yang dibuat di tangannya.. Dan sampai berakhir disini..


Saat Jungkook mulai membuka matanya Nari kemudian menutup matanya.. Dia tidak ingin Jungkook tau kalo Nari sudah bangun..


Jungkook membuka matanya.. Dan melihat Nari di sampingnya.. Jungkook mencium kening Nari.. Dan saat akan bangun dan meletakkan kepala Nari.. Nari memanggilnya..


" Oppa.. Panggil Nari"


" kamu sudah bangun? Apa terasa sakit? Apa pergelangan tangau sakit? Atau perut atau kepalamu sakit? Ucap JK"


" Oppa..


" iya.. Apa kamu ingin aku pergi?


" tidak.. Maafkan aku.. Maaf sudah membuatmu khawatir.. Maafkan aku.. Ucap Nari"


" tidak.. Kamu tidak bersalah.. Semua salahku.. Jangan pernah menyalahkan dirimu.. Maafkan semua kata yang pernah aku katakan kepadamu.. Aku menyesal.. Dan aku...


" apa Oppa ingin pergi dari Nari??


" kenapa kamu bertanya begitu? Tidak.. Aku tidak akan meninggalkanmu.. Aku tidak akan melepaskan tanganmu sampai kapanpun tidak.. Maafkan aku.. Ucap JK"


Jungkook memeluk tubuh Nari.. Mereka berdua menangis.. Keegoisan yang merasuki Jungkook membuatnya sadar begitu penting Nari dalam hidupnya..


Jujur Nari berat melakukan semuanya tanpa Jungkook.. Biarkan orang lain berkata kalo Dia terlalu bergantung kepada Jungkook.. Tapi memang Nari membutuhkan Jungkook dalam hidupnya..


Nari percaya Jungkook bisa menjaganya.. Dan membuatnya bahagia..


" maafkan aku.. Ucap JK"


" jangan pergi Oppa.. Jangan mendiamiku.. Saat aku mencoba marah kepada Oppa, tapi aku tidak bisa.. Rasanya sakit sekali.. Lebih baik aku mati daripada tidak bertemu denganmu.. Dan aku benar tidak melakukan seperti di foto itu.. Bukan aku.. Itu bukan Nari.. Maafkan aku Oppa.. Ucap Nari"


" maafkan aku.. Ucap Jungkook sambil memeluk tubuh Nari"


.


.


..


Nari sudah sadar dan kondisinya sudah berangsur pulih.. Walau badannya masih lemas karena tidur panjangnya tapi Nari tetap ingin pulang..


2 hari setelah Nari sadar.. Dokter memperbolehkannya pulang.. Dia ditemani Chun Hei untuk pulang ke apartemenya.. Ada juga Jungkook yang menjadi supir mereka..


" bisa tidak kau tak melihatku seperti itu.. Ucap Chun Hei"


" memangnya ada apa? Tanya Nari"


" maksudku Jungkook.. Lihatlah Dia.. Apa??


" ahh tidak.. Maafkan aku.. Ucap Jungkook"


" kalo bukan untuk Nari aku tidak mau melihatmu.. Ucap Chun Hei"


" Chun Hei aa.. Panggil Nari"


" maafkan aku.. Aku berjanji akan menjaganya.. Kamu bisa melakukan apa yang kamu ingin lakukan kepadaku saat aku menyakitinya lagi.. Maafkan aku.. Ucap JK"


" memangnya apa yang kamu katakan? Tanya Nari"


" aku ingin membunuhnya kalo Dia menyakitimu lagi.. Ucap Chun Hei"


" Chun Hei aa..


" sudahlah.. Aku ingin pergi mengajar.. Jadi jaga Dia baik baik.. Kalo kamu membuatnya menangis lagi.. Kamu berurusan denganku.. Ucap Chun Hei"


" baiklah.. Kamu bisa melakukan apapun kepadaku kalo Dia menangis karenaku.. Ucap JK"


Setelah Chun Hei pergi..


Jungkook membantu Nari untuk berbaring di kamarnya..


" tidurlah.. Aku akan menemanimu disini.. Ucap JK"


" Oppa istirahatlah.. Aku tau Oppa lelah.. Ucap Nari"


" aku baik baik saja.. Sudah pejamkan mata kamu.. Ucap JK sambil memegang jemari Nari dan mengenggamnya"


" I Love You.. Ucap JK"


" I Love You More.. Ucap Nari"


Jungkook mencium kening Nari.. Jungkook menyanyikan lagu All Of My Love untuknya..


Dengan suaranya yang lembut Jungkook melantunkan setiap baitnya..


Hingga tak lama Nari pun tertidur..


🍁🍁🍁