
Jimin mendapat libur panjang untuk pemulihan kondisinya, In Na sendiri tidak pernah datang lagi sejak Dia berbicara dengan Nari di rumah sakit waktu itu, Dia juga tidak pernah melihat Jimin.
.
.
.
❤
Nari dan Youra sampai di apartemennya setelah menjenguk Jimin di rumahnya, walau masih banyak diam tapi Youra selalu saja menggoda Jimin, sekedar mengajaknya bicara, menceritakan ini dan itu.
" Ibu, apa Ayah tidak pulang lagi." Ucap Youra.
Jungkook sejak kemarin sedang ada jadwal dan mengharuskannya untuk tidak pulang.
Sudah 2 hari ini Youra belum bertemu Ayahnya.
" Ayah masih bekerja sayang." Ucap Nari.
" Tapi Yola ingin beltemu Ayah, kenapa Ayah lama sekali." Ucapnya.
" Kita video call Ayah ya." Ucap Nari.
Nari mencoba menghubungi Jungkook, kalo seperti ini Youra biasa nya akan berakhir menangis.
Dan untunglah Jungkook sedang tidak sibuk dan bisa menjawab telpon nya.
Video call:
" Hay sayang, sedang apa?," Sapa Jungkook saat melihat Youra.
" Ayah, Yola malah(marah) kepada Ayah.. Ayah tidak pulang, lama sekali." Ucap Youra.
" Maafkan Ayah. Ayah sedang bekerja sayang, setelah pekerjaan Ayah selesai Ayah akan pulang. jangan marah ya nak?," Ucap Jungkook.
" Tapi Yola ingin Ayah." Ucapnya, Dia malah menangis.
" Itu Ayah sedang bicara sayang.."
" Tidak mau, Ayah nakal." Ucapnya.
" Dia menangis Oppa. apa Oppa sudah makan?," Tanya Nari, Youra sedang menangis di pelukan Nari.
" Sudah sayang. bagaimana Jimin Hyung, kamu dari sana tadi?,"
" iya Oppa, syukurlah berangsur membaik." Ucap Nari.
" Syukurlah. Youra aa, kenapa menangis terus nak, maafkan Ayah. nanti setelah Ayah menyelesaikan pekerjaan, Ayah akan segera pulang. sayang?," Ucap Jungkook.
" Ini bicara sama Ayah, nak." Ucap Nari.
" Tidak mau." Ucapnya.
" Mungkin Dia sedang mengantuk Oppa jadi rewel." Ucap Nari.
" Lihatlah sayang, Ayah membelikan boneka baru untuk Youra. apa Youra mau?," Tanya Jungkook, Dia menunjukkan boneka yang baru dibelinya.
" Wahh boneka Kitty. lihatlah nak, itu sama dengan Kitty kamu." Ucap Nari.
" Tidak mau, Yola malah sama Ayah.." Ucapnya.
" Kalo begitu ini untuk Aiko Unnie saja ya. Unnie pasti akan senang mendapatkan boneka ini." Ucap Jungkook.
" Tidak boleh. Yola mau Ayah pulang." Ucapnya sambil menangis.
" Maafkan Ayah nak, jangan menangis ya." Ucap Jungkook.
Jungkook merasa bersalah karena dia tidak pamit saat pergi bekerja karena berangkat terlalu pagi.
Dan membuat Youra tidak tau kalo Jungkook berangkat bekerja, 2 hari Dia tidak bertemu dengan Ayahnya membuatnya merasa rindu kepada Ayahnya.
Video call:
" Sudah tidak apapa sayang. nanti Youra akan baik lagi. mana bisa Dia jauh dari Ayahnya, tenanglah.." Ucap Nari.
" Iya sayang, maafkan aku." Ucap Jungkook.
" Tidak apapa. ya sudah Oppa istirahatlah, aku akan menenangkan Youra dan mengajaknya tidur." Ucap Nari.
" Iya.."
Nari kemudian memutuskan sambungan teleponnya. Youra masih di pelukan Nari sambil menangis. Dia sedih karena tidak bisa bertemu dengan Ayahnya.
.
.
.
.
.
.
❤
Di mobil nya ada beberapa balon karakter kesukaan Youra dan boneka Kitty.
" Oppa seperti pedagang balon saja kalo seperti ini.." Ucap Nari.
Nari tadi sengaja menjemput Jungkook ke bandara tanpa sepengetahuan Youra dan sekarang mereka berdua sedang dalam perjalanan ke sekolahan Youra untuk menjemputnya.
" Ini untuk putri ku yang sedang marah. Dia sama seperti mu." Ucap Jungkook.
" Bukannya Oppa?,"
" Iya juga, tapi Dia memang anak ku." Ucap Jungkook.
" Iya terserah Oppa saja."
Sesampainya di tempat Day Care Youra, Nari turun dari mobil dan menunggu Youra keluar dari kelasnya, Jungkook sedang menunggu di mobilnya.
" Apa hari ini menyenangkan sayang?," Ucap Nari saat Youra sudah keluar kelasnya.
" Iya Ibu. lihatlah Ibu, Yola membuat ini." Ucapnya sambil menunjukkan hasil karyanya.
" Wahh cantik sekali. anak Ibu ini memang sangat pandai ya." Ucap Nari.
" Baiklah hari ini kita beli ice cream untuk memberikan hadiah untuk Youra, bagaimana?,"
" Ice clem?," Tanyanya.
" Hmmm, ayo..."
Youra terlihat senang karena Nari mengajaknya makan Ice cream kesukaannya. sambil berbincang mereka berjalan ke mobil Jungkook berada.
" Wahh Ibu, mobilnya banyak balonnya. wahh..." Ucap Youra saat melihat banyak balon di mobilnya, Dia belum tau kalo Jungkook ada di belakangnya.
" Ini untuk Youra." Ucap Jungkook.
Youra menoleh dan melihat Ayahnya yang membawa boneka Kitty.
" Apa anak Ayah tidak merindukan Ayah?," Tanya Jungkook.
Youra masih terdiam saat melihat Jungkook tapi tak berapa saat Dia berlari ke arah Ayahnya dan memeluk tubuh Jungkook.
" Ayah.." Ucapnya.
" Ayah merindukanmu nak." Ucap Jungkook.
" Yola juga." Ucapnya.
" Ini untuk Youra." Ucap Jungkook sambil memberikan boneka Kitty kepada Youra.
" Telimakasih Ayah, Yola sayang Ayah.." Ucapnya, Dia mencium pipi Jungkook.
" Sama sama sayang, Ayah juga sayang sekali kepada Youra." Ucap Jungkook.
" Bagaimana dengan Ibu?? Apa tidak ada yang sayang kepada Ibu." Ucap Nari.
" Yola, sayang Ibu juga. sayang Ayah juga.." Ucapnya.
" Aku mencintaimu sayang." Ucap Jungkook, Dia mencium kening Nari.
" Aku juga mencintaimu sayang." Ucap Nari.
" Ibu.. Ibu.. kita jadi makan ice clem tidak? Ah ya Ayah, Yola membuat kalya bagus sekali.." Ucap Youra.
" Benarkah?,"
Mereka kemudian masuk mobil dan berencana untuk pergi makan bersama, Youra juga menceritakan tentang hasil karyanya kepada Jungkook.
Karena Jungkook suka sekali menggambar dan hasilnya juga bagus..
Dia sedikit sedikit mengajari Youra itu.
Walau namanya anak kecil Dia akan suka mewarnai dari pada menggambar tapi Jungkook tetap mengajarkannya sedikit sedikit.
💜
semoga bagus yaaaa😅
happy reading🤗
have a good day😘
by: nyemoetdz
04/10/2020