
Nari sudah merasa lebih baik sekarang.. Nari tidak melepaskan tangan Jungkook..
" ada apa? Apa terasa sangat sakit? JK"
" tidak..
" maafkan aku.. Tentang tadi maafkan aku.. Harusnya aku tidak seperti itu.. JK"
" memangnya siapa Dia? Nari"
" Dia Soora.. Temanku dulu.. maaf sebelumnya aku belum cerita kepadamu.. JK"
" hanya teman? Nari"
" hmmm dulu pernah aku memiliki rasa.. Tapi aku lebih memilih untuk menata karirku.. Kita hanya berteman.. Dia memang seperti itu kalo bertemu denganku.. Maafkan aku tidak menceritakan sebelumnya.. Aku tidak berbuat apapa dan sekarang kamulah yang penting untukku.. Aku menganggapnya hanya sebatas teman saja tidak lebih.. JK"
" aku mempercayainya.. Nari"
" benarkah? Maafkan aku.. JK"
" walupun rasanya sakit, melihat Oppa seperti tadi.. Yang awalnya aku ingin memberikan kejutan untuk Oppa malah aku yang diberi kejutan.. Maaf sikapku tadi salah.. Nari"
" tidak.. Aku yang salah.. Oh ya terima kasih untuk album fotonya.. Apa kamu membuatnya sendiri? JK"
" hmmm.. Aku membuatnya sendiri.. Oppa tau apa yang dipikirkan temanku saat tau aku membuat itu.. Mereka bilang aku terlalu terobsesi dengan Oppa sampai mengedit foto foto itu.. Nari"
" nyatanya itu bukan editan.. Nari"
" biarkan saja.. Yang terobsesi itu aku kepadamu.. I Love you.. JK"
" I Love you to.. Nari"
Mereka sedang duduk di sofa menikmati acara di tv..
" Oppa..
" hmmmm.. JK"
" karena Nari masih cuti, Nari ingin melakukan cek kesehtan.. Nari"
" benarkah? Iya aku akan mengantarkanmu.. JK"
" maaf sebelumnya.. Sebenarnya beberapa waktu lalu Nari sempat memeriksakan kondisi Nari.. Dan dokter menyuruh Nari untuk menjalani operasi.. Karena sakitnya datang setiap waktu.. Bahkan setiap hari.. Dokter takut aku mala kebal dengan obat kalo aku tidak melakukanya.. Nari"
" kenapa kamu tidak cerita? Operasi? Apa separah itu? JK"
" maafkan aku.. Aku memang berniat operasi setelah kerjaanku di Jepang selesai.. Dan sekarang aku mau melakukanya.. Tapi Nari takut.. Nari"
" kenapa harus takut.. Kamu harus melakukannya agar tidak sakit lagi.. JK"
" ahh iya Oppa..
" tenanglah.. Aku akn selalu menemanimu.. Jadi lakukan apa yang menurut baik untuk kesehatan kamu.. Aku mendukungmu.. JK"
" oke..
Nari menarik nafas daneng hembuskannya berat.. Ada rasa takut walaupun Dia ingin melakukannya.. Jungkook mencoba menenangkannya.. Memeluk dan mecium kening Nari..
Keesokan harinya..
Jungkook mengantarkan Nari ke rumah sakit.. Mereka mengambil janji malam karena Jungkook baru selesi pulang dari jadwalnya hari ini..
" akhirnya kamu menyadarinya.. Sejak awal aku menyuruhmu untuk melakukan ini.. Aku akan tes darah kamu dulu.. Apa sekarang terasa sakit? Dokter"
" iya.. Sakit sejak pagi.. Nari"
" oke.. Biar perawat yang membantumu mengambil darahmu.. Dokter"
" apa setelah ini Nari harus menginap disinu dok? JK"
" iya.. Biar kita bisa melakukan tindakan lebih lanjut.. Dokter"
" bukankah hanya mengambil darah.. Nari"
" kenapa kamu tidak mau? Jangan harap menolaknya.. Kau tidak takut dengan pacar kamu yang mengantarkanmu.. Dia bahkan meluangkan waktunya untukmu.. Dokter"
" paman mulai lagi.. Iya iya aku akan menurut kali ini..
Nari dibantu perawat untuk mengambil berbaring ke tempat tidurnya dan mengambil darahnya.. Jungkook sendiri sedang mencari kamar untuk Nari di bantu dokter.. Tidak mungkin Jungkook menggunakan namanya.. Kalo orang lain tau akan menjadi masalah untuknya..
Nari selesai diambil darahnya dan akan melakukan ct scan pada bagian perutnya yang sakit..
Dia juga sudah memakai baju rumah sakit dan duduk di kursi roda..
" apa kamu takut? Tangan kamu dingin sekali.. JK"
" hmmm Nari sangat takut..
" lihat aku.. Kamu akan baik baik saja.. Tenanglah.. Aku akan menemani kamu disinu.. JK"
" apa Oppa baik baik saja? Bagaimana kalo ada yang tau.. Nari"
" tidak akan.. Ada beberapa bodygruad yang aku bawa.. Jadi jangan mengkhawatirkan orang lain saat kamu sendiri seperti ini.. JK"
" iya Oppa..
Terlihat jelas Nari takut.. Dia memang trauma dengan namanya rumah sakit.. Bukan keputusan yang mudah untuk Nari melakukan ini.. Tapi Nari bertekad untuk sembuh.. Walau kecil kemungkinan hasilnya akan bagus.. Tapi setidaknya Nari ingin berusaha.. Untuk orang tersayangnya..
Nari masuk kedapan ruang ct scan.. Jungkook hanya bisa menunggunya dari luar ruangan Ct Scan..
15 menit berlalu Nari keluar di bantu perawat yang mendorong kursi rodanya..
Sejak di rumah sakit Jungkook tidak lepas dari masker yang dikenakannya.. Takut ada orang yang mengenalinnya.. Tapi dokter membantunya dengan memberikan perawat kepercayaan dokter untuk melayani Nari..
Setelah melakukan ct scan Nari kemudian masuk kedalam ruang rawatnya..
" oh Tuhan.. Perutku rasanya kaku sekali.. Oh Tuhan.. Nari"
" sakit?
" sedikit.. Rasa sakitnya kalah dengan rasa takutku ini.. Bagaimana aku bisa melakukannya kalo terus seperti ini.. Nari"
" apa sudah selesai? Dokter"
" baru selesai dok.. Dia mengalami sindrom paniknya.. sebenarnya trauma itu belum hilang tapi Dia mencoba menghilangkannya.. Walau tidak ada hasilnya.. Dia merasa taku.. JK"
" tenanglah.. Apa perlu aku memberikanmu obat agar kamu bisa istirahat??.. Dokter"
" tidak.. Aku harus melawan rasa takut ini.. Aku ingin mencobanya.. Nari"
" iya benar.. Lihatlah Jungkook ada untukmu.. Berfikirlah sesuatu yang indah.. Dia disini untukmu.. Kamu tidak boleh menyerah dengan rasa takut itu.. Lawan.. Terus lawan.. Bukankah kamu berjuang seperti ini juga untuk Jungkook.. Jadi tenangkan pikiran kamu dan buat relax.. Kau harus mengubah rasa takut kamu dengan kekuatan untuk menghilangkannya.. Ada Jungkook disini.. Dan kamu akan baik baik saja.. Yakinlah itu.. Kamu akan baik baik saja.. Dokter"
Dokter memberikan masukan untuk Nari.. Terlihat Nari memang sedang takut.. Ini karena trauma yang Dia alami dulu.. Membuatnya takut kalo sedang berada dirumah sakit.. Dia takut hal sama terjadi kepadanya.. Orang tersayang Nari membuangnya setelah mendapat apa yang mereka inginkan..
Meski sedikit tenang Nari masih saja tidak bisa lepas dari Jungkook.. Dokter memberikan obat agar Nari bisa lebih banyak beristirahat..
" bagaimana kondisinya.. Jimin"
" ohh hyung kalian datang.. JK"
" kita masih menunggu hasil darahnya.. JK"
" aku segera kesini setelah mendengar dari Sejin hyung kalo kau menemani Nari disini.. Jimin"
" memang sakit apa yang diderita Nari?.. Tae"
" Pankreatitis kronis dan komplikasi ginjal..
" separah itu? Tapi Dia terlihat baik baik saja.. Tae"
" begitulah Dia menahan rasa sakitnya.. JK"
" bagaimana kamu bisa meninggalkannya kalo Dia seperti ini.. Jimin"
" iya hyung.. Dia bahkan tidak melepaskan tanganku walau tertidur.. Dia memiliki trauma di tempat ini.. JK"
" lebih baik kamu minta bantuan ke Ibumu.. Biar Dia menjaganya.. Kita sebentar lagi akan ada jadwal.. Tae"
Jungkook kemudian mencoba memghubungi Ibunya..
" apa Ibu bisa membantuku? JK"
" ada apa nak?.. Ibu JK"
" Nari sedang berada di rumah sakit.. Dan akan menjalani Operasi.. Aku ada jadwal hari ini.. Bisakah ibu menemaninya.. Aku minta tolong.. Aku tidak tega meninggalkannya sendiri..
" ya Tuhan.. Ada apa dengan Nari, nak? Iya ibu akan segera ke sana..
" terima kasih bu.. Maaf merepotkan ibu.. JK"
" kamu bicara apa nak.. Aku ibumu bukan orang lain.. Setelah ini Ibu akan kesana.. Kirimkan alamat rumah sakitnya.. Ibu JK"
" iya bu.. JK"
Dari Busan membtuhkan waktu 2 jam 15 menit untuk sampai ke Seoul menggunakan kereta.. Ibu JK berangkat sendiri karena Ayah JK sedang bekerja..
Sesampainya di stasiun Seoul, Ibu JK langsung pergi ke rumah sakit menggunakan taksi..
Skip rumah sakit..
" bagaimana kondisinya nak? Ibu JKl
" hasil darah dan ct scannya baru keluar dan dokter menyarankan untuk Operasi endoskopi dan litotripsi.. Hasil pengobatan endoskopi dan litotripsi hanya bersifat sementara dan tidak permanen.. terdapat batu pada saluran pankreas yang memicu peradangan.. Batu akan dipecah melalui litotripsi dengan menggunakan gelombang suara.. Setelah dipecah, batu pankreas akan diambil melalui alat-alat endoskopi.. JK"
" dokter masih akan fokus dengan satu penyakitnya.. Dan semoga ginjalnya baik baik saja bu.. JK"
" memangnya awal Dia seperti ini kenapa? Ibu JK"
" dulu sebelum pendonoran ginjal yang dilakukan Nari selalu menerima perlakukan buruk dari orang tuanya.. Dia bahkan dihajar, di tendang bahkan tidak diberi makan oleh ibunya.. Awalnya dokter tidak membolehkan pendonoran itu dengan kondisi organ dalam Nari sudah tidak baik.. Tapi karena Ibunya sangat gila uang.. Dia merelakan ginjal Nari untuk mendapatkan uang.. Dan Nari mengalami komplikasi paska pendonoran itu.. Prediksi dokter seperti itu bu.. JK"
" apalagi saat di Jepang Dai tidak mengurus kesaehatannya.. Dia bahkan tidak mengontrol kondisi ginjalnya.. JK"
" untungnya Dia kuat menahan rasa sakitnya.. Kalo orang lain pasti sudah tidak kuat karena Nari pandai menutupi rasa sakitnya.. Beberapa waktu ini perutya memang sering sakit makanya dokter bilang untuk melakukan Oprasi.. JK"
" anak itu benar benar ya.. Kenapa kamu juga baru cerita sedetail ini kepada ibu.. Ibu, senang dengan sikap Nari yang hangat.. Dia gadis baik.. Ibu kasihan kepadanya.. Ibu"
" ibu, karena aku harus berangkat.. Aku minta tolong jaga Nari.. Dan lagi Dia trauma dengan rumah sakit.. Dia akan takut kalo ingat kejadian itu.. Tolonh tenangkan Dia ya bu.. Jungkook minta tolong kepada ibu.. JK"
" iya sayang..
🍁🍁🍁