The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 232



Youra sedang senang senangnya menabung di celengan kelinci yang dibelikan oleh Nari beberapa waktu lalu saat Youra ikut berbelanja bersama Nari..


Memang tidak begitu besar tapi Dia senang sekali, apalagi dengan karakter hewan kesukaannya.


" Ayah, kelinci Yola lapal.. Yola ingin beri makan tapi Yola tidak punya koin.. bagaimana?" Tanyanya, Dia menghampiri Jungkook yang sedang menatap layar laptopnya, sedang mengerjakan sesuatu di sana.


" Apa Youra hari ini menurut dan mengerjakan tugas Youra?" Tanya Jungkook.


" Hmmm.. Yola pergi latihan hali ini, tidak menangis, tidak membuat Ibu lepot, Yola baik hali ini.." Ucapnya.


" Pintar.. sebentar Ayah akan berikan koin untuk kelinci Youra.." Ucapnya sambil beranjak mengambil uang koin untuk Youra.


Jungkook mengajarkan tanggung jawab kepada Youra.. kalo Dia menurut maka kelincinya akan diberi makan setiap hari kalo tidak maka kelincinya akan kelaparan dan hilang, Youra tidak mau hal itu jadi Dia ingin jadi anak baik..


" Ini koin untuk kelinci Youra.." Ucap Jungkook.


" Terimakasih Ayah.." Ucapnya.


Youra langsung memasukkan koin itu kedalam celengan kelinci miliknya dan meletakkannya..


Jungkook yang merasa gemas, tersenyum melihat tingkah Youra yang begitu polos..


Setelah memberi makan kelincinya Youra sedang bernyanyi di depan tv dengan memakai baju princess kesukaannya.. Jungkook ada tak jauh dari tempatnya bernyanyi, Nari sedang menyiapkan makan untuk mereka bertiga..


Sesekali Jungkook akan melihat tingkah anaknya itu..


Dia juga merekam kegiatan Youra yang sedang asyik bernyanyi di depan tv sambil menirukan gerakan yang di lihatnya..


" Ayah.. Ayah.." panggil nya.


" Iya sayang.." Ucap Jungkook.


" saat latihan bela dili(diri) tadi Yola di ajari den.. Ucapnya"


" Dance sayang..


" Iya itu.." ucapnya.


" Yola bisa melakukannya?" Tanya Jungkook.


" Bisa, seperti ini.." Ucapnya sambil memperagakannya.


" Wahhh.. anak Ayah pintar dance.." Ucap Jungkook.


" Den itu sama dengan Balet kan Ayah?" Tanyanya.


" Tidak sama sayang.. Tari balet adalah seni tari yang menggunakan ciri khas kostum, gerakan langkah, musik, serta panggung yang di setting sedemikian rupa sehingga dapat membangkitkan imajinasi para penonton. Balet adalah nama dari salah satu teknik tarian, beda dengan Dance.. nanti Youra akan mengerti.. bukankah Youra belajar itu semua.. Ucapnya"


" Jadi tidak sama Ayah?" Tanya Youra.


" Tidak sayang.." Ucapnya.


" Oh ya Ayah, kata teman Yola, Yola itu mirip sepelti Ayah. Ayah pandai den, Yola juga.." Tanyanya.


" Iya.. anak Ayah ini sama seperti Ayah.." Ucap Jungkook.


" Kalo Ibu bagaimana?" Ucap Nari yang baru datang bergabung dengan mereka berdua.


" Yola juga sepelti Ibu.." Ucapnya.


" Apa yang mirip dengan Ibu kalo semua mirip dengan Ayah.." Ucap Nari.


" Mata Yola milip punya Ibu.." Ucapnya.


" Youra tau itu. memangnya siapa yang bilang.." Tanya Nari.


" Ayah.. benalkan Ayah?" Tanyanya.


" Iya sayang..


.


.


.


.


.


.


.


Keesokan harinya..


Youra menangis saat melihat Jungkook kesakitan..


Tadi pagi Jungkook yang sedang mengupaskan buah untuk Youra tak sengaja tersayat dan membuat tangannya berdarah.. Youra memang tidak sengaja mengejutkan Jungkook dan membuat tangannya tergores..


" Sudah nak, Ayah tidak apapa. darahnya juga sudah berhenti.. sudah jangan menangis, lihatlah.." Ucap Jungkook.


" Tapi Yola tidak sengaja Ayah.. maafkan Yola, maafkan Yola.." Ucapnya.


" Sudah selesai. jari Ayah sudah tidak berdarah lagi.. Youra jangan menangis ya.." Ucap Nari selesai membersihkan jari tangan Jungkook yang terluka.


" Maap Ayah, Maap.. Ucapnya" Dia khawatir melihat darah yang terus mengalir dari jari Ayahnya.


" Iya sayang.. sini Ayah ingin memeluk Youra.." Ucap Jungkook kemudian memeluk tubuh Youra.


Youra memeluk tubuh Jungkook dan menangis dalam pelukannya.. Dia yang takut saat melihat Ayahnya terluka..


" Lihatlah jari Ayah tidak apapa sayang.. jangan menangis lagi ya.." Ucap Jungkook.


" Youra harus lebih hati hati ya sayang, tidak boleh jahil seperti itu lagi.." Ucap Nari.


" Iya Ibu..


" Sudah, bukankah tadi Youra ingin makan buah, kita makan buahnya ya.." Ucap Jungkook.


" Yola mau menyuapi Ayah.." Ucapnya.


" Ya sudah, Ibu ambilkan buahnya dulu ya nak..


Setelah kejadian itu Youra tidak jauh dari Jungkook. Dia mau membantu Jungkook karena sudah membuat jarinya terluka..


Dia merasa bersalah katanya, Dia menjadi perawat untuk Jungkook katanya..


" Apa sakit Ayah?" Tanyanya.


" sedikit sakit.." Ucapnya menggoda Youra.


" Yola akan meniupnya.. kata Ibu, nanti akan sembuh kalo ditiup seperti ini.." Ucapnya sambil meniup luka jari Jungkook.


" Jali jangan beldalah lagi ya.. nanti Ayah Yola akan sakit.. Yola sedih kalo Ayah beldalah lagi.." Ucapnya kemudian kembali meniup luka Jungkook.


Jungkook tersenyum melihat Youra yang begitu peduli kepada nya..


" Apa Youra sayang Ayah?" Tanya Jungkook.


" Hmmm.. Yola sayang Ayah, sebesar ini.." Ucapnya sambil merentangkan kedua tangannya.


" Hanya sebesar itu.." Tanya Jungkook.


" Ini besal Ayah.. besal sekali..


" I Lope you Ayah.." Ucapnya.


" I Love you to sayang.. Ayah sangat menyayangimu.." Ucap Jungkook sambil mencium kening Youra.


Walaupun hanya luka sedikit Youra merasa khawatir kepada Jungkook.. Dia menangis karena kejahilannya, jari Ayahnya terluka..


Ada yang bilang kalo anak perempuan akan dekat dengan Ayahnya..


Dan memang Youra seperti itu, Youra sangat dekat. tidak hanya dekat, mereka juga sama menurut Nari..


Sangat menggemaskan melihat tingkah mereka berdua..


💜



by: nyemoetdz


27/06/2020