
Nari memang sudah mengurangi cuci darahnya tapi Dia tetap melakukannya seminggu sekali..
Dan beberapa hari ini Dia merasa kepalanya sering pusing dan merasa mual di pagi hari..
Tapi Nari tidak menghiraukannya karena memang biasanya tubuh Nari seperti itu..
Pagi ini Jungkook terbangun, tapi Nari tidak membangunkannya seperti biasa.. Jungkook terbangun karena suara Nari yang sedang berada di kamar mandi.. Dia memuntahkan isi perutnya..
Jungkook berjalan ke arah kamar mandi dan melihat kondisi Nari..
" Sayang, kamu baik baik saja?? Tanya Jungkook"
" perut Nari mual sekali Oppa.. Ucapnya"
Setelah dirasa sudah sedikit berkurang.. Jungkook membantu Nari untuk berbaring di tempat tidurnya lagi..
Memang masih terlalu pagi untuk melakukan kegiatannya jadi Jungkook menyuruh Nari untuk kembali berbaring di tempat tidurnya..
" Kamu memerlukan sesuatu?? Tanya Jungkook"
" Tidak..
" Apa kita harus ke rumah sakit?? Tanya Jungkook"
" Tidak.. mungkin ini efek samping terapi cuci darah.. Nari baik baik saja.. sebentar lagi akan hilang rasa mual nya.. Ucap Nari"
" Kamu yakin???
" Iya sayang... Sudah kembalilah tidur.. Ucap Nari"
" Ya sudah.. kita kembali tidur.. Ucap Jungkook"
.
.
.
.
.
.
.
.
Pukul 8 pagi, Nari segera menyiapkan sarapan untuknya dan suaminya.. Dia kesiangan karena tadi tidur lagi setelah merasa mual..
walau sekarang masih terasa mual tapi masih bisa Nari tahan..
" Sayang, istirahat saja di rumah jangan ke studio.. jangan memaksakan diri.. Ucap Jungkook"
" Tapi hari ini akan ada karyawan baru dan Nari harus bertemu dengan Dia.. Ucap Nari"
" kan ada Sang Min, Seol atau Bam.. mereka bisa membantumu.. Ucap Jungkook"
" Hanya sebentar.. setelahnya Nari akan cepat pulang.. ini juga teman Seol jadi aku hanya akan menjelaskan sedikit tentang pekerjaannya dan setelahnya aku akan pulang.. Nari berjanji.. Ucapnya"
" Ya sudah.. kalo sudah selesai lekas pulang.. aku tidak mau kamu sakit dengan kamu memaksakan tubuhmu.. Ucap Jungkook"
" Iya sayang..
Nari menambah beberapa staf baru untuk studio fotonya.. pekerjaan mereka semakin hari semakin banyak dan tidak bisa hanya dilakukan oleh 4 orang saja.. apalagi Seol sedang hamil jadi sebentar lagi harus ada penggantinya.. walau Seol sendiri tidak ingin berhenti tapi Bam ingin Dia fokus dengan merawat anaknya..
Dan orang yang akan di temui Nari hari ini juga teman Seol dan juga teman Sang Min.. tinggal bertemu dengannya dan membicarakan tentang pekerjaan yang akan Dia lakukan setelahnya Nari akan pulang
" Aku hanya ingin kau menjaga rahasia tentang apa yang kamu lihat dan apa kamu dengar di sini.. jangan membuatku malu karena sikapmu.. Nona Nari itu orang baik dan pekerjaan keras.. mungkin kau akan terkejut dengan cara bekerjanya tapi Dia itu orang yang asyik.. kau mempertaruhkan namaku disini.. Ucap Seol"
" Iya.. kau sudah mengatakannya tadi.. Ucapnya"
Ada 2 orang yang akan bekerja bersama Nari.. 1 teman Seol dan 1 teman dari Sang Min.. Nari sebenarnya percaya saja dengan temannya tapi pekerjaan tetaplah pekerjaan.. harus ada dasar kepercayaan dan kejujuran.. apalagi ulet dalam bekerja itu akan menjadi poin plus..
" Silakan masuk.. Ucap Nari yang sudah ada di kantornya"
" Nona, ini teman yang ingin aku kenalkan kepadamu dan Ini teman Sang Min Oppa.. apa Nona sudah membaca profilnya?? Tanya Seol sambil berbisik"
" Ahh ya silakan duduk.. perkenalkan namamu.. Ucap Nari"
" Saya Yeri.. salam kenal Nona.. Ucap teman Seol"
" Ah ya.. aku Im Nari.. aku akan jelaskan sedikit tentang tugas kalian disini dan kalian bisa baca aturan yang kita terapkan disini.. semua ada di sana.. kita berkerja dengan santai disini tapi kita harus cepat menyelesaikannya dan kalian harus lebih teliti dalam melakukan tugas kalian.. disini kita menerapkan kepercayaan, kejujuran dan keuletan.. kita bekerja satu tim disini tidak perorangan.. itu yang kita terapkan disini.. nanti Sang Min akan memberitahukan kalian tentang tugas kalian disini.. Ucap Nari"
" Baik Nona.. Ucap mereka bersamaan"
Setelah berbicara dengan staf barunya.. sebelum pulang Nari akan mengecek email yang masuk dan membalasnya..
.
.
.
.
.
.
Setelah urusannya selesai Nari segera pulang.. Dia berjanji untuk cepat pulang kepada Jungkook..
" Ahh.. Ucap Nari saat akan keluar studio.. kepalanya kembali terasa berputar"
" Nona tidak apapa??? Tanya Seol"
" Ahh tidak.. aku hanya sedikit pusing.. Ucap Nari"
" Apa Nona juga mual akhir akhir ini??? Tanya Seol"
" Hmmm.. benar, aku sampai bangun terlalu pagi karena merasa mual.. biasanya efek cuci darahnya tidak seperti ini dan tidak berkepanjangan.. tapi entahlah.. mungkin tekanan darahku sedang turun.. Ucap Nari"
" Apa Nona sudah mengeceknya.. maksud ku apa Nona hamil??? Tanya Seol seketika Nari terdiam"
" Hamil??? Mana mungkin.. tidak.. Ucap Nari"
" Aku dulu seperti itu saat awal kehamilan pertama.. setiap pagi rasanya lemas sekali dan aku lihat Nona seperti itu beberapa hari ini.. Ucapnya"
" Ahh tidak mungkin.. aku biasa merasakan ini sebelumnya.. karena efek samping cuci darah.. Ucap Nari"
" Nona harus mengeceknya dan apa Nona telat datang bulan??? Tanya Seol"
.
.
.
.
.
.
.
Setelah dari studio Nari merebahkan tubuhnya di tempat tidur.. tubuhnya lemas sekali dan masih terasa pusing..
Dia juga memikirkan tentang pembicaraannya dengan Seol.. apa benar Nari hamil?? Tapi kalo dipikir pikir lagi Benar Dia tidak mendapatkan haid bulan ini dan sudah telat beberapa minggu tapi Nari masih tidak yakin.. karena memang siklus haidnya tidak teratur, mungkin benar, Nari harus mengeceknya besok pagi..
" Aku harus mengeceknya besok.. Ucap Nari"
Nari kemudian memilih memejamkan matanya, berharap pusingnya berkurang setelah tidur..
π
nah lohhh Nari kenapa??
tapi double up hari iniπ
seneng gk???
by: nyemoetdz π
20/02/2020