
Setelah beberapa hari beristirahat dirumah, Nari mulai bekerja hari ini.. Awalnya Dia tidak percaya kalo Dia sudah tertidur cukup lama.. Dia baru beberapa hari beristirahat d apartemennya dan sekarang sudah memulai pekerjaannya..
Jungkook sudah bilang kepadanya untuk memulihkan tubuhnya tapi Nari tetap ingin bekerja.. Karena Dia merasa bosan kalo terus berdiam diri..
Di kantornya Nari sedang melihat beberapa pekerjaan yang ditinggalkannya..
Sejenak Dia terdiam.. Dan mengingat Ibunya..
Sejak hari dimana Nari mengusir Ibunya.. Nari belum bertemu dengan Ibunya.. Setelah Chun Hei menceritakan tentang Dia koma Ibunya juga mengurusnya.. Nari merasah bersalah kenapa Nari bisa seperti itu kepada Ibunya..
Walau hati kecilnya ingin bertemu tapi Dia tetap tidak bisa berlaku baik kepada Ibunya.. Dia masih merasa canggung..
Dia takut dengan luka lamanya.. Walau Ibunya memang sudah benar benar berubah.. Tapi Nari masih takut untuk bertemu denganya..
" Nona..
" ahh iya.. Ada apa? Ucap Nari yang memang terlamun dengan pikirannya"
" bisa anda cek ini.. Ini jadwal pemotretan yang akan dilakukan member untuk Season Greeting tahun depan.. Anda bisa memilih temanya.. Ucap Seol"
" oke aku akan mengeceknya.. Ohh ya kapan pengambilan foto untuk FESTA dimulai.. Tanya Nari"
" sebelum pengambilan foto untuk Season Greeting, Nona..
" ohh ya sudah.. Aku akan lihat ini dulu.. Terima kasih ya.. Ucap Nari"
memang tubuh Nari belum begitu pulih jadi membuatnya mudah sekali lelah.. Padahal seharian ini Nari hanya duduk di dalam kantornya.. Tapi Nari tetap merasa lelah..
Dia sesekali meregangkan tubuhnya.. Dia harus menyiapkan 2 kegiatan untuk para member.. Jadi Dia harus berfokus dengan itu..
.
.
..
Hari ini Nari menyiapkan pemotretan yang akan member lakukan..
Member juga sedang bersiap..
Nari mengecek kamera yang akan digunakannya..
Ponsel Nari berdering.. Terlihat itu dari Dae Jung..
Telpon:
" halo Noona... Panggilnya terdengar Dia sedang menangis"
" ada apa? Kenapa kamu manangis.. Tanya Nari"
" Ibu,pingsan tadi.. Dae Jung takut.. Aku tidak mau Ibu sakit sepertiku.. Bagaimana ini Noona.. Ucapnya"
" memangnya kemana ayah kamu? Apa Dia ada?
" ayah sedang mengurus Ibu.. Noona..
" dengarkan aku.. Ibu pasti baik baik saja.. Kamu jangan takut ya.. setelah menyelesaika pekerjaan, Noona akan melihatnya.. Jangan takut ya? Berhenti menangis.. Bukankah Dae Jung sudah berjanji kepada Noona untuk tidak menangis lagi.. Apa Dae Jung mau mengingkari janjinya kepada Noona.. Ucap Nari"
" tidak.. Dae Jung tidak menangis.. Kalo Dae Jung menangis Noona tidak akan menemuiku lagi.. Dae Jung akan berhenti menangis.. Tapi Dae Jung takut.. Ucapnya"
" jangan takut.. Noona yakin Ibu baik baik saja.. Tunggu ayah datang dan jangan menangis.. Ibu akan baik baik saja.. Hmmm? Ucap Nari"
" iya Noona..
.
.
..
Setelah menutup sambungan telponnya Nari mencoba menghubungi ponsel Ayah Dae Jung tapi tidak di angkat.. Mungkin Dia sedang mengurus Ibu..
Nari ingin sekali menemui Ibunya sekarang tapi Dia tidak bisa meninggalkan pekerjaannya begitu saja..
Mau tidak mau Nari harus melakukannya.. Dan berharap Ibunya baik baik saja..
Nari memulai pemotretannya..
Dia harus fokus untuk pekerjaannya.. Nari membidikkan lensa kameranya kepada para member yang sedang berpose..
Sesekali mereka juga akan melihat hasil jebretannya..
Kata Dae Jung Ibu baik baik saja.. Tapi Nari tidak yakin dengan jawaban Dae Jung..
Setelah selesai Nari ingin memastikannya.. Walau ada rasa takut tapi Dia juga Ibu Nari.. Apalagi Nari merasa bersalah karena mengusirnya waktu itu..
" oke Nari.. Kau harus fokus.. Fokus Nari.. Batin Nari"
>>
Nari masuk ke dalam studio dan mendengar keributan disana..
Nari berjalan ke arah keributan dan melihat Soora di sana..
Ada Jungkook dan member juga yang sedang berdiri didepannya..
" ada apa? Tanya Nari kepada salah satu staf"
" Nona itu mencari anda..
" aku? Memangnya ada apa lagi.. Ucap Nari"
Nari berjalan melewati para staf yang menatap aneh Soora yang sedang marah marah diruang para member..
" bisa kalian melakukan tugas kalian saja.. Bisa tinggalkan tempat ini.. Ucap Nari saat sudah berada di depan mereka setelah staf lain pergi Nari menutup pintunya dan berjalan ke arah Soora"
" ada apa ini? Kau mencariku? Tanya Nari"
" sudahlah.. Jangan dengarkan Dia.. Pergilah.. Ucap JK"
" ahh kau disini rupanya.. Kau cari mati denganku? Apa yang kamu lakukan? Ucap Soora"
" memangnya apa yang aku lakukan.. Aku saja tidak melakukan apapun..
" apa kau kenal Dae Jung? Tanya Soora"
" bukankah Dia adekmu.. Kau tau siapa yang dinikahi Ibumu itu?? Dia suami bibiku.. Ibumu menghancurkan semuanya..
" maksud kamu apa? Kau mengarang cerita lagi sekarang?? Ucap Nari"
Ayah tiri Nari adalah paman Soora.. Sebenarnya Dia suami adik Ayah Soora..
" kau itu munafik sekali.. Kau bahkan sama dengan Ibumu.. Kau sama sama murahan sama dengan Ibumu.. Memang anak dan Ibu sama.. Hanya bisanya menghancurkan kebahagian orang lain..
" Soora aa.. Bentak JK"
" apa Oppa akan membelanya.. Bela saja perempuan ini.. Kau terlalu dibodohi olehnya Oppa.. Ucap Soora"
" Dia itu sama dengan Ibunya.. Perempuan murahan.. Kau harus bertanggung jawab.. Kau itu anak dari perempuan murahan seperti Ibumu.. Ucap Soora lagi"
" Kalo kau memiliki masalah dengan Ibuku kenapa kau mencariku.. Cari Ibuku bukan aku.. Kau membuang waktuku untuk ini.. Jangan mmbuat keributan disini.. Disini tempat kerja.. Bukan tempat bertengkar.. Apalagi aku harus meladeni ucapanmu itu.. Ucap Nari"
" mau kemana kau.. Ucap Soora sambil memegang tangan Nari yang ingin pergi"
" lepaskan tanganmu.. Aku tidak ada urusan denganmu.. Ucap Nari"
" tapi aku ada.. Kau harus mempertanggung jawabkan perbuatan Ibumu.. Ucap Soora"
" aku bilang lepaskan.. Kau tuli.. LEPASKAN TANGANMU.. Ucap Nari"
" kenapa kau takut? Kau merasa tersudut.. Kau itu memang sama dengan Ibumu.. Ucap Soora"
" kau menuduhku melakukan perbuatan yang bahkan aku tidak pernah aku lakukan.. Kau bilang aku sama seperti dengan Ibuku, murahan??.. Lantas bagaimana denganmu yang datang kesini untuk membuat keributan.. Kau ingin mempermalukan aku karena kelakuan Ibuku? Semua orang sudah tau tanpa kau membicarakannya disini.. Kenapa kau yang marah disini.. Kenapa tidak kau bawa bibimu sekalian kesini dan memakiku.. Aku sudah muak dengan mulut besarmu itu..
" kau mencari cari kesalahanku untuk membuatku pergi dari Jungkook?.. Jungkook bahkan tidak menyukaimu.. Apa seperti ini orang tuamu mengajarkan mu?.. Kau saja terobsesi kepada orang yang kamu sukai.. Sampai melakukan berbagai cara.. Dan kau sekarang membela bibimu.. Lihatlah dirimu ini.. Kau merasa menjadi korban saat kau sendiri yang melakukannya.. Ucap Nari sambil mendorong bahu Soora"
" kau kau dan kau.. Aku muak dengan tingkah mu ini.. Ucap Nari sambil mendorong bahu Soora"
" Nari aa.. Panggil JK"
" sudahlah Nari aa.. Jangan dengarkan Dia.. Ucap Tae"
" aku tau.. Kau ingin menjelekkanku di depan member kan?.. Tanpa kau menjelekanku mereka sudah tau tentangku.. Semua kebusukanku mereka tau.. Pakai otakmu untuk berfikir dengan baik.. Jangan menggunakan mulutmu saja.. Tapi otakmu, apa kau dengar apa yang aku katakan?.. Kalo kau tidak terima dengan perlakuan Ibuku.. Bawa bibimu kepadamu.. Bersikaplah sedikit berkelas.. Buka marah marah tidak jelas seperti ini.. Memalukan.. Ucap Nari dan kemudian berjalan meninggalkan Soora"
Nari keluar tanpa melihat Jungkook yang sudah khawatir dengan kondisi Nari.. Soora memang selalu saja membuat ulah..
Dia selalu mencari kesalahan dari Nari..
🍁🍁🍁