The Truth Untold

The Truth Untold
Chapter 7



Sebelum ke tempat Konser Jungkook datang kerumah sakit untuk membacakan hasil kesehatan Nari..


Di temani Sejin, Jungkook masuk kedalam ruangan dokter..


"bagaimana dok? Apa hasilnya bagus.. JK"


" maafkan saya.. Dari hasil ini memang ada kelainan pada ginjal Nona Nari.. Dan positif terkena Pankreatitis Kronis.. Anda harus membujuknya untuk melakukan check kesehatan menyeluruh dan untuk sakitnya segara mendapatkan penanganan dengan cepat.. Kalo tidak pasien akan mengalami sakit berkepanjangan.. Dokter"


" apa tidak ada cara lain dok.. Dia mengalami trauma saat datang ke rumah sakit.. JK"


" tidak ada.. Obat hanya bisa mengurangi sakitnya.. Bukan menyembuhkannya secara menyeluruh.. Dokter"


Di dalam mobil menuju lokasi konser Jungkook banyak diam.. Pikirannya masih pada kesehatan Nari.. Bagaimana Nari menahan sakit begitu lama..


" hyung, sembunyikan ini kepada yang lain.. Aku tidak mau mereka tahu tentang sakit Nari.. Dan membuat Nari bersedih.. Aku mohon hyung.. JK"


" tenanglah.. Aku tidak akan cerita kepada yang lain.. Sejin"


" apa Tae hyung tahu kemarin?.. JK"


" tidak.. Aku tidak memberitahukannya.. Sejin"


Di kamar Hotel Jungkook..


Nari membuka matanya.. sudah seharian Dia tertidur dan membuatnya sangat bosan.. Dia merasa lebih baik sekarang..


Dia beranjak dari tempat tidur dan berjalan ke sofa dekat jendela..


Terlihat pemandangan malam yang indah dari luar Hotel..


Sesaat Nari teringat tentang kejadian masalalu.. Dimana Ibunya membuang Nari setelah melakukan operasi itu.. Sebenarnya apa yang di minta Nari tidak sungguh untuknya.. Tapi Ibu Nari mengusirnya setelah operasi penggambilan ginjal..


Padahal waktu itu Nari sempat tidak sadarkan diri beberapa hari.. Dia memiliki luka dalam tubuhnya.. Luka pemukulan yang Dia dapat dari Ibunya.. Awalnya dokter tidak mengijinkan operasi ini.. Tapi Ibu Nari mengancam dokter untuk melakukannya.. Kalo dokter tidak melakukannya Nari akan mati di tangan Ibunya sendiri saat itu..


Kejadian demi kejadian teringat.. Membuat luka hati yang Dia coba kubur dalam dalam kembali lagi.. Bagaimana perlakuan orangtua yang harusnya menjaga Nari tidak dirasakan.. Karena keegoisan orngtuanya..


Sekeras apa hidup yang Dia jalani.. Tapi Dia memiliki semangat untuk hidup.. Awalnya memang berat untuk Nari.. Tapi Tuhan masih memihak kepadanya..


Saat Dia merasa ada seseorang yang tulus dengannya.. Dan Nari mencintainya.. Kenangan masalalunya datang.. Membuat semua terasa berat..


Nari yang memang sedang duduk di sofa sambil menatap suasana luar tidak terasa meneteskan air mata..


Jungkook yang sengaja masuk pelan pelan.. Menghampiri Nari yang sedang fokus di sana..


" sayang.. JK"


Nari memeluk Jungkook.. Menangis dalam dekapan Jungkook.. Saat ini Jungkooklah yang bisa membuatnya tenang..


Jungkook yang mengerti apa hanya diam dan membalas pelukannya.. membelai rambut Nari.. Menenangkannya.. Mencium ujung kepala Nari..


" aku tidak akan meninggalkan mu.. Tenanglah.. Jangan menangis.. Rasanya sakit melihatmu seperti ini.. JK"


" semua orang membenciku.. Apa aku hanya sebuah masalah untuk mereka.. Tidak bolehkan aku hidup.. Merasakan kebahagianku..  Mereka hanya memberiku luka.. Oppa.... Nari"


Semalam sepulang dari rumah sakit Nari menceritakan semua apa yang dirasakan selama ini.. Dari bagaimana ibunya memperlakukan Nari.. Hingga bagaimana Nari berjuang untuk hidupnya seorang diri.. Jungkook tahu semua sekarang.. Mungkin Nari bisa bersikap kuat tapi sejujurnya Dia menyimpan bagitu banyak beban dipundaknya..


" aku sangat menyedihkan Oppa.. Nari"


" jangan bicara seperti itu.. Kita akan melaluinya.. Aku akn selalu bersamamu.. JK"


Beberapa hari ini Nari sudah memulai pekerjaannya.. Dan lebih banyak lagi karena Dia meninggalkan pekerjaannya beberapa waktu ini..


Dia sedang duduk d area tempat makan di Hotel dengan Laptop yang masih tetap menjadi temannya..


Hari ini member tidak ada jadwal.. Mereka memilih untuk istirahat..


" maaf.. Apa kamu staff BigHit?.. Tanya seseorang yang tiba tiba menghampiri Nari yg sedang bekerja..


"ohh.. Bisa saya bantu.. Nari"


" apa kau tahu kamar Jimin Oppa.. Member BTS.. Tanyanya lagi..


" tapi anda siapa? Saya tidak berani memberitahu orang lain.... Nari"


" aku pacar Jimin Oppa.. Tunjukkan kamarnya sekarang..


" maaf Nona, saya tidak bisa membantu anda.. Bukan wewenang saya.. Nari"


" kau berani sekali denganku.. Siapa namamu? Apa kamu staff baru d sini..


" bukankah kalo anda benar pacar Jimin Oppa.. Anda bisa menghubunginyakan dan menanyakannya sendiri.. Maaf saya sedang sibuk.. Nari"


Saat Nari berdiri dan membereskan berkas dan Laptopnya gadis itu malah menumpahkan air ke Laptop Nari..


" apa yang anda lakukan.. Anda merusak Laptop saya.. Nari"


" siapa suru kau sok seperti itu..


" anda harus bertanggung jawab.. Lihatlah Laptop saya tidak bisa menyalah.. Nari"


" bukan urusan saya.. Minggir..


" tapi Nona...


" ada apa ini.. Jimin"


Jimin yang melihat ada keributan menghampirinya..


" Oppa..


" apa kalian bertengkar? Jimin"


" Dia saja yang menggangu.. Oppa, q merindukan mu..


Dia Aeri teman dekat Jimin.. Lebih mudah dari Jimin.. Aeri selalu bilang Jimin pacarnya.. Padahal Jimin menganggap Aeri sebagai adegnya saja..


" minta maaf sekarang.. Jimin"


Setelah mendengar penjelasan Nari, Jimin menyuruh Aeri untuk meminta maaf dan bertanggung jawab karena merusakan Laptopnya..


" kau pulang dan tak menemuiku atau kau meminta maaf kepadanya.. Aku pastikan kau tidak akan menemuiku dimanapun kalo kamu masih tidak mau minta maaf..


" oke oke aku minta maaf.. Dan aku kan ganti Laptop kamu.. Aeri"


Aeri menarik Jimin begitu saja setelah bilang maaf kepada Nari..


Nari berjalan menuju kamarnya dengan perasaan kesal.. Bagaimana tidak Laptopnya tidak bisa menyalah saat Dai harus menyelesaikan tugasnya..


" sayang ada apa?.. JK"


Jungkook yang sengaja akan menemui Nari melihatnya marah marah dengan Laptopnya itu..


" Oppa.. Laptopku tdk bisa menyalah.. Bagaimana ini.. Nari"


" memangnya kenapa? JK"


" ada yang menyiramnya dengan air.. Gadis kurang ajar itu tiba tiba menyiramkan air ke Laptopku.. Dataku... Bagaimana Oppa.. Nari"


" kita ke kamar dulu.. JK"


Di dalam kamar Jungkook.. Nari menceritakan kejadian tadi dengan Aeri yg tiba tiba menyiramkan air ke Laptopnya..


" apa kamu tidak menyimpannya ke flasdisc?.. JK"


" sudah.. Tapi yang di sana sudah hampir selesai.. Dan yang d Flasdics file mentahnya.. Bagaimana aku bisa mengirimkan kepada Sejin sunbae.. Nari"


" aku akan coba tanyakan untuk di perbaiki.. Kamu pakailah Laptopku dulu..


" Nari harus mengerjakan lagi kalo begitu? Ahh yang benar saja.. Ahhhhhh......


" sudahlah sayang coba dulu.. Kerjakan disini aku akan mengurus Laptop kamu.. Diam disini ya.. JK"


" oke baiklah..


Nari terpaksa harus membuat file yang seharusnya tinggal diberikannya kepada Sejin.. Nari memilih memperbaiki di Laptop Jungkook.. Bakal memakan waktu untuk memperbaikinya..


" apa kamu sakit? Kenapa kamu merusak Laptopnya.. Kau tetap seperti anak kecil.. Bukankah aku bilang tidak perlu kamu mencariku ke Hotel.. Aku akan menemuimu.. Jimin"


Dia marah.. Aeri membuat Laptop Nari mati karenanya..


" kenapa Oppa begitu marahnya.. Kan Aeri bilang akan mengantikannya.. Aeri"


" aku tahu kamu bisa mengantikannya lebih bagus dari Laptopnya.. Tapi apa kamu tahu penting datanya.. Kau bahkan tidak sopan kepadanya.. Jimin"


" ahh Dia hanya seorang staff biasa disini.. Kenapa Oppa membelanya.. Aeri"


" kau tetap sama.. Jimin"


Jimin meninggalkan Aeri begitu saja..


" bisa hyung membantuku?.. JK"


" ada apa? Sejin"


" di sini ada laporam untuk hyung dari Nari.. Tapi Laptopnya mati karena terkena air.. Aku sudah coba mengeringkannya denga hairdryer tapi tetap tidak bisa menyalah.. Bisakah hyung bantu aku memperbaikinya.. JK"


" bagaimana bisa terkena air.. Sejin"


" Aeri yang melakukannya..


" Aeri?? Dia disini?.. Sejin"


" tolonglah hyung.. Bantu aku memperbaikinya.. JK"


" iya aku akan memperbaikinya.. Sejin"


" terima kasih hyung.. Nari sekarang sedang mengerjakan laporan untuk hyung.. Tolong bari waktu Dia.. JK"


" iya.. Biarkan aku memperbaiki ini dulu.. Ohh Jimin aa.. Ada apa?.. Sejin"


" apa itu Laptop Nari?.. Jimin"


" iya.. Dan pacar hyung merusakannya.. JK"


" maafkan aku.. Bisa aku mengantikannya..


" tidak usah.. Sejin hyung akan memperbaikinya.. Ya sudah hyung aku kembali ke kamarku dulu.. JK"


D kamar Jungkook..


" sayang, ini folder apa?


Nari sedang mengorek orek Laptop milik Jungkook.. Dan ada satu folder yang tertulia nama In Nari tapi tidak bisa dibukanya..


" jangan dibuka.. JK"


" kenapa? Apa Oppa merahasiakan sesuatu atau jangan jangan Oppa menyimpan file yang..... Nari"


" enak saja.. Aku bukan RM hyung yang suka hal seperti itu.. JK"


" Oppa.....


Nira memajukan bibir bawanya.. Malah terlihat sangat mengemaskan..


" tulis tanggal lahir kamu.. Itu akan terbuka.. JK"


Nari mengetik tanggal lahirnya dan memang terbuka.. Terlihat beberapa file Video dan beberapa foto Nari dan beberapa file Golden Closet Film..


" Oppa yang membuatnya?.. Oppa benar benar penguntit ya.. Nari"


" kamu menyebutku penguntit?.. JK"


Jungkook yang sedang sibuk dengan ponselnya kemudian menghampiri Nari yang sedang duduk di lantai.. Dan mulai mengelitikinya..


Melihatnya tertawa lepas membuat Jungkook juga ikut bahagia..


🍁🍁🍁